NovelToon NovelToon
Terjerat Pesona Kakak Ipar

Terjerat Pesona Kakak Ipar

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Selingkuh / Cinta Terlarang / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:677.9k
Nilai: 4.7
Nama Author: SyaSyi

Demi cita-citanya untuk bisa kuliah di Jakarta, Sella menumpang tinggal di rumah sang kakak. Disya sang kakak selalu sibuk dengan rutinitasnya sebagai wanita karier. Dia meminta Sella untuk mengurus kebutuhan Bagaskara sang kakak ipar, menggantikan peranan sang kakak.

Seiringnya waktu rasa cinta hadir di antara Sella dan Bagaskara. Bagaskara merasa kagum dengan sosok Sella, di tengah kemelut rumah tangga dengan Disya. Hingga akhirnya kejadian di suatu malam, mengubah segalanya. Disya marah besar dan mengusir Sella dari rumahnya membuat hubungan Kakak dan Adik terputus.


Siapakah yang akan Bagas pilih? Ikuti kisah perjalanan cinta mereka dalam karya "Terjerat Pesona Sang Kakak Ipar."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SyaSyi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sakit

Disya dan Adit baru saja sampai di Yogyakarta. Seperti biasanya, ketika tugas keluar kota mereka akan memesan satu kamar saja. Seperti pasangan suami istri yang sedang berbulan madu.

"Aku keluar dulu ya! Kamu beristirahat dulu saja! Nanti malam kamu baru temani aku, di acara pertemuan," ucap Adit dan Disya mengiyakan.

Adit langsung menuju kantor cabang yang berada di kota itu, dia memilih tak mengajak Disya. Apa yang akan Disya lakukan? Tentu saja dia tak akan melewatkan waktunya untuk menarik perhatian kekasihnya.

"Selama Mas Adit pergi, lebih baik aku berendam dulu agar tubuh aku semakin wangi. Pasti Mas Adit semakin tergila-gila sama aku," ucap Disya sambil mengisi air hangat ke dalam bathtub, dia juga meneteskan aromaterapi.

Meskipun dirinya terlihat enak bisa bersama Adit, tetapi hatinya tetap saja terasa sakit kala mengingat hubungan dirinya dengan Adit. Demi ingin bersama, dia rela harus seperti ini.

Pernikahannya kini dengan Bagas, hanya untuk menutupi kedok hubungannya dengan Adit. Tentu saja istri sah Adit tak mencurigainya, karena dirinya mengira Disya sudah menikah dan hubungan dengan suaminya pun baik-baik saja.

"Andai orang tua Mas Adit merestui hubungan kami, kami tak perlu menjalani hubungan tersembunyi seperti ini. Pasti saat ini kami sudah hidup bahagia tanpa harus berselingkuh seperti ini," ucap Disya lirih. Disya tampak memejamkan matanya. Jika bicara tentang hubungannya, pasti Disya akan meneteskan air matanya.

Disya masih terpenjara hatinya, dengan perasaannya terhadap Adit. Menjalani hubungan yang tak pernah ada ujungnya. Sedangkan di sisi lain, justru ada laki-laki yang mencintai dirinya dengan tulus.

Dari segi segalanya, sebenarnya Bagas lebih unggul dari Adit. Lagipula Bagas adalah suami sahnya. Namun, dirinya justru lebih mencintai Adit.

Tiba-tiba saja tangan besar itu menutup matanya. Disya meraba tangan yang di tutupi bulu-bulu halus. Disya sangat mengenal wangi tubuh itu.

"Mas Adit? Kamu sudah selesai?" tanya Disya. Adit melepaskan tangannya, membuat netra mata keduanya saling bertemu.

Namun, Adit tak menjawab. Dia justru membuka satu persatu pakaian yang dia kenakan, kemudian ikut masuk ke dalam bathtub bersama kekasihnya.

"Bagaimana aku bisa berlama-lama, jika di sini ada wanita cantik menunggu aku," rayu Adit tentu saja membuat Disya melengkungkan senyuman di bibirnya.

"Gombal!"

"Tapi kamu suka kan," ucap Adit sambil tangannya menarik kekasihnya untuk duduk di pangkuannya. Mereka bercumbu mesra, tanpa memikirkan pasangan mereka. Seakan dunia hanya milik mereka.

Setelah selesai menuntaskan hasrat terpendamnya, mereka bangkit. Mereka kini berdiri dibawah guyuran air shower, mereka terlihat sangat bahagia.

"Kita makan siang dulu, setelah itu kita lanjut ronde dua," ucap Adit dan Disya hanya mengikuti saja. Keduanya tampak mengeringkan rambut, dan bersiap-siap untuk berangkat. Disya memoles wajahnya dengan riasan, dia selalu ingin tampil cantik di hadapan kekasihnya.

"Ayo kita berangkat sekarang!" ajak Adit. Adit langsung menggandeng tangan Disya keluar dari kamar, tak ada rasa takut kalau tiba-tiba ada yang melihat kemesraan mereka.

Mereka menikmati makan siang di sebuah tempat makan yang menyediakan makanan khas Yogya. Adit dan Disya tampak memesan paket lengkap nasi gudeg beserta sambal goreng krecek, ayam, dan juga telur.

"Bagas?" tanya Adit. Di saat mereka sedang makan, Bagas menghubungi Disya.

"Iya. Boleh aku angkat?" tanya Disya dan Adit memperbolehkan.

"Iya Mas, panggilan telepon saja Mas. Di sini lagi rame banget, aku lagi makan sama Pak Adit. Maaf aku belum mengabari kamu, soalnya sesampai di Yogya aku langsung ke kantor cabang sama Pak Adit," jelas Disya.

Bagas memang laki-laki yang sabar. Padahal tadi pagi dia sempat merasa kecewa, karena sang istri tetap ngotot untuk berangkat ke Yogyakarta. Namun akhirnya lagi-lagi memaafkan sang istri dan mencoba mengerti.

"Mas, sudah dulu ya! Aku soalnya mau lanjut kerja lagi. Sudah selesai makan. Besok aku juga sudah pulang kok Mas," ucap Disya dan Bagas mengerti. Padahal dia mengakhiri, karena dia melihat wajah Adit yang berubah. Menunjukkan wajah tak suka.

"Maaf Mas," ucap Disya kepada kekasihnya dan Adit hanya menganggukkan kepalanya. Hubungan ini sudah menjadi keputusan mereka berdua, mereka harus saling mengerti posisi mereka masing-masing.

Adit mengajak Disya ke outlet menjual baju batik. Dia ingin membelikan daster batik dan kemeja batik istrinya.

"Yang, tolong pilihkan daster sama kemeja batik untuk istriku," ucap Adit.

Nyes, sakit banget hati Disya kala mendengar Adit meminta dirinya untuk memilihkan untuk istrinya. Tapi dia bisa apa? Marah? Semua tak ada artinya, karena dia hanyalah kekasih gelap Adit. Dia yang telah memilih sendiri hubungan seperti ini.

"Iya, Sayang. Maaf aku belum sempat menghubungi kamu. Tadi aku langsung ke kantor cabang terus makan. Oh ya, aku lagi di outlet batik. Aku sedang meminta Disya memilihkan daster dan juga kemeja batik untuk kamu. Dis, istri saya!" Adit melakukan panggilan video dengan Hana sang istri, dia menunjukkan kamera ke arah Disya yang sedang memilihkan untuk sang istri.

Disya tersenyum getir, hatinya terasa begitu sakit. Melihat sikap Adit kepada sang istri.

"Halo anak Ayah, sabar ya! Ayah besok pulang kok. Bella rewel tidak Yang aku tinggal pergi?" tanya Adit.

"Tega kamu Mas! Dimana perasaan kamu, Mas? Dengan santainya kamu bermesraan dengan istri dan anak kamu. Tak sedikitpun kamu memikirkan perasaan aku," ucap Disya lirih.

Disya langsung memberikan tas belanja berisi pakaian yang dia sudah pilih kepada Adit. Dia langsung pergi meninggalkan Adit, dia sudah tak sanggup menahan perasaannya. Dia mencari toilet untuk menumpahkan air matanya.

"Mengapa cinta begitu menyakitkan? Bahkan untuk membuat aku bisa bersama kamu. Aku harus merasakan sakit seperti ini," ucap Disya diiringi isak tangis.

Adit yakin, pasti Disya merasa sedih. Hingga akhirnya dia memilih mengakhiri panggilan dengan sang istri dan langsung membayar pakaian yang sudah dipilih Disya. Setelah itu dia mencari keberadaan Disya. Adit tampak gelisah menunggu kekasihnya, dia mencoba menghubungi Disya.

Disaat Disya sudah merasa tenang, Disya langsung keluar dari toilet dan menemui Adit.

"Maaf." Hanya itu yang bisa Adit ucapkan. Semua dia lakukan hanya demi menutupi perselingkuhannya dengan Disya.

"Iya, aku mengerti," sahut Disya.

Disya memilih untuk diam selama dalam perjalanan bahkan saat sudah di kamar hotel. Dia langsung merapihkan kopernya, Disya ingin kembali ke Jakarta. Dia tak peduli jika akhirnya sang suami bertanya mengapa dia pulang sekarang.

Adit langsung melingkarkan tangannya di pinggang Disya. Kini posisi mereka saling berhadapan. Disya tampak memalingkan wajahnya. Adit langsung memeluk tubuh kekasihnya dengan erat. Membuat Disya meneteskan air matanya lagi.

1
Dewa Nara
aneh, udah tau suami istri di dalam kamar kok sella masuk
Dewa Nara
waduh...😲
Dewa Nara
mampir Thor
Joni Asmal
Alhamdulillah... Moga disya menemukan jodohnya Adam yg bisa menerima dia apa adanya..
Joni Asmal
moga semuanya berjalan dg normal..
Joni Asmal
begitulah Bagas berusaha menyenangkan hati istrinya
Joni Asmal
bahagianya Bagas, moga aman, lancar & slamat sampai lahiran
Joni Asmal
kacian lu Adit kena karmanya.
ayu cantik
suka
Joni Asmal
Untung ada sella yg hibur Bagas, tanda2 selingkuhan mulai mendekat
Joni Asmal
ciuman pertama, awal dari kemesraan yg akan terjadi
Joni Asmal
yaa kasihan se x bagad
Jelly Naray
lanjut
Salsa Billa
la ini thor artikel dr mana menolak lamaran laki" akan jauh/ jodohnya???? semua Allohuallam thor, contohnya saya sendiri usia 20th an saya tinggalkan calon suami saya akhirnya seserahan dikembalikan pernikahan batal, selang 6_7th setelah saya kabur waktu lamaran itu saya meningkah brondong lagi usianya baru 23th dan saya 26th , alhamdulillah sekarang usia perningkahan saya 19_20th thor
Qaisaa Nazarudin
Yang ini baru bener si TEH CELUP nikah sama Janda..Lha di novel2 lain gak adil,Malah si TEH CELUP maunya atau dapatnya yg masih Virgin,Enak banget ya hidupnya si TEH CELUP..
Qaisaa Nazarudin
Apa saat keluarga Adam tau kalo Desya udah gak ada Rahim, Mereka masih mau menerima Desya??
Qaisaa Nazarudin
KARMA IS REAL..SEMUA PERAN DI NOVEL INI TERNYATA SELINGKUH SEMUA...🤣🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
KARMA IS REAL..ADIT HIDUP BAHAGIA DENGAN HANA DAN ANAK MEREKA,BEGITU JUGA DENGAN BAGAS,HIDUP BAHAGIA DGN SELLA DAN ANAK MEREKA NANTI NYA,Lha kamu udah LUMPUH GAK PUNYA RAHIM LAGI,MIRIS BANGET..🤦
Qaisaa Nazarudin
Tapi bukti Kamu tidak konkrit,Cuman bermesraan direstoran doang,Lha kamu,Sampai tidur satu ranjang dlm keadaan polos,Dengan bukti dan di lihat dengan mata kasar begini, Keliatan nya malah Kamu yg di bukti
Qaisaa Nazarudin
Lha Bagas kemana? Diam aja saat Sella di usir??
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!