NovelToon NovelToon
Ketika Cinta, Benci, Dan Rindu Menyatu

Ketika Cinta, Benci, Dan Rindu Menyatu

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / Cinta Seiring Waktu / Cerai / Anak Genius / Tamat
Popularitas:480.9k
Nilai: 5
Nama Author: Santi Suki

Jelita, gadis kelas 2 SMA yang dipaksa menikah oleh kakeknya karena sudah menyerah akan kelakuan nakalnya. Dia dinikahkan dengan Erlangga—guru magang sekaligus anak sopirnya. Mereka menyembunyikan pernikahan itu dan akan dipublikasikan setelah Jelita lulus SMA.
Namun, 3 hari menjelang pesta pernikahan, Erlangga mengalami kecelakaan dan hilang sebagian memorinya. Ingatan yang tersisa adalah perasaan benci pada Jelita dan Kakek Darmawangsa. Hari yang seharusnya membahagiakan itu berubah jadi petaka karena Erlangga menjatuhkan cerai pada Jelita. Akibatnya, Kakek Darmawangsa meninggal dunia. Tanpa Erlangga dan Jelita tahu, kalau saat itu sudah hadir buah cinta mereka.
Apa yang akan dilakukan oleh Erlangga saat memori ingatannya kembali?
Akankah Jelita memaafkan orang yang sudah membuat hidupnya menderita?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Santi Suki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29. Potongan Memori

Teman-teman baca sampai selesai, ya. Jangan lupa untuk selalu kasih like, komentar, dan bintang 5. Semoga hari ini kalian bahagia dan sehat selalu.

***

Bab 29

Erlangga menatap Jelita dengan sarat penuh cinta. Dia merayu agar istrinya memberikan haknya.

"Kak, satu minggu … tidak bisakah menahannya?" tanya Jelita dengan wajahnya yang merona. Sejujurnya dia juga terbawa suasana tadi.

"Tidak bisa. Selama ini aku selalu menahan diri sampai kepala aku sakit, Sayang," kata Erlangga dengan lirih seakan dia itu dalam keadaan sakit yang parah.

"Bagaimana kalau aku hamil?" tanya Jelita pelan.

"Ya, enggak apa-apa. Aku 'kan, suami kamu." Erlangga mencium jari-jari Jelita dan membuat Jelita seperti dialiri listrik syaraf-syaraf di dalam tubuhnya.

"Katanya sakit sekali saat pertama kali," gumam Jelita dengan muka yang sudah memerah padam.

Erlangga bingung sekarang karena setahu dia memang sakit saat melakukan hal itu untuk pertama kalinya. Namun, kalau berpikir seperti itu, maka selama-lamanya mereka tidak akan pernah bercinta.

"Katanya sakit itu cuma sebentar. Setelahnya tidak akan sakit," kata Erlangga berusaha meyakinkan istrinya dengan harap-harap cemas.

Terlihat Jelita sedang berpikir. Tidak lama kemudian gadis itu pun mengangguk. Tentunya itu membuat Erlangga senang.

"Terima kasih, Sayang!" Erlangga langsung memeluk dan mencium Jelita.

***

Hari itu untuk pertama kalinya Erlangga dan Jelita mengarungi surga dunia. Suara guyuran hujan mengiringi alunan melodi kedua sejoli itu. Membuat mereka lupa akan keadaan di sekitarnya. Hujan, suara guntur, dan suhu udara yang dingin tidak mereka rasakan keberadaannya. Hal yang mereka rasakan adalah rasa bahagia dan sentuhan hangat pasangannya.

"Terima kasih, Sayang." Erlangga memberikan ciuman di kening istrinya.

Jelita masih mengatur napasnya yang memburu dengan mata yang terpejam. Namun, dia menikmati sentuhan dari suaminya.

"Aku mencintaimu, Jelita," bisik Erlangga dengan mesra. Dia menarik tubuh Jelita ke dalam pelukannya. Dirapikan rambut Jelita yang menempel di wajahnya yang penuh dengan peluh.

"Aku juga … mencintaimu, Kak Erlang," balas Jelita setelah bisa mengatur napasnya.

"Kamu hanya milikku, Jelita. Dan aku pun hanya milikmu, selamanya," ucap Erlangga dan Jelita pun tersenyum. Keduanya saling menatap dan tersenyum lembut.

Flashback off.

***

Jelita memeluk perutnya yang mulai terlihat membuncit sedikit. Sekarang dia bisa merasakan ada kehidupan di dalam sana. 

"Sayang, kita pergi kuliah! Yuk kita cari ilmu agar jadi orang yang berguna," kata Jelita pada anaknya yang masih di dalam perutnya.

Saat dia berjalan di lorong fakultas ekonomi, tanpa sengaja Jelita bertabrakan dengan seseorang. "Oh, i'm sorry!" kata Jelita.

"Jelita?" 

Mendengar orang yang dia tabrak memanggil namanya, membuat Jelita mendongakkan kepala. Terlihat laki-laki yang dia kenal dengan baik. Senyum Jelita pun langsung mengembang.

"Shaka! Kamu kuliah di sini?" tanya Jelita senang.

"Iya. Kamu juga kuliah di sini?" balas Shaka.

"Iya. Senang banget bisa bertemu dengan orang yang kita kenal." Senyum manis masih terpasang di wajah gadis yang memotong rambutnya pendek.

"Aku juga senang. Aku kira kamu akan kuliah di Indonesia. Tahu gitu, kita ke sini bersama-sama," gerutu pemuda sambil bertolak pinggang.

"Kamu tinggal di mana?" Jelita penasaran dengan tempat tinggal temannya.

"Tidak jauh dari sini. Di samping minimarket itu," jawab Shaka.

"Wah, aku apartemen seberangnya!" seru Jelita.

Jelita dan Shaka pun berbincang-bincang karena jurusan yang mereka ambil juga sama. Mereka pun bertekad akan saling membantu untuk meraih impian.

***

Sementara itu, di Indonesia Erlangga harus mengulang lagi mencari ilmu selama kuliahnya. Dia kembali mempelajari semua mata pelajaran saat kuliah. Hal itu mudah dia lakukan dengan otaknya yang cerdas. Apakah Erlangga saat ini merasa bahagia hidupnya setelah terbebas dari keluarga Darmawangsa? Jawaban adalah tidak. Ayah dan ibunya yang sudah merasa kecewa pada dia sering mendiamkan. Mereka akan bicara jika ada sesuatu yang sangat penting. Jika tidak ada, maka mereka akan saling diam.

Pak Aditama pun sudah berhenti bekerja di keluarga Darmawangsa. Sekarang dia, menjadi seorang petani yang mengelola tanah miliknya.

Erlangga menelusuri rak buku miliknya. Dia mengerutkan keningnya saat melihat ada beberapa buku pelajaran SD, SMP, dan SMA. Dia mengambil dan membuka salah satu buku itu. Ternyata dia mengambil buku Fisika untuk kelas IX. Dalam buku itu sangat banyak tulisan tangannya dan dia menduga kalau tulisan lainnya itu milik Jelita.

Ada hal yang menggelitik pada buku itu. Cover bagian dalam itu ada gambar laki-laki dan perempuan. Ada nama yang tertera pada gambar itu. Nama dirinya dan Jelita dan kata-kata yang tertulis jelas.

Erlangga: galak, kejam, tanpa ampun, dan suka memberikan hukuman jika jawaban salah.'

Jelita: Cantik, baik hati, dan bodoh.'

Erlangga yakin kalau tulisan bodoh itu adalah tulisannya. Sementara sisanya itu tulisan tangan Jelita.

Erlangga cinta sama Jelita.

Jelita yang cinta mati sama Erlangga.

Erlangga bucinnya Jelita.

Untuk tulisan yang bagian ini dia yakin mereka saling berebut saat menulis. Terlihat dari tulisannya yang jelek dan terburu-buru.

Tiba-tiba saja Erlangga merasa melihat ada potongan memori akan kejadian saat itu. Dia memegang kepalanya yang sakit sampai mengerang keras.

"Aaaakh!" erang Erlangga.

"Ada apa, Erlang?" teriak Ibu Wulandari sambil membuka pintu kamar dengan panik dan masuk.

Terlihat Erlangga duduk di lantai sambil memegang kepalanya. Dia masih mengerang kesakitan. Gambaran akan ingatan hari di mana dia dan Jelita sedang belajar dan sering diselingi bercanda, berputar terus dalam kelapanya. Suara manja Jelita dan tawa mereka terdengar jelas.

"Mana yang sakit?" Ibu Wulandari memegang kepala Erlangga. Namun, putranya itu tidak menjawab, malah menjambak rambutnya.

"Ayah …! Ayah …! Tolong!" teriak Ibu Wulandari memanggil suaminya.

Erlangga pun tidak sadarkan diri. Dia jatuh tersungkur ke lantai karena Ibu Wulandari tidak kuat menahan tubuh anaknya itu.

Tidak lama kemudian Pak Aditama datang ke sana. Dia langsung membawa Erlangga ke rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan.

***

Hasil pemeriksaan medis, Erlangga tidak ada sesuatu yang membahayakan dirinya. Namun, saat dia tersadar menjadi sering melamun.

"Erlangga," panggil Jenia saat gadis itu mendatangi rumah laki-laki itu.

"Aku bawakan iga bakar kesukaan kamu," kata Jenia sambil membuka kotak dus makanan itu.

Erlangga hanya melihatnya sekilas dan dia kali ini merasa mendengar suara Jelita yang memanggil-manggil namanya dengan suara manja dan menggoda dirinya.

"Kak Erlang yang tampan, Sayangku … Cintaku! Lihat telur ceplok yang aku buat terlihat bulat melingkar sempurna dan kuningnya pas di tengah-tengah."

"Aaaahk!" Erlangga mengerang kembali dan membuat Jenia panik.

"Erlangga ada apa?" Jenia mencoba menarik tangan Erlangga yang sedang menjambak rambutnya dengan kuat.

"Bu, tolong! Tolong Erlangga!" teriak Jenis pada Ibu Wulandari yang ada di dapur. 

***

Akankah Erlangga lebih cepat mengingat kembali Jelita? Tunggu kelanjutannya, ya!

1
mbak mimin
😭😭😭😭😭😭😭
ayu cantik
bagus
𐎙࿆ᷤⷭ Murni 𝐀⃝🥀ᴳᴿ🐅
Aulia atau Jelita Thor 🤔
🌸 Sunshine 🌸: typo sama nama tokoh novel lainnya. Maklum dulu lagi semangat berkarya Ongoing sampai 5 judul, jadi kadang ke bawa nama tokoh novel lainnya
total 1 replies
Sri Utami
Luar biasa
falea sezi
gampang bgt di maafin
falea sezi
telat lu abis ne nangis2 lu ka. pret
falea sezi
nunggu km nangis darah erlang Q sorak2 bahagia
Devi Moetz
Luar biasa
🌸 Sunshine 🌸: Terima kasih Kak sudah baca karya aku ini
total 1 replies
Cambodipit
aku baca "apa" nya lempeng banget, soalnya gaada tanda serunya/Sob/
Cambodipit: iya kak kan aku spontan bacanya lempeng gitu, pas baca dia teriak jadi ngulang lagi, serunya jadi pembaca kan gitu
total 2 replies
Dewi Nurani
usia berapa sih s Arga , ko omongannya kayak orang dewasa
🌸 Sunshine 🌸: Dia dewasa cara berpikir karena keadaan yang menuntutnya begitu
total 1 replies
guntur 1609
masa etlangga gak ada rasa bersalahnya melihat anaknya dulu. waktu jelita hamil sendirian. trs dalam keadaan di ceari lagi
guntur 1609
hancur kau etlangga
walaupunbtanoa sadar kau blng seperti tu. tapi secara gak langsung kau yg menyebabkan kakek meninggal
guntur 1609
bagaimana kalau kakek dan jelita tahu masalah ni
guntur 1609
kejam.kau etlangga. brti itulah oemikuranmu dulu. kau hanya memakai topeng kebaikan dihadapan kakek dan jelita. ealauoun sekarang kau merubah pola fikirmu. atau utau memang isi hatimu selama ni
guntur 1609
lah emang bisa jelita keluar buju n8kahmya secara masih dalam sekolah. kan belum 18 thn
Andi Fitri
happy ending 👍👍
Andi Fitri
wkwkkkkkk Shaka bls dendam rupanya..
Andi Fitri
makanya jenia jdi wanita jgn merendahkan diri sendiri itu akibatnya tinggal di hotel jeruji..🤭
Andi Fitri
Luar biasa
Andi Fitri
asal jgn lupa ingatan aja .
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!