NovelToon NovelToon
The CEO'S Twins

The CEO'S Twins

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Nikahkontrak / Anak Kembar / Tamat
Popularitas:651.4k
Nilai: 5
Nama Author: Marnii

Zan Munarga, dikenal sebagai si genius ulung dalam dunia perbisnisan dan elektronik, perusahaan anak cabang di mana ia memiliki saham tengah diambang pintu kebangkrutan, lalu pemilik perusahaan mencoba bernegosiasi padanya, dengan cara menukarkan keponakannya sendiri.

Dibalik kegeniusan Zan Munarga, ia memiliki kelainan otak dan didiagnosis tidak akan bertahan hidup lebih lama, maka dari itu dia membutuhkan seorang wanita untuk memberinya keturunan, sehingga tawaran itu pun ia terima.

Zan Munarga tak pernah menyangka bahwa anak yang dilahirkan oleh Sania Chen, istri kontraknya itu, merupakan bayi kembar, di mana saat itu dia hanya membawa satu anak, dan satu anak lagi dibawa oleh Sania.

Lalu bagaimana pada akhirnya Zan Munarga bisa mengetahui fakta sebenarnya? Dan mampukah ia sembuh dari kelainan otak yang dialami?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marnii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Siapa yang Kejam?

"Kenapa Anda mencurigai saya? Kenapa tidak tanyakan langsung padanya apakah dia memecatmu dalam keadaan sadar atau linglung?" ujar Sania santai.

"Tuan muda, ada apa sebenarnya, apa yang terjadi?" Sekertaris Wen berpindah menatap Zan.

"Mulai sekarang, semua perintah yang ia katakan, adalah perintahku, jadi turuti apa pun yang dia mau." Zan tak ingin ambil pusing.

"Nona, saya minta maaf jika saya ada salah pada Anda, tapi tolong jangan pecat saya, bolehkah? Saya bekerja dengan Tuan muda cukup lama, Anda bisa katakan apa yang membuat Anda tidak puas terhadap saya, akan saya coba perbaiki." Akhirnya cuma bisa begitu agar ia tak dipecat.

"Baiklah, kamu bisa kembali bekerja, tapi dengan satu syarat." Sania kembali tersenyum licik.

"Kamu siram dia dengan segelas air." Sembari menunjuk ke arah Zan. Itu adalah bentuk balas dendam yang ia maksud.

"Nona, ini tidak benar, saya ingin bekerja karena saya ingin melindungi Tuan muda dan meringankan pekerjaannya, syarat Anda ini, benar-benar tidak ada perbedaannya dengan Anda memecat saya." Sekertaris Wen terus menggeleng tak setuju.

"Lakukan sekarang, Wen," titah Zan tak mau tahu.

"Tapi, Tuan muda. Ini sama saja menghina Anda, saya tidak akan melakukan itu pada Anda." Sekertaris Wen semakin berkeras hati pada pendiriannya, tidak akan melakukan hal bodoh terhadap majikan yang selama ini ia lindungi.

"Wen, lakukan sekarang atau aku akan mengirimmu pulang pada Paman Lee," ancam Zan dengan mata yang melotot.

"T-tapi, Tuan." Wajah Sekertaris Wen mengerut lemah.

"Baiklah." perintah Zan adalah hal yang harus ia turuti, tidak bisa membantah lagi, Wen Lee mengangkat gelas berisi air dengan tangan yang gemetar, seumur-umur, mungkin tidak ada seorang bawahan yang sekurang ajar itu selain dirinya.

"Tuan muda, tolong hukum saya setelah ini." Sekertaris Wen memejamkan mata tak tega harus menyiramkan air itu ke kepala Zan.

Byur!!

Rasa dingin menusuk di kepala Zan, ia hanya bisa menghela napas kasar mendapat guyuran air di kepalanya, pasrah tanpa ingin menolak.

"Hehe, menyenangkan sekali mengerjai dua pria ini, satunya tampak pucat, dan yang satunya tampak membara, tapi sama-sama tidak bisa membantah, aku suka, sangat-sangat suka." Sania terus tertawa puas dalam hati.

"Sudah puas, kan?" tanya Zan sambil menatap wajah berseri Sania dengan senyuman terpaksa.

"Nona, Anda kenapa berubah jadi sekejam ini?" tukas Sekertaris Wen yang tiba-tiba menatap tajam pada Sania.

"Oh, tidak. Saya tidak kejam, Tuan Wen. Yang kejam itu majikanmu itu, dia jauh lebih kejam terhadap saya, kamu lupa apa yang pernah dia lakukan pada saya? Yang membawa saya ke rumah sakit saat akan melahirkan seharusnya dia, bukan Anda. Dia yang menghamili saya, tapi dia tidak punya pertanggung jawaban terhadap diri saya dan anak yang saya kandung, setelah saya melahirkan, dia membawa anak itu pergi begitu saja tanpa memikirkan perasaan saya, sekarang saya tanya sekali lagi pada Anda, yang kejam itu saya atau dia?" Wajah Sania memerah dengan suara bentakan yang lantang, ia tidak terima jika disebut sebagai seseorang yang kejam, ia juga tidak akan berbuat seperti itu jika tidak ada alasan kuat yang bisa menghantarkannya pada tindak asusila.

"Sudah, Wen. Kamu jangan bicara lagi, biarkan saja," ujar Zan dengan suara yang pelan. Sekertaris Wen mengalah dan diam.

"Maafkan saya, Nona. Saya tidak bermaksud menyinggung perasaan Anda." Sekertaris Wen membungkuk hormat pada Sania.

"Kalian berdua sama saja, sama-sama tidak bisa mengenali perasaan wanita, menyebalkan!" Sania keluar dari ruangan dengan amarah yang masih menggelora.

"Kenapa dia masih marah? Bukankah kita sudah menuruti kemauannya?" tanya Zan kebingungan.

"Tidak tahu, Tuan muda. Sepertinya Nona Sania benar, kita memang tidak bisa mengerti sifat dan perasaan wanita," jawab Sekertaris Wen menyadari.

"Aku tidak merasa seperti itu," sangkal Zan.

"Lalu apakah Tuan muda dapat merasakan apa yang dirasakan oleh Nona Sania?" tanyanya lagi.

"Wen, kau berani menantangku?" Zan menatap tajam.

"Eh, tidak, Tuan muda. Saya tidak berani." Sekertaris Wen menggaruk kepalanya yang tidak gatal sambil tersenyum bingung.

1
Elizabeth
𝐰𝐤🤣🤣🤣🤣.. 𝐜𝐞𝐦𝐛𝐮𝐫𝐮 𝐧𝐢𝐞 𝐲𝐞
Nadila Fakoubun Lodar
hahah star 🤣
Noni Diani
Lumayan
Noni Diani
Biasa
Veda Veandy Hung
Luar biasa
Mazree Gati
ko ga di bunuh aja sekalian si sam zan
Mazree Gati
sania lupa dengan syaratnya
Mazree Gati
ga usah di bantuin biar mati mendadak tuan kejam
Mazree Gati
di sini intinya yg kaya berkuasa yg miskin di injak injak,,,
Mazree Gati
emang anjing si wen,,
demi bonus sania ck ck ck
Mazree Gati
anak bodoh ninggalin maminya
Mazree Gati
tendang kontolnya sania biar kapok zan
Mazree Gati
wen terlalu patuh jadi anjing
Mazree Gati
berarti sania tolol masa ga bisa bujuk anaknya
Omah Tien
mulut nya jg bawel cewe nya
Omah Tien
iya sama jg mau di tindas
Aidul Putra
IDIH.... MENGERIKAN TULISAN ANDA THOR... BENAR2 MENUNJUKAN SIFAT K BODOHAN DAN KETAKUTAN YG AMAT SANGAT TDK PANTAS UNTUK ZAMAN SEKARANG INI........
Aidul Putra
IDIH TAKUT.... KOQ BODOH KARAKTER ANDA THOR....!!???
Aidul Putra
sorry to say..... TERLALU LEMBEK KARAKTER WANITA NY....... jika dgn dalih membalas dengan gaya ELEGAN TP TDK SELEMBEK ITU JUGA..... CAPEK DEH.....
Hera Dita
aku curiga sama kematian prof albert
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!