Min Kiara gadis manis berusia 19 tahun mempunyai kekasih bernama Kim Taehyung seorang pengusaha muda yang terkenal dingin dan tidak tersentuh di Korea, tidak ada yang tahu tentang hubungan mereka yang baru berusia 6 bulan itu.
Bagaimana jadinya jika Kim taehyung tiba-tiba di jodohkan dengan wanita lain? akankah Kim taehyung menolak perjodohan itu dan mempertahankan kekasihnya? atau sebaliknya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nia ayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Nasehat dan bujukan Jimin
“Kak Taehyung..." panggil kiara pelan dan taehyung yang masih fokus menyetir pun menoleh ke arah si manis lalu setelahnya fokus ke depan lagi.
“Ada apa hmm?" Tanya Taehyung lembut.
“Mmm…itu bisakah untuk sementara kita rahasiakan hubungan kita dari orang lain? Termasuk dari kak Suga dan kak Jimin” ucap kiara lirih.
"Apakah kamu tidak suka menjadi kekasih kakak sayang?” Tanya Taehyung pelan dan dapat kiara rasakan ada sedikit nada kecewa di dalamnya.
"Bukan seperti itu hanya saja kia belum siap jika orang lain tahu hubungan kita, karena Kia tahu kalau kakak bukan orang sembarangan” jelas kiara pelan.
Bagi kiara status Taehyung sebagai CEO membuat dirinya tidak percaya diri menyandang gelar kekasih seorang Kim Taehyung, kiara tidak mau orang orang diluar sana menghujat Taehyung karena berpacaran dengan anak kuliahan yang mungkin hanya menginginkan hartanya saja. Membayangkan semua itu membuat kiara takut jika semua orang mengetahui hubungan mereka.
Taehyung menggenggam tangan mungil itu erat menyalurkan rasa nyaman dan seolah paham akan ketakutan yang dirasakan gadis tersebut, setelah diam beberapa saat Taehyung pun tersenyum.
“Baiklah jika itu maumu sayang tapi untuk kak Suga dan Jimin mereka harus tahu karena bagaimanapun pasti mereka akan curiga jika setiap hari adik kesayangan mereka diantar jemput pria tampan jika tidak mempunyai hubungan bukan", jelas Taehyung.
Gadis itu menoleh dan menatap Taehyung.
“Kalau soal kak Suga dan kak Jimin biar Kia sendiri yang bilang ya kak" pinta kiara dan Taehyung pun mengangguk.
Setelahnya hanya ada keheningan dalam perjalanan pulang mereka tetapi salah satu hal yang tidak bisa dilewatkan adalah salah satu tangan Taehyung terus menggenggam tangan mungil kiara bahkan hingga mobil itu memasuki pelataran mansion Min.
Taehyung melepaskan seat belt nya lalu setelahnya melepaskan seat belt kiara serta seat belt miliknya, dan sebelum gadis itu membuka pintu mobil Taehyung dengan pelan menarik tengkuk kiara dan melumat bibir mungil itu dan gadis itu mulai membalasnya. Hingga setelahnya Taehyung melepaskan ciuman mereka dan menghapus benang saliva di bibir kekasihnya.
“Kakak sangat mencintaimu" ucap Taehyung lembut sambil menatap kiara lekat.
Mereka berdua memasuki mansion Min bersama dan itu membuat Jimin sedikit terkejut melihat adik iparnya yang datang bersama dengan sahabatnya.
"Kalian pulang bersama?” Tanya Jimin sambil menatap kiara penuh selidik sedangkan kiara, gadis itu menunduk dan bergegas ke kamarnya setelah sebelumnya berpamitan dengan Taehyung.
"Kia ke kamar dulu ya kak, terima kasih untuk traktirannya” ucap kiara pelan lalu berlalu dari sana.
Taehyung terus menatap punggung gadis itu hingga menghilang di ujung tangga dan semuanya itu dilihat oleh Jimin.
"Kamu menyukai kiara Tae?" Tanya Jimin tiba-tiba dan membuat Taehyung menatap ke arah sahabat bantetnya tersebut.
“Dia manis dan menggemaskan pria mana yang tidak akan jatuh cinta dengannya hmm" ucap Taehyung sambil tersenyum.
“Ish aku serius Kim Taehyung, kamu benar-benar menyukai kiara?" Tanya Jimin lagi dan Taehyung Pun tersenyum.
"Aku bukan menyukainya tapi aku sudah jatuh pada pesonanya, pesona anak kuliahan” ucap Taehyung dan pernyataan Taehyung tersebut membuat Jimin menutup mulutnya tidak percaya lalu dengan cepat dirinya menarik tangan Taehyung untuk duduk di sofa.
"Ceritakan padaku tanpa ada yang terlewat” pinta Jimin semangat.
Taehyung menatap datar sahabatnya.
“Apanya yang perlu diceritakan?" Tanya Taehyung dan seketika mendapatkan pukulan di bahunya.
“Maksudku bagaimana bisa kamu jatuh cinta dengan kiara secara kamu adalah kulkas tanpa ekspresi" ucap Jimin sedikit kesal menghadapi sifat sahabatnya tersebut.
"Aku sendiri juga heran kenapa aku bisa jatuh cinta padanya padahal pertemuan pertama kami bukanlah sesuatu yang bagus, di awal kami bertemu dia mengomel padaku karena insiden es krim tapi karena kejadian itulah aku terus memikirkannya dan berharap bisa bertemu dengannya” jelas Taehyung.
"Kamu tahu ekspresi kiara saat mengomel padaku dulu sungguh menggemaskan” kata Taehyung sambil tersenyum membayangkan saat pertama kali mereka berdua bertemu.
"Dan sepertinya takdir mendukungmu bukan?” Tanya Jimin sambil tersenyum dan membuat Taehyung ikut tersenyum.
“Ya takdir mendukungku saat aku tahu gadis yang sudah mengganggu pikiranku selama berhari hari ternyata adalah adik dari kak Suga dan yang ternyata juga adalah adik iparmu", ucap Taehyung.
"Apakah kamu serius dengan Kiara Tae?” Tanya Jimin tiba-tiba.
"Tentu saja aku serius, kamu tahu bukan aku tidak pernah mempunyai perasaan ini sebelumnya dan kamu juga tahu jika aku juga belum pernah menjalin hubungan dengan wanita manapun karena hidupku hanya aku gunakan untuk belajar dan bekerja” jelas Taehyung.
"Ya aku tahu itu Tae, akujuga tahu kamu adalah cowok dingin yang tidak tersentuh oleh wanita manapun bahkan hanya aku teman wanitamu” ucap Jimin.
“Jika kamu serius dengan kiara maka jaga dia dengan baik, meski kiara terlihat ceria tapi dia adalah gadis yang rapuh. Jangan pernah membuatnya menangis ataupun menyakiti hatinya aku mohon" pinta Jimin dan diangguki oleh Taehyung.
“Berikan semua kasih sayangmu untuknya Tae jika kamu benar-benar mencintainya karena kiara sudah kehilangan sosok orang tua ketika dirinya masih sangat kecil dan disaat dirinya belum mengerti apa arti dari kehilangan itu sendiri" ucap Jimin lirih.
"Kamu tenang saja, akan aku pastikan kiara selalu bahagia jika bersamaku” janji Taehyung.
"Aku pegang janjimu Tae dan jika kamu mengingkarinya maka bersiaplah menerima kemarahan dari kak Suga dan aku” kata Jimin tegas dan diangguki oleh Taehyung.
Saat ini kiara tengah menikmati makan malam bersama Suga dan Jimin.
"Kia...” panggil Jimin dan membuat kiara yang sedang fokus makan mengalihkan pandangannya dan menatap kakak iparnya tersebut.
"Ada apa kak?” Tanya kiara pelan.
"Bagaimana jika ada seorang pria dewasa yang menyukaimu?” Tanya Jimin tiba-tiba yang membuat gadis itu seketika tersedak makanannya dan ekpresi Suga yang langsung berubah datar.
"Ma-maksud kakak apa?” Tanya kiara gugup.
"Maksud kakak jika ada pria dewasa yang menyatakan cinta padamu apakah akan kamu terima?” Tanya Jimin.
"Ah..itu…itu-” gugup kiara dengan suara yang tercekat di tenggorokan.
"Memang siapa yang menyukai kiara sayang?” Tanya Suga tiba-tiba memotong ucapan kiara yang membuat atmosfer di meja makan seketika berubah.
Jimin hanya tersenyum lalu menggenggam tangan suaminya.
“Taehyung sayang, dia bilang jika dia jatuh cinta dengan kiara" ucap Jimin pelan.
"Tidak” ucap Suga tegas sedangkan Jimin menatap suaminya penuh tanda tanya berbeda dengan kiara terlihat raut kecewa dan sedih tapi langsung ditutupi oleh gadis itu.
"Kenapa tidak sayang?” Tanya Jimin penasaran.
"Kia masih terlalu kecil untuk berpacaran dan lagi aku takut jika Taehyung hanya sekedar ingin bermain dengan kiara. Aku tidak ingin melihat adikku terpuruk karena seorang pria yang baru dirinya kenal” jelas Suga.
Jimin tersenyum dia sangat tahu jika suaminya ini sangat protektif kepada kiarabkarena kiarabadalah keluarga Suga satu-satunya yang dimiliki pria tersebut setelah mereka kehilangan kedua orangtua mereka.
“Aku tahu kamu takut jika kira akan tersakiti suatu saat nanti, tapi untuk kali ini aku mohon biarkan Taehyung membuktikan keseriusannya, aku mengenalnya dan selama aku mengenalnya dia belum pernah jatuh cinta dengan wanita manapun selain dengan kiara” jelas Jimin mencoba meyakinkan suaminya.
"Biarkan kiara mengenal cinta selain dari kita, biarkan gadis kecil kita tumbuh menjadi wanita dewasa sayang. Kita akan tetap memantau dan menjaganya meski suatu saat dia memiliki kekasih karena kiara tetaplah adik kecil kesayangan kita" bujuk Jimin lagi.
Suga menatap istrinya lalu menatap kiara yang sejak tadi hanya menunduk.
“Baiklah, tapi jika sekali saja dia menyakiti kiara akan aku pastikan dia tidak akan pernah bertemu kiara selamanya" ucap Suga tegas.