NovelToon NovelToon
My Arrogant Woman

My Arrogant Woman

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Cintamanis / Teen / Romantis / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Teen Angst / Tamat
Popularitas:111.3k
Nilai: 5
Nama Author: Rima Andriyani

Dea Arsyila, gadis yang tidak menginginkan sebuah pernikahan dalam hidupnya. Kejadian masalalu membuatnya tak ingin membina sebuah rumah tangga.

Richard Kevin, pria yang selalu mengejar cinta Dea, namun terus saja di tolak oleh Dea. Pria itu begitu putus asa sehingga memutuskan bertunangan dengan gadis pilihan sang nenek.

Tapi siapa sangka jika sebuah kesalahpahaman membuat Richie dan Dea harus menikah dan membina sebuah rumah tangga. Mampukah Richie menaklukkan hati keras Dea?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rima Andriyani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mempertahankan yang menjadi hak ku

Kini Dea dan Richie telah sampai di Korea. Saat ini mereka berada di depan pintu rumah Nenek Richie.

Dea menghembuskan nafas panjang. Sementara sang suami menggenggam erat tangan Dea seolah berkata jika semuanya akan baik-baik saja.

Perlahan mereka memasuki rumah tersebut dengan bergandengan tangan. Sudah ada sang nenek dan keluarga lainnya yang menyambut mereka di ruang tengah.

Namun dia dibuat terkejut ketika juga melihat Hye jin yang ada di sana. Namun ia tak berkomentar, fokusnya tertuju pada nenek Richie yang menatapnya sinis.

Richie langsung menghambur memeluk sang Nenek. Pria itu jelas merindukan sang Nenek. Sebab sang Nenek yang sudah mengurusinya sejak kecil.

"Nenek, Richie rindu dengan Nenek," ucap Richie.

Nenek mengelus rambut cucunya. Dia menatap lembut kepada Richie. Cucunya sekarang sudah dewasa. Rasanya baru kemarin ia menyuapi cucunya itu.

"Nenek juga sangat merindukanmu, Nak. Kau melupakan nenekmu setelah menikah, Richie. Apa istri mu tidak mengizinkan mu untuk menjenguk Nenekmu ini? Tega sekali dia," ucap Nenek dengan pandangan sinis ke arah Dea.

"Tapi Aku tidak...."

"Istriku tidak pernah melarang Richie untuk bertemu dengan Nenek. Hanya saja akhir-akhir ini Richie sedikit sibuk. Jadi kami belum sempat berkunjung. Maafkan kami, Nek," ucap Richie lembut. Ia memutus ucapan Dea karena tidak ingin Nenek semakin tidak menyukai sang istri.

"Kalau begitu sebaiknya kalian istirahat dulu. Kalian pasti lelah setelah menempuh perjalanan jauh," ucap Auntie Rebecca.

"Baiklah, Auntie." Richie tersenyum. Rebecca adalah penyelamatnya. "Nenek, kami mau istirahat dulu." pamit Richie. Ia segera meraih tangan sang istri dan menggandengnya.

Sementara Dea merasa begitu risih melihat pandangan keluarga suaminya yang menatapnya sinis.

"Richie, sepertinya mereka semua tidak menyukai ku. Terlihat jelas sekali dari mereka menatap ku."

"Itu pasti hanya perasaan mu saja, Sayang. Lebih baik kita istirahat dulu. Aku tahu Kau pasti sangat lelah," ucap Richie mengusap lembut wajah Dea. Richie melihat wajah sang istri tampak sedikit pucat.

Dea hanya mengangguk. Ia membenamkan wajahnya di dada bidang sang Suami.

Malam hari tiba. Kini waktunya keluarga besar Richie untuk makan malam. Banyak sekali menu di atas meja makan. Semuanya telah duduk di kursi masing-masing termasuk Dea dan Richie.

"Sayang, Kau mau yang mana, biar Aku ambilkan," tawar Richie kepada Dea. Apa saja, asal jangan udang," jawab Dea.

Sontak membuat Nenek menatap ke arah mereka. "Kenapa malah Kau yang mengambilkan makanan untuk istrimu, Richie? Seharusnya istri yang melayani suami, bukan suami yang melayani istri." ucap Nenek, Bahkan yang lainnya tersenyum sinis menatap Dea.

"Biarkan Aku saja yang mengambil sendiri makanan ku, Richie." Dea yang menyadari mereka semua menatapnya sinis, menjadi tak lagi berselera untuk makan malam. Ia juga melihat ke arah Hye jin yang seolah tersenyum mentertawakan dirinya.

Dea menatap Hye jin penuh selidik. Namun ia begitu sulit untuk menebak Apa yang ada dalam pikiran gadis itu. Entah mengapa Dea berpikir jika Hye jin senang jika keluarga Richie begitu membencinya. Hye jin seolah bisa menyembunyikan karakternya dengan wajah manisnya itu.

Dea berusaha untuk melanjutkan makannya, namun dia sungguh tak berselera lagi. Jadi dia pun memutuskan untuk kembali ke rumahnya.

Dea mulai berdiri dan duduknya membuat semua orang menatapnya.

"Permisi semuanya, Saya sudah kenyang, jadi saya mau kembali ke kamar dulu." Dea berkata seraya membungkukkan badannya.

"Sangat tidak sopan sekali, dia pikir dia siapa. Kenapa gadis seperti itu harus menjadi anggota keluarga ini? Jelas-jelas Hye jin lebih pantas." Anggota keluarga lainnya saling berbicara menggunakan bahasa Korea. Mereka tidak ada yang tahu jika Dea sebenarnya juga menguasai bahasa tersebut.

Dea berpikir ulang. Dia ingin mendapatkan restu dari nenek Richie. Dea akan membuktikan jika dirinya akan bisa menjadi cucu menantu idaman.

Akhirnya Dea kembali duduk di kursinya. Dia membuat wajahnya tersenyum semanis mungkin. Dea akan membuktikan jika dirinya adalah istri terbaik untuk Richie.

"Suamiku, Aku akan mengambilkan makanan untuk mu. Kau mau yang mana? Bagaimana jika Aku menyuapi mu," ucap Dea tersenyum manis, namun ekor matanya melirik ke arah Hye jin yang tampak tak suka.

'Entah ini hanya perasaanku saja atau memang Kau sangat menginginkan suamiku, Hye jin. Kalau memang benar, Aku tidak akan pernah membiarkan mu, bahkan siapapun untuk merebut suamiku dariku. Karena Aku akan mempertahankan apa yang menjadi hak ku'

1
Noprida Wati
bagus dan menarik
FUZEIN
Cerita ni sgt menarik
FUZEIN
Benci ahhhh perangai ricihhh ni
FUZEIN
Stupid rici
FUZEIN
Kasihan dia....
FUZEIN
Aduh dea...jangan berkeras sangat..padahal sayang kan
FUZEIN
Ermmmm....
Qaisaa Nazarudin
Ini lah sbb nya kenapa Dea gak mau pacaran, Apalagi sampai Menikah..
Qaisaa Nazarudin
Dari awal aku mmg suka dengan sikapnya uncle Gamal, yg tegas dan berpikir dulu sebelum bertindak,Tentunya bertindak dgn BUKTI bukan dgn omong kosong..👏🏻👏🏻👏🏻👍🏻👍🏻👍🏻
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwk apa kabar kamu Richie…🙄🙄😏😏
Qaisaa Nazarudin
Semoga Richie hidup dengan penyeselannya, waktu mendapatkan Dea dulu aja susah,sekarang udah dapat Dea Richie malah milih percaya mantan dr istrinya sendiri, Dasar BODOH..
Qaisaa Nazarudin
Katanya udah berjanji saling percaya, kenapa disini Richie malah tdk percaya dgn istrinya sendiri..
Qaisaa Nazarudin
Kenapa aku setuju dgn kata2 Hye Jin.. Karena apa yg dibilang Hye Jin mengenai Dea itu adalah benar kenyataannya,
Qaisaa Nazarudin
Dea terlalu keras kepala ckck,,lama2 aku enek dgn sikapnya Dea..
Qaisaa Nazarudin
Nekat banget dia masih ngejar2 Richie 🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Qaisaa Nazarudin
Itu pasti mantan tunangannya Richie kan? Baru sampai dia ke singapura,,
Qaisaa Nazarudin
Nagus Richie, Aku menyokong mu, Dea itu gengsi nya terlalu tinggi,
Qaisaa Nazarudin
Udah ku duga ada udang di sebalik mi ayam,,😂😂😜
Qaisaa Nazarudin
Makanya jangan ngotot banget, Hati gak bisa dipaksa, Dari awal kamu sudah tau Richie tdk mencintai kamu dan dia mencintai wanita lain, kenapa kamu malah ngebet banget maksa Richie, Nah sekarang terima aja kenyataannya..
Qaisaa Nazarudin
Bagus, mmg saat dan waktu yg sesuai untuk mu Richie,,Nenek mu juga udah gak bisa berbuat apa2 👍🏻👍🏻👏🏻👏🏻
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!