NovelToon NovelToon
Love In Time (Reinkarnasi Nona Miskin)

Love In Time (Reinkarnasi Nona Miskin)

Status: sedang berlangsung
Genre:Kelahiran kembali menjadi kuat / Time Travel / Mengubah Takdir
Popularitas:50.5k
Nilai: 5
Nama Author: Lyana Mentari

Selena secara tidak terduga masuk ke dalam animasi 3D berjudul Love In Time. Jiwanya masuk ke dalam tubuh tokoh utama bernama Li Shuyi, anak bangsawan miskin Li Chengdu dari Jiangzhou.

Kehidupan Li Shuyi digambarkan begitu berat. Orang yang dicintainya menolak mentah-mentah lamaran keluarga Li, dan rumor tentang Li Shuyi yang beredar sangat buruk.

Selena yang berada dalam tubuh Li Shuyi bertekad untuk pindah ke Beizhou dan memulai hidup yang baru.

Apakah ia bisa melakukannya? Apa yang akan terjadi di Beizhou? Kehidupan Li Shuyi akan berubah atau bertemu cinta sejati? Ikuti kisah Selena menaklukkan kehidupan Li Shuyi yang berat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lyana Mentari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menemui Pengrajin (2)

Nona Li hari ini sedikit berbeda, hari ini dia mengenakan perhiasan yang diberikan Gu Qinglan kepadanya sebagai hadiah. Beberapa tusuk konde berbentuk bunga, dan anting yang indah. Dia juga memakai pakaian terbaiknya. Meskipun bukan serat sutra murni, tapi jauh lebih halus dari pakaiannya biasanya.

Beranjak turun dari kereta, Li Shuyi menatap tempat pengrajin Lin Yu. Tempat itu sepenuhnya terbuat dari kayu, dari warna dan lapuknya, terbukti bahwa tempat ini telah beroperasi sejak lama.

Di dalamnya, ada seorang kepala pengrajin. Dia tidak bekerja menempa seperti yang lainnya, dia lebih rapi dan hanya bertugas mengkoordinasikan para pengrajin.

Saat Li Shuyi tiba, kedatangannya langsung menarik perhatian kepala pengrajin.

Li Shuyi masuk, berjalan dengan anggun dan membungkuk untuk memberi hormat. "Salam, tuan, saya Li Shuyi, Nona Keluarga Li dari Beizhou."

Kepala pengrajin juga membungkuk dan memberi hormat, "Nona, saya kepala pengrajin di Rumah Pengrajin Lin Yu, nama saya Ji Chun."

"Jadi, ada perlu apa nona datang kemari? Ingin membuat perhiasan atau memperbaiki perhiasan?"

Li Shuyi tersenyum maklum dengan sikap Ji Chun yang sangat terus terang tanpa basa-basi. Ini juga yang ia butuhkan, karena datang kesini, pasti tujuannya untuk membuat perhiasan.

Melihat gelagat Li Shuyi, Ji Chun menepuk dahinya. "Maaf, saya sangat kasar, bagaimana kalau kita duduk dulu, mari!"

"Baik, Kepala Pengrajin J!"

"Lewat sini, Nona Li!"

Mengikuti Ji Chun, Li Shuyi dan dua pelayannya tiba di salah satu sudut tempat pengrajin yang biasa digunakan untuk menyambut tamu. Tempat itu bukan paviliun mewah, melainkan pondok yang jauh lebih tertata. Di sisi kanannya ada kolam yang berisi beberapa ikan, cukup keruh, dan sepertinya memang jarang dirawat.

Kepala Pengrajin Ji memanggil seseorang untuk menghidangkan teh, dia seorang wanita muda sebaya Tong'er yang tampak lusuh. "Lun, cepat sajikan teh untuk nona!"

"Baik, paman."

"Cepat!"

Gadis muda bernama Lun itu segera menghampiri pondok membawa teko dan cangkir kecil berisi teh hangat, "Ini nona!"

Setelah Lun menghidangkan teh, Kepala Pelayan Ji langsung berkata. "Jadi, apa keperluan nona datang ke tempat saya?"

"Saya ingin membuka toko perhiasan, dan saya ingin bekerja sama dengan Rumah Pengrajin Lin Yu, apakah bisa?"

"Bisa! Tentu saja bisa, nona!" Kepala Pengrajin Ji mengangguk antusias.

Hal ini tentu membuat Li Shuyi bernapas lega, "Tapi sebelum itu, saya ingin melihat dulu bagaimana hasil tangan para pengrajin disini. Baru setelah itu saya membuat keputusan. Saya tentu akan bersedia membayar berapa pun harga yang ditawarkan, tapi dengan syarat barang yang dihasilkan juga harus berkualitas baik."

"Tentu saja saya mengerti, nona!" jawab Kepala Pengrajin Ji. "Bagaimana jika anda melihat langsung pembuatan perhiasan disini? Semoga saja dapat memenuhi harapan nona."

"Iya, saya mau!"

Perhiasan adalah keterampilan tangan yang dibuat dengan kesabaran dan ketekunan. Di era tradisional dimana semua hal dibuat dengan tangan satu persatu ini, justru membuat perhiasan lebih otentik karena tidak sama antara satu dengan yang lainnya.

Melihat hasilnya, Li Shuyi mengerutkan kening. Para pengrajin cukup terampil meskipun beberapa perhiasan tampaknya meleset dari harapan Li Shuyi sendiri. Bentuknya, hasil akhirnya, proses pembuatannya, sepertinya masih kurang dalam hal teknik.

"Kepala Pengrajin Ji?"

"Ya, nona?" jawab Ji Chun.

Li Shuyi menatapnya sambil memegang salah satu perhiasan. "Ada berapa toko yang bekerja sama dengan Rumah Pengrajin Lin Yu?"

Kepala pengrajin itu tampak ragu-ragu, lalu menggaruk kepalanya. "Emm, sembilan, atau dela...pan?"

"Banyak juga!" guman Li Shuyi, "Lalu berapa harga yang kau berikan untuk satu kotak perhiasan? Mungkin aku akan mengambil setengah jadi."

Saat matahari telah mencapai sudut pulangnya, kereta yang membawa Li Shuyi tetap melaju membelah jalanan pinggiran Beizhou. Mereka harus sampai di rumah secepatnya. Hari ini sangat melelahkan dan di saat bersamaan juga sangat menyenangkan bagi Li Shuyi. Dia banyak belajar hal-hal yang baru, dari sudut pandang baru, dan teknik yang baru pula.

Sepanjang perjalanan ini, beberapa kali berpapasan dengan kereta kuda yang juga membawa barang. Entah itu barang jadi, atau bahan baku. Jalanan di pinggiran kota ini luas dan nyaman. Bukti dari kemajuan Kota Beizhou adalah jalan-jalan di setiap tempat, bahkan yang terpencil pun mudah untuk dilalui.

Li Shuyi membawa sempoa sambil menghitung modal yang dia miliki, dan harga yang ditawarkan oleh masing-masing rumah pengrajin. Memang sangat mahal untuk logam mulia seperti emas dan perak, belum lagi jika dibuat dengan hiasan giok dan mutiara. Tapi, Li Shuyi hanya akan meminta produk setengah jadi saja.

Pertama, Rumah Pengrajin Lin Yu, tempat yang ia kunjungi pertama kali. Lin Yu memiliki harga di tengah-tengah tapi kualitas produk yang mereka hasilkan adalah paling rendah.

Kedua, Rumah Pengrajin Zhang, tempat yang ia kunjungi kedua. Rumah pengrajin ini memiliki harga yang tinggi tapi sebanding dengan kualitas mereka yang juga sama baiknya.

Ketiga, Rumah Pengrajin Zhi. Mungkin karena letaknya yang berdekatan, mereka mematok harga yang hampir sama, dengan kualitas yang serupa pula.

"Jinshi, menepi lah ke kedai bakpao, aku ingin makan bakpao!"

"Baik, nona!"

Jinshi dengan semangat melajukan Rongrong untuk mencapai kedai bakpao secepatnya. Saat sampai di kota, hari sudah malam, lampion dan lentera berbagai bentuk dipasang rapi di jalanan untuk penerangan.

Li Shuyi mempertimbangkan untuk membeli beberapa lentera.

Tapi, dalam perjalanan menuju toko lentera. Li Shuyi melihat Gu Qinglan juga berada disana. "Lanlan?" panggilnya.

"Lanlan?"

"Lanlan?"

Setelah panggilan ketiga, Gu Qinglan akhirnya menoleh. Wajahnya yang semula kaku sedikit melembut, tapi saat melirik pada wanita muda di sampingnya, ekspresi Gu Qinglan berubah.

Li Shuyi berjalan menghampirinya, "Lanlan? Kemana kau akan pergi? Apa yang sedang kau cari, malam ini?"

"Yiyi ... " Gu Qinglan tampak ragu, dia melirik takut pada wanita muda disampingnya. "Yiyi, ak—"

"Inikah nona dari keluarga itu?"

Suara yang begitu dingin dan merendahkan memaksa Li Shuyi untuk menoleh. Dia tidak berniat mengabaikan wanita sebayanya itu, tapi tadi Li Shuyi berpikir jika dia tidak ada hubungannya dengan Gu Qinglan.

Li Shuyi memang tidak peka.

Keningnya berkerut dalam, dia belum pernah melihat nona ini sebelumnya. Dari gestur dan pembawaannya yang sangat murni seperti bunga lotus, menggambarkan status dan kedudukannya yang sangat tinggi di keluarga.

Li Shuyi menunduk untuk memberi hormat, sekalipun dalam hatinya terasa berat. Gelombang permusuhan datang bersama dengan tatapan keduanya yang bertemu. "Salam, saya Li Shuyi dari Keluarga Li."

Tak menjawab dan mengindahkan Li Shuyi, wanita itu berlalu begitu saja.

Sial!

Sombong sekali!

Li Shuyi ingin mengambil tanah untuk melemparkannya ke wajah nona sombong itu. Kedua telapak tangan Li Shuyi terkepal kuat, "Hei!"

"Yiyi!" Gu Qinglan menyela dengan lembut, memegang lengan Li Shuyi dengan kedua tangannya yang bergetar. "Yiyi, maafkan aku, dia adalah kakakku, Gu Qinwei. Tolong jangan marah ya, Yiyi."

"Gu Qinwei?"

"Aku terburu-buru, sebaiknya aku akan menjelaskan jika kau berkunjung ke kediaman Gu akhir pekan ini. Ibu yang memintaku!"

1
Ai
setelah ditunggu sekian abad muncul juga akhirnya😀
Yunita Widiastuti
baguuuuusss
Ai
bener kan dugaanku murong xingyu diangkat menjadi penguasa kota
Ai
pasti dekrit yg berisi murong xingyu dijadikan penguasa kota😄
Ai
ibu tdk punya ahlak
Siska Sutartini
dih, minta li shuyi buat nebus dia. dulu dia kau buang, setelah dia sukses kau bunuh dan rampas hartanya skarang minta ditebus? sehat kau mak? bener2 bedebah
Siska Sutartini
lah jadi penguasa kota itu dulunya orang yg ditolong oleh Ayahnya Li shuyi, terus selingkuh sama istrinya buat alibi penculikan trus hilang ingatan. lalu kirim surat cerai sesudahnya. luar biasa tak tau malu yaa
Ai
enak bgt matinya xuan luo harusnya disiksa dulu.. biar hidunya mati enggan hidup tak mau😀
Yunita Widiastuti
lha bundir...
Ai
sejahat jahat nya binatang dia tdk akan memakan anaknya sendiri... beneran pengen tak hajar pake tanganku sendiri itu si xuan luo iblis.. 🤣
Ai
aku pengennya li shuyi bisa ilmu bela diri yg cukup hebat sbg pendamping murong xingyu bukan cuma pintar berdagang😀
Ai
xuan luo ingatlah diatas langit masih ada langit 😀hukum Karma itu berlaku dan dibayar tunai🤣
Ai
ayo galang orang lbh banyak lagi murong xingyu.. klo bisa pasukan khusus yg kemampuannya diatas rata2...satu org bisa melawan 50 org🤣🤣🤣kalahkan penguasa kota yg menyebalkan itu, org yg tdk tau terimakasih😀
Ai
ayo segera hempaskan xuan luo dan istrinya yg jahat itu😀
Ai
hu xuan sok jadi preman pasar sch🤣🤣🤣🤣menyombongkan kedudukannya😄
Ai: sama sama kak author mohon maaf lahir batin
total 2 replies
Ai
ketemu temen lama🤣🤣🤣🤣
Yunita Widiastuti
ktemu mening...
Ai
ayo bangun kekuatan Li shuyi and murong xingyu.. hempaskan penguasa kota yg zhalim itu 💪😄
Ai
pangeran murong xingyu so sweet bgt sch.. hati adek meleleh bang😄berhubung aku gak dpt undangan dari Kak author, aku kasih 5 bunga mawar aja dch buat murong xingyu dan li shuyi.. 🤭
Ai
bersedia pangeran🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!