Kisah ini masih belum banyak di revisi. Masih amburadul apa adanya seperti dulu. Sudah mulai konsisten di bab. 82 ya.... semoga dapat mengambil hikmah dari kisah ini.
Seorang gadis biasa yang di temukan oleh sepasang Kakek Nenek di emperan toko ketika hujan. Yang mereka beri nama Vera Kania Putri. Telah tumbuh menjadi sosok gadis yang tangguh, baik hati, pekerja keras. Mendambakan cinta dari seorang guru magang bernama Fatih, namun harus rela kehilangan cintanya karena ditinggal untuk selama-lamanya dan ia harus menikah dengan kakak yang di cintainya bernama Rey, dan cinta mereka akan terus berlanjut ketika badai memisahkan mereka
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dhewhy M, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab. 31
Kali iniRey benar-benar akan memakan habis Kania, cumbuannya makin memanas, Rey tidak menghiraukan tubuhnya yang penuh luka. Kania mulai kwalahan mengimbangi tubuh Rey yang besar.
Cumbuan Rey mulai menurun ke leher, di bukanya dress sexy yang melekat di tubuh Kania dengan kasar. Di ciumnya peruk Kania, dan tangan Rey mulai melepas penutup gunung yang sudah siap meletus dan penutup lembah yang sudah mulai mrembes.
"Kania, berikan padaku ya?" Tanya Rey yang tadi seperti iblis, kini menjadi seperti dewa cinta yang lembut.
Dengan nafas yang susah Kania atur, Kania mengangguk tanda setuju untuk menyerahkan mahkota berharganya untuk Rey. Karena Kania yakin bahwa Rey memang sesorang yang di takdirkan untuk bersamanya.
Tangan Rey mulai menyentuh bagian sensitiv Kania, Kania mencegahnya karena masih takut melakukannya.
"Kak Rey" Kata Kania lirih.
"Pelan pelan aja ya, nggak papa kok" Bisik Rey.
Tangan Rey kembali menyentuh bagian itu, jarinya mulai masuk ke bunga yang siap-siap merekah itu.
"Em" Lirih Kania.
"Rileks aja biar tidak sakit" Bisik Rey seraya mencium kening Kania.
Kania mengangguk, mulailah Rey membenamkan benih-benih cinta ke lembah syurga Kania.
"Sakit Kak!"Kata Kania.
"Rileks aja ya" Bisik Rey.
Permainan itu berlangsung sangat lama, Kania sudah tidak merasakan perih lagi. Hingga beberapa kali mereka melakukan hal seperti itu di kamar itu.
Hingga pagi hari menyambut mereka, Kania membuka matanya, ia merasakan sekujur tubuhnya kaku dan sakit, perih di area sensitivnya. Kania berbaring ke samping, melihat Rey yang masih tertidur pulas, Kania memandangi wajah Rey penuh dengan cinta.
Tiba-tiba ia teringat akan Fatih, wajah mereka hampir mirip. Kania merasa bersalah dengan Fatih, karena Kania mulai berpaling cinta dari Fatih.
Jantung Kania berdetak sangat kencang, lagi lagi perasaan itu muncul, sebenarnya ada apa? Kenapa Kania bisa merasakan adanya Fatih ketika Kania bersama dengan Rey.
"Pagi" Sapa Rey membuka matanya.
" Pagi tukang tidur!" Kata Kania.
Rey memeluk Kania sangat erat, seperti seseorang yang tidak ingin kehilangan orang yang sangat ia cintai.
"Udah pagi lho Kak, bangun yuk!" Ajak Kania.
"Bentar dulu, 5 menit lagi. Biarkan seperti ini ya, setelah pulang ke Indonesia, pasti Papamu dan Mamaku tak mengizinkan melakukan ini sebelum kita menikah!" Kata Rey.
"Memangnya Kak Rey mau melakukan hal semalam itu lagi sama aku?"Tanya Kania.
"Cukup ini yang pertama kalinya, setelah ini. Aku gak mau melakukaknya sebelum kita menikah. Aku hanya ingin memberi tanda jika kamu sudah milik aku. Kamu harus menikah denganku"Kata Rey.
"Kita kan nggak pakai pelindung, jika aku hamil bagaimana? Aku belum siap jika harus menanggung semuanya sendiri" Kata Kania.
"Bagus dong, akan ada Rey dan Kania junior nanti, aku pastikan setelah kita pulang dari sini. Kita akan menikah secara resmi, secepatnya!" Janji Rey.
"Janji ya, aku gak mau bernasib sama seperti Kak Neta. Karena kemana bapaknya Arya sekarang juga belum di ketahui" Kata Kania.
"Semua itu ada hubungannya dengan Oma, stop jangan bertanya lagi. Yang penting, aku sama kamu menikah, kita nantikan junior junior kita nanti ok." Kata Rey.
Kania beranjak dari tempat tidur dan masuk ke kamar mandi untuk mandi, karena hari ini. Ada misi khusus yang harus Kania kerjakan bersama dengan Rey.
lanjutt thor🆙💖💪💪💪💪