NovelToon NovelToon
PERAN PENGGANTI

PERAN PENGGANTI

Status: tamat
Genre:CEO / Duda / Pengganti / Tamat
Popularitas:696.6k
Nilai: 5
Nama Author: Vanzhuella annoy

Juara 2 dalam event lomba 100% kekasih ideal S1

Menjadi sosok pengganti bukalah hal yang mudah. Suka duka dilewati tanpa henti. Wanita berusia 23 tahun bernama MEZZALUNA terpaksa menerima pernikahan dengan seorang CEO duda satu anak bernama SCOOT BRYLEE.

Pertemuan singkat yang tak disengaja dengan sosok bocah cantik dan mengemaskan berusia 4 tahun di taman bermain membuat dia terjebak, hingga menjadi sosok pengganti. Hanya peran pengganti.

Hanya kehambaran yang tercipta dalam hubungan yang sudah dua tahun mereka jalani. Tidak ada cinta dari keduanya, hingga membuat MEZZALUNA menyerah.

Seguel dari MHBT

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vanzhuella annoy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 29

Scoot mengangguk. "Dad, izinkan aku untuk masuk."

Pria itu berpikir sejenak sembari mengusap rahangnya. Ia sama sekali tak pernah berpikir jika kembali dipertemukan dengan sang menantu. Mereka pergi sudah cukup jauh hingga prasangka ke arah sana sama sekali tak terpikirkan. Tapi lihatlah sekarang, sosok pria yang pernah menjadi bagian dari mereka sedang memohon untuk menawarkan diri untuk masuk ke hunian yang tak layak bagi seseorang keluarga berkelas.

"Aku ingin bicara dengan Luna, Dad!" Scoot melangkah, menapakkan kaki di teras rumah.

Usapan lembut di salah satu pundaknya membuat Dad Lukas menghela nafas panjang. Membalas tatapan sang istri yang dapat ia baca.

"Masuklah Nak, tidak baik berada di luar di tengah malam begini. Tetapi kami mohon maaf jika keadaan rumah ini kurang nyaman." Pria berkaca mata itu tidak tega bila mengusir, jujur saja hatinya belum siap menerima, mengingat bagaimana kejadian yang sebenarnya yang menimpa putri semata wayang mereka.

Scoot sangat senang, bahkan ketakutan untuk pertama kalinya menghadapi orang lain membuatnya tidak yakin. "Terima kasih Dad."

Di kursi usang, Scoot duduk sembari menyesap secangkir kopi hangat yang di suguhkan oleh Mike.

"Maaf atas kedatangan ku membuat kalian terganggu."

Ke-dua mertuanya mengangguk, sedangkan Mike hanya menjadi pendengar saja.

"Mike, kenapa kau keluar dari kampus?" Scoot bertanya, walau sebenarnya ia tahu alasan dari keluarnya Mike dari kampus. "Tidak semestinya kau keluar. Oke, ini semua karena permasalahan kami, tetapi ini sama sekali tak menyang—"

"Apa Kakak lupa dengan perkataan yang sudah keluar dari mulut Kakak?" Mike menjawab hingga ucapan Scoot terpotong. "Apa perlu aku ingatkan kembali kata-kata yang dilontarkan Kakak pada saat itu?"

Seketika tubuh Scoot menegang, awalnya ia tidak sadar hingga berani mengatakan hal itu. Setelah Mike mengungkit kejadian pada waktu itu membuatnya bungkam.

"Terima kasih atas bantuan Kakak selama ini terhadap kami. Tapi maaf, jika tahu dari awal kami tidak akan sudi menerima kehidupan mewah itu! Dibayar dengan masa depan Kakakku!" usai melontarkan kekecewaan itu Mike beranjak dari tempat duduknya. "Untuk apa lagi Kakak menemui kami? Kami sudah pergi jauh, itu artinya tidak ingin terlibat lagi dengan keluarga Brylee!"

"Mike, jaga sikapmu!"

"Mom, membelanya? Jelas-jelas dia menghancurkan masa depan Kakak! Dia pikir kebahagiaan itu dapat di beli oleh uang." Mike pun melangkah dengan ke-dua tangan terkepal, masuk ke dalam kamar dengan perasaan kesal.

"Maafkan sikap Mike, Nak!" Mom Britney merasa tidak enak hati, bagaimanapun Mike tidak pantas meluapkan emosinya seperti itu.

"Mike, benar Mom." Ya, Scoot sama sekali tak sakit hati menerima luapan emosi Adik iparnya karena ia sadar yang salah besar di permasalahan yang sudah terjadi ini adalah perbuatannya.

"Rumah ini sangat sempit, dan hanya memiliki tiga kamar. Terus kau akan tidur di mana?" tanya Dad Lukas.

"Aku boleh tidur di kamar Luna?" entah pertanyaan bodoh macam apa yang keluar begitu saja dari mulut pria itu. Bagaimana bisa ia menanyakan soal itu, sedangkan hubungan mereka tidak baik-baik saja, bahkan sampai saat ini Luna engan mau keluar.

Dad Lukas maupun Mom Britney saling memandang dengan tatapan penuh tanya.

"Tapi kau tahu sendiri, Luna sama sekali tidak mau keluar," ucap Mon Britney.

Scoot memandangi pintu kamar milik Luna. Pintu usang itu bisa saja ia dobrak dengan satu gerakan tetapi bagaimanapun ia harus menghargai ke-dua mertuanya.

Karena kasian, Mom Britney beranjak mendekati pintu kamar milik Luna.

"Sayang, bisa keluar sebentar?" tetapi tidak ada jawaban dari dalam, anggaplah Luna sudah tidur.

"Ya sudah Mom, mungkin Luna sudah tidur. Biar aku di sini saja." Ya, Scoot mengalah demi bisa diterima di rumah ini. Ia tahu bahwa Luna belum tidur tetapi ia pun tak bisa berbuat banyak.

"Baiklah, besok kita bahas kembali. Jika ada sesuatu, ketuk saja pintu kamar." Dad Lukas beranjak sembari menepuk pundak Scoot seperti yang sering dilakukannya ketika mereka bertemu.

Scoot tertegun, kali ini hatinya terenyuh hingga penyesalan di hatinya semakin besar.

Ke-dua mertuanya berlalu. Pandangan Scoot putus setelah ke-duanya masuk setelah menutup pintu.

"Aku sudah menorehkan luka kepada orang yang tak bersalah. Andai saja waktu dapat di putar ulang maka aku akan menebus semua kesalahanku!" gumamnya dengan tatapan kosong ke arah pintu kamar milik Luna.

Sementara di dalam kamar. Luna membungkam ke-dua telinganya dengan bantal, pura-pura tidak mendengar panggilan dari sang Mommy. Siapa bilang ia sudah tidur. Bagaimana bisa dengan entengnya ia memejamkan mata, sedangkan suara obrolan di luar begitu jelas terdengar dari kamarnya karena kebetulan letak kamar bersebelahan dengan ruang utama.

Luna bangkit dari tempat tidurnya, mengusap wajahnya berkali-kali. Ia tidak menyangka jika dipertemukan kembali dengan pria yang pernah menjadi bagian hidupnya.

"Aku harus bagaimana? Sebenarnya apa yang ingin dia lakukan?" gumam Luna sembari mondar-mandir.

Tok tok

"Luna, tolong buka pintunya. Aku tahu kau belum tidur." Ketukan pintu dan suara pelan itu membuat tubuh Luna menegang, hingga ia berhenti mondar-mandir.

Luna tak kunjung menjawab, anggap saja ia sudah tidur. Tetapi panggilan bisikan itu membuatnya tidak bisa tenang.

"Luna, ayolah. Aku hanya sekedar ingin ke toilet, sedangkan lampu toiletnya mati."

"Aku harus bagaimana?" Luna menjadi bingung, antara keluar atau tetap di dalam. Ia pun membuka laci, lalu menepuk dahinya karena ponselnya tinggal di meja makan. Sebenarnya ingin mengirim pesan kepada Mike agar bangun untuk menemani suaminya ke toilet.

"Aku sudah tidak tahan!"

Luna menghembuskan nafas dengan kesal, tanpa banyak berpikir lagi melangkah mendekati pintu. Gerakan tangannya mengambang ketika mendengar.

"Arghh," desis Scoot yang menempelkan tubuhnya di daun pintu.

Klek!

Brak!

Kalah cepat untuk menghindar, akibatnya tubuh Scoot tersungkur hingga masuk ke dalam kamar.

"Kau sengaja?" serunya sembari mengusap bokongnya yang sedikit sakit.

"Siapa suruh bersandar pada pintu? Kayak wanita saja tak punya tenaga," Luna mengoceh tanpa sadar sedang bicara dengan siapa.

Scoot segera bangkit, tadi sangat berharap Luna akan mengulurkan tangan untuk membantunya berdiri, tetapi ia hanya bisa tersenyum kecut karena wanita itu begitu acuh, bahkan engan hanya sekedar untuk menatapnya sekilas.

"Apa kau lupa, bahwa kekuatanku di atas ranjang? Kau mau membuktikannya sekarang?" bisikan halus itu membuat jantungnya berdegup kencang, hingga tanpa sadar wajahnya memerah. Sementara senyuman pria itu melebar dibalik telinga Luna. Ada kekesalan atas tuduhan itu, bukan dia tak punya tenaga tetapi keseimbangannya saja.

Luna menelan ludah sembari memundurkan tubuhnya beberapa langkah. "Si-siapa yang mengizinkanmu masuk ke rumah ini? Bukankah sudah aku katakan jangan pernah muncul lagi dari pandanganku?" Luna mengeram, menahan agar suara makiannya itu tak terdengar oleh penghuni rumah kecuali mereka.

"Daddy mertua, beliau yang berbaik hati mengizinkanku, bahkan setuju jika aku tidur bersamamu di sini." Akui Scoot dengan mengigit bibir bawahnya.

"A-apa?"

1
Mrs. Ketawang
Tak terasa air mata ini mngalir begitu saja😭😭
baper bgt sama karyamu thoorr👍👍👍👍
Mrs. Ketawang
😭😭😭😭😭
Fita Dikiawang
aku suka novel yang ending nya tuh cepet, g kelamaan baca novelnya,, semangat thor
Diana Budhiarti
akhirnya..bahagia endingnya...thanks thorr,jalan ceritanya gampang diikuti dan enak di baca...semangat terus n sukses
Ella {RatuBombai}: makasih kak
total 1 replies
Diana Budhiarti
seruuu sampe susah coment
Pinggalina Esther Dupe
Luar biasa
Anonim
bgghdjjdd
Liana Simon
Alur. ceritanya menarik dan cepat
Liana Simon
selamat Thor, atas prestasinya
Kpop Lovers
2 tahun disia2kan, ga dihargain suami sama Anak sambungnya.
Trus hnya krn yg katanya Cinta dan airmata si anak tiri malah rujuk?

HELLOO!!!!
DUNIA ga sebercanda itu mbak!!!
Orang waras lebih milih bercerai, batin udah dilukai bertahun2 masih mau aja balikan!
Ini nih yg ngebuat cewe dianggap jadi lemah dan ga berpendirian.
Lagian itu anak juga ga bakalan lo bawa utk dinafkahin. Dasar bego!
YK
ini adegan tidak penting. tidak perlu ditulis lagi. jadinya bertele-tele...
Siti Junaida
jeleh
Erlinda
makin lama makin menjijikan sikap si Luna ,udah munafik omongan sama orang tua ga sopan apalagi sama suami . dasar kampungan ,nampak banget ga berpendidikan
Erlinda
emang luar biasa goblok si Luna ini .jelas jelas suami dan anak tiri nya sudah ga suka tapi masih aja bertahan ..sorry Thor muak aq membaca novel ini aq stop sampai disini..
Erlinda
klo aq jd Luna aq sudah pergi dari rumah itu biar saja si scood dan angel menyesali sikap nya..tapi disini Luna benar benar dibikin bodoh dan goblok oleh author..sehingga dia pasrah aja dgn nasib nya
Erlinda
jujur Thor kenapa aq benci banget klo tokoh utama wanita nya dibikin bodoh dan semena mena oleh suami nya..dan nanti ujung ujung nya menyesal minta maaf dan bucin akut .pasti deh gitu cerita nya. malas aq membaca nya
Rini Musrini
suka ceritanya 😍😍😍
Rini Musrini
bagus ceritanya alurnya gk ber belit² .
Rini Musrini
ikut seneng gk jadi cerai
Rini Musrini
kasihan luna luka hatinya terlalu dalam .
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!