NovelToon NovelToon
MENGUBAH TAKDIR MENANTU BUTA

MENGUBAH TAKDIR MENANTU BUTA

Status: tamat
Genre:Menantu Pria/matrilokal / Mengubah Takdir / Identitas Tersembunyi / Kebangkitan pecundang / Tamat
Popularitas:30.1k
Nilai: 5
Nama Author: Haryani

Asgar, baru saja lulus kuliah, tetapi saat ia hendak keluar rumah, ia justru diculik dan diracuni hingga membuat kedua matanya buta dan berpisah dari sang kakek hingga menjadi gelandangan.

Saat ia bisa bertemu dengan kakeknya, ia diminta merawat seorang gadis lumpuh dan menikah dengannya. Pernikahan terjadi tetapi karena buta ia justru semakin dihina oleh keluarga besar istrinya. Padahal ia adalah seorang cucu dari dokter ajaib yang bisa menyembuhkan penyakit aneh.

Hingga beberapa saat kemudian ia berhasil menyembuhkan kaki istrinya dan juga kedua matanya. Kehidupan mulai membaik saat ia bisa menyembuhkan berbagai penyakit dengan kemampuan medisnya.

Bagaimanakah perjalanan Asgar dalam mengubah takdirnya? Apakah ia juga bisa mendapatkan cinta dari istrinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Haryani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 30. BIARKAN AKU BERBAKTI

Rupanya kesehatan Kakek Surya sudah menurun sejak beberapa tahun lalu. Ia sengaja menyembunyikan sakitnya karena takut membebani Asgar.

Kakek Surya sendiri tahu jika Asgar tidak terlalu bahagia dengan pernikahannya dengan Aurora. Di tambah lagi penglihatan Asgar belum juga kembali. Kakek Surya dijebak oleh teman kerjanya dan diberikan sebuah racun yang membuat kedua kakinya lumpuh.

"Asgar, kakek minta maaf karena tidak pernah jujur pada kamu tentang semua hal yang ...."

Asgar meminta maaf karena selama ini ia mengira jika kehidupan kakeknya baik-baik saja.

Asgar tidak menanyakan kenapa kakeknya tidak memberikan kabar tentang hal ini kepadanya.

Tanpa ia sadari, Asgar mengetahui kabar tentang kakeknya sejak ia secara tidak sengaja bertemu dengan salah satu asisten yang sedang membeli obat di sebuah apotek.

"Sudahlah, oh ya syukurlah penglihatanmu sudah kembali."

Asgar mengusap air matanya, "Iya, alhamdulilah kedua mataku sudah pulih, terima kasih, Kek."

"Sama-sama."

Setelah melihat kesembuhan kedua mata Asgar, Kakek Surya merasa senang. Setidaknya ia akan sembuh jika Asgar berhasil mau mencoba. Di saat pertemuan itu rupanya Kakek Surya terbatuk.

"Asgar, mungkin hidup kakek tidak akan lama lagi, jadi lebih baik kau kembali."

Asgar menggoyangkan jari telunjuknya, "No, selama bisa bertahan dan mengupayakan kesembuhan untuk kakek, akan diusahakan yang terbaik."

Kakek Surya merasa bangga telah berhasil membentuk jati diri Asgar menjadi tangguh. Beliau berpikiran jika ia meninggal nanti setidaknya ia bisa meninggal dengan tenang. Apalagi Asgar sudah menjadi seorang lelaki yang sangat bertanggung jawab kepada istri dan juga keluarga kecilnya.

Pembelajaran hidup yang diberikan kakek Surya kepada Asgar telah membuat ia bisa membantu orang-orang di sekitarnya tanpa meminta imbalan sama seperti yang diajarkan kepadanya dulu. Dari cerita Asgar pula ia mengetahui jika Aurora sudah mulai mencintai cucunya. m

Meskipun Ibu mertuanya masih menentang hubungan antara Asgar dan putrinya. Ia pasti menganggap Asgar adalah menantu yang tidak berguna. Kini Kakek Asgar memandang hamparan taman yang berada di hadapannya dengan sejuta pengharapan.

"Andai kalian masih hidup, pasti kalian akan sangat bangga terhadap pencapaian putra kalian."

Kakek Surya tampak mengusap sudut matanya yang memerah agar tidak mengeluarkan air matanya. Asgar bisa mengetahui jika kakeknya merasa sedih maka dari itu ia pun mendekati sang kakek.

"Apakah Kakek sudah makan?" tanya Asgar mengalihkan dunia.

Pertanyaan dari Asgar membuat kakek Surya menoleh.

"Belum, tapi makan siangnya sudah disiapkan oleh Bik Sumi di belakang. Kalau kamu lapar coba kamu dorong kursi roda kakek menuju ke ruang makan yang berada di belakang. Letaknya sangat dekat dengan dapur kotor, tetapi ada taman juga sangat bersih di sana."

Asgar tersenyum senang, lalu mendorong kursi roda milik kakeknya untuk menuju ke dapur. Mereka akan melakukan makan siang di sana secara bersama-sama sambil membahas langkah apa yang harus dilakukan oleh Kakek Asgar agar mempermudah penyembuhan akan dilakukan oleh Asgar.

Meskipun sebenarnya Asgar sudah tahu apa saja yang dibutuhkan untuk menyembuhkan luka sang kakek. Namun, ia tidak mau merasa sok pintar karena mengetahui jika kakeknya jauh lebih unggul di dalam dunia pengobatan.

Hanya saja tidak ada seorang dokter yang mampu menyembuhkan penyakitnya sendiri dan bantuan dari orang lain. Maka dari itu Asgar memposisikan dirinya sama seperti ketika ia akan mengobati orang lain.

"Semoga langkah selanjutnya akan lebih mudah. Aamiin," doa Asgar di dalam hati.

1
Silska
sayang pendek padahal ceritanya bagus
Silska
jahat banget
@⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔Tika✰͜͡w⃠🦊⃫🥀⃞🦈
benar " sungguh terlalu mereka
@⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔Tika✰͜͡w⃠🦊⃫🥀⃞🦈
hadeh lucu sekali kau Asgar hhhh
@⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔Tika✰͜͡w⃠🦊⃫🥀⃞🦈
harapan yang buruk dr Billy takkan pernah menjadi nyata
@⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔Tika✰͜͡w⃠🦊⃫🥀⃞🦈
pada pandai mencari muka
@⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔Tika✰͜͡w⃠🦊⃫🥀⃞🦈
wah" jangan bermain main dengan Asgar Krn dia bisa berubah menjadi serigala yang mengerikan
Baby
Amit-amit deh
Baby
lelaki pebinor tuh Aiden
Baby
seperti cenayang ya Asgar
baso
pakek pelet ya
baso
kakak ipar idaman
love3
karya yang luar biasa bagus, sukses selalu
Leoni 3
dasar hantu beng3k
Haryani
syukur kena pawangnya
Haryani
jangan sampe merebut Lo ya
Muhammad Zian
karya yang bagus, alur dan ritme jelas
Itadori Yuuji
Yeay, karya yang hebat dan luar biasa
@⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔Tika✰͜͡w⃠🦊⃫🥀⃞🦈
ada ya obat seperti itu
@⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔Tika✰͜͡w⃠🦊⃫🥀⃞🦈
sultan gitu Lo pasti ngasih hadiahnya jg besar
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!