NovelToon NovelToon
Terjebak Bersama Sang Iblis

Terjebak Bersama Sang Iblis

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Misteri / Romansa Fantasi
Popularitas:350.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: sweetsugar

Hermia Selena kembali bertemu dengan Eros William, pria yang pernah menolak pernyataan cintanya semasa SMA. Saat itu Selena hanya seorang gadis cupu yang tidak mempunyai teman dan sering dijadikan korban bully oleh beberapa siswa, termasuk Eros.

Selang beberapa tahun, Eros kembali dari Oxford dan menemukan Selena yang kini berprofesi sebagai seorang model majalah dewasa. Bak memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan, Eros sengaja menyeret Selena untuk membalaskan dendamnya pada sang mantan kekasih yang menikah dengan kakaknya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sweetsugar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 28

Eros menatap serpihan kaca di bawah kakinya ketika ia baru memasuki kamar. Serpihan itu menuntun pada kekacauan yang membuat kamar Eros tampak seperti kapal pecah. Benar-benar kacau. Seluruh vas bunga dan cermin tinggi di depan ranjang tampak hancur.

Pelayan bilang, Selena tidak berhenti menangis dan mengamuk sehingga mereka tidak berani masuk ke dalam kamar sejak tadi pagi. Tentu saja Eros menyuruh para pelayan untuk menjaga Selena dengan ketat agar wanita itu tidak bisa pergi ke mana-mana.

Eros menginjak setiap pecahan kaca seolah benda itu tidak mampu menembus sepatu kulitnya. Tatapannya datar, tertuju pada tetesan darah yang membentuk jalur menuju kamar mandinya.

Tes.

Tes.

Tes.

“Apa yang sebenarnya kau lakukan padaku?”

Itu suara Selena. Wanita itu duduk di bathtub—memunggunginya. Sebagian rambutnya basah dan ia mengenakan gaun yang semalam.

Eros mendekat dan baru menyadari bahwa genangan air di dalam bathtub itu sedikit berwarna merah.

“Aku tanya, apa yang sebenarnya kau lakukan padaku?” ulang Selena dengan suara parau.

“Kau terluka.”

“Hatiku lebih terluka.” Selena tertawa pahit. “Kau berani mengatakan hal itu setelah apa yang kau lakukan padaku?!”

“Aku akan bertanggung jawab.”

Tawa Selena semakin nyaring. “Kau merencanakan semua ini,” tudingnya tanpa ragu. Mengapa hal buruk selalu terjadi dalam hidupnya? Apakah ia terlalu meremehkan Eros? Memandang bahwa saja pria itu akan sedikit berbaik hati karena Selena pernah menyelamatkan nyawanya dua kali?

Eros berjongkok. Menghadap Selena yang tengah menatapnya penuh kebencian. Mata wanita itu sembab. Ada beberapa luka di wajah dan lengannya yang terbuka.

Kedua tangan Eros mengangkat tubuh Selena dari dalam air. Wanita itu memberontak, namun pukulannya terasa sangat lemah.

“LEPASKAN AKU! KELUARKAN AKU DARI NERAKA INI!”

Eros tak memedulikan pakaiannya yang ikut menjadi basah. Ia membawa Selena keluar dari kamarnya. Para pelayan yang berdiri di luar tampak memandang wanita itu dengan tatapan iba. Mereka mempunyai mata dan telinga, tapi mereka dituntut untuk menjadi 'buta' dan 'tuli'. Tangisan dan teriakan Selena sungguh membuat siapa pun yang mendengarnya merasa terenyuh. Para pelayan sampai harus memalingkan wajah karena melihat penampilan Selena yang begitu mengenaskan.

“Kau iblis...kau benar-benar iblis...”

Eros menurunkan Selena di atas ranjang, di dalam kamar yang pernah wanita itu tempati. Mengabaikan semua perkataan wanita itu, Eros memanggil para pelayan yang berdiri di luar.

“Ya, Tuan?”

“Ganti pakaiannya dan panggilkan dokter. Apa makan malamnya sudah siap?”

Pelayan itu mengangguk.

“Bagus. Pastikan dia menghabiskan semua makanannya,” kata Eros membalas tatapan dingin Selena.

Pria itu kemudian berbalik. Tepat sebelum menyentuh kenop pintu, sesuatu menghantam dinding dengan cepat.

PYAR!

Serpihan kaca menggores sebelah pipi Eros hingga mengeluarkan darah. Tinggal sedikit saja, maka kepalanya yang akan pecah.

“KENAPA TAK SEKALIAN SAJA MEMBUNUHKU?!”

Kesabaran Eros habis. Ia dengan cepat berbalik, lalu mencengkeram leher Selena dengan tangan besarnya. “Akan lebih mudah jika kau diam dan menurut. Pada akhirnya aku akan tetap menikahimu, mengerti?!”

Air mata Selena kembali mengalir. “Apa...salahku padamu?” Nadanya gemetar. “Apa dosaku padamu?!”

Eros melepaskan cengkeramannya dan memalingkan wajah. “Tidak ada.”

**

“Andreas, bagaimana menurutmu tentang perceraian?”

Andreas tersedak. Nyaris memuntahkan kopi hitamnya saat Alex tiba-tiba menghampiri dengan kedua tangan yang tenggelam di balik saku celana.

“Apa maksudmu?!” tanya Andreas sambil mengelap sudut bibirnya. “Jangan bertanya hal-hal aneh!” katanya sambil menggeleng, tak habis pikir.

Tidak ada asap kalau tidak ada api. Pasti selalu ada alasan mengapa Alex mengajukan sebuah pertanyaan. Pria itu tidak pernah bicara omong kosong. Andreas takut, kalau pertanyaan tadi adalah masalah yang membuat Alex banyak melamun hari ini.

“Mencintainya seperti buah simalakama. Memiliki atau melepaskan, keduanya hanya akan membuatku mati.”

“Apa sih yang kau bicarakan?” Andreas menggaruk tengkuknya, meski dalam hati sejujurnya ia sedikit paham ke mana tujuan dari perkataan pria itu. “Kau pasti lelah, pulanglah lebih awal.”

“Emilia hamil.”

Andreas mengerjap. “Kau serius?” Setelah mendapat anggukan pasti dari Alex, pria itu langsung merangkul sang direktur dengan senyum bangga. “Selamat, kau akan jadi Ayah.”

“Tapi...” Alex bergumam sambil menunduk. Diam-diam menghela napas pelan. “Aku selalu ceroboh dalam menjaga Emilia. Bukannya bahagia, dia malah sering tersakiti.”

“Aku yakin kau tidak pernah berniat untuk menyakitinya.”

Alex mengangkat kepalanya dan tersenyum tipis. Andreas menjadi sosok yang sangat berarti baginya, meskipun awalnya hubungan mereka hanya sebatas rekan kerja, tapi pria itu bisa menjadi sosok teman yang begitu hangat.

Alex selalu berharap bahwa sosok Andreas yang tengah menatapnya saat ini berganti dengan sosok Eros.

“Apa yang harus kulakukan lagi?” kata Alex tersenyum frustrasi. “Aku tidak bisa melepaskan Emilia tapi aku juga tidak bisa melihat Eros terluka dan membenci kami.”

Andreas meletakkan kopinya dan mendekat ke arah pria itu sambil mengusap sebelah bahunya. “Eros adalah adikmu, kau lebih mengenal dia dari siapa pun. Tapi melepaskan Emilia di saat kalian baru ingin mempunyai anak, itu juga bukanlah keputusan yang bijak.”

Apex hanya terdiam sambil menatap lantai untuk beberapa saat, sebelum kembali mengangkat kepala dan berkata, “boleh aku memelukmu?”

Andreas tampak terkejut tapi ia tetap mengangguk. Tak akan ada kesalahpahaman karena mereka hanya berdua di ruangan itu. Ia membentangkan tangannya dan menepuk punggung Alex berulang kali. Mencoba sedikit menenangkan segala keresahan yang bersarang di hati sang pria.

Alex nyaris berkaca-kaca. Ia terus menggumamkan nama Eros berulang kali.

Betapa ia telah gagal menjadi seorang kakak dan juga suami.

1
✨Susanti✨
hai.. hai Thor

gabosen balik lagi kesini
Nie
Jgn bilang andreas musuh dlm selimut jg ya thor 🙈
Nie
Berarti eros ga salah nyembunyiin alex dr emilia,semoga cpt sembuh alex dan bs berkumpul dgn eros,jgn lg ada dendam diantara kalian
Nie
Orlando tahu kalo alex msh hidup ya,bener ga sih thor
Nie
Hati2 dgn permainanmu eros,jgn sampe menimbulkan masalah baru untuk hubunganmu dan selena
Nie
Apa alex msh hidup ya,tp dia koma 🤔🤔🤔
Nie
Syukur deh kalo eros ga akan meninggalkan selena,buat selena bahagia eros
Nie
Duh selena hamil,alex meninggal trus masa eros harus kembali ma emilia sih..menang banyak tuh emilia,jgn sampe eros nikahi emilia dan meninggalkan selena thor,ga rela aku..saatnya eros dan selena bahagia
Nie
Biang kerok disini tuh emilia...alex,eros dan selena mereka yg jd korbannya
Yunia Spm
deg degan baca tiap bab nya 😁
Yunia Spm
baca novelnya harus konsentrasi tinggi 😁
✨Susanti✨
karyamu ini salah satu favorit AQ kak,,
sukses buat apapun yg qm jalani
semoga semua berjalan lancar
semangat terus kakak
buat eros bertekuk lutut.. dihadapanmu.. helena....
Herliana 995
udh ga mau up ya thor?
aku sampe lupa sama cerita ini
Mamae Rasya
thoooorrr sumpah deechhh jngan buat aku puyeeeenggg mikir🙄🙄🙄🙄🙄
Martha Karsten
dah berbulan2 g up ini hiatus atau something happen with the author?
khaliqa purba
kemana Thor?
Fatma Kodja
nggak nyangka Emilia yang bersikap polos, anggun ternyata memiliki dendam buat menghancurkan keluarga William
Fitria Prasetiyo Utomo
lanjut thor
Dwi Andriyani
ini upnya kapan sih thor, lama amat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!