NovelToon NovelToon
TIARA NANDINI

TIARA NANDINI

Status: tamat
Genre:Teen / Cintapertama / Tamat
Popularitas:97.2k
Nilai: 5
Nama Author: INRUMIDITAH

Ini adalah karya pertama saya, mohon maaf jika dalam penulisan masih belum rapi 🙏

****
Tiara Nandini, adalah seorang Siswi SMA yang berprestasi. Walaupun dia berasal dari keluarga sederhana, tapi semangatnya dalam belajar sangat luar biasa.

Pada disuatu hari, ada hal yang membuat Tiara seperti tak ingin melanjutkan hidupnya. Tiara kehilangan kedua orang tuanya sekaligus, karena sebuah kecelakaan tunggal.

Tak lama setelah orang tua Tiara meninggal dunia, datang dua orang menagih hutang kepada Tiara. Dua orang itu mengungkapkan, jika hutang orang tua Tiara bernilai puluhan juta. Tiara diancam akan dinikahkan dengan Asep jika tak mampu membayar hutang tersebut. Asep merupakan teman Tiara yang memiliki masalah mental, ia bersikap seperti anak umur dua tahun.

Mampu kah Tiara membayar hutang kedua orang tuanya? Atau takdir mengharuskan Tiara menjadi istri Asep? Ayo, simak kisahnya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon INRUMIDITAH, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ulangan kenaikan kelas

Hari ini adalah hari pertama ulangan kenaikan kelas. Seluruh siswa-siswi telah siap di depan kelas mereka masing-masing.

Mata pelajaran yang diujikan hari ini adalah mapel Bahasa dan mapel Matematika. Beberapa anak terlihat santai, dan beberapa lagi terlihat panik membolak-balikkan sebuah buku. Beberapa saat kemudian, lonceng berbunyi.

"Ra, lonceng udah bunyi, masuk dulu yuk!" ajak Chika.

"Ya, nanti pulang ulangan tunggu aku ya," ucap Tiara.

"Oke." Chika dan Tiara berpisah, dan masuk ke kelas masing-masing.

Para murid pun mulai mengerjakan satu-persatu soal ulangan kenaikan kelas. Bagi murid pandai, soal-soal didepan mereka sangat mudah. Tapi, bagi murid yang biasa-biasa saja, soal-soal itu terasa sulit.

...***...

Teng ... teng ... teng ....

Lonceng berbunyi, menandakan waktu ulangan telah berakhir. Para murid mulai keluar dari ruangan mereka.

Ting.

Ada notifikasi pesan dari hp Chika.

Pesan itu berasal dari Reno, Reno mengirimkan pesan di grup. Grup yang hanya berisi tiga kontak WhatsApp, yaitu kontak Tiara, Chika, dan Reno sendiri.

Reno : "Guys, nanti belajar bersama yuk dirumah Tiara"

Chika:"Kita kan beda tingkatan kelasnya, materi nya beda lah kak.."

Reno:"Ya gapapa, belajar bareng aja walaupun yang di pelajari beda"

Tiara:"Oke kak, gapapa..malah tambah rame. Kemarin kan cuma berdua sama Chika"

Reno:"Aku lagi bosen di rumah, mama papa ku sering berantem akhir-akhir ini. Gak tau kenapa"

Chika:"Yaudah kak, nanti sharing aja di rumah Tiara"

Reno:"Oke, nanti tunggu ya pulang nya"

Tiara dan Chika :"👍"

...***...

Tiara, Reno, dan Chika telah sampai di depan rumah Tiara. Tiara pun mengajak kedua temannya untuk masuk kedalam rumahnya.

"Chik ... Kak Reno ... masuk yuk," ajak Tiara.

"Oke," jawab Chika dan Reno bersamaan.

"Ooh iya, aku tadi ambil ini di rumah. Kebetulan bunda ku habis nyetok camilan nih, ini buat stok camilan kita hari ini." Chika mengeluarkan sebungkus besar kantong yang berisi camilan dan minuman ringan.

"Kamu mau belajar apa mau makan-makan chik? Ini camilan sama minuman nya banyak banget." Tiara keheranan.

"Udah gapapa Ra, Chika kan emang baik hati." Reno memuji Chika sambil mengambil beberapa camilan yang di bawa Chika.

Mereka pun mulai belajar, walaupun kadang terhenti oleh candaan mereka. Tiba-tiba, Reno teringat kedua orang tua Tiara, kenapa, mereka tidak kelihatan di rumah?

"Bapak sama Ibu kamu kemana, Ra? Kok gak keliatan?" tanya Reno.

"Gak tau kak, tadi pagi gak ngabarin sih kalau mau pergi lama," jawab Tiara.

...***...

Malam hari.

Ting ...

Pesan WhatsApp masuk di hp Tiara.

Chika :"Ra, besok selesai ulangan anterin aku ke toko buku ya"

Tiara :"Oke Chik.., kak Reno di ajak nggak..?"

Chika :"Boleh.. Boleh.. Nanti kabar i aja"

Chika segera mengirim pesan ke kak Reno.

Chika :"Kak Ren, besok ikut gak? Aku sama Tiara mau ke toko buku"

Reno :"Ngapain ke sana..?"

Chika :"Ya beli buku lah 😏"

Reno :"Ya lah aku ikut"

...***...

Setelah beberapa saat, Tiara, Chika, dan Reno telah sampai di toko buku. Mereka memilih buku yang mereka inginkan, lalu pergi membayar ke kasir.

"Eh, nanti main ke rumahku mau gak? Di rumah paling cuma ada si Cindy. Mama papa ku lagi keluar kota," ucap Reno.

Cindy adalah adik Reno, dia duduk di bangku SMP kelas 3. Cindy adalah gadis cantik dengan kulit putih, dengan mata yang sedikit sipit.

"Ya, bolehlah. Udah lama juga nggak main ke rumah kak Reno," jawab Chika.

"Aku ngikut ajalah, kangen juga dah lama nggak ketemu Cindy." Tiara juga ikut menjawab.

...***...

Setelah menempuh perjalanan, Tiara dan kedua temannya telah sampai didepan rumah Reno. Reno membuka pagar, dan berjalan melewati halaman rumahnya, disusul Tiara dan Chika dibelakangnya.

"Yuk masuk, nanti kita ngobrol di balkon aja ya, asyik kayaknya." Reno mempersilahkan teman-teman nya untuk masuk.

Di sisi lain.

"Suara siapa ya yang ada dibawah? Kayaknya banyak orang." Cindy bermonolog.

Karena penasaran, Cindy langsung keluar dari kamarnya. Posisi kamar Cindy berada di lantai dua.

"Waaaa ... Kak Tiara ... Kak Chik ... Cindy kangen ... kalian udah lama nggak main ke sini. Bosen cuma liat kak Reno mulu di rumah." Cindy datang dengan wajah cemberut.

Reno tak menggubris kata-kata Cindy, Reno berlalu menuju dapur di rumahnya.

" Kak Tiara sama kak Chika kangen juga sama Cindy." ucap Tiara.

Tiara, Chika dan Cindy saling berpelukan. Mereka merasa sudah lama tidak bertemu. Jadi saat itu, mereka benar-benar ingin melepas rindu mereka.

"Kita naik ke balkon yuk!" ajak Reno

"Oke," jawab ketiga wanita itu bersamaan. Mereka berempat sudah naik ke balkon, mereka saling mengobrol dan bercanda.

...***...

Tiara dan Chika telah pulang dari rumah Reno. Mereka naik bus umum untuk sampai dirumah mereka.

"Kak ... besok-besok ajak mereka ke sini lagi ya," pinta Cindy.

"Imbalannya apa?" goda Reno.

"Apaan sih kak? Perhitungan banget!" Cindy menatap kakaknya dengan tatapan sinis.

"Di dunia ini tu, nggak ada yang gratis." Reno kembali menggoda adiknya itu.

"Permen mau?" Cindy menyodorkan permen ke arah Reno.

"Emang kakak anak TK? Nggak mau ah." Reno mengernyitkan keningnya.

"Ah males ah ngomong sama kak Reno." Cindy berlalu meninggalkan kakaknya yang jahil.

"Punya kakak satu-satunya, tapi bikin emosi." Cindy menggerutu sendiri sambil berjalan ke arah kamarnya.

Omelan Cindy masih terdengar oleh Reno, walaupun pelan.Reno hanya menggelengkan kepala melihat tingkah adiknya.

...***...

Pagi harinya.

"Kak Ren,Cindy berangkat ke sekolah dulu ya," pamit Cindy.

"Kamu sama siapa berangkat nya?" tanya Reno.

"Nanti ada temen aku, dia udah WhatsApp aku mau jemput," jawab Cindy.

"Cewek kan?" Reno kembali bertanya.

"Iya lah." Cindy berlalu meninggalkan kakak nya.

Kemudian, Reno juga berangkat ke sekolah dengan mengendarai motor nya.

Reno melaju dengan santai, karena memang masih pagi. Sesampainya di sekolah, Reno memparkirkan motornya. Di sana terlihat Riko yang juga baru tiba di sekolah.

"Baru sampai juga lo, Ko?" tanya Reno sambil berjalan menghampiri Riko.

"Iya ni, yuk ke kantin dulu, laper nih tadi belum sarapan," ajak Riko.

"Oke." Reno dan Riko berjalan bersama menuju kantin sekolah.

...***...

Di kantin sekolah.

"Lo mau jajan nggak, Ren?" tanya Riko

"Nggak ah, masih kenyang. Tadi di rumah udah sarapan." Reno hanya menemani Riko untuk makan

"Lo kapan terakhir ketemu Chika?" tanya Riko di sela makannya

"Emang kenapa?" Reno agak heran kenapa temannya Riko menanyakan tentang Chika

"Gue tu sebenarnya suka sama dia." Riko ingin menyatakan perasaannya terhadap Chika

"Ungkapin lah ...," ucap Reno santai.

"Lo bantu gue deket sama dia ya," pinta Riko.

"Ogah, usaha aja sendiri!" Reno bangkit dari tempat duduk nya dan berlalu meninggalkan Riko

"Temen macem apa lo? Gak mau bantu!" Riko menggerutu sendiri.

Reno tak merespon perkataan Riko.

...***...

Reno keluar kantin, menelusuri sudut sekolah. Melihat siswa-siswi sedang membaca materi persiapan ulangan hari ini.

Sedangkan Reno, terlihat santai. Padahal tadi malam dia sudah belajar, mempelajari materi mapel ulangan hari ini.

"Kak Ren," Chika memanggil Reno.

"Tumben sendirian Chik, Tiara mana?" Reno heran, karena biasanya mereka selalu kemana-mana berdua.

"Tiara lagi di toilet, aku mau ke kantin dulu, laper tadi belum sarapan." Chika berdiri di samping Reno

"Yaudah, sana ke kantin! Nanti keburu masuk, trus nggak konsentrasi ngerjain soal ulangan nya karena laper," Reno merespon ucapan Chika

"Oke kak, aku ke kantin dulu ya, bye." Chika melambaikan tangannya ke Reno

"Bye." Reno juga melambaikan tangannya ke arah Chika

1
Syifaa
Tiara kamu berprestasi banget aku juga pengen🥹🥹, jangan lupa mampir ya thorr
Dehan
selesai deh baca novelmu ini thor.. ntar aku bakal mulai ke novel yg lain..
dukung balik ya thor 🤭
Dehan
tragis amat thor nasib tiara dan satria
Dehan
waduh 🙄
Dehan
bab ini mengandung bawang 😢😢
Dehan
hadehhh nyesek banget,😢
Dehan
sama banget kayak aku, kalo udh kumpul2 saudara rasanya gak afdol kalo gak foto2
Dehan
kayak menyapa anak bayi nih si cinta 🤭
Dehan
wkwkwk
Dehan
mampir lagi ya thor ke penjahit cantik
Dehan
wihhh udah kuliah aja tuh si kembar
Dehan
nyicil baca tiara nandini dlu deh thor, ntar baru lanjut novel author yg lain
Dehan
wahahahaa sama kayak aku, kalau malam mau buang air kecil gak berani pasti bangunin suamik
Dehan
beruntungnya tiara dipertemukan dengan satria, kalau gak kan gimana tuh nasibnya
Dehan
wow masa lalu satria 😱😱😱
Dehan
Tiara menjadi bunga..
baiqlah thor, mungkin ini rezekimu.. aku kirimin bunga ya buatmu thor 😁
Dehan
Duhhh kabarnya udah berkabung berkabung aja sihhh, tiara masih hidup lohhh
Dehan
sudah aku dukung karyamu thor
Dehan
tuh kan chandra.. keisengannya di bales jengkel, gak di bales terkejut 😂😂
Dehan
aku mau ngucapin selamat sama davin tapi kok udah kelamaan banget ya 😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!