NovelToon NovelToon
Air Mata Istri Setia

Air Mata Istri Setia

Status: sedang berlangsung
Genre:Pihak Ketiga / KDRT (Kekerasan dalam rumah tangga) / Suami amnesia / Selingkuh / Dijodohkan Orang Tua / Romansa
Popularitas:113.7k
Nilai: 5
Nama Author: Florensia Dita

Menjalani pernikahan hasil perjodohan bukanlah hal mudah. Fay harus sabar menghadapi kejamnya sikap sang suami sebab hanya terpaksa menikah dengannya. Di sisi lain, Nero sang suami juga tega bermain api secara terang-terangan dengan wanita lain di depan Fay. Tersiksa lahir oleh ringan tangan Nero, tersiksa batin sebab dikhianati, kehidupannya sebagai seorang istri setia akankah terus bertahan?

Semua kisah lengkapnya ada di Air Mata Istri Setia.

⚠️⚠️ PERINGATAN KERAS! ⚠️⚠️
BEBERAPA ADEGAN MENGGAMBARKAN KEKERASAN DAN MENGANGKAT KONTEN DEWASA. TOLONG BIJAK MEMAHAMI CERITA. SEMUA GAMBAR MERUPAKAN ILUSTRASI ADEGAN DAN BUKAN PENGGAMBARAN PATEN MASING-MASING TOKOH. WAJAH TOKOH PASTI BERBEDA-BEDA DI SETIAP ILUSTRASINYA.
SELAMAT MEMBACA, JANGAN LUPA FOLLOW, LOVE, BERI DUKUNGAN, DAN SEMOGA BETAH.
THANK YOU 🙏🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Florensia Dita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kejutan Menyakitkan

"Nero sudah tidak sabar ingin memberikan kejutan selamat datang untuk Fay di rumah baru kami." Kalimat ramah terakhir Nero berhasil menjemput istrinya pulang.

Sepanjang perjalanan keduanya hanya diam. Sedikit pun Fay tak ingin ngobrol dengan suaminya itu. Pandangannya hanya lurus ke depan.

Teringat soal kejutan, Fay mengira-ngira kejutan apa yang laki-laki itu maksud. Kado emas, gaun, atau mobil? Sikap kejamnya tentu mustahil terjadi. Terlintas memori pergumulan kasar di malam pertama membuatnya bergidik ngeri.

"Nggak mungkin." Fay menggelengkan kepalanya.

"Kamu kenapa?" Nero heran melihat tingkah anehnya.

Fay langsung berlagak baik-baik saja. Lebih baik tidak mengatakan apa pun daripada terkesan memancing jiwa monster suaminya.

Rumah itu sangat luas. Tema serba putih, seluruh cat dan interior hanya berwarna putih. Bunga yang ditanam juga berwarna putih.

"White Land," bisik Fay pelan, spontan terpikirkan satu nama untuk kediaman yang baru saja ia masuki.

Nero melirik sekilas. "Bagus juga nama itu. Welcome to White Land."

"Terima kasih, Mas." Fay tersenyum senang. Dilangkahkannya kaki mengikuti suaminya masuk ke dalam rumah.

"Kamu sudah pulang, Sayank?"

Fay langsung mendengus kesal begitu melihat perempuan yang sangat ingin ia hindari, Widi. Apa mungkin yang dimaksud kejutan adalah Widi? Kejam sekali.

"Selamat datang istri kontrak," sapa Widi penuh cemooh.

Widi tampak nyaman hanya mengenakan kemeja putih kedodoran, panjangnya hanya menutup beberapa senti paha mulusnya. Mengamati lebih detail, Fay ingat betul itu adalah kemeja Nero. Kemeja putih yang dikenakan saat pemberkatan nikah.

"Hai, kekasih," balas Fay ketus. Bukannya tersindir dengan posisi lebih rendah yakni hanya kekasih, perempuan itu justru terlihat senang.

"Bagus kalau kamu paham. Aku memang kekasih sejatinya suami kamu." Widi tersenyum bangga. "Jadi kamu dilarang tidur di kamar utama bersama kekasihku. Taruh barang kamu di tempat lain."

Hendak protes, ia berfikir sejenak. Menghadapi situasi seperti ini tidak boleh dengan emosi. Diputarnya segala logika yang menjadi masuk akal.

"Nggak bisa! Masa kontrak pernikahanku masih berlaku. Meskipun kontrak, istri sah secara hukum dan agama adalah aku. Kamu hanya kekasih. Jelas nggak mungkin menempati kamar utama."

Widi hendak melontarkan protes, secepatnya Fay mengangkat tangan meminta diam sebab belum selesai bicara.

Fay menjelaskan dari awal dia sudah menyetujui kontrak dan juga merahasiakannya. Semua keluarga tahu kalau dirinya dan Nero menjalin hubungan harmonis. Hubungan harmonis mana yang hidup terpisah kamar?

Setiap kali ada kunjungan keluarga, harus menata ulang semua dekor kamar seolah mereka pasangan suami istri yang bahagia dan saling cinta.

"Aku nggak mau kalau harus bolak-balik nata ulang kamar, mindahin barang-barang aku, kehidupan aku nggak cuman jadi istri... kontrakan." Agak kesusahan ia saat menyebutkan kata terakhir sampai sedikit terjeda.

"Oke! Kamu boleh simpan barang-barang yang sekiranya tidak terlalu penting tapi semua orang tahu itu milik kamu di kamar utama. Baju ganti dan sebagainya cukup simpan beberapa saja. Sisanya taruh di kamar sebelah," putus Nero tegas.

"Kalau keluarga kita datang dan nginap di sini gimana? Bukan nggak mungkin mereka lupa wajah dia," Fay mendongak menatap suaminya.

"Aku ungsikan sementara di hotel dekat sini. Kamu bisa tidur di kamar utama. Ingat! Hanya untuk menjaga skenario ini tetap rapi!"

Fay mengangguk setuju. "Besok barang-barang aku akan dikirim ke sini. Capek banget, aku naik ke kamar dulu."

"Tunggu!" cegah Widi. "Berhubung ini hari pertama kamu di rumah ini, aku ada satu kado kejutan."

Diterima kado itu meski terpaksa. Bentuknya kotak dibalut kertas kado warna merah. Penasaran, ia buka. Sebuah apron atau celemek memasak dengan warna putih.

"Itu sesuai banget dengan posisi kamu di sini. Hanya seorang istri kontrakan yang membantu kami mengolah bahan skenario agar bisa menikah."

"Maksudnya?"

"Tukang masak mengolah bahan makanan di dapur, istri kontrakan tugasnya mengolah bahan cerita supaya bisa cerai dan aku bisa menikah dengan kekasihku."

"Jangan berbelit-belit, Sayank. Apron itu sebagai penyemangat untuk tugas utamanya sebagai istri kontrakan," sambung Nero.

Fay memandang Widi dan Nero bergantian. Coba mencerna perkataan keduanya.

"Mulai besok, kamu bertugas menyiapkan sarapan, bekal makan siang, dan juga makan malam. Tiga porsi, untukku, Widi, dan kamu. Biar nggak kotor, pakai apron itu."

"Aku masak, dia ngapain?" Fay menunjuk Widi. "Nyapu? Ngepel?"

Terdengar tawa dari Widi dan Nero. Bagi mereka, pemikiran Fay sangat konyol.

"Sudah ada pegawai yang melakukannya, Widi adalah kekasihku, wajib diperlakukan seperti ratu. Tugasnya hanya mendampingi saya," Nero mengedipkan satu mata mesra ke arah Widi.

"Udahlah, terima aja. Itung-itung balas budi udah dapat makan tidur gratis di sini." Widi kembali nyinyir.

Wajah Fay merah padam menahan amarah. Melihat tatapan Nero yang ikut tersenyum sinis padanya dan bukannya membela istrinya, ia pun kehilangan kesabaran.

"Aku istri sah di mata hukum dan Tuhan. Kamu cuman kekasih di mata suamiku. Kekasih suami orang lain itu sama saja dengan pelakor. Berani banget kamu samakan aku dengan pembantu!"

Tanpa pikir panjang Fay mendekat dan melayangkan dua kali tamparan di kedua pipi Widi. Plak! Plak!

"Aw!" pekik Widi kesakitan. Nero tidak tinggal diam, diseretnya Fay naik ke atas masuk ke kamar utama.

"Kamu pulang dulu, katamu ada janji dengan temanmu. Biar kuurus mulut wanita ****** ini!"

Widi duduk terdiam mengusap pipinya yang panas. Seribu umpatan kotor terlontar dari mulutnya.

"Ampun Mas! Ampun! Sakit!"

Widi tertawa puas mendengar jerit tangis Fay dari atas.

Disusulnya ke atas biar bisa melihat muka babak belur wanita yang sangat ia benci. Tapi, HP miliknya terus berdering. Nama Sofia muncul di layar.

"Iya iya. Aku berangkat," Widi berbalik arah keluar rumah.

Plak! Plak! Plak! Kesekian kalinya Nero melayangkan tamparan ke wajah Fay. Pipinya tampak membiru. Hidungnya mimisan keluar darah. Badannya terkulai lemah di lantai kamar.

"J*la*g kep*r*t! Bertahun-tahun saja jaga agar tidak terluka. Berani kamu tampar dengan tangan kotormu itu!"

"Bi*d*b! Wanita kep*r*t! Pel*c*r!"

Fay hanya terkulai lemah tak mampu lagi bersuara. Mengangkat tangan untuk menutupi wajah pun sudah tak mampu.

Melihat badannya terkulai lemah, Nero belum puas. Ia merasa harus memberinya pelajaran yang lebih menyakitkan.

Diseretnya tubuh lemah Fay ke dekat ranjang, lalu dilemparkannya begitu saja. Badan Fay terasa remuk redam mendarat di atas kasur dengan keras.

Nero mengeluarkan lakban dari dalam laci, diikatnya tangan juga dibekapnya mulut Fay.

"Istri kontrakan yang j*la*g, saatnya kau layani suamimu," tatap Nero tajam. Seringainya mengerikan. Fay hanya menangis tanpa suara saat bajunya ditarik paksa hingga tidak menyisakan sehelai pun di badannya.

Nero melepaskan semua bajunya, tanpa kelembutan, ia mulai menyetubuhi istrinya dengan kejam. Tubuh Fay yang belum siap tentu saja kesakitan.

"Hmmph! Hmmmph!" Fay menggelengkan kepala menahan sakit.

"Rasakan ini j*la*g! Istri kep*r*t!" teriak Nero kejam.

Gambar Ilustrasi

1
Novi Sri
gmn nih ceritanya mau lanjut apa the end aja lama bgt up nya
Ahzaira NuAmoorea Beltim
Thor update 1 tahun sekali ni kayanya.. 😢
Ayu Dwi S
lama sekali dgan drama yg d ulang² konflik nya sama saja
Putri Chaniago
kelamaan ingatan Nero kembali, mending Fay pergi aja deh
Florensia Dita: well ....
total 1 replies
𝑨𝒇𝒚𝒂ᵗᵃⁿ♡ѕ⍣⃝✰☕︎⃝❥ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©
Jgn cpt menyerah Fay, Nero itu suami kamu... Pertahankan rumahtangga kalian dari anasir jahat sundal bolong seperti Widi.... dasar pelakor luknut...kayak ketandusan perigi yg kontang🤭😅😅
lakukan apa saja Fay singkirkan Widi yg menjadi racun perosak hidup kamu dan Nero....💪💪💪
Florensia Dita: well mari melakukan sesuatu
total 3 replies
𝑨𝒇𝒚𝒂ᵗᵃⁿ♡ѕ⍣⃝✰☕︎⃝❥ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©
Fay lakukan apa saja utk menikung Widi, kerana Nero adalah suami kamu .. ayuh bergerak cerdas dan terus semangat semoga Nero mulai sedar dari amnesia.. sebelum Nero pulih Fay harus menerima segala sikap tdk baik Nero pdnya ..😢
Florensia Dita: iya Kak, semangat terus ... doain yak <<---dari Fay
total 1 replies
astr-asis
bodoh amat loh fay... setiap mlm laki lo bercinta dgn widi.. sebelah bilik lg.. lagian kamu d KDRT... aduhhhhh... mau² nya kamu cinta sama lelaki semacam.. sisi mananya yg buat kami jatuh cinta.. baik jgk nggak.. cinta itu buta.. biarin dia dibohongin dgn widi.. napa susah mau tolongin laki yg sejak nikah cuma nyakitin lahir dan batin
Florensia Dita: cinta memang buta kali, ya? <--- dari Fay
total 1 replies
astr-asis
idih... kan dlm perjanjian.. pasangan bebas dgn sesiapa pun n ngak ikut campur.. laki munafik.. kejam lg.. tinggalin aja laki jenis gituan.. kabur jauh²..
Florensia Dita: help kak ... please
total 1 replies
Putri Chaniago
ah Fay jg bodoh percaya dg Albie, geram dg Nero. pisahkan aja Fay dg Nero thor
Florensia Dita: sabar, Kak. Fay masih belum tahu siapa Albie yang sesungguhnya
total 1 replies
𝑨𝒇𝒚𝒂ᵗᵃⁿ♡ѕ⍣⃝✰☕︎⃝❥ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©
Fay jauhi Albie krn ada rancangan jahat antaranya sama Widi... semoga Fay dijauhi dari sebarang kejahatan, dan kandungan Fay jg slmt...terus cuekin Nero...😅😅
Florensia Dita: ini ide yang bagus
total 1 replies
𝑨𝒇𝒚𝒂ᵗᵃⁿ♡ѕ⍣⃝✰☕︎⃝❥ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©
kasihan Fay....trllu bnyk ujian utk kamu... harap cinta Fay pd suaminya Nero akan menemui kebahagiaan selepas Nero pulih dari amnesia.... Widi dan Albie dua manusia luknut yg terobsesi dgn cinta terlarang utk memiliki org sudah memiliki status yg halal di sisi agama dan negara...
Florensia Dita: aamiin... kata Fay makasih untuk doanya...
well orang jahat memang selalu makan hati ya?
total 1 replies
𝑨𝒇𝒚𝒂ᵗᵃⁿ♡ѕ⍣⃝✰☕︎⃝❥ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©
Aku yakin suatu saat nnti Nero akan menyesal atas perbuatan serta layanannya terhadap Fay... ya Fay singkirkan Widi dari suami kamu yg amnesia.... jg minta bantuan sama Galen
Florensia Dita: ide yang bagus kak...bisa Thor pertimbangkan 😎
total 1 replies
christie Ciciz
kalo jadi fay mending ga usah blg hamil mending kabur minggat lbh baik klo nero sdh sadar dan inget pasti bakal nyari juga trs nyesel
Florensia Dita: terima kasih kakak untuk pendapatnya.
total 1 replies
hinata~san
Setuju sih istri bodoh kan dia bukan org kampung yg lucu,knp ga ungkap aja semuanya. Kecuali si laki masih bersikap sopan dan kita cinta ya gpp lah bucin dikit
Florensia Dita: sabar kakaak
total 1 replies
Ayu Dwi S
gk suka sih kalo konflik yg d ulang²
Florensia Dita: Terima kasih sudah mampi Kakak....terima kasih pendapatnya....
total 2 replies
yuni ati
top
Florensia Dita: Makasih kakak..
total 1 replies
𝑨𝒇𝒚𝒂ᵗᵃⁿ♡ѕ⍣⃝✰☕︎⃝❥ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©
Fay kabarin aja sama keluarga mertua bahawa kamu hamil... kemungkinan Nero sendiri tdk mengakui anak yg dikandung oleh Fay kerana Nero amnesia.... Fay...kamu harus kuat jgn dibiarkan Nero kembali kpd Widi....
Florensia Dita: semangaaat
total 3 replies
Jauza Nabil
Thor up lagi & buat Fey pergi jauh dari Nero
Florensia Dita: Well....mari kita pikirkan caranya...soalnya dia kan lagi hamil
total 1 replies
christie Ciciz
knp ga pergi aja sih fay biarin lah nero sm widi km cr kebhagianmu sendiri
Florensia Dita: sabar
total 1 replies
Putri Chaniago
usah repot-repot Fay, tinggalkan aja Nero bego itu
Florensia Dita: sabar kakak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!