maaf saya ini novel pertama saya maaf kalo jelek yah hahahaahahha
.
.
.
.
.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon I_R_E_F, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
CH.31
esok hari
pagi yang begitu indah , dan suara burung berkicau udara yang begitu sejuk
nampak seorang pemuda sedang tidur pulas
"hoammmmm sudah pagi yah"
"aku harus bersiap si~"ucapan Jono terpotong ketika Jono melihat kemiri bahu nya yang merasa berat ternyata dan ternyata
ana yang sedang tidur disampingnya begitu nyenyak
'sialan ini , kalau Lisa tau aku bisa mampus, huh tapi bagaimana pun ana akan jadi wanitaku' pikir Jono panik
bukanya membangunkan ana Jono malah melihat wajah nya yang imut dan pipinya yang begitu mulus
ketika Jono Masi melihat wajah ana Tampa disadar ana bangun dan melihat Jono sedang menatap wajahnya sontak membuat ana memerah
"KA.....kamu bisa menyingkir dulu"ucap ana malu
"baik baik "ucap Jono bangun dari tempat tidur
setelah melihat Jono bangun dari tempat tidur ana bangun dan berlari keluar kamar karna sangat malu
"dia yang tidur denganku ,dia juga yang malu, wanita memang sulit ditebak"ucap Jono
"lebih baik aku membersikan diriku dulu, dan membuat kejutan untuk keluarga Burhan"ucap ku dengan tersenyum sinis
Jono pergi kekamar mandi dan membersikan dirinya yang agak bau
skip mandi
setelah membersikan diri Jono pergi berbaring di tempat tidur ia harus membuat rencana untuk menghalau keluarga Burhan kalau mereka membuat tindakan
yang membuat keluarga yu merugi
"hmmm benar boneka asasin dari sistem"ucap Jono
"sistem apa kau masi menjual boneka asasin"ucap Jono kepada sistem
"MASI HOST APA HOST AKAN MEMBELI BONEKA ASASIN"
"tolong belikan 4"ucapan Jono
"BAIK HOST BONEKA ASASIN TELAH DI BELI SEKARANG BERADA DI INVESTORY , DAN YANG HARUS TAU KARNA ADA PERUBAHAN DARI SISTEM BONEKA ASASIN AKAN LENYAP KETIKA TUGASNYA SELESAI"
"jadi begitu yah"ucap Jono
kemudian Jono mengambil boneka asasin dari sistem boneka tersebut ada 4 dan lagi bentuk boneka tersebut beda daripada boneka yang ia tugaskan untuk menjaga vilanya
boneka boneka tersebut hanya mematung DIKARNAKAN jono belum menghidupkan Meraka , untuk menghidupkan boneka asasin menggunakan 1 tetes darah
"sekarang hiduplah"ucap Jono mengiris tanganya dan memberi darah kepada boneka asasin
ke 4 boneka asasin mulai di selimuti oleh aurah gelap yang sangat mencekam da dalam sekejap mata dari ke 4 boneka tersebut menyala bewarna merah
"hormat pada yang mulia"ucap ke 4 boneka asasin
"baik jangan panggil aku yang mulia panggil aku tuan saja, dan tugas kalian mengawasi keluarga Burhan yang akan datang, ketika mereka bertindak curang hancurkan saja keluarga tersebut ,dan bunuh anggota merek secara diam diam"ucap Jono memberi perintah kepada boneka asasin
"baik tuan "ucap ke 4 boneka asasin langsung menghilang dari hadapan Jono
"cepat sekali, hah bodi amat yang penting tugas mereka selesai"ucap Jono memekai baju dengan rapi
setelah memekai baju ia keluar kamar ia melihat banyak anggota keluarga yu sedang berkumpul di ruang tamu
mereka yang sedang berbicara terhenti melihat Jono memasuki ruang tamu
"hai pak tua kau sudah sembuh yah"ucap Jono yang melihat yu zi sedang duduk di kursi dengan yang lain
yu zi yang mendengar itu hanya tersenyum kepada Jono
"hahaha orang tua ini merasa tubuhnya sudah sembuh total berkat anak muda ini"ucap yu zi
"ouh iya pak tua yu zi dimana kita akan bertarung dengan keluarga Burhan"ucap Jono
"itu di depan rumah dan sudah disediakan temapat nya"
"mungkin 2 atau 1 jam mereka akan datang"ucap yu zi
"jadi begitu ,aku keluar dulu pak tua dan semuanya"ucap Jono meninggalkan ruang tamu
ia berjalan jalan di sekeliling rumah keluarga yu rumah yang sangat besar bahkan terdapat danau yang indah udara yang begitu sejuk
Jono duduk di tempat teduh didekat danau ia merilekskan tubuhnya akan kesejukan ini
1 jam kemudian
disisi kelurga Burhan
mereka berada di luar rumah keluarga yu dengan jumlah anggota mencapai 50 orang yang terdiri akan ahli bela dirinya
"semuanya kita akan hancurkan keluarga yu dan jadikan mereka dibawah kita"teriak shadat
"yahhhhhh"balas mereka serempak
shadat dan yang lain memasuki kediaman keluarga yu dengan rasa percaya diri didalam tubuhnya ia yakin ia akan menang
'hahaha ketika keluarga yu berada di genggaman ku aku akan melakukannya sesuka hatiku' pikir shad
shadat berada di tempat arena pertarungan yang begitu megah yang sudah di siapkan oleh pihak keluarga yu
"kali ini kita abisi semua ahli bela diri keluarga yu "teriak kencang shadat
"yaaaa "ucap mereka serempak
Kembali ke mc
Jono yang sedang menikmati keindahan dengan menikmati secangkir teh
ia mendengar suara teriakan dari arah depan
"akhirnya mereka datang"ucap Jono menaruh tehnya di meja dan berjalan ke tempat pertarungan
setelah sampai di tempat pertarungan Jono melihat kedua belah pihak saling berhadapan
dengan tatapan membunuh
"keluarga yu mu akan hancur yu ziang"ucap shadat
"belum tentu shadat"ucap suara misterius
"siapa kau keluar sekarang"ucap shadat mencari asal suara tersebut
sebuah sosok keluar dari belakang yu ziang seoarang pria paruh baya berjalan perlahan dengan santai Tampa ada rasa sakit
"KA...kau bagaimana bisa sembuh"ucap shadat terkejut
"kali ini kami keluarga yu akan mengalahkan mu"ucap yu zi
mereka yang berbicara satu sama lain akhirnya berhenti ketika mendengar suara dari wasit yang akan menjalankan pertandingan masing masing kelaurga
"baik semua diam dan perhatikan"
"ada 3 ronde yang akan diadakan dari pertandingan ini "
"peraturan tidak boleh membunuh dan juga tidak boleh berbuat curang kalau salah satu keluarga melanggar peraturan tersebut akan di anggap kalah"ucap wasit kepada kedua belah pihak
"baiklah ronde pertama mulai masing masing kedua belah pihak menyiapkan orangnya untu maju kearena"ucap wasit
keluarga Burhan menyiapkan seoarng pria dengan otot yang sangat kekar dan juga tubuh yang sangat besar maju kearena
keluarga yu melihat itu bergidik ngeri dan para seniman bela diri tidak ada yang mau
"kalian apa kah ada yang ingin maju dulu"ucap yu zi
namun tidak ada respon dari seniman bela diri keluarga yu sama sekali
"astagah kalian ini"ucap yu zi dengan wajah muram
namun seketika sebuah suara muncul di belakang yu zi , yu zi yang mendengar suara itu melihat kebelakang memperlihatkan seorang anak muda berjalan kearahnya
"Jono apa kamu ingin melakukanya"ucap yu zi. bertanya kepada Jono
"hhhh pak tua biar kuhadapkan pria kekar ini"ucap Jono berjalan ke arena
Yu zi yang melihat itu hanya berharap kepada Jono agar bisa memenangkan pertandingan di babak pertama
othor nya o'on atau gimana
terlalu terburu buru.ga ada kisah ini dan itu😓😓