NovelToon NovelToon
Tahanan Adik Kaisar

Tahanan Adik Kaisar

Status: tamat
Genre:Perperangan / Identitas Tersembunyi / Teman lama bertemu kembali / Reinkarnasi / Fantasi Wanita / Cintapertama / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:15.7k
Nilai: 5
Nama Author: Huacheng Imut

Demi menghindari pernikahan politik dan memenuhi permintaan Ayahnya, Xiao Su Jin memalsukan identitasnya sebagai seorang laki-laki bernama Xiao Su Yeo ditengah-tengah krisis ekonomi dan politik yang sedang terjadi serta tindakan korupsi yang dilakukan oleh anggota kerajaan hingga merugikan rakyat.

Dengan berpura-pura menjadi anak angkat dari pasangan Eun Ji dan Xiao Xuluan, Xiao Su Yeo banyak menemukan masalah dalam hidupnya bahkan harus terlibat dalam urusan politik istana dan terikat hubungan Tuan dan Pelayan dengan Pangeran ketiga bernama Zhou Yuan.

Di waktu yang berbeda, Adik dari sang Kaisar, Mu Xinyang mulai mencurigai kebenaran dibalik Xiao Su Yeo. Dia mulai mencari tahu dibalik sosok Xiao Su Yeo yang merupakan Xiao Su Jin yang asli.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Huacheng Imut, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

28 - Dua Penyihir Bangsawan

Gunung Jiayu kini berubah menjadi porak-poranda. Dua orang pemuda berdiri di sisi tebing yang tidak terlalu curam. Kedua mata Zhou Yuan biru menyala disaat asap debu yang tebal melintasinya begitu juga dengan Wu Xing yang memiliki tatapan yang sama dengan Zhou Yuan. Ular besar telah menjadi lawan mereka telah hancur menjadi potongan daging yang bertebaran dimana-mana. Sementara, Gu Zuo tampak terpojok dengan luka sayatan pedang yang ada di bahu kirinya. Boneka jerami yang digunakan untuk menyakiti Su Yeo juga masih berada di tangannya.

”Sudah kuduga kau bukanlah orang biasa, Pangeran ketiga. Ibumu, pasti mewarisi darah seorang penyihir.” ucap Wu Xing.

”Kau juga tidak memberitahukannya sejak awal kalau kau salah satu bagian dari penduduk desa penyihir. Mengapa kau tidak mati bersama mereka saja?” cibir Zhou Yuan.

”Kau mengatakan sesuatu yang menyakiti seseorang yang sudah menyelamatkanmu dari atas tebing.” balas Wu Xing. ”... Kau adalah anggota Istana, mengapa kau juga tidak mendapatkan hukuman mati?”

Gu Zuo menyeka darah yang ada di sudut bibirnya. ”... Tidak ku sangka, kalian berdua adalah pengkhianat! Penyihir yang telah membunuh penyihir lainnya. Kalian sangat tidak adil! Seharusnya, kalian mati saja bersama kami!”

Ratusan ular berbisa muncul dari dalam tanah dan segera mengerumuni mereka berdua. Dengan sihir yang sudah mereka tunjukkan sejak awal, sebuah kubah pelindung muncul dan langsung membakar ratusan ular yang hendak menyerbu mereka. Gu Zuo terdiam keheranan. Lawannya ini, bukanlah penyihir biasa sama sepertinya melainkan penyihir yang berasal dari kelas bangsawan! Sudah jelas kemampuan mereka sangat jauh berbeda tetapi, Gu Zuo tetap bersikeras mengalahkan mereka berdua.

”Tak akan aku biarkan kalian mengalahkan ku kali ini!” Gu Zuo menunjukkan boneka jerami yang ada di kedua tangannya kemudian menaruh sebuah kertas mantra yang mampu mengendalikan pikiran orang yang ditargetkannya.

Begitu kertas tersebut menyala, Su Yeo yang sedang tertidur di malam harinya langsung membuka mata secara mendadak. Namun, tatapannya ini tidak seperti tatapannya yang biasa. Lebih seperti orang yang sedang dikendalikan.

Mu Xinyang yang sedang menjaganya juga ikut terbangun dan memperhatikannya. ”Su Yeo, kau baik-baik saja? Su Yeo!” ucap Mu Xinyang sembari memegang kedua pundak Su Yeo dan memastikan dirinya baik-baik saja.

Su Yeo terdiam sejenak dengan tatapan kosong seolah tak memiliki kehidupan di dalamnya. Ia mengeraskan kepalan tangannya dan dengan cepat, dia langsung menyambar Mu Xinyang hingga membuatnya terjatuh ke bawah tempat tidur dan menindihnya. Kedua tangannya mencekik leher Mu Xinyang dan memberikannya sebuah tatapan amarah yang tampak meluap-luap.

Para penjaga yang mendengar keributan dari dalam langsung membuka pintunya untuk melihat yang terjadi. Mereka langsung terkejut melihat putra mahkota kerajaan tengah berada dalam bahaya. Lehernya dicekik sangat kuat sampai-sampai membuatnya tidak bisa bergerak.

”Yang Mulia! Saya akan membantu Anda!” seorang penjaga mencoba mendekatinya namun dia langsung dihentikan oleh Mu Xinyang yang tidak ingin seorangpun datang menghampirinya.

”Aku akan mengatasinya sendiri.” jawab Mu Xinyang dengan kesulitan sebelum akhirnya menatap ke arah Su Yeo dengan tatapan sedih. ”... Maafkan aku, Su Jin. Kau pasti memiliki alasan untuk menjauhiku dan memusuhiku. Saat itu kau pasti sangat terkejut ketika aku memilihmu untuk menjadi calon permaisuri ku saat aku menjadi Kaisar nanti. Karena itu, kau boleh melampiaskan semua kekesalanmu padaku. Asalkan aku bisa terus bersamamu, aku akan lakukan apa saja untuk membuatmu senang.”

Perlahan, cengraman tangan Su Yeo memudar seolah ia telah mendengar dan tahu bahwa ucapan itu berasal dari lubuk hati Mu Xinyang yang terdalam. Perasaan kesalnya berubah menjadi perasaan iba hingga ia memutuskan untuk melepaskan cengkeramannya. Dan setelah Mu Xinyang mampu bergerak kembali, tangannya menghampiri Su Yeo dan langsung memeluknya.

”Maafkan, aku.” ucap Mu Xinyang berbisik padanya.

...~o0o~...

”Apa maksudnya ini?! Kenapa tidak berpengaruh sama sekali?!” Gu Zuo tampak terkejut setelah melihat sihirnya telah gagal dilakukan pada Su Yeo.

Wu Xing tertawa. ”Haha! Sepertinya sihirmu telah digagalkan oleh perasaan tulus seseorang padanya. Sekarang kau tidak akan bisa maju lagi!”

Dengan cepat, Wu Xing bergerak mengayunkan belatinya pada Gu Zuo yang sudah menunggunya berdiri di sana. Dan hanya dalam hitungan detik, kepalanya melayang di udara hingga akhirnya terjatuh ke dalam jurang yang dalam. Hingga demikian, pertarungan mereka bertiga selesai dengan buah kemenangan yang sangat tidak terduga.

”Aku bahkan bisa mengalahkannya tanpa bantuan mu. Mengapa aku harus menunggumu saat itu ya?” cibir Wu Xing pada Zhou Yuan yang tidak melakukan apapun.

Zhou Yuan membersihkan pedangnya dari darah yang melekat kemudian berkata, ”Aku juga bisa melakukannya tanpa perlu kau ikut.”

”Yang mulia! Apa yang terjadi di sini?!” Xiao Xuluan tiba-tiba datang bersama pasukannya, merasa heran dengan puing-puing bebatuan yang berserakan dimana-mana seolah telah terjadi pertarungan yang sengit.

”Oh, Jenderal Xiao. Sepertinya kau datang sedikit terlambat.” ucap Zhou Yuan sembari berdiri menghadapnya. ”Pertarungan baru saja selesai.”

”Apakah Yang mulia melakukannya sendiri?” tanya Xiao Xuluan.

”Tidak. Seseorang membantuku.” Zhou Yuan hendak menunjuk ke arah Wu Xing yang berdiri di belakangnya namun, tiba-tiba ia tidak berada di sana dan sudah menghilang dari pandangan semua orang. Untuk menjelaskannya, ia pun terpaksa mengatakan, ”... Ya, seseorang sudah membantuku. Aku yakin Su Yeo saat ini sudah baik-baik saja.”

...~o0o~...

”Aku tidak pandai menyampaikan pesan padamu tapi, aku sudah membalaskan dendam mu pada orang-orang di desa Penyihir, Wu Yan.” ucap Wu Xing sembari duduk menghadap sebuah makam yang ada di bawah pohon bunga tabebuya yang berada tepat di depan rumahnya yang sudah terbakar.

Wu Yan adalah adik laki-laki Wu Xing yang meninggal karena dibunuh oleh orang-orang di desa penyihir dan di tuduh sebagai seseorang yang telah mencuri dokumen rahasia penting lalu memberitahukannya pada orang-orang istana. Kenyataannya itu tidak pernah terjadi. Adiknya telah menjadi korban tuduhan mereka hingga dendamnya pun mampu dirasakan olehnya.

”Apa yang akan aku lakukan selanjutnya? Hariku dipenuhi dengan kebosanan. Dendamku sudah aku selesaikan. Aku tidak bisa lagi tinggal di Donjin.” Wu Xing memutuskan untuk bersandar pada kayu pusara dan memikirkannya.

”Aku yakin keadaannya sudah baik-baik saja dan gosip tentang dirinya pasti sudah menyebar ke seluruh kerajaan. Ahh, aku penasaran bagaimana penampilannya saat memakai pakaian wanita.”

1
Murni Murniati
ini kok bisa dia dtuduh mau mmbunuh kaisar, apa dia djebak ato apa,
MelatiVrindavan
semoga selalu berbahagia & selalu mencintai..💃🕺🌹💃🕺🌹💃🕺🌹
Mdede91
kok udah end Thor..aku nggak setuju su Jin sama putra mahkota.aku maunya sama Zhou yan.dia yg awal mula bersama2 su jin.adegan mereka lebih banyak tp kenapa akhirnya sama putra mahkota?wu xing jg karakter yg mengesankan..terasa mau d cepat end aja nih
Lina Anna
ini kasim minta digeprek ganggu aja
Purwanto Purwanto
sangat bagus. singkat dan jelas, ceritanya menarik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!