NovelToon NovelToon
Tak Bisa Ke Lain Hati

Tak Bisa Ke Lain Hati

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Patahhati / Tamat
Popularitas:1.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: Ina As

Hal terbodoh yang pernah aku lakukan adalah pernah menjalin hubungan asmara dengan pria yang masih terikat hubungan keluarga, sepupu kedua. Mengapa? karena pertemuan tidak bisa dihindari. Yang lebih menyakitkan karena belum sebulan kami putus, ia sudah memproklamirkan hubungannya dengan perempuan yang masih sepupuku juga. Celakanya lagi, aku tak bisa mengikis perasaanku padanya.

Lalu bagaimana akhir kisah cinta kami?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ina As, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

30. Melintasi Samudera

Adinda sudah terlena dengan mimpinya, mimpi yang membuat ia sejenak melupakan Adhitama. Namun dering handphone membangunkan dirinya. Ia lupa menonaktifkan handphonenya.

Ia mengambil handphone itu, untuk menonaktifkannya. Tapi begitu melihat yang menelpon adalah Ibunya, ia akhirnya menjawab telpon itu juga.

Ibu Venny: Adinda, jawab Ibu. Betul kamu hamil oleh Adit?

Suara ibunya terdengar sangat lantang di telpon.

Adinda: Tidak Bu, Adinda tidak hamil. Adinda bohong pada Kakek Sofyan Amin.

Ibu Venny: Maksud kamu itu apa Adinda? kamu ingin merusak rencana pernikahan Adit dengan Ayu lagi? Kamu sadar, kamu bukan hanya mempermalukan dirimu sendiri, kamu sudah mempermalukan Ibu dan Ayah pada Kakek Sofyan Amin. Kamu mengaku-ngaku hamil sedangkan Adit membantahnya. Kamu sudah S2 tapi kamu tidak tahu tindakanmu sangat memalukan. Ibu malu Dinda. Kenapa kamu sangat jahat pada Adhitama? kamu jangan lupa dengan segala kebaikannya. Ia yang menjadikan kamu magister. Ia yang menutup utang Ayah di bank sehingga mobil kamu batal dijual. Kenapa kamu jahat sekali pada Adhitama?

Ibu Venny belum selesai berbicara namun Adinda tidak ingin lagi mendengar kelanjutan Ibunya itu. Ucapan Ibunya hanya semakin membuatnya meradang. Seperti luka yang diperasi jeruk nipis, semakin perih. Dinda sudah mempermalukan Ayah dan Ibunya. Ya, Adinda akan selalu ingat kata-kata itu.

Satu hal yang baru ia tahu lagi, ternyata yang menutup utang Ayahnya di Bank adalah Adhitama sehingga mobilnya tidak jadi dijual. Mengapa selalu dia? mengapa Adinda begitu banyak terjerat utang budi padanya disaat Adinda ingin membencinya.

Adinda merasa menanggung kesedihannya sendiri. Semua orang memojokkannya. Bahkan Ibunya sendiri. Hatinya semakin hancur.

Adinda menonaktifkan handphonenya, dan meminum satu butir lagi obat tidur. Ucapan Ibunya tadi membuat obat tidur yang ia minum sebelumnya kehilangan efek.

Dinda hanya ingin tidur dan tidur. Karena hanya disaat tidur saja ia tak merasakan perih hatinya. Hanya disaat tidur ia bisa melupakan Adhitama, Ibu, dan semua keluarganya.

*********

Saat pesawat yang membawanya pulang ke Jakarta mengangkasa di langit Kota Sydney, Adhitama memandang ke bawah melihat Kota itu dari atas dengan hati yang lara. Ya, separuh jiwanya ia tinggalkan di bawah sana dengan hati yang terluka setelah ia menyakitinya.

Ia kembali memutar ingatannya saat mengunjungi kota itu sebanyak 4 kali. Ada seorang gadis yang membuatnya rindu untuk selalu datang ke Kota itu, sekedar hanya untuk mengantarnya ke kampus atau menungguinya pulang kampus, menemaninya berbelanja bulanan dan menghabiskan waktu mengobrol semalaman di Apartemen.

Adhitama tidak yakin apakah masa-masa itu akan kembali lagi mengingat ia sebentar lagi menikah dengan Ayudia dan belum tentu Adinda bisa memaafkannya. Rindu dan rasa khawatir pada gadis itu menggerogoti dirinya. Ingin rasanya kembali melihat keadaan gadis itu.

Setelah menempuh perjalanan selama kurang lebih tujuh setengah jam, akhirnya pesawat yang Adhitama tumpangi mendarat di Bandara Soekarno Hatta tengah malam. Begitu tiba di terminal, hal pertama yang ia lakukan hanyalah menelpon Nayla menanyakan keadaan Kakaknya. Adhitama hanya semakin disiksa rasa cemas begitu Nayla mengatakan Adinda belum pernah bangun dan makan sejak Adhitama berangkat.

Adhitama: Nay, kamu bangunkan Kakak, bujuk ia untuk makan.

Nayla: Sudah Mas, kakak hanya menggeleng terus tidur lagi. Tadi Ibu menelpon Kakak, Ibu sangat marah pada kakak karena sudah mengaku-ngaku hamil. Mungkin itu yang membuat Kakak semakin sedih.

Otak Adhitama berputar bagaimana caranya menghibur Adinda. Namun ia merasa buntu kali ini. Ia hanya terus menyesali kata-kata yang terlanjur meluncur pada mulutnya karena ia dikuasai amarah.

Ia diserang rindu yang sangat dalam pada gadis itu.

Adhitama tidak menyangka, Ayudia turut menjemputnya di Bandara bersama sopir Adhitama.

Kesabaran Ayudia berbuah manis, sebentar lagi ia akan menikah dengan Adhitama. Ia sudah memenangkan persaingan dengan Adinda. Semoga.

"Kenapa menjemput tengah malam begini Yu?" tanya Adhitama begitu mereka berada di atas mobil.

"Ayu kangen Mas."

Adhitama tidak menanggapi ucapan Ayudia. Ia merebahkan kepalanya pada sandaran kursi lalu menutup matanya. Tampaknya ia lelah sekali.

Bagaimanapun hati Ayudia menjadi sakit juga atas sikap Adhitama yang menjadi dingin padanya. Tak ada ciuman yang diberikan Adhitama padanya seperti biasanya bila ia baru bertemu atau hendak berpisah.

Tadi jantung Ayudia nyaris copot mendengar Adinda mengaku dihamili oleh Adit, namun ia menjadi senang begitu Adhitama sendiri yang membantahnya. Ia tak habis pikir dengan sikap sepupunya yang melakukan berbagai cara untuk mendapatkan Adhitama.

Sekarang Ayudia harus menahan getir lagi saat Adhitama menelpon Nayla menanyakan kabar Adinda di depan matanya.

Adhitama: Kakak sudah bangun Nay? paksa ia makan biar hanya sedikit. Obat itu jauhkan darinya Nay.

Nayla: Kakak nggak mau Kak.

Ayudia mendengarkan percakapan Adhitama dan Nayla.

"Ada apa dengan Adinda?" Ayudia penasaran apa yang terjadi pada sepupunya yang nyaris mengkudeta dirinya.

Adhitama tidak menjawab pertanyaan Ayudia. Ia kembali menyandarkan kepalanya dan menutup matanya.

Sesungguhnya ia tidak mengantuk. Pikirannya mengembara melintasi samudera karena kecemasan dirinya akan kondisi Adinda. Ia rindu. Sungguh rindu pada gadis itu.

*******

Hi readers, penggemar Aaliyah: Siapa Yang Kau Cinta? ekstra partnya udah up. Silahkan membaca. Jangan lupa vote, like and comment ya 😁

1
Yani Cahyani
aduh tor ceritanya paraaaaaah ,bikin sakit hati ,sampai terbawa kealam nyata ,hatiku kesal sekli
🖤 Yay
astaghfirullah Dinda 🤣🤣🤣🤣😭
Yay.
itumah julukan Mas Adam, tp sayang knpa ga dilanjutkan
Yay.
maaf kamu fiksi😢😩
Yay.
ini mukul apa ya?
Yay.
Tuhkan ga sadar kalau dia egois, pdhal dah ditinggalin sama Adinda
Yay.
Anjing....
Yay.
Dinda lemah bgt klau Sama Adit
Yay.
kalau ingat kata" Adhitama pas di Australia aku sebagai perempuan ga akan pernah kembali.
Yay.
Lah gmna ga ragu.. adinda udh dua kali dibuat kecewa dan sakit hati olehmu
Yay.
Astaghfirullah, aku pikir ini ulah Ayudia. tapi sempat mikir emang Ayudia punya ruang gerak??
Yay.
lah. adinda berhak jga dong ngelaporin kasus KDRT
Yay.
jgn mau din
Yay.
Lah baru sadar
Yay.
sumpah aku piyeek y
Yay.
Bangkekkkk anjing
Musliha Rika
klk Adit masih ok lah Thor tp klk hadi bikin emosi terus 😭😭
LD24
.
Rusma Yulida
yg jadi korban ayu dinda jasmien ,
yg egois adit , kakaek dan nenem
Rusma Yulida
betul bnget pengen munth list aditttt
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!