NovelToon NovelToon
Ketika Cinta Tak Mampu Berdusta

Ketika Cinta Tak Mampu Berdusta

Status: tamat
Genre:Duda / Cintapertama / Tamat
Popularitas:152.8k
Nilai: 5
Nama Author: Sarah Mai

Kisah cinta yang terhalang dengan keegoisan orang tua. Namun kembali dipertemukan oleh takdir setelah semuanya berubah.

Cerita hanya fiktif belaka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sarah Mai, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31

Setelah memastikan Hartati pergi. Mila buru-buru masuk ke dalam kamar Emma.

"Emma sayang. Kangen Bunda!" teriaknya manja, berlari cepat, ingin memeluk Emma.

Kebahagiaan Mila terlukis seperti tahanan yang berhasil keluar dari penjara. Ia begitu bahagia saat bertemu dengan anak asuhnya.

Begitu pula sebaliknya dengan Emma yang tampak tersenyum girang sampai menghentakkan kakinya ketika melihat kemunculan sang ibu pengasuh. Mila si pawang terbaik Emma. Wanita itu langsung mengangkat bayi gemoy itu dari buaian Sari.

Mila Membelai-belai manja Emma dalam pelukan penuh kasih sayang.

Emma terlihat gemes langsung menjatuhkan lesu kepalanya di pundak Mila, seolah-olah bayi itu ingin berkata;

"Dari mana saja lu Mil, dua hari ini gua terlantar?"

Keduanya sudah terlanjur membangun chemistry manis antara ibu dan anak. Mila yang sudah berjuang keras merawat Emma sejak usia bayi itu tiga bulan dengan kondisinya yang cukup kritis.

Sejenak. Sari tampak melompong memandangi wajah Mila.

"Setelah menikah dengan si Tuan. Nih anak dari hari ke hari penampilannya semakin menyilaukan!" Puji batin Sari. Namun karena ia merasa lelah akibat dua hari nonstop menjaga Emma. Pelayan itu lebih memilih buru-buru bangkit dan berjalan menuju pintu keluar.

"Bik, apakah Emma sudah makan?" tanya Mila.

"Sudah?" Jawab cepat Sari buru-buru keluar takut mendapatkan perintah baru lagi dari Mila.

Mila memperhatikan sampai mengaduk makanan MPASI yang dibuat oleh Sari begitu encer dan berbau amis.

"Uek!" Reflek perut Mila serasa mau muntah dengan aroma MPASI itu sampai Emma terkejut. Bayi itu spontan memandangi serius wajah Mila.

"Ini MPASI apaan? Bau banget, dasar Bibik, niat jagain Emma enggak sih!" keluh marah Mila. Ia tidak sampai hati melihat kesedihan Emma yang baru ditinggal dua hari.

"Pantas saja Emma tidak mau makan?"

Makanan bayi itu tersisa sangat banyak di atas meja tidak seperti biasa yang Mila racik sendiri. Selain susu, cemilan Emma juga hanya roti-roti instan.

"Enggak enak ya?" tanya sedih Mila kepada Emma. Bayi itu tampak berwajah pasrah.

"Kasihan! Ayo kita buat yang baru!" ucap lembut Mila kepada Emma. Ia begitu bersemangat menggendong Emma menuju dapur.

Lulus dari sarjana keperawatan. Mila juga mengambil kursus ahli gizi dan banyak belajar otodidak di sebuah klinik kampusnya. Awal karir Mila yang sederhana di mulai dengan upah yang sangat minim sebagai perawat cadangan di Puskesmas hingga ia terpilih oleh bidan Rani untuk menjadi asistennya.

Bidan Rani dan Mila sering mengadakan seminar sebagai salah satu program pemerintah di balai-balai desa untuk menyampaikan ilmu-ilmu dalam merawat bayi.

Pilihan Mila memang sangat berbeda. Ia sangat menyukai pekerjaan merawat bayi yang justru tak banyak diminati staf perawat lainnya karena pekerjaan itu membutuhkan jiwa teliti dan kesabaran penuh. Namun kenyataannya profesi itu justru sangat dibutuhkan ditengah-tengah masyarakat terutama di pedesaan. Keterampilan dan kecerdasan Mila menggiurkan Hartati untuk mengasuh cucunya.

Begitulah cara takdir memaksa kembalinya pertemuan antara Bagas dan Mila yang sudah bertahun-tahun berpisah bahkan mereka sudah saling melupakan.

Mila meletakkan Emma di kursi khusus balita. Ia membiarkan bayi itu menonton dirinya yang sibuk meracik MPASI baru.

Selama mengasuh Emma. Mila mendapatkan banyak sekali ilmu pengasuhan bayi dan balita yang diajari langsung oleh para dokter anak dan ahli gizi baik langsung datang di tempat pelatihan itu maupun secara online saja.

Mila menggantikan posisi Tyas sebagai ibu pengasuh Emma yang sebulan sebelum lahiran sudah terlanjur Tyas daftarkan di sebuah pelatihan bayi dan balita terbaik.

Emma si bayi cerdas memberikan respon tinggi kepada Mila bertingkah centil dengan menaik-turunkan badannya yang gemoy dan menggoyang-goyangkan kakinya dengan lincah.

"Emma mau bantu bunda?" Mila memberikan wortel dan pegangan lainnya kepada Emma membuat bayi itu kesenangan dan beraksi sendiri di meja kursinya.

Dibantu oleh seorang koki. Akhirnya MPASI sehat Emma yang harum, lezat hangat siap disantap oleh Emma.

"Maaf yah Em, Bunda juga merasa tersiksa tidak bisa fokus mengurus kamu. Pasti dua hari ini kamu enggak selera makan yah?" ucap Mila mulai menyuapkan satu demi satu makanan itu ke mulut imut Emma.

Emma tidak mengalami rasa bosan saat mendapatkan suapan dari Mila. Selain rasanya yang lezat. Mila selalu cerdas mengalihkan pandangan Emma kepada sebuah objek yang lain secara berganti-ganti seperti berkeliling taman di rumah, melihat awan, tanaman, hewan peliharaan, ikan di kolam, menonton televisi dengan channel khusus balita dan serta melihat-lihat buku gambar sehingga tidak terasa makanan Emma habis ludes.

Hal itu merupakan pekerjaan yang cukup menyita waktu wanita dan merepotkan bagi pengasuh yang tidak memiliki jiwa sabar namun tidak dengan Mila yang justru sangat suka melakukannya.

Selama di Jakarta Hartati juga memantau ketat sistem kerja Mila dari sebuah layar televisi di kamarnya. Sejak kematian Tyas dan kelahiran Emma, rumah itu dipenuhi dengan kamera tersembunyi. Tidak hanya di kamar Emma. Bagas juga memasang kamera dimana-mana bahkan pekarangan rumah sehingga sistem kerja Mila dapat dipantau oleh Bagas kemanapun wanita itu membawa putrinya.

Sistem kerja Mila yang memuaskan sehingga ini pengasuh itu masih tetap dipertahankan oleh Bagas dan Hartati.

Seharian penuh waktu Mila hanya untuk Emma. Keduanya puas bermain hingga tidur bersama.

Siang itu Bagas bekerja sangat padat sehingga tidak memliki waktu istirahat panjang seperti biasa. Ia berencana akan mengambil cuti satu hari untuk meluangkan waktu bersama keluarganya. Karena Minggu depan Hartati akan kembali ke desa.

Setelah memastikan Emma tertidur pulas. Diam-diam Hartati masuk ke dalam kamar cucunya.

"Mila!" Hartati membangunkan Mila.

"Ada apa Bu?"

"Ayo bangun kamu harus latihan?"

"latihan?" tanya heran Mila.

"Iya!"

"latihan apaan Bu?" tanya bengong Mila.

"Belajar bagaimana caranya menyambut kepulangan suami?"

"Hah?" Bengong heran Mila.

"Gaji kamu sudah bertambah, fasilitas cukup mewah dan kabar baiknya kamu akan mendapatkan uang bulanan pribadi dari Bagas. Ayo jangan malas?" Hartati menarik tangan Mila agar segera bangkit dari kasur Emma dan membawa Mila masuk kedalam kamar Bagas. Oma Emma itu sengaja membawa Mila masuk ke dalam kamar Bagas agar tingkahnya tidak diketahui oleh sang anak.

Hartati juga menyuruh Sari agar menjaga Emma selama tidur.

"Benar-benar si monster biawak, apalagi ide-ide konyolnya, apa ini yang menyebabkan Tyas mati lebih cepat!" Gerutu kesal Mila dalam hatinya.

Wajah Mila terlihat kusut dan kesal terhadap Hartati sang mertua yang heboh dengan kehidupan rumah tangga anak lelaki kesayangannya.

"Hanya bisa mengelus dada, sabar Mil, ini tidak lama!" batin teraniaya Mila.

1
Aisyah Suyuti
menarik
falea sezi
np g ketularan
falea sezi
mati aja lah buk nyusain aja
ρυтяσ kang'typo✨
Alhamdulillah🤲🤲🤲🤲 walaupun q terlat baca ini😭😭😭😭😭
trimakasih banyak kaaaaa🙏🙏🙏🙏 akhir'y pecah telor

bikin karya baru yoook
ρυтяσ kang'typo✨
dih ko bisa q g tau ini up🤔🤔🤔dan sudah END pula😭😭😭😭😭
Muzie✰͜͡v᭄
Seneng akhirnya happy ending,,, semuanya bahagia dengan pasangan nya masing²,,, bahagia kumpul bersama keluarga,,, akhirnya cinta sejati tau kepada siapa hati ini berlabuh,,,cinta bisa mengalahkan rasa dendam dan rasa cinta yang besar bisa melewati segala rintangan dan masalah,,,
Doa Bu Wirda tembus ke langit sehingga anak² beliau bisa mendapatkan kebahagiaan,,,
Muzie✰͜͡v᭄
Pecat saja penghianat aparat yang tidak bertanggung,,,ini yang bikin negara kita rusak karena oknum aparat yang tidak bertanggung jawab
Muzie✰͜͡v᭄
Panik dong kak Wita masa kagak sih,,wong Bagas terluka parah banget
Muzie✰͜͡v᭄
mulai deh Bagas manja manja sama Mila,, semua di bilang pada sakit,, kesempatan baik ya Bagas jangan di sia² kan
Muzie✰͜͡v᭄
Alfin beraninya keroyokan bukan lelaki, dasar licik si Alfin,,,
Very cepat datang dong tolong bos Bagas jangan sampai terlambat,,,
Mila jangan keluar nurut apa kata Bagas tetap di dalam mobil saja
Muzie✰͜͡v᭄
Aku bacanya kok deg deg kan semoga Mila dan Bagas baik² saja,,, baru juga bahagia sebentar sekarang datang masalah lagi
Muzie✰͜͡v᭄
sederhana sekali Mila,,, keinginan yang sederhana itu akhirnya bisa terwujud,,,
Muzie✰͜͡v᭄
Pohon rambutan salah sasaran tersambar petir gara² selingkuh 😂😂😂
Muzie✰͜͡v᭄
Gak bakalan bosen Mila sama kamu
Muzie✰͜͡v᭄
Sabar ya Mila,,,
Emang paling susah ngurusin anak mertua di lawan takut dosa, sudah bawel ya apalagi monster biawak😂😂😂
Muzie✰͜͡v᭄
Gercep juga Bu Hartati membawa Emma untuk tidur sama Bu Hartati, biar Jhon nya Bagas bisa bekerja 😂😂
Muzie✰͜͡v᭄
Lah siapa yang nikah ini,,,masa yang malam pengantin duluan si Yoga sama Wita😂😂😂
Muzie✰͜͡v᭄
Lah Bagas nyaa maunya sama Mila bukan sama ponakan situ😂😂
Muzie✰͜͡v᭄
Alhamdulillah semoga sakinah mawadah warohmah,,, aamiin
Muzie✰͜͡v᭄
Sah akhirnya Sah lagi mereka menjadi suami istri
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!