Ayu Gendhis Prameswari, terjebak dalam lingkaran pernikahan yang toksik. Memiliki suami yang pelit, suka menggoda wanita. Mertua yang selalu menyalahkan dirinya, karena di matanya Ayu bukanlah menantu idaman. Dan penderitaan Ayu pun semakin menjadi-jadi ketika Mas Bayu, suami Ayu, tertangkap basah selingkuh, namun parahnya, Ayu malah diusir dari rumah. Dia benci dan dendam pada Mas Bayu dan keluarganya dan bersumpah akan membalas semua perbuatannya dengan kesuksesannya.. Dan Tuhan mendengar doa wanita teraniaya. Dipertemukanlah Ayu dengan duda tampan, kaya raya bernama Alvin Sebastian Stelle.. Dia akhirnya mampu memikat hati duda kaya itu. Setelah menikah Ayu seakan bertransformasi menjadi wanita berkelas. Namun ternyata di pernikahannya dengan Alvin pun banyak terjadi konflik keluarga yang ternyata tidak kalah toksik. Namun kali ini Alvin selalu membela Ayu di antara gempuran masalah yang selalu menghadang mereka. Akankah Ayu akan bisa melewati ujian hidupnya kali ini? Ataukah juga akan berakhir seperti pernikahannya dulu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lisxone, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kontrak Menjadi Istri Bohongan
AYU POV.
"ISTRI!!! " aku terkejut dengan apa yang di tawarkan tuan Alvin padaku, padahal aku bekerja belum sampai 24jam setelah penandatanganan kontrak tadi pagi, sore hari aku di tawari menjadi istrinya, maksud dia apa..
"Ya istriku.. " Kata dia sambil saling memandang dengan laki laki yang ada di sebelahnya itu yang aku sendiri tidak tahu siapa dia. Laki laki yang sedari tadi melihatku dengan tatapan kotor.. Dan aku tidak suka..
"Tolong lebih spesifik lagi tuan menjelaskan ya padaku, aku masih belum mengerti apa yang tuan maksud dengan kata istri. "
"Good.. Gadis pintar.. Aku suka jawabanmu.. " Kata tuan Alvin sambil menyadarkan tubuhnya ke sandaran kursi..
"Begini ayu, aku tahu kamu sedang membutuhkan banyak uang, dan aku menawarkan ini karena kamu juga masuk kriteria menjadi istriku, namun dalam konteks istri bohonganku. "
Aku mengerutkan dahiku mendengar semua pernyataan yang keluar dari laki laki tampan ini.
"Aku masih ingin mendengar kelanjutannya.. " Jawabku tegas..
Plok plok plok..
"Smart girl, I like this.." Kata teman tuan Alvin..
"Sebentar lagi mantan istriku akan bertunangan dengan adik tiriku, dan aku akan memperkenalkanmu sebagai calon istriku di pertemuan itu. Itu untuk menjaga harga diriku. "
"Kenapa harus saya? "
"Karena aku tahu kamu masuk dalam semua kritria itu, dan sepertinya kamu sudah punya darah orang kaya, jadi masalah gaya berbicara orangkaya dan juga fell nyanya sepertinya kamu bisa, dan yang paling jelas aku percaya padamu. "
"Lalu apa saja yang harus aku lakukan? "
"Cukup kamu pantaskan dirimu untuk menjadi calon istriku dan sampai menjadi istri bohong ku"
"Lalu berapa lama aku harus menjadi istri bohongan tuan. "
Dia lalu terdiam dan berbisik pada teman di sebelahnya...
"1 tahun.. Per bulan 100 juta, akhir kontrak mobil merah itu, dan 1buah rumah yang bisa kamu tinggali dengan anakmu kelak. "
"Bagaimana tuan bisa tahu kalau aku punya seorang anak? "
"Apa yang tidak aku ketahui, bahkan siapa ayahmu pun aku tahu. "
Seketika aku terdiam mendengar hal itu dari tuan Alvin..
"Bagaimana kamu Terima tawaran ku? Oya satu lagi, aku hanya memberikan harta, kamu tidak boleh menuntut nafkah batin karena kita cuma bohongan. Aku melarangmu menyentuhku apalagi tidur bersamaku. Kamu boleh menyentuhku jika di luar yang harus menuntut kita bersentuhan, di dalam rumah aku melarangmu. "
"Oya ayu.. Jika kamu nanti sudah selesai dengan Alvin, akan aku jadikan kamu istri sungguhan ku. " Kata teman tuan alvin
"Whatt..! " Terkejut ku..
"Bram!! "
"Bercanda.. Tapi kalau ayu bersedia, aku akan menunggumu walau 1 tahun lamanya. " Kata teman tuan Alvin yang ternyata bernama bram itu.
"Bagaimana ayu? Kamu Terima tawaran ku.? "
"Tapi aku belum resmi bercerai dengan suamiku. "
"Nanti biar aku yang urus " Kata laki laki bernama bram itu..
"Namun selama pernikahan kita, aku tidak ingin anakmu tinggal bersama kita, karena nanti akan aku buat status baru untukmu. Ayu gedhis prameswari, anak dari konglomerat jogja bernama broto notonegoro lulusan S2 universitas ternama disana dan yang jelas masih lajang, jadi kamu bisa berkumpul dengan anakmu lagi ketika kontrak nikah kira sudah selesai. "
Aku terdiam.. Jujur aku ingin segera berkumpul dengan angelica namun jika aku menolak tawaran yang menggiurkan ini sungguh aku akan menyesal, karena ini bisa untuk aku modal usaha dan juga untuk masa depan angel..
"Lalu apa yang bisa membatalkan perjanjian itu? "
"Jika rahasia ini terbongkar sampai keluar kamu harus mengganti semua yang telah aku berikan padamu. "
"Namun aku juga punya satu permintaan. "
"Apa? " Kata tuan Alvin..
"Aku tidak tahu hubungan kita selanjutnya akan seperti apa,tuan juga di larang menyentuhku walau dalam keadaan apapun kecuali seperti yang tuan katakan tadi. Tuntutan jika kita di luar rumah. "
"Hahahaha... Ayu.. Tidak mungkin aku akan menyentuhmu.. Selera ku tinggi bukan kamu" Katanya dan itu adalah sebuah penghinaan bagiku..
"Lihat saja, akan aku buat kamu bertekuk lutut di hadapanku Alvin" Gerutuku dalam hati..
"Baik, jika tuan melanggar aku minta 3x lipat dari tawaran tuan tadi.. "
"Ok.ok.. Aku tidak akan tergoda olehmu."
ALVIN POV..
"Gila lu vin, bagaimana nanti kalau kedepanya kamu ingin menyentuh dia. "
"Ah.. Tidak mungkin aku tergoda, andai pun tergoda aku juga tidak bisa apa apa.. "
"Gila.. Gila.. Andai itu aku, sudah aku perkosa dia, dia terlalu indah kalau hanya untuk di anggurkan. "
"Aku tidak mungkin menyentuh dia dengan keadaan aku seperti ini.. "
"Sungguh malang nasibmu, laki laki gagah tampan kaya tapi kasian.. "
Sungguh perkataan bram sedikit agak melukaiku namun apa dayaku memang aku sedang tidak baik baik saja..
Pagi sekali aku bangun dan berjalan ke ruang fitnes ku, ya rutinitas yang selalu aku lakukan menjaga kesehatan..
Saat aku berjalan aku melihat ayu sedang di dapur mempersiapkan sarapan ku.. Dia sekarang sedang memakai pakaian milik stevani yang sudah aku buang, dan melihat dia memakai itu aku teringat stevani yang selalu manja padaku, merengek jika meminta sesuatu, kehangatan tubuhnya, senyum manisnya sungguh aku rindu.. Rindu pada wanita yang akan segera melukai harga diriku.. Sungguh bodoh...
"Tuan" Panggil ayu yang tiba tiba sudah berada di hadapanku dan itu membuatku sedikit gugup..
"Em.. "
"Bolehlah jika tuan sedang bekerja aku menggunakan segala fasilitas di sini seperti kolam renang, tempat fintes dam lain sebagainya.."
"Emmm... Boleh.. Tapi jangan masuk ke kamarku tanpa ijin. "
Dia lalu terlihat tersyum..
"Terima kasih tuan."
"Oya.. Mulai sekarang rawatlah tubuhmu sebaik mungkin, masih ada waktu 1 bulan untuk ke acara pertunangan stevani.. Belilah semua yang kamu perlukan, ikutlah perawatan yang kamu inginkan, beli perhiasan, beli semuanya untuk menunjang penampilan kamu.. "
Dia melongo mendengar semua perkataanku itu..
"Tunggu di sini. " Aku masuk ke kamar dan kembali ke luar..
"Ini" Kataku sambil memberikan black card untuknya...
"Beli semua yang kamu mau, kartu ini unlimited, pantaskan dirimu untuk menjadi calon istri dari tuan Alvin sebastian stelle.. Mengerti..! "
"Tuan.. " Ucap ayu sambil menatap ku tajam..
"Aku tidak ingin calon istriku berpenampilan biasa saja, penampilan istri itu adalah cerminan kesuksesan suami, dan aku ingin kamu memperlihatkan kesuksesanku dengan penampilanmu.. Ya walau semua itu adalah sebuah kebohongan.. "
"Benar Boleh jika aku membeli semuanya.??. "
"Belilah semuanya yang kamu ingin beli.. Uangku banyak, dan sudah lama uangku tidak di pakai untuk berfoya foya wanita.. Jika kamu tahu, dulu stevani sebulan hampir menghabiskan uang minimal 300juta perbulan cuma untuk berfoya foya.. "
"Hah.. 300juta..?! "
"Em.. Tapi tak apa, karena uang suami adlaah memang untuk membahagiakan istri, karena uang suami akan bertambah jika kamu loyal pada istri, jadi berbanggalah calon suamimu ini adalah laki laki yang loyal pada pasanganya, bahkan dulu andai stevani meminta membelikan bulan dan aku mampu, akan aku belikan. "
"Tapi maaf tuan, kenapa dia meninggalkan tuan... "
Seketika hatiku sakit mendengar pertanyaan dari ayu itu..
"Itu bukan urusanmu!! " Jawabku ketus sambil meninggalkan dia sendiri dengan kemarahan tiba tiba masuk ke dalam jiwaku..