NovelToon NovelToon
MY LOVE

MY LOVE

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Duda / Janda / Diam-Diam Cinta / Tamat
Popularitas:622.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: mom yara

Ratna Duhita harus menerima nasib kurang baik. Niat hati ingin menghadiri pesta pernikahan sang sahabat yang sudah seperti saudara. Tapi sebelum masuk ke pintu gerbang ia diculik dan disekap hingga tak sadarkan diri.



Saat tersadar ia sudah berada di tempat asing dengan tangan terikat dan mata tertutup kain. Ketika penutup mata itu terbuka, ia terkejut bukan main ketika laki-laki yang berada dihadapannya adalah cinta pertamanya.




Bagaimana mungkin laki-laki itu berada ditempat yang sama dengannya? Apakah dia juga diculik sama seperti dirinya? Atau diakah dalang dari penculikan itu? Apa yang sebenarnya terjadi?


Yuk ikuti kelanjutannya hanya di noveltoon!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mom yara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31 Rahasia terbongkar

Setelah menerima panggilan telepon dari anak buahnya, pria yang sedang duduk di kursi kebesarannya itu tersenyum lebar bahkan ia bekerja tanpa melepas senyum sedikitpun. Pekerjaan selesai, ia ingin segera pulang untuk melihat wajah sang kekasih. Namun, ponsel yanga ia genggam berdering, terlihat nama kakek di sana.

"Pulanglah, selsesaikan apa yang harus kamu selesaikan!" perintah kakek langsung, setelah itu sambungan pun terputus tanpa ada pembicaraan kembali.

Raditya terdiam, pikirannnya tertuju pada satu masalah yang belum ia selesaikan. Ia terpaksa mengambil keputusan ini. Raditya mengurungkan niatnya untuk pulang ke apartemen, ia menuju rumah utama. Setelah beberapa menit ia sampai, terlihat tamu yang sudah menunggu kedatangannya.

Dengan langkah pasti Raditya duduk bersama mereka. Orang tuanya, orang tua almarhum sang istri dan juga kakek.

"Bagaimana, Nak? Apa kau setuju untuk menikahi Tiska. Kami sangat ingin kau tetap menjadi bagian dari keluarga kami," tanya ibu Susan, ibu mendiang sang istri.

Raditya tidak langsung menjawab, ia menatap kedua mantan mertuanya itu.

"Maaf, aku tidak bisa. Aku sudah punya kekasih."

"Hanya kekasih, belum tentu sampai menikah. Menikahlah dengan Tiska, dia sangat menyukaimu," pinta ibu mertuanya.

"Maaf, Bu. Saat ini dia memang hanya kekasih. Kami akan menikah secepatnya."

"Lalu bagaimana dengan putri kami yang sangat menyukaimu." Ibu mertua Raditya tidak berani mengatakan 'sangat mencintaimu' karena rasanya itu kurang pantas mengingat Raditya adalah kakak iparnya sendiri.

Tiska yang memaksa kedua orang tuanya untuk melakakukan perjodohan itu karena ia sangat mencintai raditya jauh sebelum laki-laki itu menikah dengan kakak kandungnya.

"Kami tidak bisa memaksa Raditya jika dia memang sudah punya pilihannya sendiri," ujar kakek ikut bicara karena kedua orang tua Raditya sedari tadi hanya diam saja.

Ayah pun diam karena dia menghargai perasaan sang istri, mengingat Susan adalah sahabat sang istri.

"Ana, ingatlah persahabatan kita. Bukankah dulu kau sangat ingin memiliki hubungan keluarga dengan kami." Mama Ana terdiam dia bingung harus mengatakan apa. Meskipun dia belum menyetujui hubungan Raditya dan wanita itu. Namun, di balik itu semua dia tidak mau terlalu memaksa sang putra, cukup dulu ia menikahkan Raditya dengan almarhum istrinya Medina.

"Kami sudah melakukannya dengan menikahkan Raditya dan Medina." Ayah menimpali sambil mengenggam tangan sang istri.

"Ana, tolonglah Tiska kami! Dia sangat menyukai putramu." Ibu Tiska kembali memohon.

"Maafkan aku, San," jawab mama Ana akhirnya sembari tersenyum melihat wajah sang sahabat. Mereka bersahabat sejak masa sekolah. "Kali ini aku tidak bisa melakukannya lagi, aku menyerahkan semua keputusan pada Raditya."

"Kami akan memberikan apapun yang kalian inginkan. Nikahilah Tiska meskipun dia akan menjadi istri keduamu." Ayah Tiska tidak ingin membuat Putrinya sedih dan pergi ke luar negeri lagi meninggalkan mereka. cukup satu anaknya saja yang sudah pergi.

"Aku tidak bisa melakukan itu. Aku tidak ingin melukai hati wanita yang aku cintai." Lalu raditya memberikan dokumen yang tadi ia siapkan pada mantan mertuanya itu.

"Apa ini?" tanya ayah bingung. Apa Raditya setuju dengan memberikan surat perjanjian batin ayah. Tercetak senyum di bibir ayah Tiska.

"Bukalah!"

Kedua orang tua Tiska membuka dokumen itu. Keduanya membelalakkan kedua matanya terkejut.

"Ini, tidak mungkin."

"Ini pasti slaah," ucap ayah dan ibu bersamaan.

"Aku tidak melaporkannya ke polisi karena masih menghargai kalian sebagai orang tua almarhun istriku. Aku menahan diri untuk tidak menjebloskan putri anda yang lain ke penjara karena aku tahu, almarhum istriku pasti akan sedih melihat kalian sedih."

Kedua orang tua Raitya mengambil dokumen itu dari orang tua Tiska. Keduanya pun sama terkejutnya dengan apa yang mereka ketahui itu.

"Aku menolak dengan tegas perjodohan ini," ucap mama Ana lantang.

Kedua oang tua Tiska tidak mnegatakan apa-apa lagi. mereka cukup terkejut dengan rahasia yang baru saja mereka ketahui. Dia sangat tidak percaya gadis kecilnya mampu unutuk membunuh kakak kandungnya sendiri demi ambisi yang dinamakan cinta.

"Anak kalian sakit, bawalah dia untuk berobat."

Kedua orang tua Tiska hanya diam dengan pikiran yang begitu berat. Tidak ada yang perlu dibicarakan lagi. Tak lama mereka pun undur diri.

*

*

Tiska melempar semua barang setelah kedatangan orang tuanya yang membawa kabar buruk. Suara nyaring pecahan kaca pun terdengar merdu bersamaan dengan teriakan wanita itu. Kedua pasangan suami istri hanya diam dengan hati sedih melihat kelakuan sang anak.

"Kalian tidak berguna!" umpatnya pada kedua orang tuanya sendiri.

Ibu menahan tangan Ayah yang hendak melayangkan tamparan pada sang putri. Setelah puas meluapkan amarahnya, Tiska masuk ke dalam kamar. Ibu hanya bisa menanagis tersedu melihat itu semua.

"Apa yang sebenarnya terjadi, Mas."

"Kita akan membawanya berobat ke rumah sakit terbaik." Ibu semakin terisak mengetahui keadaan sang putri. Ia takut mendengar putrinya mendapat julukan wanita gila.

*

*

Kembali ke kediaman keluarga Malik.

Raditya bersimpuh d hadapan sang mama.

"Maafkan Raditya, Ma."

"Kenapa kau tidak mengatakannya dari awal?"

"Aku juga baru mengetahuinya, Ma. Tiska juga pernah menculik Ratna. Ijinkan Raditya menikahinya agar Raditya bisa melindunginya, Ma."

"Kau memang pintar mengambil kesempatan dalam kesempitan."

"Mama setuju?"

"Mama tidak punya pilihan lain lagi."

"Terima kasih, Ma." Raditya mencium kedua tangan wanita yang sudah melahirkannya tersebut.

"Kau tidak meminta restuku?" tanya ayah sembari memeluk pundak sang istri. Menunjukkan kekuasaan pada sang putra jika wanita itu miliknya. Raditya tersenyum melihat keposesifan sang papa.

"Papa kan sudah setuju, tidak perlu diminta lagi."

"Kata siapa?" Raditay menatap sang papa. " Dengan satu syarat. Kembalilah ke perusahaan, papa sudah tua sudah waktunya pensiun dan menikmati waktu bersama istri papa."

"Itu mudah, Pa."

"Papa pegang ucapanmu, setelah menikah kau harus langsung memimpin perusahaan kembali." Radityan pun mengangguk pasti. Kemudian ia berpamitan untuk menemui calon istri. Kedua orang tuanya berdecak melihat kelakuan sang putra yang seperti abg saja.

*

*

Dengan tak sabaran, Raditya meninggalkan rumah utama menuju apartemen. Jantungnya berdegup kencang kala ingin memberitahu kabar bahagia itu. Kebahagiaan yang ia rasakan tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Raditya membuka pintu, ia terkejut mendapati apartemen yang penuh dengan lilin. Ia mematikan lampu agar cahaya lilin itu lebih terlihat.

"Dia menyiapkan ini semua, lilin dimana-dimana." Raditya berdecak ketika teringat wanita itu. "Dia bilang untuk apa memakai lilin jika ada lampu."

"Selamat malam, Sayang."

Deg

Panggilan yang selama ini ingin ia dengar, akhirnya saat ini bisa didengarnya. Raditya mengalihkan tatapannya pada asal suara. ia meneguk salivanya kasar melihat pemandangan di hadapannya. Suasana yang mendukung untuk menerkam mangsa.

"Full candle light dinner. Kalau dulu hanya lilin di atas meja sekarang seluruh ruangan penuh dengan lilin. Bagaimana Romantis bukan? Kau suka?"

Raditya mengangguk sembari melangkah mendekat lalu memeluk wanita itu. "Aku suka, tapi aku lebih menyuakaimu."

"Itu harus, masak iya aku kalah sama lilin." Raditya tertawa mendengar candaan wanitanya.

"Aku lapar," celetuk Ratna membawa Raditya ke meja makan.

"Maaf membuatmu menunggu." Raditya menarik satu kursi untuk wanita itu duduki, kemudian menarik kursi untuk dirinya sendiri. Keduanya saling menatap dengan rasa cinta yang menggebu.

"Aku ingin membawamu ke kamar."

"Hush, belum halal."

"Kalau begitu, kita sekarang saja menikah."

"Jangan ngawur!"

"Kita menikah saja dulu, pestanya menyusul, mau ya?"

"Aku lapar, mau makan dulu." Ratna mengalihkan pembicaraan, mendengarkan pria itu bisa-bisa ia juga kebelet kawin.

Raditya terkejut melihat menu di atas meja.

"Full candle light dinner, menunya hanya mie instan."

1
Elin Erliana
Luar biasa
falea sezi
mantan istri yasa siapa
Khanza Via
maaf kak baru liat novelnya
mimma
Luar biasa
Alif
kapok Ratna knpa di ksh pengawal sll menolak rasain skarang lo, radit jg goblok walau rasanya gk mau harusny terus di pantau dg pengawal bayangan emang the best authornya bikin para reader esmosi
Alif
hahahaha..dasar somplak
Sri Puryani
kenapa ratna gk diundang?
Sri Puryani
kenapa sih vino jd laki" yg muna, ya klo cinta mbok ya blg, cerita apa adanya soal lita....dr pada tmbl slh paham terus
Sri Puryani
salah paham terus
Sri Puryani
kenapa gk terus terang aja vino klo cinta
Sri Puryani
vino kok oon sih kenapa gk blg aja klo sdh gk punya tunangan ....cinta kok gk diungkapkan
Sri Puryani
kasihan lita...
Sri Puryani
hrsnya lgsg putuskan sj hub.dgn teguh ratna...jgn keburu dipot dl
Sri Puryani
vino & radit sok jd pahlawan tanpa memperhitungkan semuanya, msk ke kandang lawan tanpa persiapan utk menyispkan ansk buahnya
Sri Puryani
ratna kok gk cerita sih klo pernah diculik adik ipar radit
Sri Puryani
pasti ulah raditya ini
Sri Puryani
kenapa ratna gk cerita siapa yg nyulik dia ? kan yg nyulik adik ipar raditya
Sri Puryani
kenapa hardian gk blg sj klo ratna sdh tau semuanya
Sri Puryani
kenapa raditya gk menyusuri siapa yg menjebaknya? melihat cctv misalnya?
Safa Almira
lucu
Mom Yara: mungkin berkenan kak mampir di novelku yang di apkikasi sebelah. Si orange, faijo.
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!