NovelToon NovelToon
Sebatas Pengganti

Sebatas Pengganti

Status: tamat
Genre:CEO / Tamat
Popularitas:196.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: Yenita wati

Menjelang pernikahan, Cahaya harus menerima kenyataan bahwa sang calon suami ternyata sudah menikah dan hanya memanfaatkannya saja.

Saat mengadu pada Paman dan bibinya, ia malah akan dijodohkan dengan pria tua agar mendapatkan uang dari calon suaminya.

Merasa putus asa, ia pun nekat melakukan percobaan bunuh diri dari atas jembatan penyeberangan orang.

Namun, aksinya itu berhasil digagalkan oleh seorang pria kaya dan tampan bernama Davin Pramudya.

Karena merasa saling membutuhkan, mereka pun sepakat menikah.

Namun, apa yang terjadi jika salah satu diantara mereka terjebak cinta yang seharusnya tidak perlu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yenita wati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cemburu Davin

"Mas, kenapa diam?" tanya Cahaya yang akhirnya menyadari bahwa Davin terus diam sepanjang perjalanan.

"Tidak apa-apa," sahut Davin tanpa menoleh.

"Kalau tidak apa-apa, mengapa kau seperti marah?"

"Tidak, aku tidak marah."

"Lalu, mengapa kau tidak mau melihat wajahku?"

"Hei, berhenti dulu," ucap Davin pada sang sopir. Sang sopir pun berhenti.

"Turun!" titah Davin lagi yang langsung membuat sang sopir turun.

Setelah sang sopir turun dan menutup pintu mobil, Davin langsung menoleh ke arah Cahaya dengan tatapan agak dingin.

"Mas, kenapa? Sepertinya kau sedang marah, ya?"

"Tidak, aku tidak marah."

"Lalu kenapa wajahmu seperti itu?"

"Kenapa dengan wajahku? Apa aku jelek? Oh, apa aku tidak setampan Reno?"

"Hah?" Cahaya mengernyitkan dahinya. Apakah saat ini Davin sedang cemburu pada Reno karena perkataan Darsih tadi?

"Tidak, Mas, kau bahkan lebih tampan dari salah satu member idolaku."

"Masa?"

"Iya, kau sangat tampan. Lagipula, yang suamiku itu kan kau, bulan Reno."

"Lalu, mengapa mereka berpikir ingin menjadikan dirimu istri Reno? Pasti kau mengaku single kan?"

"Tidak, aku tidak mengatakan apapun pada mereka karena tidak ada yang bertanya. Lagipula, aku dan Reno hanya sebatas teman kerja."

"Oh, teman kerja, ya. Baiklah, kalau begitu, buktikan padaku kalau aku adalah suamimu."

Davin mendekakan wajahnya pada Cahaya.

"Dengan cara apa, Mas?"

"Dengan cara seperti ini." Davin mulai memajukan wajahnya agar lebih dekat dengan Cahaya. Hingga saat jarak wajah mereka hanya tinggal dua centi lagi, tiba-tiba Cahaya langsung teringat sesuatu. Dia pun menarik wajahnya dan panik.

"Kenapa?" Davin juga ikut khawatir.

"Gajiku, Mas, gajiku belum ku ambil. Padahal aku besok gajian." Cahaya mulai panik.

"Apa? Gaji? Disaat seperti ini, kau malah memikirkan gaji?"

"Ya iyalah! Itu gaji hasil kerja kerasku, Mas."

Davin menepuk dahinya. Dia lupa bahwa Cahaya adalah gadis yang sangat polos.

"Sayang, aku akan menggantinya. Bahkan berkali lipat." Davin mencoba meyakinkan Cahaya agar percaya. Padahal, Cahaya bisa mendapatkan uang sebanyak yang dia mau di rumah Davin.

"Tapi, aku ingin menggunakan gajiku untuk membayar hutangku padamu, Mas. Aku membawa kartu debitmu dan mengambil lumayan banyak."

"Tidak perlu, karena uangku adalah uangmu juga."

"Ya sudah, baiklah, Mas. Em, sampai dimana tadi?" Cahaya mulai kembali ke mode serius. Namun, Davin yang sudah kehilangan momen romantis tadi memutuskan untuk tidak melanjutkan nya di sini. Apalagi sang sopir masih ada di luar seperti orang kikuk.

Dia pun menyuruh sopir untuk masuk dan mereka melanjutkan perjalanan. Rasanya dia ingin cepat-cepat sampai ke rumah.

Sepanjang jalan, dia terus membayangkan apa yang akan terjadi dengan mereka malam ini. Sedikit gugup dan malu karena pasti malam ini dia akan melakukan hal yang belum pernah dilakukannya pada Cahaya.

Sedangkan Cahaya masih memikirkan gajinya yang harusnya bisa diambilnya besok. Dia sangat menyayangkan gajinya lewat begitu saja.

Namun, tiba-tiba saja, Silvi mengirimkan sebuah bukti transaksi pembayaran gaji Cahaya via transfer.

[Cahaya, ini gajimu, ya. Maaf, tadi Reno belum sempat memberikannya.]

Cahaya pun kegirangan karena ini adalah gaji pertamanya. Pantas saja waktu itu Reno menyuruhnya membuka rekening. Ternyata semua gaji karyawan diberikan via transfer.

Tak lupa dia mengucapkan terima kasih pada Silvi yang seakan mengerti perasaannya saat ini.

1
Komsiyah Komsiyah
iya banyak yg gak nyambung
Memyr 67
𝖽𝖺𝗏𝗂𝗇 𝗄𝖺𝗇 𝗉𝗂𝗇𝗍𝖺𝗋. 𝗉𝖺𝗌𝗍𝗂 𝗂𝗇𝗀𝖺𝗍 𝗉𝖺𝗌 𝗂𝗃𝖺𝖻 𝗄𝖺𝖻𝗎𝗅, 𝗆𝖾𝗇𝗒𝖾𝖻𝗎𝗍 𝗇𝖺𝗆𝖺 𝗅𝖾𝗇𝗀𝗄𝖺𝗉 𝗂𝗌𝗍𝗋𝗂𝗇𝗒𝖺 𝖽𝖾𝗇𝗀𝖺𝗇 𝖻𝗂𝗇𝗍𝗂 𝗇𝖺𝗆𝖺 𝖺𝗅𝗆𝖺𝗋𝗁𝗎𝗆 𝖻𝖺𝗉𝖺𝗄𝗇𝗒𝖺
Memyr 67
𝖽𝗂 𝖺𝗍𝖺𝗌𝗇𝗒𝖺 𝖽𝗂𝗍𝗎𝗅𝗂𝗌 𝗍𝖾𝗁. 𝖽𝗂 𝗌𝗂𝗇𝗂 𝗃𝖺𝖽𝗂 𝗄𝗈𝗉𝗂. 𝗈𝗍𝗁𝗈𝗋 𝖽𝖺𝗁 𝗇𝗀𝖺𝗇𝗍𝗎𝗄 𝗂𝗇𝗂
Memyr 67
𝗆𝗎𝗅𝖺𝗂 𝗂𝗇𝗂, 𝗇𝗀𝖺𝗃𝖺𝗄 𝗍𝖾𝖻𝖺𝗄𝖺𝗇
Memyr 67
𝗌𝖾𝗏𝗂𝗇𝖺 𝗄𝖺𝗇 𝖺𝗇𝖺𝗄𝗇𝗒𝖺 𝗏𝗂𝖺𝗇𝖺. 𝗄𝖾𝗇𝖺𝗉𝖺 𝗄𝗅𝖺𝗄𝗎𝖺𝗇 𝗄𝖺𝗒𝖺𝗄 𝗂𝖻𝗎 𝗂𝖻𝗎 𝗃𝗎𝗅𝗂𝖽 𝖽𝗂 𝗄𝖺𝗆𝗉𝗎𝗇𝗀? 𝗄𝖾𝗌𝖾𝗋𝗂𝗇𝗀𝖺𝗇 𝗀𝖺𝗎𝗅 𝗌𝖺𝗆𝖺 𝗆𝖻𝖺𝗁 𝗆𝗈𝗇𝖺?
Yunerty Blessa
Makasih banyak kak thor buat karya nya
sungguh mantap sekali
terus lah berkarya dan sehat selalu 😘😘
Yunerty Blessa
akhirnya tamat juga...
Yunerty Blessa
semoga Cahaya bisa menerima kakek nya.....
Yunerty Blessa
senangnya Cahaya masih memiliki kakek nya....berarti kakek nya bukan orang biasa² juga
Yunerty Blessa
akhirnya Davin dan Cahaya bisa buka puasa juga..... semoga Cahaya cepat hamil
Yunerty Blessa
senangnya Cahaya dapat gaji.....
Yunerty Blessa
sabar Reno masih ada Silvi yang suka sama kamu.....
Yunerty Blessa
apakah orang itu adalah orang tua Cahaya .....
Yunerty Blessa
akhirnya Cahaya luluh juga.... semoga memang ada cinta di hati Davin.....
Yunerty Blessa
tetap berdosa Reno.....biar lah Cahaya meraih kebahagiaan nya... masih ada Silvi yang mencintai mu
Yunerty Blessa
astaga rupanya kakek Cahaya.... kenapa dari awal tidak mengaku Cahaya sudah mau mati baru cari....
Yunerty Blessa
apakah orang tua itu adalah keluarga Cahaya....
Yunerty Blessa
kasian sekali dengan kehidupan Cahaya....
Yunerty Blessa
mantap Cahaya pergi jauh dari Davin....mula lah hidup baru mu... biarkan Davin menyesal atas kepergian mu.....
Yunerty Blessa
Davin lebih baik lepaskan Cahaya biar dia cari kebahagiaan nya sendiri... biarlah kau bersatu kembali dengan bayang² Safira 😏😏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!