NovelToon NovelToon
Adik Dari Istri Omku

Adik Dari Istri Omku

Status: tamat
Genre:CEO / Playboy / Tamat
Popularitas:129.7k
Nilai: 5
Nama Author: Astri Reisya Utami

Davin seorang pimpinan perusahaan yang ganteng dan dingin mendapatkan seketaris yang ya g di rekomendasikan oleh sang om karena gadis itu tak lain adik ipar sang om. Namun setelah bertemu dengan gadis itu Davin di buat kaget karena ternyata gadis itu, gadis tiga tahun lalu yang pernah dia tiduri atas permintaan teman sekaligus sahabat ya g saat ini menjadi rivalnya di dunia bisnis. Davin ya g selama tiga tahun ini di bayangi dengan rasa bersalah atas kejadian itu bahkan berusaha mencari informasi tentang gadis itu, namun kini dia di buat terkejut setelah tahu bahwa gadis itu adik ipar sang om.
Namun gadis itu tidak mengingat dengan Davin karena memang Alma tidak terlalu mengenal Davin. Alam pun bersikap biasa saja.
Apakah Davin bisa menebus kesalahannya pada Alma?
Apa yanga kan di lakukan Alma setelah tahu laki-laki ya g telah menodainya adalah bosnya sendiri?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Astri Reisya Utami, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perjodohan.

Alma dan Davin dalam perjalanan menuju kantor setelah Alma di suruh mandi di apartemen Davin.

Ya, Davin datang ke kosan Alma berniat memberikan obat namun saat sampai Davin melihat Alma baik-baik saja. Alma pun akhirnya jujur alasan dia tidak masuk kantor karena bangun siang dan di kosannya tidak ada air untuk mandi. Davin yang mendengar itu langsung menyuruh Alma ikut dengannya. Alma yang tak berani melawan akhirnya mengikuti apa yang di perintah akan Davin. Davin membawa Alma ke apartemen nya dan menyuruh Alma mandi. Alma pun menurutinya. Setelah selesai mereka pergi ke kantor bersama namun lagi-lagi Alma menolak untuk masuk bersama Davin karena dia gak mau ada gosip tentang dirinya. Davin pun mengalah dan dia masuk lebih dulu namun saat di lobi Davin bertemu Kian yang datang mencarinya.

"Om"sapa Davin.

"Kamu darimana jam segini baru datang? " tanya Kian sambil melihat jam tangannya.

"Aku ada urusan di luar om" bohong Davin.

"Alma mana? " menanyakan Alma sambil melihat ke belakang Davin karena seharusnya Alma bareng sama Davin.

Tak lama Alma masuk dan dia pun kaget saat melihat kakak iparnya datang.

"Oke karena aku melihat Alma juga baru datang berati aku percaya kalau kamu ada urusan di luar" ucapnya menepuk pundak Davin setelah melihat Alma masuk.

Alma pun mendekat dan menyapa Kian.

"Nanti malam jangan lupa kamu pulang. Oma ingin bertemu kamu" beritahu Kian pada Davin sebelum pergi.

Davin mengangguk, Kian pun langsung pergi setelah bicara dengan Davin. Davin melangkah dengan lemas karena dia tau apa yang akan di bicarakan sang oma dengannya.

"Bapak kenapa? " tanya Alma yang melihat raut wajah Davin murung.

"Gak ada, kamu urus pekerjaan kamu" balasnya lalu masuk ke ruangannya.

Alma pun kembali ke mejanya lalu membereskan pekerjaannya. Seharian ini Davin tidak menganggu Alma dia melampiaskan kekesalannya dengan bekerja dan bahkan saat makan siang dia tidak keluar dan membuat Alma khawatir.

"Pak Davin kenapa gak keluar makan siang, sekarang sudah hampir selesai jam istirahatnya" pikirnya.

Alma pun beranjak dari mejanya dan hendak mengetuk pintu namu tiba-tiba pintu terbuka dan keluarlah Davin.

"Aku ada urusan dan mungkin gak akan kembali. Batalkan semua jadwal ku sore ini" ucapnya dingin lalu pergi dan itu membuat Alma merasa heran.

Namun Alma tidak berani bertanya dia pun membereskan pekerjaannya hingga jam pulang. Jam pulang tiba Alma turun ke lobi dan langsung naik taksi untuk pulang ke kosannya.

Berbeda dengan Davin saat ini dia berada di sebuah bengkel motor milik sahabatnya Dimas. Dia menghabiskan waktunya di bengkel dengan berkumpul bersama temannya. Hubungan Davin dan Dimas masih baik-baik saja karena hanya Dimas yang mengerti akan dirinya.

"Sudah jam tujuh waktunya lo balik" beritahu Dimas membangunkan Davin.

Davin membuka matanya lalu melihat jam tangannya.

"Gue balik" ucapnya pada Dimas lalu beranjak mengambil kunci mobilnya dan berpamitan dengan Dimas. Davin menjalankan mobil dengan kecepatan lumayan tinggi karena dia masih kesal. Sesampainya di rumah semua anggota keluarga berkumpul bahkan adik-adiknya pun hadir.

"Datang juga lo" ucap Kian dengan nada kesal karena sudah menunggu Davin.

Davin tidak banyak bicara dia langsung makan hanya piring dan sendok yang berbunyi.

"Setelah makan opa tunggu di ruang keluarga" ucap opa lalu pergi ke ruang kelurga.

Davin yang mendengar itu hanya memasang wajah kesal.

"Mama tau kamu gak mau di atur keluarga tapi kamu harus ingat kamu cucu tertua di keluarga ini" ucap sang mama sebelum meninggalkan ruang makan.

Davin pun mengikuti semua orang ke ruang kelurga. Semua orang sudah berkumpul kecuali anak kecil mereka main dengan suster.

"Vin, opa cuman ingin kamu tahu jika Zara akan di lamar oleh kelurga Wijaya" beritahu Opa.

"Lalu apa hubungannya dengan ku? " tanya Davin dengan nada kesal.

"Kami ingin sebelum Zara di lamar kamu sudah punya istri" ujar sang opa yang tak kalah tinggi nada bicaranya.

"Kenapa?, Zara kalau ingin menikah, nikahkan aja gak harus bawa-bawa Davin" balas Davin dengan sedikit emosi.

"Davin" Kian menegur Davin sambil berdiri membuat semua orang kaget.

Davin diam karena hanya Kian yang bisa membuat Davin nurut.

"Wanita yang kami pilih itu wanita baik-baik dia juga sudah dekat dengan keluarga kita jadi dia gak mungkin mengecewakan keluarga ini" penjelasan opa memberitahu tentang gadis yang akan di jodohkan dengan Davin.

Davin bangkit "Terserah" lalu pergi meninggalkan ruang kelurga dan naik ke kamarnya.

"Davin" panggil sang mama namun tak di hiraukan oleh Davin, Erika mencoba menenangkan sang kakak agar tidak marah.

"Ki kamu bilang Davin gak sedang dekat dengan wanita mana pun" Elisa berbalik bertanya pada Kian sang adik.

"Aku yakin, namun akhir-akhir ini dia selalu bersama Alma" ucap Kian.

Erika yang mendengar itu terkejut karena setau dia Alma bekerja dengan Davin sebagai sekretaris.

"Ya sudah nanti aku bicara sama Alma, siapa tau dia tahu sesuatu" ucap Erika.

"Ya sudah sekarang bubar" ucap opa lalu pergi ke kamarnya dengan hati kesal dan di temani oma.

Davin dia diam di balkon kamarnya sambil merokok. Tiba-tiba Kian menghampirinya dan mengajaknya bicara.

Kian menanyakan alasan dia menolak untuk di jodohkan. Namun Davin tidak berani memberitahu Kian karena dia belum bisa mendapatkan hati Alma.

"Om cuman ingin bilang, ikuti kemauan opa lagian gadis itu adik ipar ku" ucap Kian.

"Adik ipar om? " Davin terkejut.

"Iya dia gadis baik dan om mengenalnya sudah lama dia sama seperti Erika" beritahu Kian.

"Tuh cewek udah setuju? " tanya Davin.

Kian pun mengangguk "mungkin karena dia tidak mau membuat kakaknya malu dan kecewa makannya dia setuju" ujar Kian.

"Saran om, temui dulu dia kamu juga pasti akan suka" ucap Kian sambil menepuk pundak Davin lalu pergi.

Davin pun memikirkan nya, dalam hatinya pun menyuruh untuk menerima perjodohan ini jika menolak dia akan kecewa.

Davin masuk dan berbaring dia tidak akan memikirkan itu dulu sekarang dia hanya butuh istirahat.

Di tempat berbeda Alam sedang menerima telepon dari sang kakak membicarakan perjodohan itu walau sebenarnya Alma berat untuk mengiyakan ke inginkan sang kakak tapi Alma juga gak bisa menolak karena keluarga kakak Iparnya banyak membantu diri nya dan keluarganya apa lagi setelah ayahnya tiada.

Alma pun akhirnya mengiyakan permintaan sang kakak. Mungkin dia akan bicara nanti sama pria yang akan di jodohkan dengan diri nya tentang keadaan diri nya yang sudah ternodai oleh pria yang tak bertanggung jawab.

Keesokan harinya saat masuk kerja Alma merasa heran dengan sikap bosnya yang dingin tidak seperti biasa. Alma pun mencoba masuk ke ruangannya untuk memberinya sebuah kopi namun sikap Davin tetap dingin dan Alma pun kembali ke mejanya.

Davin melihat Alma dari tadi sedikit murung mungkin karena perubahan sikapnya namun ini adalah jalan satu-satunya agar Alma tidak berharap lebih dengan kelakuannya tempo hari.

"Maafin gue" ucapnya dalam hati.

1
tri susanti
lanjut thor
tri susanti
akhirnya baikan juga alma dan david
tri susanti
lanjut
Mimi rachmah
kok nama anaknya beda ya... bukannya Amelia Kanza....
Mimi rachmah
anak Erika bukannya ana ya kok disini dira
ayu cantik
bagus
jen
kalau dah bau" pelakor... jd sebel... males sm pelakor
jen
ilham siapa lagi Thor? Oia Tara itu kian ya?
Na Lyna: Ilham adk bpknya Alma dan Erika...
total 1 replies
jen
Rio bikin gara"
nana supriyatna
Luar biasa
jen
pesona Davin kalah sm Rio kali jd tertutup
jen
kok kian tau klo dia bakal bahagia klo tau Alma yg dijodohkan
jen
perempuan baik loh... jahat bgt sih mereka
Wardatus
saran aja Thor kasih tau silsilah keluarganya dong biar ngerti 🙏🏼🙏🏼
firdaus daus
bgus
Ursula Berty
,🥰🥰🥰
Indriani Kartini
ya semoga Keyla bahagia selalu dengan Raihan dengan hadirnya anak, dan rapi menyesal dengan semuanya, dan untuk Doni semoga dia hancur sehancur hancurnya
Athallah Linggar
secangkir kopi x thor,bkn sebuah kopi
rina Rismayanti
Luar biasa
Wartini
oh ternyata Rapi anak orang kaya to..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!