NovelToon NovelToon
TEMAN ATAU SUAMI

TEMAN ATAU SUAMI

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Perjodohan / Tamat
Popularitas:488k
Nilai: 4.9
Nama Author: Tina rifky

WARNING!!!
TOLONG JANGANi BOOM LIKE XXXX PLEAS

Area 21 +
Harap bijak dalam membaca

Kisah ini menceritakan tentang seorang gadis yang berusia 22 tahun. Dia adalah anak tunggal, dari keluarga yang cukup berada. Namanya Asyafa Dorman, anak dari seorang Pengusaha yang bergerak dibidang Elektronik yang bernama Bernard Dorman, dan istrinya yang bernama Nurlaila.

Orang Tua Asyafa Dorman sudah menjodohkan dirinya sedari kecil, dengan anak dari teman kedua orang tuanya yang bernama Rayhan Darma. Namun Asyafa Dorman tidak tahu menahu soal perjodohannya saat itu. Hingga saat Dewasa dia baru tahu bahwa dirinya sudah dijodohkan, dan dia menolak untuk dijodohkan karena alasan ingin melanjutkan sekolah S2nya.

Banyak para pemuda yang menyukai gadis itu bahkan rela untuk menunggunya hingga kuliah S2nya. Ada juga cinta seorang pria yang selalu memghalalkan segala cara untuk mendapatkan cintanya.

Ayo saksikan kisah seru mereka disini.. selamat membaca jangan lupa bahagia selalu. Tina Rifky.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tina rifky, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dosen Pengganti

"Loe kenapa Sya? Kenapa malah melamun saja!" Tegur Alya.

"Ooooh..., engga apa-apa Al." Asyafa menyeringai.

"Sudah, ayo kita makan, sudah keroncongan ini perut, sedari pagi tadi gue belum sarapan." Ajak Asyafa.

"Lagian loe, kebiasaan banget. Suka nunda-nunda makan, nanti kalau sudah kambuh sakit maag loe, baru loe tobat." Omel Alya.

"Sudah-sudah, jangan ngomel terus. Kapan makannya gue." Ujar Asyafa, supaya Alya berhenti ngomel.

"Loe mau makan apa Al? Biar gue pesan sekalian." Tanya Asyafa.

"Samain saja sama loe." Jawab Alya.

"Okay..., kalau begitu." Ucap Asyafa.

"Abang, aku pesen syomai nya dua yah. Pedas sedikit, engga pakai lama. Hi.. hi... hi..." Pinta Asyafa, seraya terkikik.

"Siap Non! secepatnya saya antar. Silahkan Non duduk lagi." Jawab Abang syomai.

"Makasih yah Bang. Oh.. iya, minumnya air putih hangat saja yah Bang." Pinta Asyafa.

"Siap Non, beres." Secepat kilat Abang syomai memotong-motong syomai. Kemudian disiramnya dengan kuah sambel kacang, dan saos yang agak banyak, kecap sedikit dan selesai.

"Non, ini syomainya, dan ini air putih hangatnya." Ucap Abang syomai, seraya menaruh di hadapannya.

"Terima kasih Bang." Jawab Asyafa dan Alya kompak.

" Sya, sehabis mata kuliah siang, loe langsung cabut atau main dulu?" Tanya Alya.

"Maunya sih main, kita jalan sama anak - anak genk!." Ucap Asyafa.

"Okay.. kalau begitu!." Jawab Alya.

"Iya, sebelum kebebasan gue hilang." Bathin Asyafa. Karena logika dia, kalau sudah nikah, pasti hidupnya terkekang, dan tidak bebas.

"Loe sudah selesai?" Tanya Asyafa. "Ayo kita masuk kelas." Ajak Asyafa, kepada sahabatnya itu.

"Sudah, ayo."Ajak Alya.

"Bang ini uangnya, ambil saja kembaliannya." Asyafa memberi uang lembaran 50 ribu.

"Makasih, Non! Baik bangen sih Non ini. Sering-sering saja pelanggan saya kayak Non cantik." Harap Abang syomai.

"Sama-sama Bang! Syomainya kan enak, jadi saya sering jajan disini." Asyafa tersenyum sambil berlalu.

Sesampainya dikelas, anak-anak sibuk dengan masing-masing. Ada yang baca, ada yang nyatet tugas, ada pula yang ngobrol. Suasana kelas gaduh, Asyafa dan Alya mulai duduk di bangkunya masing-masing.

"Hei.., teman semua, mohon perhatiannya yah." Ketua kelas mengintruksi.

"Katanya ada Dosen pengganti Ibu Maria, dia akan cuti melahirkan. Dosen itu, baru satu minggu disini. Katanya Dosennya ganteng banget." Ucapnya, seraya tersenyum menghayal.

"Wuah.. asyik dong! Kalau Dosennya ganteng, betah dong kita dikelas." Ucap anak-anak cewek menimpali.

"Semangat belajar dong kita semua. Dari pada sama Ibu Maria, kaku kayak kanebo kering. He... he... " Vani nyengir tanpa dosa.

"Huuuu... !" Anak-anak menyoraki Vani.

"Tok.. tok.. !" Pintu di ketuk.

"Huuus.. jangan berisik, ada yang datang." Ucap Ketua Kelas, seraya menutup mulutnya dengan jari telunjuknya, lalu kembali ketempat duduknya.

"Assalamualaikum, selamat siang anak-anak." Ucap Ibu Dosen Delima, memberi salam.

"Waalaikumsalam, selamat siang juga Ibu Dosen." Anak-anak menjawab, seraya berbisik-bisik. Kalau benar ada Dosen ganteng disamping Ibu Delima. Lain perihal dengan Asyafa yang melongo, tidak percaya.

"Sebelumnya, kalian pasti bertanya-tanya, bukan? Siapa Beliau yang ada disamping saya?" Ucap Ibu Delima.

"Iya.. Ibu Dosen!" Jawab siswa-siswi kompak.

"Beliau ini, akan menggantikan Ibu Maria, karena cuti melahirkan. Sampai Ibu Maria masuk kembali." Ucap Ibu Delima menginformasikan, seraya mempersilahkan Dosen tersebut untuk memperkenalkan diri.

"Assalamualaikum, selamat siang anak-anak!" Salam Dosen itu.

"Waalaikumsalam... selamat siang juga, Pak Dosen ganteng." Jawab siswa-siswi.

"Heem... perkenalkan nama saya Dosen Rayhan Darma, saya baru satu minggu disini." Ucap Dosen itu.

"Mohon kerja samanya." Pinta Dosen itu.

"Wuaah..., Rayhan Darma? Namanya bagus, cocok dengan wajahnya yang ganteng." Bisik-bisik anak cewek histeris. Lain perihal dengan Asyafa, yang bergeming. Sedangkan Alya biasa saja, karena dia memang sudah tahu sejak kedatangannya. Informasi dari teman genk nya.

"Saya akan menggantikan Ibu Maria sementara, terima kasih." Ucap Dosen Rayhan.

"Pak, kalau boleh tahu, Bapak sudah punya pacar belum?" Tanya salah satu mahasiswi.

"Iya, Pak! Sudah punya belum?" Siswi lain menimpali.

Pak Dosen, hanya tersenyum tipis seraya melirik, menyorot tajam ke arah bangku Asyafa. Namun yang di sorot tidak menyadarinya, karena dia merasa malas jika ingat kejadian dikantin.

"Yah.. Bapak, engga dijawab!" Ucap siswi kecewa.

"Sebaiknya saya undur diri yah, anak-anak!" Ibu Dosen Delima menyela, seraya sedikit membungkukan badan kearah Dosen Rayhan.

"Iya.. Ibu Dosen!" Jawab siswa-siswi.

"Terima kasih, Bu Dosen Delima!" Ucap Pak Rayhan, seraya membungkukan badan sedikit.

"Sebelum saya mulai mengajar, saya akan mengabsen anak-anak terlebih dahulu yah." Mohon rayhan.

"Iya.. Pak!" Anak-anak menjawab.

"Terimakasih," Ucapnya Rayhan, seraya membuka buku absensinya.

"Saya akan mulai mengabsen satu-satu yah." Ucapnya Rayhan.

"Alya Mentari?"

"Hadir... Pak!."

"Andini Permata?"

"Hadir.. Pak!"

"Asyafa dorman?" Tidak ada jawaban.

"Saudari Asyafa Dorman?" Masih tidak menjawab.

Akhirnya Dosen itu berdiri, dan menghampiri meja tempat Asyafa berada.

Asyafa terkesiap, begitu kaget karena di hampiri Dosen Rayhan.

"Iya Pak, saya hadir."

Anak-anak cewek histeris, karena Dosen ganteng itu bisa tahu letak meja Asyafa, dan saling berbisik-bisik.

"Apakah mereka sudah saling mengenal? Atau ada hubungan keluarga? Atau apalah itu?"

"Kenapa lama sekali, menjawab hadir saja." Ucapnya Dosen itu ketus, seraya kembali ketempat duduknya semula.

"Aiish... dasar Dosen aneh!" Gerutu Asyafa, yang di dengar sahabatnya Alya.

"Kenapa sih loe, Sya? Gerutu saja! Sepertinya loe tidak suka, bukan? Dengan Dosen ganteng itu." Tanya Alya.

"Iya.. gue engga suka sama dia, katanya sudah dua kali gue nabrak dia. Seingat gue baru tadi saja di kantin, gue nyenggol dia. Padahal engga sampai jatuh, masa gue dibilang ceroboh, bukankah itu menyebalkan?" Tanyanya pada Alya.

"Sudah... sudah.. ! Cuma gitu saja loe kesel, jangan gitu loe, nanti loe suka sama dia." Ledek Alya tertawa puas.

"Aiish... loe itu, teman macam apa? Bisanya ngeledek terus." Asyafa merajuk, seraya mengerucutkan bibirnya.

Akhirnya Pak Dosen, melanjutkan kembali mengabsen siswa-siswi dengan serius dan sampai selesai.

Karena ini masa perkenalan Dosen dan siswa-siswi, maka pembahasan materi hanya secukupnya saja. Dan akhirnya jam pelajaran selesai, semua siswa-siswi bersiap untuk pulang.

Lain hal dengan Asyafa.

"Asyafa Dorman, duduk ditempat." Ucap Dosen itu menyerukan namanya.

"Whaat... ? Apa maksudnya?" Asyafa bertanya dalam hati.

Akhirnya, Asyafa menurunkan bokongnya kembali dikursi duduknya.

Happy Reading

--BERSAMBUNG--

1
Meiriyana
Luar biasa
Kenzi Kenzi
cinta masa kecil rayhan di londo,neng oh eneng
MFay
calon mantu idaman itu neng, makanya si camer lngsng akrab 😁
MFay
wajar pak dos, dari mata turun kehati atau dari hati naik kemata tu jadi baper deh pk dosen 😁🤣
MFay
kejar terus pak dosen, sampai halal pokoknya
MFay
Ciee... yang sabar ya pak dosen justru yg macam asyafa ni yg bikin penasaran 😁
Nirma Irma
lumayan bagus ceritax
Elisabeth Ratna Susanti
maaf baru sempat mampir di sini 🙏
deleted
hai kak.. aq mampir nih.. karya nya bagus bgt ..
mampir juga ya di cerita GELOMBANG SEGITIGA
menceritakan sebuah perjodohan yang tidak sesuai dengan harapan..
terimakasih
Ra Minat
nga lanjut.terpaksa menikah
Naylatul Maufiroh
seru
Echa Alfahrezy
MP Asyafa-Reyhan😍
Tn Satria
mantap
Tn Satria
kk cantik
Tutik Julianti
happy ending...akhir yg sangat bahagia...
Tutik Julianti
aduh damar amnesia...kasian Alya😔😔
Tutik Julianti
jujur saja Alya... kalau kau jg sudah mulai suka sama damar🤭🤭
Tutik Julianti
Alya udah mulai ada rasa sama damar kayaknya 🤭
Tutik Julianti
kayaknya damar dah mulai suka sama Alya
Tutik Julianti
sembuh...biar bisa insyaf...si Charles nya thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!