Semua rasa yang ada telah pergi, yang tersisa hanya luka tak terlihat. Luka yang ia dapat di waktu yang sama dengan orang yang berbeda.
*
Apa yang telah terjadi akan sulit untuk dilupakan.
Tidak ada yang tahu, apa yang akan terjadi di masa depan termasuk dirinya.
*
Rasa sakit, bahagia, dan kecewa akan menuntun apa yang sudah menjadi takdirnya.
Begitu juga dengan kisah seorang wanita yang bernama "AISYAH NURAHMA"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon inov, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 31
Usia pernikahan Leo dan Aisyah memasuki bulan kedua, bulan pertama setelah menikah kehidupan mereka dipenuhi kebahagiaan. Selama itu juga Aisyah dan Leo saling mengenal pribadi masing-masing dan anak-anak terlihat lebih ceria dari sebelumnya. Azzam tidak lagi bersikap dingin terhadap orang terdekatnya dan sudah memiliki sifat ceria seperti saudaranya yang lain.
Kemampuan yang dimiliki ketiganya juga bertambah berkat bimbingan dari sang ayah dan beberapa bulan lagi mereka akan menyelesaikan pendidikan di taman kanak-kanak. Guru di sekolah mereka menyarankan kepada Aisyah bahwa anak-anak sebaiknya didaftrakan saja ke sekolah dasar. Mereka terlalu jenius untuk bergabung dengan teman-teman seusia mereka. Aisyah sudah membicarakan tentang itu kepada Leo serta memberitahukannya kepada anak-anak, dan anak-anak setuju untuk masuk sekolah dasar.
Tidak ada kata bulan madu untuk Aisyah dan Leo karena mereka sangat disibukkan dengan pekerjaan yang menumpuk setelah pernikahan ditambah lagi beberapa hari libur, Aisyah juga ingin menyelesaikan tanggung jawabnya diperusahaan Daniel jika mau berhenti. Dan sekarang, Aisyah tidak lagi bekerja di perusahaan Daniel. Ia akan fokus dengan urusan rumah tangganya dan kebahagian keluarganya.
Saat Aisyah mengajukan resign, Daniel sempat menolak permintaan Aisyah tersebut dengan berbagai alasan, namun dengan penjelasan yang diberikan Aisyah kepada Daniel membuat pria tersebut terpaksa menerima surat pengunduran diri Aisyah itu.
**
Dimeja makan, satu keluarga yang terlihat harmonis itu makan dengan lahapnya menikmati masakan Aisyah.
“Bu, kemarin Adek bantu orang loh” ucap Zakiya begitu membanggakan dirinya telah membantu temannya yang dibuli oleh teman yang lain.
“Oh ya, bagus dong, coba Adek ceritakan” jawab Aisyah sambil melihat kearah putri bungsunya itu.
“Gini loh Bu…,”
Mulai lah Zakiya menceritakan bagaimana ia membela temannya yang bernama Sela dibuli karena tidak mau memberikan gelang yang merupakan hadiah dari ibunya. Zakiya juga memberikan beberapa pukulan kepada mereka karena mereka telah memukul Sela terlebih dahulu. Zakiya juga mengadukan mereka kepada guru kelas.
“Hebatnya putri Ibu” ucap Aisyah sambil membelai wajah putrinya itu.
“Tetapi, Adek gak boleh main pukul begitu, beruntung mereka baik-baik saja kalau gak kan Adek juga yang susah.“ tambah Aisyah menasehati putri bungsunya.
“Baik Bu”
Kini, Aisyah mengantar kepergian suami dan anak-anaknya yang akan berangkat bekerja dan sekolah.
**
Dilain tempat
Dua orang berbeda jenis kelamin itu, mulai melaksanakan rencana yang sudah mereka persiapkan untuk menghancurkan kebahagian keluarga Leo.
“Kita mulai dari perusahan Leo terlebih dahulu dan aku sudah bekerjasama dengan seseorang untuk menggelapkan dana perusahaan itu dan mengirimkannya kepada ku” ucap pria tersebut dengan tersenyum lebar memikirkan kemarahan Leo.
“Bagimana jika ketahuan, apa orang itu tidak akan mengatakan tentang kita” jawab wanita yang sangat membenci Aisyah, karena Aisyahlah yang memasukkannya ke penjara dan membuat keluarganya membenci dirinya.
“Kau tenang saja, aku tidak akan pernah meninggalkan jejak sebelum aku berhasil membalaskan dendam ini”
Mereka tertawa bahagia membayangkan keberhasilan yang akan mereka dapat setelah penantian yang lama dengan dendam yang sudah mendarah daging itu.
**
Diruang Ceo
“Tuan” ucap Kemal ketika memasuki ruangan Leo dengan terburu-buru, karena ingin memperlihatkan pengeluaran perusahaan untuk sebuah proyek yang terlalu besar sedangkan nominal yang sudah ditentukan tidak sebanyak itu.
“Kenapa kamu masuk keruangan saya dengan terburu-buru” protes Leo kepada Kemal.
“Maaf tuan, saya ingin memperlihatkan ini” kata Kemal kembali sambil menyerahkan laporan keuangan.
Leo meneliti setiap pengeluaran yang terjadi, pada laporan itu pengeluaran yang terjadi sangat lah besar berbeda dengan laporan yang dikirimkan oleh bagian keuangan kepadanya. Sontak saja Leo murka karena ada yang berani menggelapkan dana perusahaan miliknya. Leo langsung memberikan perintah kepada Kemal untuk mencari tau siapa dalang dibalik kejadian ini dan Leo juga meminta Kemal untuk mengadakan jadwal meeting dadakan dengan semua devisi.
Kejadian ini membuat emosi Leo tak beraturan, beruntung Aisyah datang ke kantornya dengan membawakan makan siang bersama ketiga anaknya membuat moodnya kebali membaik.
“Assalamu’alaikum Mas” ucap Aisyah saat memasuki ruangan tersebut bersama ketiga anaknya.
“Wa’alaikumsalam, kalian datang. Maaf, ayah gak jemput kalian di lobi” jawab Leo dengan wajah tersenyum.
“Gak apa-apa yah, kami tau Ayah pasti sibuk” ucap Kiya dengan tersenyum lebar.
“Aku bawain makan siang untuk kamu Mas, kita makan dulu yuk” ajak Aisyah kepada Leo sambil menata makanan yang sudah ia siapkan dari rumah.
“Terima kasih sayang.”
Mereka makan dengan lahap dan tenang, setelah itu Leo meminta Aisyah dan anak-anaknya untuk masuk ke kamar yang ada di dalam ruangan Leo untuk beristirahat ataupun bermain.
“Aku disini aja Mas, sepertinya kamu butuh aku” tolak Aisyah ketika Leo memintanya untuk beristirahat.
“Ada masalah apa Mas, kalau Ais boleh tau” ucap Aisyah kembali setelah melihat anak-anaknya masuk ke kamar.
“Ada yang menggelapkan dana perusahaan dan itu tidak sedikit sayang”
“Mas udah tau siapa orang itu”
“Belum, Kemal sedang mencari tau” ucap Leo dengan wajah frustasi karena dana yang digelapkan itu tidaklah sedikit.
Azzam, Azzim, dan Zakiya mendengarkan pembicaraan Leo dan Aisyah.
“Kak, apa kakak bisa membantu masalah yang sedang dihadapi ayah” tanya Zakiya kepada Azzam.
“Bisa saja Dek, tapi kakak gak punya leptop” jawab Azzam.
“Gimana kalau kita pinjam punya ayah saja kak” usul Azzim kepada Azzam
“Gak mungkin Zim, nanti ayah marah sama kita karena menguping pembicaraan ayah dan ibu”
“Kenapa ayah gak mencoba mencari tau sendiri sih dengan kemampuan yang dimiliki ayah” kesal Zakiya.
“Gak boleh bicara seperti itu Dek” Azzim memperingatkan Zakiya agar tidak bicara seperti itu lagi.
“Iya Kak”
“Kak kita minta bantuan om Kemal aja” sebuah ide tiba-tiba muncul dipikiran Zakiya.
Azzam dan Azzim mengangguk setuju. Mereka keluar dari kamar dan pamit sebentar kepada ayah dan ibu untuk berkeliling kantor, nyatanya bukan seperti itu.
Sesampainya di depan ruangan Kemal, mereka masuk dan melihat pria itu tengah menghubungi seseorang.
“Hey, ada apa kalian kesini” tanya Kemal kepada anak-anak Leo.
“Hey Om, Om kami pinjam leptopnya boleh” ucap Azzam kepada Kemal, pria itu terlihat berpikir.
“Hmm…kalian gunakan leptop ini saja ya” ujar Kemal sambil menyerahkan leptop miliknya.
Mereka menerima leptop tersebut dan kembali keruangan sang ayah. Leo dan Aisyah tidak menyapa anak-anak ketika mereka kembali karena memikirkan permasalahan yang terjadi.
Kini ketiga bocah itu sudah berada dikamar, Azzam mulai menghidupkan leptop tersebut lalu memanjakan jari-jarinya di keyboard leptop tersebut. Tidak butuh lama bagi Azzam untuk mencari tahu siapa yang sudah bermain dengan uang perusahaan sang ayah, namun Azzam kesulitan dalam mengidentifikasi orang yang telah melakukan
pengelapan tersebut, yang didapati oleh Azzam hanya karyawan bagian mana yang telah melakukkan penggelapan dan melakukan transaksi ke beberapa bank.
Tanpa menunggu lagi, Azzam memperlihatkan hasil kerjanya kepada sang ayah meski ia mengalami kesulitan, pasti sang ayah akan menemukan mereka secepat mungkin dengan petunjuk yang ia berikan.
@@@
Hai...Hai..
Selamat malam...
Selamat membaca dan jangan lupa tinggalkan like, komen, love, hadiah dan vote.
Terimaksi sudah membaca karya rempeyek ini :D
Salam jauh dari author :)
dia bisa hapus data diri supaya ga terlacak sebelum berangkat ke luar negeri.
sekarang ketemu dan Leo juga mau tanggung jawab tapi Aisyah abaikan Leo
jadi geram maunya apa sih
Leo juga mau bertanggung jawab
tapi suka sih sama laki yang alergi sama perempuan jadi ga suka celup disembarang tempat