Seorang pemuda yang bercerai dengan istrinya pergi ke desa untuk mengubah dirinya. Suatu hari saat pemuda itu membersihkan gudang belakang dia menemukan satu buku kuno yang berisi tentang jenis tanaman. Awaln perjalanan di mulai oleh pemuda itu dengan berbagai hal yang tidak disangka dia temukan hingga dia menemukan sang pujaan hatinya yang sesungguhnya. Jika ingin tahu ceritanya silakan baca jika ingin tahu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Herwanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
KBAD 29
Wakil dan pimpinan harimau yang bernama Paim dan Carli hanya bisa tertunduk lemas. Karena tubuh mereka yang masih dalam kondisi baik. Tapi mereka berdua merasa berterima kasih kepada Irfan yang telah membantu mereka. Setelah keduanya dibawa oleh Jeje untuk mencari tempat perlindungan untuk keduanya. Bita yang bersama denga Irfan hanya melihat saja dari jauh,”Apa yang ingin kamu lakukan sekarang Irfan?.”
Irfan melihat ke Bita dan tersenyum sampai dia masuk ke dalam mobil.”Untuk sekarang cari tahu saja untuk apa mereka menghancurkan dua organisasi ini. Aku juga berpikir tidak hanya dua yang mereka hancurkan. Coba kamu cari tahu tentang organisasi yang lain juga untuk memastikan itu,”kata Irfan. Mobil melaju meninggalkan lokasi markas dimana perjalanan mereka yang panjang telah berakhir. Kehidupan Irfan yang damai di negara M membuat dia untuk menjalankan bisnis kecil sekalian mencari informasi.
Di rumah baru yang Irfan beli dengan lingkungan yang indah dan sejuk. Banyak sekali bunga yang di tanam dihalaman belakang. Bunga itu rencananya ingin dibuat parfum untuk membuka bisnis kecilan di negara M. Bunga mawar dengan berbagai jenis disana putih, biru dan merah dengan jumlah takaran yang pas Irfan mulai membuat. Setelah selesai dia membuat dengan dua jenis bunga yang lain Jasmin dan Lavender dimana bisa membuat nyaman dan tenang bagi yang menggunakannya. Semua parfum yang jadi telah di kemas dalam botol. Irfan melihat ke belakang masih tersisa botolnya sehingga dia membuat parfum dengan bunga licat dan melati tapi dengan jumlah yang sedikit.
Semua telah dimasukan ke dalam botol, untuk sisanya Irfan jemur untuk membuat bedak tepung. Tengah sore hari Irfan yang telah selesai kembali ke dalam rumah tapi dia merasakan ada yang menatap dari belakang.Irfan melihatnya tampak orang yang datang ada salah satu dari bawahan kerajaan kuno. Irfan mendekat dan menyapa mereka dengan baik,”Siapa yang kalian cari?.”
Tapi kedua orang yang datang itu tidak menjawab hanya bisa diam hingga beberapa menit berlalu salah satu dari mereka memberikan salah satu foto. Irfan mengambilnya dan melihatnya dia sangat terkejut kalau di foto yang mereka berikan adalah kakeknya.”Dimana kakekku berada?,”ucap Irfan.
“Jika kamu ingin tahu kamu ikut dengan kami,”ucap berbaju hitam kerajaan kuno.
“Baiklah aku akan ikut dengan kalian,”ucap Irfan dengan santai. Tapi salah satu dari mereka memberikan satu ikat mata. Irfan yang ditutup matanya dengan tangan yang juga diikat di tuntun masuk ke dalam mobil.
Irfan tidak tahu akan dibawa kemana hanya mengandalkan insting tentaranya yang sudah lama di medan perang saat kecil. Membuat Irfan sama sekali tidak takut dengan indra perasanya dan telinganya dia mencari tahu jalan yang mereka lawati. Dimana kecepatan yang standar dengan jalan yang mulus dan tidak ada kemacetan. Tapi banyak sekali belokan yang mereka lalui tapi jalan itu menanjak. Mobil berganti dan masuk ke mobil lain dengan jalan yang juga sama.Tapi sekali Irfan merasakan ada goyangan di dalam mobil.”Apa mobil ini berlayar ke tempat lain,”batin Irfan yang masih terdiam.
Setelah beberapa jam berlayar di atas lautan mobil berjalan kembali. Jalan yang mereka lewati agak lurus dan tidak ada belokan hingga mobil berhenti.”Apa kita sudah sampai?,”ucap Irfan.
Irfan diseret keluar mobil dan ikatan matanya dilepaskan dengan tangan yang juga dilepaskan dari talinya. Irfan mencoba melihat ke depan tampak rumah yang luas dengan berbagai vila disampingnya. Di belakang ada rumah utama yang sangat besar,”Ini dimana?.”
Orang yang membawa Irfan tidak menjawab hanya bisa mengikuti dari belakang sampai di bawah ke rumah utama. Tanpa ada perasaan curiga dia berjalan melihat beberapa orang yang asing baginya. Tapi setelah sampai di depan pintu rumah utama dia melihat sosok wajah yang tidak asing.
Tapi wajah itu terlihat tertekan dan sedikit pucat,”Kakek.”
“Jadi itu benar cucu kamu ya Baroni, aku tidak tahu putra kamu itu memiliki anak dari wanita buatan itu,”ucap salah satu seorang yang ada disampingnya. Irfan melihat dengan santai dan tidak mencoba berlawan.
“Apa kamu penasaran kenapa kakek kamu ada sini?,”ucap orang mistirius.
“Aku tidak akan bertanya, tapi siapa kamu?,”ucap Irfan dengan santainya. Tapi orang mistirius itu bertepung tangan dengan wajah berserinya. Tapi kemudian wajah itu berubah menjadi dingin manatap ke arah Irfan,”Kamu itu hanya anak campuran di sini, beraninya kamu berlaga sombong didepanku.”
“Siapa yang disini sombong bukan anda ya tuan. Aku tidak tahu kenapa kamu menculik kakekku, tapi anda ini bisa dikatakan ingin menguasi dunia yang tidak bisa anda dapatkan bukan,”ucap Irfan dengan dingin. Orang asing itu merasa tidak terima dan menyuruh anak buahnya untuk memukulnya. Tapi orang disamping Irfan sudah terjatuh sebelum mereka memukul Irfan.
“Apa ada hal lain lagi yang ingin anda sampaikan tuan,”kata Irfan berjalan mendekat. Tapi sangat disayangkan saat hendak ingin berjalan sejumlah orang bersenjata mengepung Irfan. Irfan langsung mengangkat kedua tanganya.”Jadi kamu ingin apa biar kakekku bisa kembali,”ucap Irfan dengan wajah datarnya.
“Berikan buku kuno itu kepada kamu,”ucap orang asing. Tapi saat orang asing itu meminta buku asing kekeknya menolak dan berkata,”Irfan jangan berikan buku itu kepada orang ini. Dunia bisa hancur karena dia nanti.”
Irfan yang sudah membaca tentang buku itu tahu kenapa kekeknya sangat menyembunyikan buku itu dan menerima dirinya disiksa oleh mereka.”Tapi yang kamu katakan itu buku kuno apa?,”ucap Irfan yang merasa tidak tahu tentang buku itu.
“Kamu tidak bisa membohongiku, apa kamu kira aku tidak tahu kamu yang tidak kenal dengan pengobatan bisa menjalankan bisnis obat dengan lancarnya. Jika bukan dari buku kuno itu dari mana kamu bisa sekaya ini,”kata orang mistirius. Irfan tertawan saat mendengarnya dan berkata,”Apa hanya dengan buku kono aku bisa mengubah nasibku. Kamu saja tidak tahu siapa aku bagaimana kamu menyimpulakan semua itu. Aku belajar tentang pengobatan itu dari buku yang aku beli di jalan kaki lima,bukan buku kuno yang kamu katakan. Tapi aku merasa penasaran buku kuno itu seperti apa apa dia sama dengan buku yang aku beli di jalan kaki lima.”
“Jika kamu penasaran aku berbohong apa tidak kamu bisa mencari tahu sendiri aku bisa menuggu kamu,”kata Irfan langsung duduk di tanah dengan kaki yang bersila. Orang mistrius itu segera mencari tahu kebenaran itu tidak lama kemudian anak buahnya datang. Kalau yang dikatakan oleh Irfan itu benar.
“Bagaimana bisa kamu lepaskan kakekku sekarang,”kata Irfan dengan dia masih duduk.
“Apa yang kamu katakan melepaskan kakek kamu jangan harap. Sebelum dia memberikan kami resep dan buku kuno itu kami tidak akan melepaskannya itu,”ucap orang mistrius.
Apa yang akan tejadi setelah ini apa Irfan bisa lepas dari pulau kerajaan Kuno bersama dengan kakeknya atau dia akan di tahan disana bersamanya juga?.