NovelToon NovelToon
Diary Kanaya

Diary Kanaya

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Perjodohan / Nikahkontrak / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Tamat
Popularitas:355k
Nilai: 5
Nama Author: Eneng Selly

Perkenalkan Namaku Kanaya, sekarang aku berumur 24 tahun, Aku adalah CEO dari salah satu perusahaan milik ayahku, setelah aku pulang dari Amerika aku diberi kepercayaan untuk mengelola perusahaan ayah, tak lama kemudian aku menikah dengan lelaki impianku dia begitu tampan dan mempesona semenjak kita satu sekolah di SMA aku mulai tertarik padanya. tapi sikapnya sangat cuek dan dingin padaku, bahkan setelah dia menjadi suamiku dia tidak berubah.

Kami menikah dengan perjodohan yang dilakukan keluarga kami, Meski dia tidak mencintai aku namun aku memaksanya untuk punya anak darinya sebagai tanda bukti bawa aku mencintai nya meskipun aku harus mengorbankan nyawa ku sendiri

Apakah aku bisa meluluhkan hatinya dihari-hari terakhirku.. ikuti kisahku ya..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eneng Selly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 29

Sarah sudah berada di cafe dengan pakaian seksinya dan juga berdandan dengan yang menor. iya segera memesan minuman untuknya dan juga Defano yang iya kira.

Kanaya pun kini sudah sampai didepan cafe tersebut, iya segera celingukan mencari keberadaan Sarah, dan setelah iya menemukan Sarah iya segera menghampirinya.

" Siang Sarah " ucap Kanaya sambil tersenyum menyapanya

" Kenapa ada wanita ini, apa dia tau jika aku akan menemui suaminya Defano " ucap Sarah dalam hatinya

" Selamat siang juga Nona Kanaya " ucap Sarah

" Dia terlihat baik namun entah mengapa hatiku berkata dia orang jahat " batin Kanaya

" Bolehkah saya duduk " ucap Kanaya

" Tapi nona saya sedang menunggu seseorang " ucap Sarah

" Dia mengira yang akan dia temui adalah Defano " batin Kanaya

" Hanya sebentar " ucap Kanaya sambil tersenyum

" Mau ngapain lagi dia mau duduk disini, apa dia sedang merencanakan Sesuatu " batin Sarah

" Baik Nona, silahkan duduk " ucap Sarah sopan

" Baik sebelumnya saya mau minta maf, kalau sebenarnya yang mengundang Kamu kesini adalah saya dengan memakai handphone milik Defano " ucap Kanaya

" Apa.. jadi bukan Defano yang mengajak aku kesini " batin Sarah kesal dan kecewa

" Ada apa anda meminta saya kesini " ucapnya Sarah sinis

" Saya hanya ingin berbicara sesama perempuan " ucap Kanaya

" Maksud anda " ucapnya Sarah

" Aku tau, Defano dan kamu memiliki hubungan " ucap Kanaya

" Dia tau dari mana " batin Sarah

" Jujur saja Nona, saya akui memang saya memiliki hubungan dengan lelaki yang sekarang menjadi suami anda " ucap Sarah

" Mungkin dulu Defano memiliki hubungan dengan anda, tapi saya harap ketika Defano dan saya menikah anda harus melepaskannya.. karena Defano milik saya " ucapnya Kanaya

" Maf nona, saya tidak merebut Defano dari anda yang ada anda yang lebih dahulu merebut Defano dari saya " cibir Sarah

" Ternyata aku tidak bisa anggap enteng dia " batin kanaya

" Jangan harap aku akan menjauh dari Defano, enak saja dia bilang Defano miliknya... aku akan merebut apa yang seharusnya menjadi milikku " batin Sarah

" Aku tau, tapi sekarang kamu harus melepaskan dia " ucapnya Kanaya

" Aku tidak akan menjauhi Defano kecuali Defano yang meminta saya menjauh " ucap Sarah dengan senyum liciknya

" Aku yakin Defano Takan rela melerelakan aku " batin sarah

" Baik tapi jangan coba-coba untuk menggoda suamiku, karena aku Takan membiarkannya " ucap Kanaya dengan wajah tegansnya

" Sialan... dia membuatku benar-benar kesal " batin Sarah

" Tak perlu aku goda suami anda masih mencintai ku.. jangan salahkan aku jika suami anda mengejar-ngejar saja " ucap Sarah sambil berdiri

" Maf Nona pekerjaan saya masih banyak, saya permisi " ucap Sarah melangkah pergi dari sana sedangkan Kanaya masih duduk disana dengan wajah kesalnya

" Ternyata dia tidak akan melepaskan Defano, aku harus punya ide agar Defano melupakan Sarah " ucap Kanaya pelan

.

...****************...

.

Kini Kanaya pergi dari sana dan segera menuju Mansionnya. tak lama kemudian Kanaya sudah sampai di Mansionnya, iya melihat sang ibu sedang menyiapkan makan siang.

" Siang ibu " ucap Kanaya sambil tersenyum

" Kamu dari mana saja... " ucap Sang ibu

" Biasa lah, oh iya Bu.. aku sudah selesai datang bulan, kata dokter hari ini masa subur ku, aku harus bagaimana ya Bu..." ucap Kanaya bingung

" Ternyata kamu sudah kepengen cepat punya anak " ucap Sang ibu

" Iya bu " ucap Kanaya tersipu malu

" Kamu tenang saja nanti malam ibu akan berikan jamu untukmu dan suamimu " ucap Sang ibu sambil tersenyum

" Apakah bisa mujarab " tanya Kanaya

" Tenang saja... percayakan pada ibu " ucap sang ibu

" Baiklah Bu, terima kasih.. aku masuk kekamar dulu ya.. mau mandi dulu gerah " ucap Kanaya

" Ok, nanti kamu ajak suamimu untuk makan siang ya " ucap Sang ibu

" Baik bu " ucap Kanaya

Kini Kanaya melangkah menuju kamarnya, didalam kamar iya melihat sang suami masih tidur. Iya segera menuju kamar mandinya dan segera membersihkan tubuhnya agar wangi dan segar.

Setelah selesai iya segera keluar dari kamar mandi dan dilihatnya sang suami sedang menatapnya.

" Kenapa kamu menatapku seperti itu " ucapnya Kanaya bingung

" Jangan Kegeeran ya... aku tidak akan tergoda olehmu " ucap Defano

" Syukurlah jika kau tidak tergoda " ucap Kanaya melangkah menuju lemari bajunya

" Aku bingung dengannya, dia bilang mau anak dariku tapi tingkahnya seperti yang acuh padaku, sebenarnya apa yang dia rencanakan " batin Defano

" Kenapa kamu masih disini, aku akan mengganti baju " ucapnya Kanaya sambil melirik sinis.

" Aku mau mandi " ucap Defano melangkah menuju kamar mandinya

Setelah selesai mandi iya bingung harus mengenakan baju apa, iya pun segera keluar dari kamar mandinya.

" Pakaianku sudah aku siapkan di ranjang itu, Aku akan pergi keruang makan duluan " ucap Kanaya

" Dia terlihat sederhana jika sedang didalam rumah " batin Defano

" Tunggu... " ucap Defano

" Ada apa " ucap Kanaya menoleh padanya

" Kita bareng kebawahnya " ucap Defano

" Yasudah tapi cepat... " ucap Kanaya

" Kamu tutup mata jangan mengintip " ucap Defano dengan senyum jahatnya

" Baiklah... " ucap Kanaya segera menutup matanya, sedangkan Defano segera memakai bajunya.

1
kanao-tyy
Luar biasa
LES TARI
mampir kak
shinta nofri
hay thor lanjutkn dong cerita ini...
Dessy Arisanti
cerita y bagus mn thour kelanjutan nya
shinta nofri
ini kpn up lg thor...lama banget keburu lupa alurnya
Sopi
knp kanaya nyuruh elfaro yg ngasuh anak nya...kan bapak ada defano....tpi gpp lah ...yg penting kelanjutanya mana thor🤭😁
Dilan Dilan
walaupun tulisannya bnyak taypo jujur sii bsa msuk dlm critanya smpe bsa nangissss 😭😭😭😭😭
shinta nofri
ini kpn up nya...
Dilan Dilan
cinta bkin buta yaaa 😔
Dilan Dilan
sadis bngettt defano...
menyesal memang belakangan...
Alisha Gunawan
lanjut
Dilan Dilan
duhhh sedihh bngettt kasian kanaya... 😭😭😭
Sha90
aq mampir
Dilan Dilan
waduh bsa abis tuch sii defano d hajar El
Dilan Dilan
smoga defano cpet cinta sma kay ya sblum smua nya terlmbat...
Feeza_MCI
kok kak El suka sama Kanaya? apa mereka bukan saudara kandung🤔🤔
Anggra
semoga kanaya bs sembuh cos Kay sdh menemukan kebahagiaanny bersama defano n calon baby ny
Dilan Dilan
kalimatnya bnyak yg typo...
critanya udh bgus ka, klo bsa d revisi biar readers lbih nyaman lgii bcanya...
smngattt
Dilan Dilan
ini maksudnya gmna yaa ko El suka kanaya ?
apa el bkn kk kndung kay ?
Dilan Dilan
smngattt trusss ka
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!