NovelToon NovelToon
Aku Tidak Mandul, Mas!

Aku Tidak Mandul, Mas!

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Identitas Tersembunyi / Balas Dendam
Popularitas:96.1k
Nilai: 5
Nama Author: Aisyah Alfatih

Annisa rela meninggalkan statusnya sebagai putri tunggal keluarga terpandang demi menikahi Haikal, pria yang ia cintai. Bahkan, ia menolak perjodohan dengan Emran Richard, pria sukses yang sejak lama berjanji akan membahagiakannya.

Namun, setelah menikah, hidup Annisa berubah menjadi penderitaan. Dihina ibu mertua, divonis mandul, hingga akhirnya ditalak tiga oleh Haikal di malam hujan saat suaminya berada di puncak karier. Haikal merasa semua keberhasilannya hasil kerja kerasnya sendiri. Padahal, tanpa ia sadari, karier dan hidup mewahnya berdiri di atas satu nama, Annisa Wijaya.

Saat kebenaran terungkap dan penyesalan datang, Annisa sudah berubah. Akankah, Annisa kembali pada suaminya, atau justru menghancurkan suaminya tanpa ampun!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aisyah Alfatih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8

Tubuh Annisa langsung membeku. Matanya membesar tidak percaya.

“Apa?” suaranya bergetar pelan.

Dunia seolah berhenti sesaat. Jantungnya terasa jatuh begitu dalam hingga membuat napasnya sesak.

Sementara, Lasmi tampak sangat santai mengucapkan kalimat kejam itu di depan wajahnya sendiri.

“Memangnya salah?” katanya sinis. “Dokter Emeli cantik, sukses, dan jelas bisa kasih keturunan buat anak Ibu.”

Air mata Annisa langsung memenuhi pelupuk matanya. Tatapannya perlahan beralih ke arah Haikal. Berharap pria itu menyangkal. Berharap Haikal marah karena ibunya berbicara keterlaluan. Tetapi, yang Annisa dapati justru keheningan.

Haikal hanya duduk diam tanpa membantah sedikit pun. Dan saat itu hati Annisa benar-benar terasa hancur. Annisa menatap Haikal dengan mata berkaca-kaca. Dadanya naik turun menahan sesak yang semakin menyakitkan.

“Apa maksud Ibu bilang calon istri baru?” tanyanya lirih namun penuh luka.

Lasmi langsung menyandarkan tubuhnya santai di kursi. “Ya memang itu kenyataannya.”

“Ibu…” suara Annisa mulai bergetar. “Aku juga sedang berusaha.”

“Berusaha apa?” sindir Lasmi tajam. “Lima tahun tetap saja kosong!”

Air mata Annisa akhirnya jatuh. “Aku nggak pernah mau jadi seperti ini…”

Suasana meja makan mulai menegang. Emeli hanya diam sambil pura-pura tidak nyaman.

Sementara, Haikal tetap tidak mengatakan apa pun. Annisa menatap dokter itu penuh kecewa.

“Aku sudah berkali-kali periksa,” katanya lirih. “Dan Dokter Emeli tahu sendiri kondisi aku seperti apa?”

Emeli sedikit menegang mendengar namanya disebut.

“Tapi…” Annisa menatap Haikal perlahan. “Kenapa selalu aku yang diperiksa?” Tatapannya berubah penuh luka dan keberanian yang selama ini dipendam.

“Kenapa Mas Haikal nggak pernah diperiksa juga?” lanjutnya pelan. “Mana tahu masalahnya bukan di Annisa Bu…”

Lasmi langsung berdiri dari kursinya dengan wajah merah padam.

“Kurang ajar!” bentaknya keras. “Berani sekali kamu ngomong begitu tentang anakku!”

Annisa tersentak. “Aku cuma bilang—”

“Anakku sehat!” potong Lasmi penuh emosi. “Jangan cari alasan buat nutupin kekurangan kamu sendiri!”

Haikal yang sejak tadi diam akhirnya ikut bicara dengan nada dingin.

“Sudah cukup, Annisa.”

Tatapan wanita itu langsung beralih pada suaminya. “Mas…”

“Kamu keterlaluan.” Wajah Haikal tampak kesal. “Ibu cuma ngomong fakta.”

Air mata Annisa jatuh semakin deras. “Jadi sekarang aku salah lagi?”

“Kamu memang salah!” bentak Haikal tiba-tiba. “Bukannya introspeksi malah nuduh aku!”

Annisa mematung.

Dirinya tak menyangka Haikal akan semudah itu membelanya orang lain dibanding dirinya sendiri. Padahal mereka suami istri.

“Aku capek sama sikap kamu akhir-akhir ini,” lanjut Haikal dingin. “Sedikit-sedikit nyalahin orang.”

“Mas…” suara Annisa melemah. “Aku cuma ingin dimengerti…”

Haikal malah tertawa sinis.

“Kalau memang nggak bisa kasih keturunan, setidaknya jangan bikin masalah terus.” Ucapan terasa seperti pisau yang menusuk tepat di hati Annisa.

Sementara, Lasmi terlihat puas melihat menantunya dipermalukan lagi.

Annisa benar-benar merasa sendirian. “Kamu nyalahin aku, Mas?” suara Annisa pecah menahan tangis. “Aku terus yang diperiksa, terus yang disalahkan!”

Haikal menatap istrinya tajam. “Jaga ucapanmu.”

Annisa yang sudah terlalu terluka akhirnya tak mampu lagi menahan semuanya.

“Coba Mas yang periksa!” katanya dengan suara bergetar. “Mana tahu sebenarnya yang mandul itu Mas Haikal!”

Wajah Haikal berubah gelap seketika.

Sementara, Lasmi melotot tidak percaya mendengar ucapan itu.

“Kurang ajar!” bentak wanita tua itu. Sebelum Annisa sempat berkata lagi,

Plak!

Tamparan keras mendarat di pipinya hingga tubuhnya terjatuh ke lantai. Annisa memegangi wajahnya yang terasa panas dan berdenyut sakit. Matanya membesar syok, air mata langsung mengalir deras.

Haikal berdiri dengan napas memburu penuh emosi.

“Jangan pernah hina aku!” bentaknya marah.

Dadanya naik turun menahan amarah dan harga dirinya yang tersentuh. Sementara, Annisa terduduk lemah di lantai sambil menahan sakit di pipinya.

Emeli tiba-tiba berdiri cepat dengan wajah pura-pura panik.

“Haikal!” serunya sambil buru-buru menghampiri Annisa. “Jangan perlakukan Annisa seperti itu!”

Wanita itu berjongkok di depan Annisa lalu membantu memegang pundaknya seolah benar-benar peduli.

“Annisa, kamu nggak apa-apa?”

Annisa hanya diam dengan air mata yang terus jatuh. Hatinya terasa semakin hancur, bukan hanya karena tamparan Haikal. Tetapi, karena wanita yang diduga merebut suaminya kini berpura-pura menjadi orang baik di depannya.

Lasmi justru memandang Emeli dengan mata kagum.

“Tuh lihat!” katanya pada Haikal. “Dokter Emeli itu lembut dan tahu sikap!”

Wanita tua itu langsung membandingkan keduanya tanpa rasa bersalah.

“Nggak seperti istrimu yang kerjanya cuma bikin emosi.”

Emeli pura-pura menunduk malu.

“Tante, jangan bilang begitu…” Padahal, di dalam hati, wanita itu diam-diam menikmati semuanya.

Annisa perlahan menundukkan wajahnya. Kini, dirinya mulai sadar bahwa rumah tangganya benar-benar sedang berada di ujung kehancuran.

1
Ita rahmawati
astaga lasmiiiiii 🤣🤣🤣
Ita rahmawati
harus nya GK dipecat gpp sih bapaknya Emeli kalo dia beneran GK tau apa2 kan kasian 🤭
Ma Em
Lasmi itu semua aku bat perbuatanmu karena mau punya menantu yg modis , kaya banyak uang makanya Annisa ditendang karena Haikal dan Bu Lasmi pilih Emely sekarang mau bujuk Annisa karena tau Annisa anak orang kaya agar diberi kesempatan untuk Haikal agar Annisa mau kembali pada Haikal mimpimu ketinggian Bu Lasmi , Annisa sekarang bkn Annisa yg dulu yg akan turuti semua kemauan mu .
Les Tary
lasmi emang tolol sakit jiwa ga sadar merperlakukan annisa seperti budak blm dihina dimaki..annisa klu lasmi nemuin kamu balas perbuatanya terhadapmu
Nifatul Masruro Hikari Masaru
jadi orang kok gak tau diri banget sih
Sri Widiyarti
lanjut kak...
Ass Yfa
pingin tak tapok lbene si Lasmi...itu..bikin esmosi
axm
bukannya dah talak 3 kok masih ngejer2 😄
Teh Euis Tea
dihhh pengen jambak rambutnya bu lasmi, dasar mertua sinting ga tau diri, mana mau annisa balikan sm anakmu dasar keluarga benalu
Oma Gavin
awas jgn sampai rendra balas dendam salah sasaran ke anissa
Wardah Saiful
seruu💪❤️
Ma Em
Haikal tdk malu menyesal dia bilang msh mencintai Anisa karena tau Anisa anak konglomerat , Haikal dulu saja menghina Anisa dan menginjak harga diri Anisa seperti keset rasakan saja penyesalan dan penderitaanmu , yg kasihan pak Rendra gara2 anaknya si Emely akhirnya karir pak Rendra jadi hancur .
Mutaharotin Rotin
laaannjjuut thor 🌹🌹🌹
Les Tary
lanjur thor
Teh Euis Tea
udah talak 3 ko mau rujuk, nyesel ya istri yg km hina ternyata anak konglomerat pewaris tunggal erlanga mati aj km haikal sana jgn mimpi rujuk
Ita rahmawati
rujuk 🤣
Anonim: rujuk TAIK ya
total 1 replies
axm
moga annisa nanti nikah dpt anak kembar ya 💪💪💪mau liat akhir mertua jahat dan emili😄3
Mutaharotin Rotin
laaannjjuut thor 🌷🌷
Les Tary
awalnya dengan bangga langsung talak 3 annisa giliran tahu annisa kaya pengen rujuk ga tahu malu🤣
Eka ELissa
kmu di kn ayudi kyaknya Nisa mknya kmu GK tau dan GK hamil 🤰🤰😡😡🤦tanpa kmu sadari
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!