NovelToon NovelToon
Materialistic Wife

Materialistic Wife

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Nikahmuda / Percintaan Konglomerat / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Kehidupan di Sekolah/Kampus
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: capr.gurlll

Lady suka uang.

Lady juga cinta uang!

But, jika Lady disuruh memilih antara Ace atau uang, maka jawabannya sudah pasti Ace, karena bagi Lady, Ace adalah sumber uangnya. Simple kan jawabannya..

Menikah dengan Ace adalah salah satu hal yang tak pernah terlintas di pikiran Lady. Menikah dengan cowok galak yang memiliki tingkat kesabaran setipis tisu. mungkin juga lebih tipis dari tisu, gak tau deh.

Andaikan saja cowok itu tidak kaya raya serta berwajah jelek, maka mustahil Lady mau menerima perjodohan paksa ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon capr.gurlll, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

part 6

"Lo berdua kenapa?" tanya Rexan kepada Skala dan Adam.

Melihat Adam yang terus memberontak dan ingin memajui anak-anak Thunder, Rexan pun mengerti.

"Entar gue bantu ngasih pelajaran sama mereka," ucap Rexan. Ditatapnya Leon dengan tajam yang juga dibalas tatapan menantang oleh Leon.

Damara Valerine. Gadis dengan seragam super ketatnya tersebut terlihat menggelengkan kepalanya seraya menatap jijik pada pacar baru Gaidan yang sedang dirangkul oleh Gaidan.

"Nggak usah diladenin, Babe. Dia emang gitu orangnya," bisik Gaidan pada pacarnya.

"Leon!" panggil Rexan, membuat Leon mengangkat sebelah alisnya. "Jam 4 sore, di Warbuk," ucap Rexan membuat Leon tersenyum miring.

Rexan Yudha, seorang cowok berkulit gelap yang merupakan ketua dari geng Leiden generation 8. Cowok yang menyandang status sebagai pembully di SMA ini bersama dengan pacarnya.

"Gue kesel ngeliat muka dia. Nggak mau langsung pukul aja?" tanya Ace kepada Leon sambil menatap tak suka kepada Rexan.

Ace dengan tingkat kesabaran yang setipis tisu, mungkin lebih tipis lagi.

...••••...

Pak Gilbert meniup panjang peluitnya saat jam pelajarannya sudah selesai.

Para murid-murid dari kelas XII IPA 2 itu pun berhamburan meninggalkan lapangan setelah selesai olahraga basket. Ada yang memilih untuk ke kantin, dan ada juga yang memilih untuk istirahat di pinggir lapangan.

"Dy, Si Ace rasanya gimana?" tanya Zena yang rupanya tetap lanjut bermain basket di lapangan.

Zena terkekeh. Pasti seru. Apalagi, partner-nya adalah bule ganteng seperti Ace. Aduh, ia jadi tidak bisa membayangkan betapa nikmatnya berada di bawah Ace semalaman.

Lady yang tengah duduk santai di pinggir lapangan tersebut lantas mendengus malas. "Selama gue nikah, gue bukannya dilecehin, tapi malah diomelin mulu sama dia."

"Lah? Jadi, lo sama dia belum ngapa-ngapain?" tanya Zena. Lady mengangguk malas.

"Pelukan aja nggak ada gitu?"

"Nggak ada sama sekali, Zena Selina Siregar!" tekan Lady di setiap katanya.

"Gue nggak percaya. Lo sama Ace udah seminggu nikah, tapi masa belum ada adegan grepe-grepenya?" Zena maju menghampiri Lady ke pinggir lapangan.

Lady mengernyit sok polos. "Grepe-grepe itu apa?"

"Grepe-grepe itu kayak gini," balas Zena dengan Kedua tangannya yang langsung meremas dada Lady.

Kelakuan bejat yang membuat korbannya histeris tak karuan.

"OH MY GOD! ZENA!" teriak Lady dengan lantangnya, membuat semua pandangan murid lain di pinggir lapangan langsung tertuju kepada kedua siswi cantik itu.

Melihat ada bola basket yang menganggur, Lady kemudian melemparkannya ke Zena. Namun, lemparan gadis itu justru meleset karena Zena malah tiba-tiba terjungkal.

Sementara itu, bola yang tadi dilempar oleh Lady malah melayang tinggi ke parkiran. Tempat yang saat ini dipenuhi oleh para anak-anak geng Thunder.

Lady melotot saat melihat sosok Ace yang berada di antara kerumunan itu tengah mengumpat berkali-kali.

"SIALAN! SIAPA YANG NGELEMPARIN GUE?! HAH?!"

OH MY GOD, OH MY GOD, OH MY GOD!

Siapa yang tidak mengenal cowok itu? Dia adalah Ace. Arcelorge Dirgantara. Si wakil ketua geng Thunder.

Ace terlihat berjalan ke arah lapangan bersama teman-temannya. Ia menghampiri kedua gadis yang sedang berdiri di lapangan tersebut tanpa menghiraukan para murid-murid lain yang kini memperhatikan mereka.

"Siapa yang ngelempar?" tanya Ace seraya memantul-mantulkan bola basket di tangannya.

Kedua gadis berambut panjang dan berambut pendek itu lantas hanya bisa diam tanpa ada yang berani menatap mata tajam Ace.

"Zen, lo, kan, yang nimpuk gue pakai bola?" tanya Ace sembari menunjuk Zena yang sedang mengedip centil matanya kepada Kellan.

Zena yang merasa ditunjuk lantas menatap Ace.

"Hah?"

"Lo, kan, yang tadi ngelemparin kepala gue?" ulang Ace sekali lagi.

"Enak aja lo nuduh-nuduh sembarangan!" Zena mendengus kasar. Gadis itu kemudian menoleh, menatap Lady yang malah membuang muka di sampingnya.

"Noh, Lady, noh, yang ngelemparin lo pakai bola," lanjut Zena dengan tangan laknatnya yang menunjuk Lady.

Ya allah. bawa saja Zena ke pangkuanmu. Lady rela ya allah.

"Lo yang ngelempar?" tanya Ace. Iris hazel-nya kini memandangi Lady dari atas sampai bawah dengan tajam.

Lady menganggukkan kepalanya. "Gue nggak sengaja."

"Nggak sengaja lo bilang? Kepala gue tadi sampai pusing karena bola sialan lo itu, dan lo malah bilang nggak sengaja?!" Ace mendengus kasar.

"Maaf, Ace. Namanya juga nggak sengaja," cibir Lady pelan.

Andai saja Ace tidak mengingat Bahwa sosok yang ada di depannya ini adalah seorang perempuan sekaligus istrinya, maka sudah pasti tulang-tulang Lady akan patah.

"Udah, Ace. Lagian, lo juga jangan lupa kalau dia adiknya Leon," ucap Kellan menengahi.

Kellan merangkul pundak Ace agar segera meninggalkan lapangan tanpa menghiraukan Zena yang memberikan kiss bye kepadanya.

Semua penonton yang ada di sana lantas menghela kecewa nafasnya. Mereka kecewa karena tidak ada adegan pukul-pukulan yang dapat mereka tonton seperti di film Valak.

"Hai, Neng Lady kesayangannya Abang Atan! Abang ganteng balik lagi, nih," sapa Atan yang ternyata masih stay di sana dengan bunglon kecil yang ada di bahunya.

Lady bergidik jijik melihat bunglon jelek Atan.

"Abang lihat-lihat, Neng hari ini, kok, cantik banget, sih? Usus Abang jadi deg-degan ngeliat kecantikan Neng yang tiada duanya itu." Atan mengedip centil matanya ala om-om pedofil.

"OH MY GOD, ATAN! MAKSUD LO SEBELUM-SEBELUMNYA GUE BUTEK? GUE JELEK? GUE BURIK? IYA?! GITU MAKSUD LO?! HAH?!"

Atan bersusah payah meneguk salivanya. Apa ia salah ngomong?

Sedetik kemudian, Atan dan David terlihat berlari kencang sambil dikejar-kejar oleh Lady yang memegang bola basket.

BUGH!

Atan meringis saat kepalanya terkena lemparan bola basket yang dilemparkan oleh Lady.

"MAMPUS LO! ITU AKIBATNYA KALAU NGATAIN GUE JELEK!" Lady tertawa jahat, membuat Atan tersenyum tipis sambil meringis kesakitan.

...••••...

"Le- " panggil Lady terhenti saat melihat seorang gadis berpita pink yang sedang menangis kencang seraya memasuki mobil mewah milik Leon.

Sudah pasti ini karena ulah Leon.

Dugaan Lady tersebut semakin diperkuat dengan adanya sosok Leon yang sedang merokok di atas kap mobil milik cowok itu sambil memegang sebuah ponsel jadul yang sudah hancur.

"Leon!" panggil Lady, membuat Leon menoleh kepadanya.

"Minta duit, dong. Gue mau shopping." Lady menyodorkan tangannya di depan Leon dengan santai.

"Minta aja sana sama laki lo."

Lady mendengus. "Leon, nggak boleh pelit sama adek sendiri. Pada zaman dahulu, ada orang yang pernah berkata bahwa tugas seorang kakak adalah menafkahi adiknya sampai kapanpun," jelas Lady.

Lah? Ucapan siapa itu? Leon jadi gemas pengen ngeremas-remas mulutnya.

"Duit Ace, kan, banyak, jadi minta aja sana sama dia," ucap Leon, namun tak berefek kepada Lady yang tetap mengulurkan tangannya.

Leon ganteng, Leon sabar. Ia lalu mengeluarkan lima lembar uang seratus ribu dari dompetnya dan menyodorkannya kepada Lady.

Namun, kalian tahu apa respon Lady? Yaps, gadis itu malah mendengus tak sudi.

"Oh my god, Leon. Kok, cuman segitu doang, sih?"

1
capr.gurlll
yok komen gess biar author makin semangat nulisnya🤩👐 yang mau recom alur ceritanya bisa bgt. boleh komen atau langsung chat ya🫰
Adinda
jd yang melanjutin perusahaan daddynya,Leon Ya thor
capr.gurlll: yaps putera mahkota Maesa🤭 stay tuned yaa untuk visualnya leon😍
total 1 replies
Annisanur hasanah
kak di tunggu updatenyaa mereka lucu bgttt
capr.gurlll: kak😍🙏👍
total 1 replies
Annisanur hasanah
ga expect😭
Annisanur hasanah
wkwkkw cod ga tuh😄
Annisanur hasanah
hallo kak, aku berkunjunggg
MayAyunda
keren👍
Annisanur hasanah
gemas lucu ya mereka🤭
Annisanur hasanah
mampir kak😍
❄Snow white❄IG@titaputri98
Mampir kak, baca 1 bab dulu
capr.gurlll: thankyou😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!