NovelToon NovelToon
KISAH CINTA ANAK MAFIA

KISAH CINTA ANAK MAFIA

Status: tamat
Genre:Mafia / Konflik etika / Cinta Seiring Waktu / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Persahabatan / Roman-Angst Mafia / Tamat
Popularitas:58.6k
Nilai: 5
Nama Author: macil

Mengkisahkan cerita cinta anak anak Alexa queen, ketua mafia black queen.

Anak dari ke dua suami nya Kaisar dan Pangeran. ( HUKUMAN QUEEN MAFIA )

"Ya tuhan tolong aku, jika dia perempuan akan aku jadikan saudara, dan jika ia laki laki kelak akan aku jadikan sua mi." Ujar nya Lirih.

Jedeeerr.

"Kau baik baik saja."

"Kak Raja, jadi kau yang sudah menyelamatkan ku, aaaaah terimakasih banyak."

Bagaimana caranya agar Nayla mampu menjerat Raja salah satu ketua mafia yang paling di takuti sekaligus kakak dari sahabat nya.

Lelaki dingin, datar dan minim akan ekspresi.

Lalu bagaimana jadi nya ketika Raja sudah mau menerima Nayla di hidup nya namun justru Nayla pergi?

ikuti terus ceritanya, jangan lupa beri macil semangat😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon macil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

promo novel AKU KAMU DAN SI KEMBAR

"Ibu, apakah aku akan sekolah di sana?" Tanya bocah yang sedang memakan sebuah cemilan yang terbuat dari kentang tersebut.

"Kenapa Bagus tanya seperti itu? Apakah Bagus tidak suka sekolah di sana nanti?" Jawab seorang wanita berparas cantik dan berambut panjang.

"Bagus tidak suka di sana bu, terlalu biasa." Jawaban yang membuat sang ibu terkekeh gemas.

Terlihat seorang bocah datang dengan membawa minuman.

"Minuman mu." Ucap nya memberikan satu botol minuman pada lelaki yang mirip dengan nya.

"Terimakasih Bagas."

"Apa kalian sudah selesai? Ibu harus segera pulang cuaca nya sangat mendung, ibu takut jemuran ibu basah semua nya." Ujar Dewi dengan terburu buru sebab diri nya sedang menjemur baju orang yang memakai nasa cuci setrika pada nya.

Hanya itu yang dewi bisa kerjakan tanpa meninggalakan ke dua anak nya.

"Cepat ya nak." Sambung Dewi.

Ketika tiba di rumah segera ia mengambil seluruh baju dan memasukan nya dalam keranjang besar.

"Huft syukur lah tidak sampai kena hujan." Gumam nya saat melihat air menetes jatuh dari atas.

"Ibu biar bagus yang membawa nya masuk ke dalam." Ujar Bagus sambil menggeret keranjang besar walau kesusahan karna diri nya masih enam tahun, namun semangat untuk membantu ibu nya patut di acungi jempol.

"Tapi."

"Tak apa bu, biar Bagas yang bantu." Bagas dengan sigap mendorong nya agar Bagus tak terlalu berat saat menarik keranjang besar nya.

"Terimakasih anak anak ibu." Bagaimana tak terharu melihat kedua putra nya begitu menjaga nya dengan semangat di saat diri nya tak memiliki lelaki di sisi hidup nya.

"Kenapa kau masih belum kembali mas." Gumam Dewi menghapus air mata yang selalu menetes saat mengingat suami nya.

Dewi mengikuti langkah kecil ke dua putra nya.

Dewi mengambil minum memberikan nya pada ke dua putra nya yang nampak sangat kelelahan.

"Minum dulu anak anak ibu, cape banget yah dorong keranjang besar ini, lain kali biar ibu saja yah." Ujar Dewi yang tak tega melihat ke dua putra nya kelelahan selalu siap membantu nya.

"Kami tidak lelah bu, iya kan Gus?" Bagus mengangguk antusias agar ibu nya tak berfikir yang tidak tidak.

"Ibu tenang saja, selagi ada Bagas dan Bagus, kami akan selalu bantu ibu, kami akan selalu melindungi ibu." Ujar Bagas memeluk Dewi di ikuti Bagus membuat air mata Dewi menetes kembali saking haru nya.

"Terimakasih sayang, terimakasih banyak anak anak ibu."

Dug dug dug.

"Dewiiiii keluar kamu." Terdengar suara teriakan dari depan sambil menggedor gedor pintu.

"Ibu, apa itu pemilik kontrakan?" Dewi terdiam namun bergegas beranjak keluar rumah.

Ceklek.

"Ibu Sari, ada apa?" Tanya Dewi berusaha tersenyum walau ia tahu apa maksud ibu Sari datang pada nya.

"Ada apa ada apa kamu bilang? Kamu sudah tahu kalau saya kemari ya jelas untuk menagih uang kontrakan ini. Kalau kamu tidak bisa bayar ya keluar dari sini. Masih banyak yang mau ngontrak di sini." Sentak nya membuat Dewi terjingkit karena kaget.

"Saya akan bayar bu Sari, tapi mohon beri saya waktu. Satu minggu. Beri saya waktu satu minggu, saya janji akan saya bayar uang kontrakan ini selama dua bulan ini." Ujar Dewi dengan cepat.

"Halah kamu pasti mau tipu saya kan!" Sontak Dewi menggeleng.

"Nggak bu, begini bu, sawah bapak saya sudah saya jual dan dalam waktu dekat ini akan di bayar, ibu tenang saja pasti saya bayar semua nya." Pinta Dewi memelas.

"Baiklah satu minggu, lebih dari itu saya seret kamu serta dua anak kamu keluar dari kontrakan saya ini." Decak pemilik kontrakan sembari melangkah pergi meninggalkan Dewi yang sedang memegang dada nya lega.

"Huft, semoga saja semua berjalan dengan lancar." Gumam Dewi.

Dewi masuk lagi menuju dapur di mana terlihat dua kakak adik itu sedang bermain.

"Ini sudah sore, lebih baik kalian mandi yah, ibu mau nyetrika dulu biar cepat ibu kasih baju pelanggan." Ujar Dewi pada ke dua putra nya.

"Baik bu." Jawab Bagus sembari menggeser sebuah hewan kecil berwarna hitam menjijikan.

"Iya bu." Sedang Bagas menyingkirkan kucing hitam nya agar menjauh dari nya.

"Kalian pergi dulu, nanti kita bicara lagi." Bisik Bagus pada dua hewan yang sama sama memiliki warna hitam di bulu nya.

Meong/cit cit.

Ketika si kembar menuju kamar mandi Dewi segera menyetrika baju baju.

Huft sangat melelah kan, namun dia harus bisa agara cepat cepat selesai dan bergegas pergi meninggalkan desa ini.

Tok tok tok

"Permisi bu Dewi."

Ceklek.

"Oh bu Retno, mari masuk bu, maaf rumah nya sedang berantakan." Pinta Dewi dengan tersenyum kikuk memang benar diri nya sedang menyusun baju yang sudah di setrika ke dalam plastik, dan itu ada beberapa tumpuk baju.

"Ah tidak apa apa bu, maksud kedatangan saya ke sini ingin memberikan uang ini, saya sudah setuju untuk membeli nya." Dewi melihat satu amplop.

"Apa ibu bawa materai dan surat jual beli nya?" Tanya Dewi di angguki oleh bu Retno.

"Ini bu Dewi."

"Apa tidak apa apa seperti ini saja, maksud saya tidak ada saksi, apa ibu percaya sama saya?" Tanya Dewi.

"Saya percaya ibu Dewi tidak akan menipu saya." Dewi mengangguk, dia beranjak mengambil sertifikat sawah nya di kamar.

"Ini sertifikat kamar nya, dan ini bukti jual beli sawah nya, silahkan ibu Retno tanda tangan di sini." Tunjuk Dewi pada kertas bukti jual beli nya.

"Sudah bu Dewi."

"Terimaksih bu Retno, emm kalau bisa berita ini jangan dulu ada yang tahu ya bu, agar tidak menjadi huru hara nanti nya." Pinta Dewi di angguki Retno.

"Baik bu Dewi kalau begitu saya pamit permisi dulu." Dewi mengangguk lalu mengantar Retno keluar dari kontrakan nya.

Terpaksa ia harus menjual sawah milik bapak.

"Maafkan Dewi pak." Gumam nya saat harta satu satu nya peninggalan bapak ia justru menjual nya.

Rumah mereka sudah di ambil oleh adik dari bapak Dewi saat bapak nya baru saja meninggal. Untuk jaga jaga akhir nya Dewi menjual nya.

Dengan cepat Dewi mengantar baju baju itu dan segera kembali ke rumah.

Untung lah ke dua putra nya masih terlelap setelah lelah ikut membantu mengemasi barang barang mereka sendiri.

"Semua baju baju beres, uang kontrakan ini juga sudah beres, aku harus cepat cepat pergi sebelum paman kemari." Ujar Dewi memasukan baju baju nya ke dalam tas besar, serta baju baju ke dua putra nya.

Dia harus segera meninggalkan desa ini.

Tok tok tok

Dewi mengerutkan alis nya apakah bu Retno kembali lagi?

Dewi melangkah keluar kamar nya, tanpa pikir panjang Dewi membuka pintu nya.

Ceklek.

"Hai Wi." Dewi menganga.

"Pa paman."

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
sahabat pena
kebanyakan nabur bawang nya thor 😭😭😭😭
sahabat pena
Luar biasa
sinta untari
maciil up lagi dung
Binti Rofikoh
up lagi tor
Rohma Wati Umam
Luar biasa
Maharany_dhewi
kagak gentle banget si boboy
Binti Rofikoh
next tor, 👌👌👌
Maharany_dhewi
kisah ratu gak bakal kayak emak nya kan Thor, di buat punya 2 laki
macil: nggak kak👍
total 1 replies
Binti Rofikoh
next tor
Rebecca Jaimin
waduh.. nanggung Thor☹️
Maharany_dhewi
.kasian nya si ratu.... tau gitu pilih yang Ono aja kan
Xyezon
kau membuat kesalahan boy siap2 dicincang ma raja
enak aja dah enak2 ma ratu mau ditinggalin gitu aja tanggung jawab woyyyy sebelum kau dikebiri wkwkwk
Maharany_dhewi
yahh kasian nya si ratu...
padahal dia udah serius malah harus kecewa
Rebecca Jaimin
kangeeeen👉👈terharu bahagia rasanya🥰🥰
sinta untari
suka ceritanya bagus luar biasa
Mam Idal Ardiansyah
up lagi donk say,,, gk sabar pngen baca lg
Zahbid Inonk
ttp 💪 macil 🥰
Maharany_dhewi
ngakak parah sih...
ayo kak author jangan lama-lama up nya + crazy up
Maharany_dhewi
. sweet bangt walaupun bukan kakak Ade kandung tapi sama author di buat sweet bangt lebih kakak kandung ❤️❤️
Xyezon
moga ratu ga hamil ya takutnya tar boy digebugin pang ma kai tambah raja bonyok dah tu muka wkwkw
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!