NovelToon NovelToon
Embun Dari Surga

Embun Dari Surga

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Patahhati / Perjodohan / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Tamat
Popularitas:109.3k
Nilai: 5
Nama Author: MonSop

Talia arifin, anak satu-satunya dari pasangan Bramanto Arifin dan Lusiana Arifin. Talia arifin yang berarti embun dari surga. Gadis cantik dan baik hati. Talia memiliki kekasih yang mencintainya, tetapi terhalang restu kedua orang tuanya yang menganggap bahwa kekasih talia bukanlah pria yang baik.

Kedua orang tuanya berencana akan menjodohkannya dengan pria pilihan mereka.
Siapakah pria yang akan menjadi pasangan hidupnya kelak?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MonSop, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Alasannya?

"Aku di depan rumah kamu" begitu bunyi pesan yang Talia baca di ponselnya. Padahal lelaki itu sudah janjian dengannya untuk bertemu di kafe tempat biasa. Tapi kenapa sekarang tiba-tiba malah langsung muncul di depan rumahnya?

"Bagaimana ini? aku harus gimana? Masih ada mama di rumah" gumam Talia, sambil menggigit bibir bawahnya. Dia merasa bingung dengan situasi yang di alaminya sekarang. Bergegas ia beranjak dan pergi keluar.

Di depan rumah Kaab sudah menunggu, jemarinya bergerak untuk memencet bel rumah ini. Talia kalah cepat, sekarang Mama Lusiana sudah berada di ruang tamu dan membukakan pintu untuk tamunya.

"Kamu? ada perlu apa?" tanya Lusiana mengerutkan dahinya, saat mendapati adik dari wanita yang sangat menyakitinya di masa lalu.

"Maaf tante, Talianya ada?"

"Talia tidak di rumah, sebaiknya kamu pergi dari sini"

Kaab menaikkan sebelah alisnya, merasa heran dengan sikap wanita dihadapannya. Sebelumnya wanita ini ramah kepadanya, dan lagi barusan ia mendapat pesan dari Talia bahwa kekasihnya itu ada di rumah.

"Saya sudah janjian sama Talia tante, barusan Talia kirim pesan kalau dia ada di rumah" Kaab berkata dengan hati-hati, karena melihat mood Lusiana sepertinya sedang tidak bagus.

"Kamu jangan lagi berhubungan sama anak saya, lebih baik pulang saja" ada nada emosi di setiap kata yang keluar dari mulut Lusiana.

"Ma-" Talia baru saja tiba di ruang tamu dan mendengar perkataan sang mama.

"Kamu masuk Talia!!! Jangan bertemu dia lagi" kata mama saat melihat Talia malah mendekat ke arahnya.

"Sebenarnya ada apa ini tante? Apa salah saya?" Kaab yang merasa bingung dengan situasinya.

"Kamu pasti ada maksud tersendiri kan mendekati anak saya?" tanya Lusiana.

Deg..

Bagai di sambar petir, apa benar wanita di hadapannya kini telah mengetahui maksud dan tujuan awal ia mendekati Talia? Tapi kan itu dulu, saat Kaab belum mengenal Talia seutuhnya. Sekarang ia telah tulus mencintai gadis itu. "Ma- maksud tante?"

"Kamu pikir saya tidak tau? Mulai sekarang jauhi Talia. Jangan pernah berhubungan lagi dengannya" Lusiana menegaskan setiap kata yang terlontar. Ia tidak ingin putri satu-satunya mengalami hal buruk.

"Ma-, cukup!!! Jangan kaya gini. Talia berhak menentukan pilihan."

"Kamu gak tau apa-apa Talia. Lebih baik kamu masuk ke kamar"

"Ma, Talia mohon. Kasih kesempatan Talia bicara sama Kaab" dengan nada memelas ia mengatupkan kedua telapak tangan memohon kepada mama.

"Baik, mama kasih waktu kamu lima menit. Setelahnya mama tidak mau kamu punya hubungan apa-apa lagi dengan lelaki ini" Mama Lusiana pergi dari tempat itu. Tantu saja ia bersungguh-sungguh saat mengatakan hanya memberi waktu lima menit untuk mereka berbicara. Ia akan memperhatikan setiap jarum jam berdenting.

"Sayang, sebenarnya ada apa ini?" tanya Kaab saat mereka telah berdua.

"Aku juga gak begitu mengerti Kaab. Kemarin, saat aku pulang, tiba-tiba saja mama dan papa menentang hubungan kita. Mereka tidak memberitahu apa alasannya" Talia berkata dengan nada getir. Bulir air mata jatuh di atas pipinya yang mulus.

"Hai, jangan menangis" Kaab menghapus jejak cairan bening itu. "Kita bisa cari solusinya nanti. Sementara untuk sekarang kamu turuti saja kata mama kamu".

"Tapi Kaab, aku... aku sayang sama kamu. Bagaimana bisa aku menuruti permintaan mama dan papa untuk melupakanmu begitu saja?"

Kaab meraih jemari Talia, menggenggamnya erat. Sebenarnya ia juga sedikit terguncang dengan situasi ini. Tapi karena ia lelaki, Kaab berusaha tetap tenang. "Aku gak bilang kamu harus menuruti kata mereka, tapi setidaknya untuk saat ini. Aku akan coba cari jalan keluarnya" Kaab mencoba meyakinkan kekasihnya itu.

"Eheeemmmmm" terdengar suara deheman dari dalam rumah. Siapa lagi kalau bukan Mama Lusiana, sepertinya itu isyarat bahwa waktu yang ia berikan telah habis.

Kaab dan Talia serentak menoleh ke arah dalam saat mendengar deheman itu. "Aku pergi dulu. Maaf tidak menuruti perkataanmu untuk melarangku kemari. Aku hanya ingin menjemputmu, tanpa tau situasi yang sedang terjadi".

"Iya gak apa-apa Kaab. Kamu hati-hati" dengan berat hati Talia melepas genggaman erat Kaab. Begitu juga dengan Kaab, dengan berat hati ia meninggalkan gadis yang ia cintai dengan masalah yang baru saja ada di hadapan mereka.

Talia menutup pintu, kemudian melangkahkan kaki jenjangnya kembali ke dalam rumah. "Sudah kamu putuskan hubungan kalian Talia?" terdengar suara Mama Lusiana saat Talia melewati sofa panjang di ruang itu.

Huuufffhh.. Langkah Talia terhenti sembari menghembuskan nafas kasar. Lalu tanpa menoleh ia melanjutkan kembali langkahnya untuk menyusuri tangga menuju kamarnya. Saat baru akan menaiki anak tangga pertama terdengar lagi suara Mama Lusiana "Talia, mama sedang bicara sama kamu".

Dengan malas Talia membalik badannya "Ma, katakan alasan sebenarnya yang membuat mama dan papa tiba-tiba tidak setuju dengan hubunganku dan Kaab?"

"Kamu tidak perlu tau. Turuti saja kata mama dan papa" tegas Lusiana. Tidak mungkin ia menceritakan keburukan yang telah suaminya perbuat dulu pada putri semata wayang mereka.

Talia memutar bola matanya jengah. Mama Lusiana selalu menjawab dengan jawaban yang sama setiap kali ia bertanya perihal alasan mereka melarangnya berhubungan dengan Kaab. Kalau begini, ia tetap kekeh akan mempertahankan hubungan mereka. Ya, sampai Talia tau alasan sebenarnya dia akan tetap menjalin hubungan dengan Kaab.

"Kata hati seorang mama tidak akan pernah salah Talia. Mama sangat menyayangimu. Turuti perkataan mama, jika kamu tidak ingin menyesal nanti."

"Heemmmm" Hanya itu yang keluar dari mulut Talia lalu ia bergegas pergi ke kamarnya. Hari liburnya kini berantakan. Membuat moodnya menjadi sangat buruk sekarang.

Baru kali ini, ia akan melanggar perintah mama. Baru kali ini Talia akan menentang dan tidak menurut perkataan mama.

"Maafin Talia mah, Talia gak bisa menuruti mama kalau gak tau alasannya" lirihnya dengan nada sendu, saat telah berada di kamarnya.

Tak lama ponselnya berbunyi. Terlihat nama Radit di layar ponsel sedang memanggil. Ya, Talia sudah menyimpan nomer lelaki itu beberapa saat yang lalu.

"Ya, hallo Dit"

"Hallo Talia, gue sudah selesai nihh. Nanti gue sharelock ya? Ini lagi meluncur" kata pria itu di seberang sana sembari memasuki mobilnya, ingin menuju suatu tempat.

"Maaf Dit, lain kali saja ya? Gue lagi gak enak badan" tentu saja itu hanya alasan Talia, ia sedang malas pergi keluar rumah. Pikirannya kembali kusut seperti benang saat ini.

"Loe sakit?" terselip nada khawatir di seberang sana.

"Yah, hanya butuh istirahat. Nanti kalau sudah enakan langsung gue hubungin loe?"

"Oke gue tunggu kabarnya. Semoga cepat sembuh, selamat istirahat" kata Radit.

"Ya, makasih Dit" Talia menutup sambungan telpon itu.

Kemudian merebahkan dirinya ke kasur. Saat ini ia hanya ingin sendiri, menenangkan hati dan pikirannya.

1
Sri Peni
aq suka ceritanya
Nika Istanawati
critanya bagus
Sylva Sylva
iya..selalu kita dukung,karena ceritanya seru2..
🌷💚SITI.R💚🌷
nyimak dulu ah..
Gopecel
Andin loyal sekali.
Gopecel
aku mampir kak
~🌹eveliniq🌹~
semangat lanjut Thor
Indah Nihayati
nama yang bagus
Nulis terus✍️💪
sukses selalu Thor.. semangat berkarya 😻😻😻
~🌹eveliniq🌹~
hadir lagi nih support selalu
~🌹eveliniq🌹~
mampir lg semangat selalu
~🌹eveliniq🌹~
salam hangat dari find the Perfect Love dan cinta online
~🌹eveliniq🌹~
semangat lanjut Thor salam dari find the Perfect Love
~🌹eveliniq🌹~
mampir lg semangat selalu
~🌹eveliniq🌹~
support selalu kk semangat lanjut dari find the Perfect Love dan cinta online eveliniq
~🌹eveliniq🌹~
support selalu
~🌹eveliniq🌹~
next ditunggu ya
~🌹eveliniq🌹~
next ditunggu
~🌹eveliniq🌹~
semangat terus ditunggu
~🌹eveliniq🌹~
tinggalkan jejak lagi nih support selalu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!