NovelToon NovelToon
Sesal Yang Terlambat

Sesal Yang Terlambat

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Penyesalan Keluarga / Mandul
Popularitas:11.5k
Nilai: 5
Nama Author: Leni Anita

Melati dan Rayan sudah 5 tahun menikah, tapi mereka belum di karuniai keturunan. Di usia 5 tahun pernikahan mereka melakukan pemeriksaan kesehatan, dan hasil nya Rayan yang bermasalah.

Dokter Silvi, sahabat nya Melati memberi saran pada Melati agar Melati mengatakan bahwa diri nya yang mandul. Maka Melati akan melihat seperti apa wajah asli mereka, dan Melati pun menerima saran itu.

Setelah mengatakan hal itu, Melati di perlakukan bak pembantu. Rayan datang dengan membawa wanita hamil yang diakui sebagai anak nya.

Di hari syukuran kelahiran anak nya, Rayan mengundang Melati dan menghina nya di depan banyak orang. Melati lalu memberikan surat hasil pemeriksaan yang asli, Rayan dan kekuarga nya tidak percaya dengan hal itu.

Tapi setelah memeriksa keaslian surat itu, dan melakukan tes DNA maka mereka baru tahu bahwa anak itu bukan anak nya Rayan. Dan saat itu juga Rayan juga sudah di tipu oleh istri baru nya, harta nya sudah di bawa lari oleh wanita itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

04

Melati terbangun di tengah malam, dia tidak melihat sang suami di samping nya.

Melati kebelet pipis, dia melangkahkan kaki nya ke kamar mandi. Setelah menuntaskan hajat nya, Melati kembali ke tempat tidur. Tapi dia masih belum melihat kehadiran Rayan di sana.

"Di man mas Rayan?" Melati bertanya pada diri nya sendiri.

Tidak lama kemudian, Rayan masuk ke dalam kamar nya. Melati berpura - pura memejam kan mata nya, Rayan naik ke atas tempat tidur. Dia berbaring dengan membelakangi Melati, hal yang tidak pernah di lakukan nya selama ini.

Malam ini Melati melewati malam dengan dingin nya sikap Rayan, hingga pagi menjelang Rayan masih saja tidur dengan membelakangi Melati.

Sikap dingin dan cuek Rayan dan keluarga nya, di rasakan oleh Melati hingga sarapan pagi. Tidak ada obrolan hangat seperti biasa nya, Baik Rayan maupun orang tua nya tidak mau bicara sama sekali dengan Melati.

"Bu, aku berangkat dulu!" Rayan segera berpamitan pada ibu nya.

"Iya nak!" Jawab Bu Arum singkat.

Melati mengantarkan suami nya hingga ke depan pintu, dia tetap melakukan kebiasaan nya setiap pagi. Melati mengulurkan tangan nya, dia ingin mencium tangan suami nya sepergi biasa. Tapi Rayan menepis tangan nya dengan kasar, Melati terkejut dengan sikap Rayan. Karena selama 5 tahun ini, baru kali ini Rayan bersikap kasar pada nya.

Rayan berangkat ke kantor, tanpa mencium kening Melati. Dia juga tidak membiarkan Melati mencium tangan nya, Melati melihat sikap acuh dan dingin mereka terhadap diri nya. Melati membereskan meja makan, tapi tiba - tiba bu Arum berbicara dengan suara keras.

"Malang sekali nasib kita pak, coba saja kalau kita pelihara ayam. 5 tahun ini pasti dia sudah punya banyak keturunan, tapi kita memelihara manusia tidak berguna!" Umpat Bu Arum dengan kasar.

"Anak kita Rayan adalah pria yang sehat, tapi malah mendapat istri mandul dan tidak berguna!" Pak Ilham ikut menimpali.

Hati Melati terluka mendengar ucapan kedua mertua nya, dia tahu saat ini mereka tengah menyindir diri nya.

"Kita harus punya keturunan, Rayan bisa mendapatkan keturunan!" Bu Arum berkata sambil berlalu dari hadapan Melati.

Melati tidak menjawab ucapan mereka, dia meneruskan pekerjaan nya membereskan meja makan dan mencuci piring. Pagi ini Melati tidak melihat bi Ira, asisten rumah tangga mereka.

"Apa mungkin bi Ira sakit? Aku harus melihat nya!" Guman Melati.

Melati adalah orang yang perduli dengan keadaan orang lain, sekalipun dia adalah seorang pembantu.

Tok, tok, tok.

Melati mengetuk pintu kamar bi Ira, dan tidak lama kemudian Bi Ira membuka pintu. Dia terkejut melihat kehadiran Melati di depan pintu kamar nya.

"Nyonya Melati, ada apa mencari bibi?" Tanya Bi Ira.

"Sejak tadi aku belum melihat bibi. Apakah bibi sakit?" Tanya Melati.

"Tidak Nya, bibi tidak sakit. Bibi sedang berkelas!" Jawab bi Ira.

"Berkemas? Memang nya bibi mau kemana?" Tanya Melati heran.

"Bibi mau pulang kampung saja Nya!" Jawab Bi Ira.

"Loh, kok mendadak begini bi?" Tanya Melati dengan heran.

"Nyonya Arum memecat bibi, kata nya akan ada pembantu baru yang akan mengantikan semua tugas bibi!" Jelas bi Ira.

"Siapa bi? Kenapa aku tidak tahu?" Tanya Melati lagi.

"Entah lah, bibi juga tidak tahu!" Jawab bi Ira sambil menggelengkan kepala nya.

"Bi, bibi tunggu di sini. Aku akan tanyakan pada ibu!" Melati berkata pada bi Ira.

Melati pun bergegas menemui sang ibu mertua yang saat ini sedang bersantai di ruang keluarga, dia sedang memainkan benda pipih di tangan nya.

"Bu, boleh aku bertanya sesuatu sama ibu?" Tanya Melati dengan hati - hati.

"Masalah apa?" Bu Arum balik bertanya dengan ketus.

"Masalah bi Ira, kenapa ibu memecat bi Ira?" Tanya Melati.

"Ibu memang memecat nya, untuk apa membayar jasa orang lain untuk melayani kita. Sedangkan kau ada di sini!" Jawab bu Arum dengan sinis.

"Apa maksud ibu?" Tanya Melati.

"Melati, harus nya kau sadar diri. Kau tidak bisa memberi Rayan keturunan, seharusnya kau bisa lebih berguna di dalam hal lain. Layani kami dengan baik, setidaknya diri mu sedikit berguna untuk kami!" Bu Arum berkata lagi.

"Aku tidak mengerti apa yang ibu katakan, ada apa dengan ibu?" Tanya Melati lagi.

"Melati, selama 5 tahun ini Rayan sudah menghabiskan banyak uang untuk mu. Tapi apa balasan nya, kau bahkan tidak mampu melahirkan keturunan untuk anak ku. Kau wanita yang tidak berguna, jadi dengan menjadi pembantu di rumah ini. Setidaknya nya diri mu bisa sedikit lebih berguna!" Ujar bu Arum dengan ketus.

"Benar itu Melati, kau harus tahu balas budi. Selama ini Rayan begitu memanjakan mu, tapi kenyataan nya kau begitu mengecewakan kami. Dengan menjadi babu di rumah ini, mungkin diri mu akan ada guna nya!" Pak Ilham juga ikut menghujat Melati.

Melati terkejut mendengar ucapan kedua mertua nya, dia tidak menyangka mereka akan sekejam ini. Mereka memecat pembantu di rumah ini, karena ingin menjadikan Melati babu gratisan mereka.

"Bu, aku ini istri nya mas Rayan,,,!"

"Istri yang tidak berguna!" Sambar bu Arum cepat.

Melati ingin menjawab, tapi tiba - tiba Bi Ira kekuar dari arah dapur.

"Tuan, Nyonya, saya pamit dulu!" Bi Ira berkata sambil menunduk kan kepala nya.

"Pergi lah bi, kami sudah punya pembantu baru sekarang!" bu Arum berkata sambil tersenyum.

Bi Ira segera berlalu dari hadapan Bu Ira dan suami nya, Melati pun mengantarkan bi Ira hingga ke pintu depan.

"Bi Ira, aku merasa sangat kesepian karena bi Ira pergi!" Melati berkata pada bi Ira.

"Maafkan bibi Nyonya, bibi tidak bisa menjaga Nyonya lagi!" Tiba - tiba bi Ira menangis sambil memeluk tubuh Melati dengan erat.

"Tidak papa bi!" Jawab Melati sambil balas memeluk tubuh bi Ira.

"Jaga diri Nyonya baik - baik, jika Nyonya tidak sanggup jangan memaksakan diri!" Bi Ira mengingatkan Melati.

"Iya bi, Melati akan selalu ingat pesan bibi!" Jawab Melati.

"Bibi pergi dulu Nya!" Ujar Bi Ira.

"Hati - hati di jalan bi, jangan lupa kabari aku jika sudah sampai di kampung!" Ujar Melati.

"Baik Nya!" Bi Ira pun pergi dari rumah ini.

Melati melihat kepergian bi Ira dengan perasaan sedih, dia sudah sangat dekat dengan wanita tua itu.

Begitu pun dengan bi Ira, dia sedih meninggal kan Melati di rumah ini. Tadi malam, saat akan mematikan lampu di ruang tamu. Bi Ira tidak sengaja mendengar percakapan keluarga itu di dalam kamar bu Arum, Bi Ira mendengar sendiri bahwa Bu Arum dan Suami nya mendukung Rayan untuk menikah lagi.

1
Ma Em
Bu Arum emang besanmu itu kere cuma pura2 kaya untuk menguras harta Rayan , nikmati saja karma yg akan Bu Arum dan Rayan terima akibat keserakahan mu Bu Arum .
Ma Em
Sudah tdk sabar nunggu Rayyan dan keluarganya hancur , semua kebohongan nya terbongkar tentang Rayyan yg mandul dan Andin bkn anak seorang pengusaha tapi hanya anak seorang penipu .
Agunk Setyawan
thor lama banget mau bongkar
Agunk Setyawan
lama banget dari kemaren muter trus
Siti M Akil: bnr bngt 🤣
total 1 replies
Heni Setiyaningsih
/Heart//Heart/
Agunk Setyawan
mau bongkar rahasia mandul lama bnget
Heni Setiyaningsih
semoga pak Hutama menarik sahamnya di perusahaan Rayyan
Ma Em
Ayo Melati cepat bertindak pecat si Berry suami Arini juga bongkar rahasia Rayan yg mandul biar Rayan dan keluarganya hancur .
Machmudah
hadehhh...gemes banget sm rayan and the gang......somplak sekeluarg
Lee Mba Young
Lanjuttt
Maziah ahmad
orang stress 🤮
Heni Setiyaningsih
keluarga gila
Ma Em
Rayan , Bu Arum kamu pasti akan menyesal dan menangis darah setelah tau kebenaran nya tentang si Andin yg hanya wanita kere yg pura2 kaya .
Ma Em
Rayan dan Bu Arum rayakan saja kemenangan mu karena sdh membuang melati dan memilih H Andin padahal itulah awal kehancuran dan penyesalanmu Rayan , semoga Melati bisa balas semua perbuatan Rayan dan keluarganya dan Alvian balas perbuatan Rayan .
Anonim
jgn klamaan melati balas semua’a
Heni Setiyaningsih
mungkin dr Silvy sdh tahu klo rayyan selingkuh
sutiasih kasih
dasar parasit klean smua🙄🙄
Heni Setiyaningsih
semoga cerita nya menarik thor
terus sehat dan semangat 😍💪
Ma Em
Duh sdh tdk sabar melihat kehancuran Rayan dan Bu Arum setelah tau anak yg dikandung Andin bkn darah daging nya Rayan dan Melati bisa membuktikan bahwa bkn Andin yg mandul tapi si Rayan .
Ma Em
Rayyan tunggu saja kehancuranmu begitu juga dgn Bu Arum dan kakak nya Rayyan si Arini kamu sekeluarga pasti akan menyesal setelah kebenaran nya terungkap .
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!