Seorang anak jenius memulai petualangannya di dunia lain. Berpindah pindah dari tempat ke tempat yang lain. Menemui berbagai hal yang luar biasa.
Mendapatkan kekuatan yang besar...
Bertemu naga...
Dan juga mendapat teman yang luar biasa...
Nikmatilah perjalanannya....
Note : gambar cover maupun gambar dalam novel bukanlah gambar pribadi, hanya untuk ilustrasi
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fazizzaziz 27, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
30. Menaikkan rank
Setelah hari itu, aku sering datang ke guild petualang menyelesaikan misi. Hanya butuh waktu seminggu aku busa naik rank menjadi Rank Copper. Sebenarnya cukup sulit. Aku mengambil banyak misi sulit. Memburu ratusan slime, membunuh banyak wind fox, menghancurkan sebuah desa goblin dan sebagainya. Berkat itu, aku mendapat kesempatan untuk mengikuti sebuah ujian kenaikkan rank yang diuji oleh guild master langsung.
''Kak Ria, aku mau mengambil misi ini...''kataku menyerahkan lembaran misi. Ria melihatnya dan cukup terkejut.
''Ini adalah misi rank A. Apa kau yakin?''tanyanya.
''Apa kau lupa rank misi pertama yang kuselesaikan?''kataku.
''Huh.. Baiklah... Jika kau berhasil menyelesaikan misi ini, mungkin kau bisa menaikkan rank lagi..''kata Ria.
''Baiklah...''
Aku keluar dari aula guild. Lalu memandang kertas misi.
//
Rank misi : A
Tugas : Bunuh monster beruang di gua Regozl. Disana ada sebuah sarang rare monster, Beruang baja. Kalahkan dia dan ambil kulitnya.
Hadiah : 150 koin emas
//
"Hadiahnya lumayan... Dimana gua Regozl?"pikirku.
"Ada di selatan kota Ryun. Jaraknya tidak terlalu jauh..."kata Eros.
"Baiklah... Ayo berangkat..."
Aku sampai di tujuan setengah jam kemudian. Aku memasuki gua itu. Tempatnya gelap dan memancarkan aura yang sangat kuat dari dalam.
"Berhati-hatilah... Monster beruang ini sangat brutal... Kulitnya sangat keras dan sulit ditembus..."kata Reil dari dalam dunia alpha.
"Aku sudah pertimbangkan itu..."kataku.
Kadang dijalan aku membunuh monster monster kecil seperti tikus gua, poison slime, kelinci batu, dan sebagainya. Aku juga menemukan beberapa goblin.
"Sudah lama aku tudak bertemu goblin. Dan sepertinya goblin-goblin itu sedang tersesat...''pikirku.
Semakin jauh aku berjalan semakin kuat tekanan aura disekelilingku. Setelah sepuluh menit berjalan, aku akhirnya keluar dari lorong gua dan keluar di sebuah ruangan besar. Disana ada seekor beruang raksasa yang berdiri ditengah-tengah ruangan.
Aku mengeluarkan pedangku.
[
Nama : -
Ras : Rare monster (Beruang baja)
Level : 330
Elemen : Alam, Bumi, Tanah, Angin
Status : -
]
Aku mengeluarkan Golden thunder sword.
''Jurus Gabungan... Langkah kilat... Pedang guntur...''aku memaksimalkan seranganku. Pedangku mengenai kulit beruang itu. Tapi tetap saja tidak menghasilkan luka.
''Inilah kenapa mereka membutuhkan kulit beruang baja...''
Beruang itu mengeluarkan kekuatannya. Sebuah bola petir kecil muncul diantara rongga mulutnya. Lama kelamaan semakin besar. Kemudian dari kedua tangannya juga muncul sebuah pusaran angin yang digabungkan dengan sedikit elemen petir. Ini adalah serangan gabungan yang sangat kuat. Tiga serangan dari sang beruang melesat kearahku. Pergerakannya sangat cepat. Aku tidak bisa menghindar.
''Ice shot... Water jets... Wind cutter...''aku mengerahkan semua skill yang kupunya untuk mengurangi dampak yang disebabkan oleh serangan beruang itu.
Semua seranganku hancur saat mengenai serangan si beruang. Serangannya mengenai tubuhku dan membuatku terlempar jauh.
''Uhuk... Ini sungguh sakit...''
Tubuhku dipenuhi oleh noda darah. Bajuju juga sobek-sobek. Aku berdiri dan mencoba mengumpulkan energi alam. Dampaknya tubuhku sudah tidak terlelu sakit.
''Baiklah, waktunya pembalasan!''l
''Jurus pedang petir.... Makhluk petir...''energi petirku berubah menjadi dua ekor naga yabg sangat kuat.
''Maju...''
Dua naga tersebut menyerang kearah beruang itu. Dengan reflek yang cepat, beruang itu mengaktifkan perisai yang kuat. Dia tahu kalau seranganku akan melukai tubuh bajanya itu.
''Accel... Sword skill : Fozen sword...''aku menambah seranganku dengan pedang yang dilapisi energi es pohon kristal. Es ini sangat kuat dan tidak mudah pecah.
Beruang itu terkejut dan hanya bisa menerima kekalahannya.
''Huh... Ini sungguh melelahkan...''
'Sein.. Tolong ambil kulitnya... Aku akan membawanya kedunia alpha... Aku ingin istirahat sebentar...'kataku dalam telepati.
Aku membuka gerbang dunia alpha dan masuk bersama mayat si beruang.
Dunia alpha sangat luas. Dengan level skill ruang dimensi yang sudah level 15, sekarang dimensi alpha sudah mencapai luas sepuluh kilometer. Jika sudah mencapai level 20, nanti akan seluas seratus kilometer. Jika sudah mencapai level maksimal, raung dimensi yang dihasilkan akan memiliki area yang tak terbatas.
''Didalam sini sungguh indah...''kataku.
''Aku akan membedahnya sekarang tuan,''kata Sein.
''Ya, mohon bantuannya...''
Sambil menunggu, aku menyerap energi alam disekitar. Membuat tubuhku menjadi lebuh kuat. Dan berkat melawan beruang baja, levelku naik menjadi 210 dan level palsunya mencapai 55.
Biasanya setiap malam aku berburu di hutan Azil sambil mengunjungi guru Heden. Pernah sesekali aku bertemu dengan Higa. Sekarang Higa sudah mencapai petualang rank iron dan dijuluki Red cencer. Aku juga harus segera menaikkan levelku hingga level 300 secepatnya.
Satu jam berlalu. Sein sudah selesai membedah beruang baja. Aku mengambil kulitnya dan kristal elemen bumi tingkat empat. Sisanya hanyalah kristal angin, petir, dan alam tingkat tiga dan juga bagian tubuh yang lain.
''Sisanya untuk kalian...''kataku sambil keluar dari dimensi Alpha.
Diluar, aku mencoba menyerap energi dari kristal elemen bumi. Hanya dengan menyerap energi dari kristal ini saja levelku menambah satu.
---
Aku kembali ke guild dengan baju yang berantakan dan dipenuhi darah. Aku membuka pintu guild. semua orang yang hadir menatapku.
''Dia red silver? Masih muda sekali...''
''Sepertinya dia habis melakukan misi rank A. Ini sudah keenam kalinya dia melakukan misi rank A minggu ini...''
Aku berjalan menuju Ria.
''Halo Arya... Bagaimana dengan misinya? Tidak apa jika gagal...''kata Ria tersenyum. Aku membalasnya dengan senyuman.
Aku mengeluarkan kulit beruang baja dan menyerahkan kartu petualangku. Semua orang terkejut.
''Aku menyelesaikannya...''kataku.
Semua orang termasuk Ria terkejut. Mereka tidak percaya aku membunuh beruang baja level 330.
Ria mengecek kartu petualangku. Kemudian dia berteriak yang cukup membuat orang penasaran.
''Kau yang membunuh beruang baja level 330?''Ria terkejut.
''Yah... Dia menyerangku dengan serangan gabungan yang sangat kuat. Membuatku terluka parah. Dan aku mengalahkannya dalan tiga serangan...''kataku tersenyum.
Seluruh isi guild dipenuhi bisik-bisik tidak percaya.
''Dia terlalu gila...''
''Padahal dia hanya level 50...''
''Apa kau tidak tahu? Statusnya disegel dan kekuatan aslinya jauh melebihi kita...''
Semua petualanag yang ada terkagum-kagum dangan banyak reaksi. Ada yang kagum. Ada yang tidak percaya, ada yang biasa saja.
''Jadi, apa aku boleh mengambil hadiahnya?''tanyaku.
''Bo-Boleh...''
Dengan ini uangku bertambah 150 koin emas.
''Jadi, apa aku bisa mengambil ujian kenaikan rank?''tanyaku pada Ria.
''Tentu saja... Kau bisa melakukannya besok...''kata Ria.
''Sekarang saja... Aku ada urusan besok...''kataku.
Semua orang terkajut lagi. Dengan keadaan lelah begitu masih ingin ikut ujian naik rank.
''Apa kau yakin?''tanya Ria.
Aku mengangguk.
''Aku akan mengabari guild master dulu...''
Aku melakukan ujian dengan tes yabg diberikan guild master.
Aku menaiki tangga menuju lantai dua tempat guild master berada. Aku membuka pintu.
''Lama tak jumpa Arya.. Atau.. Red silver?''katanya.
Dia adalah guild master disini. Dia adalah mantan petualang rank gold.
''Yah... lama tak jumpa, tuan Ralph..''kataku.
Namanya Ralph. Level saat ini adalah 390. Sekarang menjadi guild master pusat kerajaan Eansvile.
''Jadi, kau mau naik rank?''
''Ya...''
''Berapa levelmu?''
''55...''
''Kau bisa mengikuti ujian saat levelmu 75...''katanya.
''Kalau begitu ayo ikut aku ke suatu tempat. Aku akan menunjukkan level asliku...''kataku sambil membuka gerbang menuju hutan Azil.
Ralph terkejut.
''Darimana kau punya kekuatan ini?''tanyanya.
''Rahasia...''kataku tersenyum.
Kamu memasuki gerbang dan keluar di hutan Azil didekat air terjun.
''Sekarang lihat levelku...''kataku.
''Analysis!''
Ralph langsung terkejut melihatnya.
''Kau sudah mencapai level 210 diusia muda begini?''tanyanya sambil menutupi keterkejutannya.
''Yah begitulah...''
''Seharusnya kau bisa mencapai rank Bronze dengan levelmu saat ini...''kata Ralph.
''Aku ingin sedikit menikmati perjalanan menuju puncak...''kataku santai.
''Kau bisa memilih. Mau ke rank Iron atau Steel?''tanyanya.
''Apa boleh?''tanyaku.
''Kami memberikan kebebasan seperti ini untuk petualang yang memiliki kekuatan yang tidak biasa. Aku tidak bisa memberimu rank yang lebih tinggi, karena bisa menimbulkan kesalahpahaman...''kata Ralph.
''Aku pilih Steel saja...''
''Baiklah, kau lolos...''katanya.
''Eh? Langsung lolos?''tanyaku.
''Dengan kekuatanmu, aku yakin bisa menyelesaikannya dengan mudah...''katanya sambil kembali masuk kedalam gerbang yang belum tertutup.
Aku tersenyum senang.
Setelah naik rank, aku turun ke lantai bawah. Disana, ada banyak orang yang menungguku.
''Apa berhasil?''
''Bagaimana ujiannya?''
Banyak pertanyaan dilemparkan padaku.
''Yah... Semuanya lancar... Aku naik ke rank Steel... Accel!''aku pergi meninghalkan kerumunan.
''Rank Steel? Dia melompati rank? Artinya dia sangat hebat bisa mendapatkan kebebasan seperti itu. Belum ada yang mendapatkannya sepuluh tahun terakhir...''
''Ya... Dia sangat kuat...''
Aku pergi ke penginapan dan segera mandi dan istirahat.
Jangan lupa like~
tetap semangat ya Thor
GWS thor
sehat selalu
jaga kesehatan yg penting up y
ngk. pa pa lama up ya
pasti di tunggu kok