NovelToon NovelToon
Terpaksa Menjadi Pemuas Badboy Kampus

Terpaksa Menjadi Pemuas Badboy Kampus

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Bad Boy / Idola sekolah
Popularitas:2.9k
Nilai: 5
Nama Author: Fitria callista

Gymora Sasami seorang mahasiswa yang terkenal akan kepintarannya, dia juga putri tunggal keluarga kaya.
Dia selalu dipuji dan dieluh-eluhkan di kampus.
Namun, citra yang sebelumnya sudah dibangun olehnya terancam dihancurkan oleh seorang Badboy kampus yang tidak sengaja memergoki dirinya digudang saat sedang memuaskan dirinya sendiri.
Pagi itu digudang, Draka Nilon mengambil alat yang ada ditangan Gymora, hal itu membuat Gymora yang akan mencapai titik kepuasannya terkejut.
"Aku tidak menyangka, seorang wanita cantik yang terkenal pintar dan jual mahal di kampus melakukan hal yang tidak terpuji seperti ini," sindir Draka.
Gymora langsung menutup tubuh bagian bawahnya.
"Draka aku mohon, jangan sebarkan video itu!" pinta Gymora.
Melihat Draka yang diam, Gymora terus memohon.
"Karena kamu terus memohon dan berlutut, baiklah kita buat kesepakatan. Kalau kamu ingin aku tidak menyebarkan videomu itu. Kamu harus melayaniku!"
Kedua bola mata Gymora membelalak, mengingat dia belum pernah melaku

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitria callista, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 4.

Alan yang melihat kesedihan diwajah putrinya menggenggam tangannya, "nanti kalau ayah punya uang banyak. Ayah pasti akan membelikan mobil untukmu!"

Gymora langsung memeluk ayahnya dengan air mata yang berderai, "Ayah ... "

"Kenapa semua ini sangat menyakitkan?!!" teriak Gymora dalam hatinya tanpa bersuara, bagaimana pun juga ia tidak mau ayahnya ikut bertambah sedih karena melihat kesedihannya.

Gymora memasuki mobil ayahnya, dia memasukkan beberapa barang miliknya dalam satu koper yang tak penuh.

Barang-barangnya adalah beberapa pakaian usang yang dia pakai setiap harinya dirumah.

Baju branded dan tas-tas branded itu hanya pinjaman dari ibunya.

Sementara ayahnya tidak membawa barang apapun, mengingat ayahnya selama ini tidak mempunyai barang apapun.

Bahkan jas mewah saat melakukan konferensi pers itu hanya sewaan.

"Kenapa hanya satu koper? Bukankah barang milikmu banyak didalam?" Tanya ayahnya heran.

Gymora menggeleng. "Barang-barang mewah yang pernah ayah belikan akan diberikan kepada Kania?" ucapnya menahan tangis.

"Katanya itu sebagai biaya sewa untuk barang-barang yang pernah dipinjamkan oleh ibu."

Ayahnya hanya bisa mengelus pucuk kepala putrinya. "Ayah janji, akan bekerja lebih giat untuk membelikan barang-barang mewah untukmu!"

Gymora buru-buru menggelengkan kepalanya. "Nggak perlu ayah, aku juga nggak terlalu membutuhkan barang-barang itu. Nggak papa kalau ayah bercerai, dari pada kita berdua terus hidup dalam siksaan."

Gymora memegang tangan ayahnya yang sudah mulai keriput. Lalu dia menatap ayahnya yang menatapnya. "Ayah, nggak apa-apa kalau aku sudah nggak hidup dalam kemewahan. Yang penting kita bisa hidup damai berdua."

Hati Alan menghangat setelah mendengar ucapan putrinya mengingat selama ini  hidup sebatang kara. Ia pun mengangguk setuju.

Gwen sudah lama meminta untuk bercerai darinya, tapi Alan menolak.

Karena dia yang dibesarkan di panti asuhan, ingin memiliki keluarga yang lengkap.

Tapi ... Akhirnya ia sadar, harusnya dari dulu ia setuju untuk berpisah.

Memaksa orang yang sama sekali tidak mencintai kita untuk selalu bersama, itu hanya menyiksa diri kita sendiri.

Akhirnya Alan baru menyadari semua itu.

Dan dia tidak membuat luka trauma yang mendalam untuk Gymora.

Alan teringat ekspresi ketakutan Gymora saat Gwen menyebut rumah sakit jiwa.

Setelah drama dan anak itu, Alan memilih segera mengentar putrinya untuk pergi ke kampus.

Lalu pulang ke apartemen yang baru saja disewa olehnya untuk meletakkan barang- barang putrinya dan membuat surat pengunduran diri. Setelah itu dia pergi kembali ke perusahaan istrinya untuk menyerahkan surat itu.

Setelah semua beres pukul set sebelas siang, Alan sampai dicatatan sipil.

Disana sudah ada Gwen dan Gunawan yang bergandengan tangan, walaupun hatinya terasa sangat sakit.

Karena Istrinya bersama orang lain didepannya, Alan sudah memutuskan untuk melepaskan Gwen.

Setelah itu kembali ke keluarga ayahnya yang ternyata seorang konglomerat dinegeri ini.

Dia ditemukan oleh ayahnya 6 bulan lalu, setelah menjalani serangkaian tes DNA.

Ayahnya menginginkan dia kembali mengambil identitasnya.

Tapi ... Melihat istrinya yang begitu dimanja oleh nya selalu meremehkan segala usahanya.

Alan memilih untuk menyembunyikan identitasnya dulu, takut Gwen yang tidak pernah mencintainya akan mengambil keuntungan darinya.

Dulu sebelum bertemu Gunawan, Gwen memang sangat mencintainya.

Tapi setelah istrinya itu datang ke reuni dan bertemu cinta pertamanya, semuanya berubah.

Cinta palsu Gwen terungkap.

Sementara Gymora mulai melangkahkan kakinya perlahan ke koridor kampus, jika sebelumnya orang-orang kampus sangat ramah padanya bahkan ada beberapa yang menjilatnya.

Namun, keadaannya sekarang ini jauh berbeda.

Beberapa dari mereka menatapnya penuh kebencian, bahkan ada yang terang-terangan membicarakan hal buruk dengannya.

Saat Gymora ingin masuk ke dalam kelasnya, tiba- tiba dia menghentikan langkah kakinya.

Saat papan elektronik besar yang tertempel di beberapa dinding kampus menyala dan menunjukkan ada Wiliam disana.

Ternyata Wiliam akan memberikan sebuah pengumuman untuk semua orang di universitas Utara.

Wiliam mengatakan kalau sekarang dia dan Gymora sudah bukan lagi sepasang kekasih.

Dan segala urusan yang menyangkut Gymora, sudah tidak ada lagi hubungan dengannya.

Hal itu semakin menggemparkan publik.

Bahkan Wiliam juga meminta maaf atas kehebohan yang dibuat Gymora karena mencuri teknologi inti Biome dari Kania.

Mendengar pernyataan Wiliam, tanpa sadar kedua tangan Gymora terkepal.

Ia memutuskan untuk menemui profesor yang selama ini membimbing dirinya dalam membuat teknologi Inti.

Gymora berlari ke ruang dosen.

Tapi, tiba- tiba dia terjatuh saat seseorang menjegal kakinya.

"Lihatlah penjahat kampus ini!" Celetuk seseorang seraya menyiram wajah Gymora dengan minyak goreng.

"Dasar wanita bermuka dua, ternyata sebenarnya kamu bukan orang pintar. Kamu hanya mengaku dan mencuri teknologi seseorang, dasar tidak tahu malu. Pantas saja Wiliam sudah memutuskan hubungannya denganmu!" Imbuh yang lain.

Mental Gymora yang sudah hancur, malah bertambah hancur.

Saat Gymora ingin pergi, kakinya yang menginjak minyak goreng terpeleset berkali-kali.

Hal itu terlihat lucu dimata orang-orang yang sekarang ini membully dirinya.

Air mata luruh membasahi kedua pelupuk mata Gymora.

1
Mia Camelia
lanjut thor 😄
cerita nya seruuu👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!