Jaehyun adalah hantu terkuat di daratan, tidak ada hantu yang tidak mengenali dia. Namun ia adalah hantu yang sangat kesepian, karena telah kehilangan kekasihnya. Beratus tahun berlalu, Jaehyun yang sedang lontang lantung di dunia milenial ini bertemu dengan Hana yang dari, wajah, suara, bahkan gayanya mirip sekali dengan kekasihnya. Akhirnya Jaehyun pun mengikutinya setiap hari sehingga energi mereka berpadu, dan Hana pun dapat melihat Jaehyun dalam sosok hantunya. Mereka pun akhirnya saling jatuh cinta, apakah kisah mereka akan terulang? Bisakah Jaehyun dapat menjaga kekasihnya kali ini?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eny Noona, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kembali bersama
"Aaarrggghhhh," suara para hantu mengerang,
"Siapakah salah satu dari kalian yang berani meneteskan darahnya? Jawab!" tanya Jaehyun dengan tangan yang mengepal seolah ia tengah menumpuk rasa amarahnya dan siap menyerang,
"Jika tidak ada yang menjawab akan kuhabisi kalian semua!" bentak Jaehyun lagi,
"Jaehyun!" teriak Hana sambil berlari menuju Jaehyun,
"Grepp," Hana memeluk punggung Jaehyun yang lebar dan nyaman,
"Kenapa kau jahat sekali pada ku, apa aku bersalah atas sesuatu? Atau aku memang menjadi beban untuk mu? Setidaknya jelaskan lah dulu pada ku," omel Hana sambil terisak,
Jaehyun pun berbalik karena terkejut Hana bisa melihatnya,
"Ka-kau kenapa kau bisa melihat ku?" tanya Jaehyun terbata,
"Dasar Jaehyun bodoh!" teriak Hana sambil memukul dada bidang Jaehyun,
Hantu yang tadinya menyerang Hana pun perlahan mundur dan menghilang karena takut pada Jaehyun,
"A-aku pikir kau," belum selesai Jaehyun berbicara Hana memeluknya lagi,
"Maaf jika aku sudah menjadi beban untuk mu, maaf jika aku lemah, maaf jika karena aku kau harus selalu bertarung melawan hantu hantu itu, maafkan aku tapi jangan tinggalkan aku seperti ini Jaehyun," ucap Hana sambil menangis tersedu di dekapan Jaehyun,
Jaehyun melepaskan pelukan Hana, dan melihat wajah Hana dan menghapus air matanya,
"Maafkan aku, aku pun merasa kau kesusahan karena ku, hidup mu yang normal kini menjadi berbahaya karena ku, aku pikir jika aku meninggalkan mu kau akan hidup dengan aman, tapi aku malah melihat mu terus kesakitan tiap malam," terang Jaehyun,
"A-apa kau tahu hal itu? Lalu kenapa kau tidak menghentikannya, harusnya kau langsung datang dan memeluk ku," keluh Hana yang lagi lagi memukul dada Jaehyun,
"Datang, aku selalu datang dan memeluk mu hingga kau tenang, kau pasti merasakan ketika tubuh mu terasa teduh dan damai, disitulah aku sedang memeluk mu dengan erat," terang Jaehyun lagi,
"Ka-kau, kau cabul sekali melakukan itu pada ku yang tidak bisa melihat mu, Haahh!! Jangan jangan kau," Hana menutupi tubuhnya dan berangsur mundur dari Jaehyun,
"Hei, tidak mungkin aku seperti itu," Jaehyun tersenyum melihat tingkah Hana, yang takut di intip saat ia tidak dapat melihat Jaehyun,
"Kemarilah aku sangat merindukan mu," suruh Jaehyun, dan mereka pun berpelukan kembali,
"Jangan tinggalkan aku lagi," pinta Hana,
"Baiklah," jawab Jaehyun singkat,
"Janji?" Hana menyodorkan jari kelingkingnya,
"Janji!" Jaehyun pun menyambutnya dengan pasti,
Setelah kejadian tersebut, Hana dan Jaehyun pun berjalan menuju rumah nenek Hana,
"Apa yang kau lakukan disini?" tanya Jaehyun,
"Tentu saja mencarimu, kau bilang aku bisa mencari mu di hutan mana pun," jawab Hana,
"He he, kau pintar sekali, lalu, apa kau pergi sendiri?" tanya Jaehyun lagi,
"Tidak, aku bersama ayah, ibu, dan kak Mi Yeong, lalu, bagaimana kau menghadapi mereka nanti?" tanya Hana,
"Tenang saja, aku bisa gunakan mantra lagi pada mereka," jawab Jaehyun sambil tersenyum.
Mereka berdua berjalan dengan bergandeng tangan, dengan hati yang di liputi dengan perasaan bahagia. Dan terlihat di jari Hana terdapat tanda dari Jaehyun, tanda yang sama yang ada di tengkuk leher Hana dulu.
"Ibu, aku pulangggg," teriak Hana dari luar,
"Dari mana saja kau ini? nenek mencari mu dari tadi," tanya ibu,
"Aku kan sudah bilang Bu, aku ke bukit dekat rumah nenek," jawab Hana,
"Lalu, oh Nak Jaehyun, Kapan sampai disini? Kau bilang ada urusan di luar negeri, ibu pikir kau akan lama di sana, ayo masuklah!" suruh ibu Hana dengan akrabnya, seolah tidak terjadi apa apa.
"Ahh, iya ibu, urusannya sudah selesai, dan lagi, aku sangat rindu pada Hana, kami tidak bisa terlalu jauh hehe," ucap Jaehyun sambil tersenyum,
"Aaa, dasar anak muda, jangan sampai kau tidak menikahi anak ku ya, ha ha ha," gurau ibu sambil beberapa kali memukul lengan Jaehyun,
"Ibuuuu! Apa yang ibu katakan, aku maluuuu," keluh Hana sambil tersipu,
"Ahh, kau ini, ibu bercanda, ha ha, ayo sudah masuklah," ajak ibu lagi,
Dan mereka pun masuk kedalam rumah nenek.
Bikin haluku lancar jaya. Pen punya pacar kek protagonis pria, tapi sadar dia ini hantu. Rasanya kek tertampar, tapi menolak sadar( ╹▽╹ )