NovelToon NovelToon
Transmigrasi Alea : Kehidupan Kedua Sang Ratu Mafia

Transmigrasi Alea : Kehidupan Kedua Sang Ratu Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Wanita perkasa / Reinkarnasi / Roman-Angst Mafia
Popularitas:52.6k
Nilai: 5
Nama Author: Rs_31

Akibat sebuah kecelakaan, Alea—Ratu Mafia yang ditakuti dunia bawah—bertransmigrasi ke dalam tubuh seorang siswi SMA yang cupu, norak, dan selalu menjadi sasaran perundungan.
Lebih buruk lagi, gadis itu bukan hanya dibenci di sekolah, tetapi juga ditolak oleh keluarganya sendiri. Penampilan lusuh dan tingkahnya yang dianggap memalukan membuatnya hidup tanpa suara, tanpa pembelaan.
Kini, jiwa dingin dan berbahaya milik Alea menempati tubuh yang selama ini diremehkan semua orang.
Sekolah yang dulu penuh ejekan mulai terasa tidak aman.
Keluarga yang dahulu membuangnya perlahan menghadapi perubahan yang tak bisa mereka kendalikan.
Akankah mereka menyesal telah membenci Alea?
Ataukah justru Alea yang tak lagi peduli untuk memaafkan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rs_31, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hampir saja terbongkar

Dakian menatap Ara tanpa berkedip tatapannya tajam dan dalam. Seolah ingin menembus seluruh kebohongan yang sedang berdiri di depannya.

“Gue tahu lo masih hidup, Alea.”

Suasana di antara mereka langsung menegang.

Ara tersenyum tipis.Namun senyum itu sangat jelas dipaksakan.

“Lo salah orang, Kak,” jawabnya santai.

Damian tertawa pelan, tawa itu terkesan dingin dan canggung.

“Masih mau bohong?” ucapnya.

Ara tidak menjawab.Dia hanya menyandarkan tubuhnya ke kursi, berusaha terlihat setenang mungkin.Namun di dalam hatinya

jantungnya berdetak jauh lebih cepat dari biasanya.

Damian tiba-tiba bangkit dari duduknya.Ara sedikit terkejut saat melihat Damian bangkit.Namun, belum sempat dia bereaksi Damian sudah berdiri tepat di depannya dengan sangat dekat.

“Liat gue,” ucap Damian rendah.

Ara mengalihkan pandangannya.

Namun—

Dag!

Damian langsung mencengkeram dagunya, memaksanya menatap ke arahnya.

“Jangan ngelak,” lanjutnya.

Napas Ara tertahan.Tatapan mereka bertemu dan untuk sesaat

waktu terasa berhenti di tempat.

“Cara lo ngomong dan cara lo natap gue,” gumam Damian.

Matanya menyipit menatap lekat Arabella.

“Semua sama.”

Ara menepis tangan Damian dengan cepat.

“Berhenti, Kak,” ucapnya dingin.

“Lo udah kelewatan.” Lanjutnya dengan tegas.

Namun Damian tidak mundur.Justru semakin mendekat ke arah Ara bahkan lebih dekat dari tadi.

“Lo inget nggak?” katanya tiba-tiba.

Ara terdiam masih mendengarkan apa yang akan Damian ucapkan.

“Setiap kali lo bohong, lo selalu ngelakuin ini.” Damian menunjuk jemari Ara.Yang tanpa sadar sedang mengepal kuat.

Deg.

" Sial kenapa gue ceroboh banget sih," ucap Ara dalam hati.

Alea lupa kalau Damian adalah orang yang sangat cerdik dan juga teliti. Seharunya dia sadar itu supaya dia leboh waspada dan hati-hati.

Damian tersenyum tipis. Semakin yakin kalau yang di hadapannya itu adalah Alea. Meskipun wajah itu milik Arabella.

“Gue nggak pernah lupa kebiasaan lo, Alea," kata Damian

Ara menggeleng pelan.

“Cukup,” katanya.

Namun suaranya tidak setenang tadi.Damian langsung menangkap perubahan itu.

“Lo masih sama,” ucapnya lirih.

Nada suaranya langsung berubah tidak lagi tegas dan menekan Ara apalagi berkata dengan tajam. Justru suaranya saat ini terkesan sangat lelah.

"Alea.” Panggilnya pelan.

Saat menyebut nama itu suaranya terdengar berbeda, lebih dalam dan memberat.

Sedangkan Ara menunduk.Dia tidak sanggup menatap Damian sekarang.Karena kalau dia melakukannya dia takut semua yang dia tahan akan runtuh.

“Gue nyari lo,” lanjut Damian.

Suasana di sana terasa sunyi.

“Gue cari lo ke mana-mana.” Suaranya mulai serak seolah menahan tangis yang kapan saja bisa terjadi.

Ara langsung mengepalkan tangannya lagi.Matanya mulai memanas.

“Berhenti,” bisiknya.

Namun Damian seperti tidak mendengar ucapan Ara.

“Gue lihat jasad lo,” ucapnya pelan.

Deg.

Tubuh Ara langsung menegang.

“Tapi gue nggak pernah percaya itu lo.”

Ara membeku.Napasnya tercekat, bagaimana bisa Damian berkata seperti itu, sudah jelas-jelas waktu itu Ara sudah mati bahkan saat hembusan nafas terakhirnya Ara berada tepat dibatas pangkuan Damian.

“Alea nggak mungkin mati segampang itu,” lanjut Damian.

Tatapannya kembali tajam.

“Dan sekarang lo ada di depan gue.”

Ara mengangkat wajahnya.

Matanya sudah memerah.

“Gue bukan Alea,” ucapnya tegas.

Namun kali ini suaranya bergetar.Seolah apa yang dia ucapkan tidak selaras dengan hatinya.

Damian menyeringai tipis.

“Bohong.”

Ara menatapnya tajam.

“Gue Arabella.”

“Bullshit.”

Suasana langsung memanas.Damian kembali mencengkeram pergelangan tangan Ara.Kali ini lebih kuat.

“Lo mau bohong sampai kapan?” tekan Damian.

Ara berusaha melepaskan diri.

“Lepasin gue.”

“Jawab gue dulu.”

Ara menatapnya dengan emosi.

“Gue bukan orang yang lo cari!”

Damian mendekat bahkan sangat dekat dengan Arabella.

“Kalau lo bukan Alea…” Suaranya rendah tapi berbahaya.

“Jawab gue satu hal.”

Ara menahan napas ada rasa takut yang benar-benar muncul di matanya. Dia takit, tidak bisa mengendalikan dirinya dan semua yang dia sembunyikan terbongkar sia-sia.

Damian menatapnya lurus.

“Kenapa lo tahu tempat itu?”

Deg.

Dunia Ara seperti runtuh seketika.

Matanya membesar dia terdiam tidak tahu hatus menjawab apa.

Karena dia tahu yang dimaksud Damian adalah tempat yang hanya mereka berdua yang tahu.

Damian menyipitkan matanya.

“Jawab, Ra.” ucapnya dengan sunyi.

Detik jam terasa berjalan lambat.

Ara membuka mulutnya.

“Gue—” Kalimat itu menggantung.

Namun saat Ara akan menjawab tiba-tiba

Brak!

Pintu restoran terbuka keras.Seorang pria masuk dengan napas terengah.

“Ketua!” Damian langsung menoleh.

Ekspresinya berubah seketika.

“Ada apa?” tanyanya dingin.

Pria itu terlihat panik.

“Anak Black Mamba diserang!”

Suasana langsung berubah. Aura Damian mengeras.

“Siapa?” tanyanya tajam.

“Geng utara mereka nyerang tanpa peringatan.”

Rahang Damian mengeras. Tatapannya dingin dan mematikan.Namun sebelum pergi

dia kembali menatap Ara dalam dan menusuk.

“Gue belum selesai sama lo,” ucapnya pelan.

Ara terdiam.Tubuhnya masih kaku.

“Dan gue bakal buktiin…” lanjut Damian.

“Lo itu Alea.”

Deg.

Jantung Ara berdetak kencang.Namun, sedetik kemudian dia berubah ekspresinya menjadi biasa saja. Dia justru tidak menghiraukan ucaoan Damian dan malah mrnatap ke arah anggota Black Mamba itu.

" Kalau begitu ayo kita pergi sekarang," kata Ara kepada anggota Black Mamba.

Dia bangkit dari duduknya lalu menarik tangan Damian dengan erat.

" Ayo Mian kita bereskan hama itu sekarang," ajak Ara kepada Damian.

Damian terpaku di tempat dia bukannya bangkit dan panik dengan situasi seperti ini, tapi dia justru malah termenung sembari menatap Ara.

" Gue semakin yakin kalau lo adalah Alea, bukan Arabella."

1
Fitrian
ciiiiiihhhhhh tak tau dia siapa sebenarnya vadia si ular beludagg😒😤
Murni Dewita
👣
chataleya
kalau ada keluarga Cemara, ini kebalikannya. keluarga durjana. 🤣 ampun...
kenapa ya mereka bisa begitu sama Ara??
lanjut baca 😍😍😍
chataleya
berusaha mempertahankan harga diri apapun yang terjadi,👍
Laila Wahda
sebenarnya ceritanya bagus cuma gak nyambung dari awal berubah2
Laila Wahda
cerita awalnya gak nyambung bukannya sore mati karena balapan kenapa mati di tembak dipazngkuan damian
Ma Em
Semoga perbuatan Narendra akan mendapatkan karma yg membuatnya menyesal seumur hdp nya .
Nenk putry
dih makin lama makin jijik baca nya MC nya bayak menyek² katanya mafia hedeeeh Thor² semangat aja lah maaf males sudah baca nya
jenolee: kau cuma bisa ngetik gitu trus kah? klihatan sekali klu anda org ga berpendidikan, bisanya cuma nyinyir doang, tuh komen mu kebanyakan ngatain karya orang, coba kau yg nulis, bisa ga?🤣🤣🤣🤣
total 8 replies
Dian Utami
cerita ny muter" Thor awal ny seru kesini ny kurang bagus pusing baca ny
SYADZA
suka banget kak sama cerita nya semangat kak autor
Tinta_Hitam: terima kasih
total 1 replies
Dewiendahsetiowati
hadir thor
Tinta_Hitam: cus lanjut baca. jangan kupa saran dan keritikannya ya guys
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!