NovelToon NovelToon
Aku Reinkarnasi Menjadi Gadis Jahat

Aku Reinkarnasi Menjadi Gadis Jahat

Status: tamat
Genre:Petualangan / Reinkarnasi / Isekai / Peningkatan diri-Perubahan dan Mengubah Takdir / Perubahan Hidup / Tamat
Popularitas:5.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: ji hj

Aku hanya menjalani kehidupan sehari-hariku seperti biasa. Tidur, makan, sekolah, nonton drama, main game, baca novel, tidur lagi. Setiap hari aku menjalani hari yg monoton dan biasa-biasa saja.

Sampai tiba-tiba di hari itu, aku sedang memasak telur goreng dan juga ubi goreng. Membawa cemilan yang kumasak ke kamar sambil nonton drama. Tapi entah kenapa kepalaku terasa pusing, lalu aku tidak bisa bernapas dan tidak sadarkan diri.

Apa-apaan ini? Saat aku bangun, aku ada di ruangan serba putih. Lalu seekor kucing gemuk jelek yg memproklamirkan dirinya sebagai dewa, bilang bahwa aku sudah mati karena keracunan. Apaaa? Lebih bodohnya lagi aku mati karena keracunan sianida dari ubi. Ini benar-benar bodoh

"Oke, karena kamu mati karena kesalahan. Aku akan menghidupkanmu kembali. Kali ini kamu akan hidup nyaman miaow~" dewa kucing jelek itu berkata

"Ya, aku mau kamu membuatku jadi seorang putri hehe"

"Baiklah miaow~"

Setelah itu aku terlahir kembali. Terlahir kembali menjadi seorang putri. Tapi kenapa aku harus menjadi putri yg jahat dari sebuah novel yg pernah kubaca aaahhhh!!! Kucing bodohhh sialann!!!!

Bab 1: Masa Kecil Eva
Bab 2: Menara Sihir
Bab 3: Akademi
Bab 4: Kerajaan Kano
Bab 5: Pertandingan Sihir
Bab 6: Elf Gelap
Bab 7: Penyihir Gelap

kalau kalian suka bacanya, jangan lupa like dan love yah 😘😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ji hj, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1: Eva 5 Tahun, Bertemu Tunangan

tahun demi tahun berlalu. aku menjadikan meditasi dan menyerap mana sebagai rutinitas sehari hari. aku juga belajar tumbuh dari tahun ke tahun. sekarang aku sudah berumur 5 tahun. dan mulai bisa menggerakan tubuhku sendiri. hanya saja aku masih tampak kerdil kalau bersama dengan orang tuaku.

dan event saat aku berumur 5 tahun adalah asal mulanya kehancuran hidupku sendiri. ayahku mengajak ku ke istana untuk bertemu tunanganku. bukan itu pembunuhku hiks

putra mahkota Denis Well.

saat itu ayahku membawaku ke istana untuk bertemu dengan raja. dan entah bagaimana terjadi sebuah pembicaraan yg berujungnya pertunanganku dengan Denis. Denis adalah seorang anak laki laki imut dan pendiam. Eva tertarik pada Denis sejak pertama kali mereka bertemu.

semenjak itu, Eva selalu mengikuti Denis di mana pun. selalu mengajak Denis berbicang, tetapi selalu diacuhkan. dari situlah aku tahu mungkin Denis sudah membenci Eva sejak kecil.

Denis tidak pernah menghiraukan perkataan Eva. tidak pernah memberi senyuman atau pun tanggapan padanya. Intinya Denis tidak pernah menganggap Eva ada. Aku masih sedikit bingung kenapa Denis begitu membenci Eva saat itu. padahal saat itu Eva juga masih polos, belum ada sifat arogan dan sombong.

***

"ayo turun sayang ~" ibu membantuku turun dari kereta.

di cerita aslinya, saat itu hanya aku dan ayahku saja yg bertemu raja. ibu tidak ikut. entah kenapa sekarang sedikit menyimpang dari ceritanya. apa karena keberadaanku ya?

" lihat. disini sangat indah." ibuku melihat bunga bunga disekitar istana sambil berdecak kagum

"Eva pasti akan senang tinggal disini~"

"Dia nggak akan suka benda aneh seperti itu" ayahku berkata

"ya, kamu!" ibuku memukul kepala ayahku.

"jangan bicara sembarangan. Eva itu anak gadis, dia harus menyukai hal hal yg indah."

"ini gara gara kamu, Eva ku sayang jadi menyimpang.." ibuku menatapku dengan sedih

buh! aku hampir tersedak

menyimpangg?? jadi selama ini di mata ibu aku menyimpang? kenapa??

hmmm,, tp benar juga ya. sejak kecil aku tidak suka boneka, hal hal manis, baju cantik dan hal hal berkilauan. mungkin itu sudah bawaan kepribadianku yg dulu. mungkin sedikit menyimpang karena gadis gadis di zaman ini seperti ini.

"aku suka bunganya kok"

"oh Eva sayang~~"

"nanti kalau pulang kita tanam banyak bunga ya, ibu senang kalau kamu menyukainya~"

"ya"

kami berjalan menyusuri perkebunan dan tiba di pintu istana. para penjaga yg ada di depan membungkuk dengan hormat kemudian membukakan pintu.

aula megah dan luas tampak di depan mataku. novel itu tidak menggambarkan isi istana dengan khas, sehingga aku hanya tahu gambaran kasarnya. tapi ternyata ekspektasi tidak sesuai dengan kenyataan. istana ini lebih megah jika dilihat langsung. langit langit yg begitu tinggi dan berkilauan, padahal ini hanya lantai 1 saja. aku tidak bisa membayangkan biaya membangun tempat ini yang besarnya tiga kali lipat dari mansionku. mungkin rumah miliarder di zaman modern masih kalah? mungkin...

kami terus berjalan ke depan, dan melihat sesosok pria tampan setengah baya. pria itu adalah Raja negeri ini. auranya megah dan tampak menyilaukan kalau dilihat dari jauh.

"hei orang tua, kenapa kau memanggil kami?u ayahku berkata

uhuk!

jujur aku merasa takut dengan ayahku sendiri. dia bahkan berkata kasar di depan seorang raj. tapi aku merasa itu wajar, karena darah ayahku masihlah darah keturunan kerajaan. keluarga Court dulunya juga keluarga kerajaan berpuluh puluh tahun yang lalu sebelum digantikan oleh keluarga Well. dan sejarah tentang ini sangatlah panjang.

"ayolah, aku hanya ingin melihatmu. kau terlalu sibuk akhir akhir ini"

"hmm ini karena masalah perbatasan"

"ya aku tahu"

"tapi sekarang jangan membicarakan tentang pekerjaan. aku mengundangmu untuk berbincang"

"yaa, aku sudah lama tidak bertaruh denganmu hahah"

"semakin tua kau semakin bodoh"

"ayolah kawan. aku tidak akan kalah kali ini hahah"

"eh, ini putrimu?" raja melirikku

"ya"

"semoga panjang umur yang mulia. namaku Eva Van Court" aku memberi salam dan berusaha bertingkah lucu

"wah, putri yg cantik. syukurlah kau tidak seperti ayahmu"

"apa katamu tua bangka!"

raja mengabaikannya. dia menunjuk seorang anak laki laki pemalu yang bersembunyi di belakang tahta. "Denis kemari"

"ini Denis, putra pertamaku."

"Denis Well" kata Denis pelan

"wah kalian kelihatan serasi. bagaimana kalau kalian bertunangan?"

"aku tidak setuju putriku bersama banci pengecut itu!" ayahku berkata.

"diam!" ibuku berteriak sambil menutup mulut ayahku. "maafkan si bodoh ini yang mulia."

"ara~ Eva dan Denis memang tampak serasi sekali ~" ibuku melirik kami.

Denis hanya diam. tetapi tiba tiba pandangan kami bertemu, dan dia menatapku dengan dingin kemudian mengalihkan pandangannya.

Haaa~~

sekarang aku tahu kenapa Denis begitu membenci Eva dari kecil, ternyata gara gara perkataan kasar ayahku.

benar benar nasib, nasibku yg malang T.T

1
Sherly Vi
👍😍😄😍
Sherly Vi
😄🥺👍😍
chaaaa_luvvv
bagusssss kaa
Sherly Vi
🤣🤭😍
Sherly Vi
👍🤣😍
Sherly Vi
💪
Sherly Vi
😍😍
Sherly Vi
👍💪🤣
Sherly Vi
👍
Sherly Vi
🥺🥺
Sherly Vi
💪👍
Sherly Vi
🤣🤣🤭🤭
Sherly Vi
🤭🤭🤭🤭
Sherly Vi
👍👍👍
Sherly Vi
😍😄🥺
Sherly Vi
👍💪
Sherly Vi
🥺😄
Sherly Vi
💪🤭
Sherly Vi
😍😍
Sherly Vi
🤭👍💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!