NovelToon NovelToon
Pernikahan Siri Seorang Dokter

Pernikahan Siri Seorang Dokter

Status: tamat
Genre:Anak Yatim Piatu / Dokter / Tamat
Popularitas:521.5k
Nilai: 5
Nama Author: purna yudiani

Husna Tri Hanasari merupakan anak yatim piatu dia di tinggal oleh kedua orang tua nya saat dia masih SD, semenjak meninggal nya orang tua nya, Husna di asuh oleh paman dan bibi nya yang sangat kejam dan tidak adil.

Husna di paksa menikahi seorang laki-laki yang bahkan tak ia kenal agar bibi nya terlepas dari hutang-hutang nya, Husna terpaksa menikah dengan seorang pria tampan, mapan tapi sayang pernikahan itu hanya pernikahan siri.

Mahesa Radyta yang akan menikahi Husna, Mahesa menikahi Husna hanya karena meminta keturunan saja, lalu setelah anak mereka lahir Mahesa akan membawa anak itu pergi dan meninggalkan Husna.

Akankah Husna mencari anak nya yang di bawa oleh suaminya itu, atau Husna pasrah saja?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon purna yudiani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

part 28. Tuan Dan Nyonya Besar Mengunjungi Mahesa

Baru sehari saja Husna di tinggal oleh Mahesa menurutnya sudah berhari-hari saja, Husna duduk di teras rumahnya guna untuk menanti kepulangan Mahesa.

"Ayah lama banget pulangnya ke sini ya, bunda kangen meluk ayah kamu!" ujar Husna mengusap perut besarnya itu, saat ini Husna sedang ngidam kepengen meluk suaminya, tapi Mahesa entah kapan akan berkunjung ke sini lagi.

Mata Husna tak lepas melirik gerbang yang menjulang tinggi itu, kadang Husna mengintip keluar untuk melihat suaminya, tapi usaha Husna itu sia-sia saja karena Mahesa belum juga berkunjung ke rumah nya ini.

Selama hamil Husna tidak di perbolehkan oleh Mahesa untuk keluar dari rumah ini, sempat saja Husna menginjakan kakinya keluar dari gerbang, Mahesa pasti akan murka pada nya, waktu itu pernah Husna melanggar peraturan Mahesa betapa marahnya Mahesa waktu itu.

Mahesa sangat murka kalau peraturan nya yang ia buat dilanggar, mau Husna istri nya sekalian tetap saja Mahesa murka.

"Iih dia kapan pulang sih?" gerutu Husna

Karena tidak ada pertanda Mahesa akan pulang ia kembali masuk ke dalam rumah itu, kehidupan Husna setelah menikah dengan Mahesa sangat berubah, yang dulunya Husna terus-menerus kena omelan dan kena pukul dengan paman dan bibinya sekarang semua itu telah berubah, hanya saja Husna sering menderita jika tidak menuruti kemauan Mahesa, jika Husna menuruti kemauan Mahesa sudah di pastikan Husna akan bahagia, ya walaupun kita tidak tau kapan kebahagiaan Husna akan berakhir.

Salah satu yang membuat Husna tetap bertahan yaitu ia ingin menyelamatkan pernikahan nya ini sampai kapan pun itu, saat ini saja Mahesa sudah mulai melihatkan sikap baik dan perhatian nya, ya walaupun kadang Mahesa suka egois dan tidak mau peduli.

Ngomong-ngomong kehidupan paman dan bibinya saat ini masih bahagia-bahagia saja, belum ada tanda-tanda teguran dari Allah SWT yang mereka hadapi saat ini. Bahkan kehidupan paman dan bibi nya itu aman dan tentram saja.

Husna duduk di sofa ruang tamu matanya masih melihat ke arah pintu utama, tidak ada pertanda Mahesa akan pulang ke rumah nya ini.

"Ayah mu sangat egois, bunda tidak suka di tinggal seperti ini, kita terlalu sering ia tinggalkan berdua, andai kata bunda bisa pergi ke Jakarta menjemput ayah kamu!" ujar Husna mengusap perut nya itu seraya tersenyum.

Usia kandungan Husna sudah hampir memasuki enam bulan, Mahesa sering meninggalkan Husna, saat bayi mereka berkembang di dalam rahim Husna, Mahesa tidak ada di samping nya, seharusnya saat-saat seperti inilah Mahesa selalu ada di samping Husna.

...

Di rumah sakit tempat Mahesa berkerja, ia sedang memeriksa beberapa pasien nya, Mahesa di sibukkan dengan pekerjaan nya, walaupun kita berpikir pekerjaan dokter itu sangat mudah, tapi dokter itu cara kerjanya banyak menggunakan teori dan praktek nya, saat pendidikan saja mereka akan banyak di bekali skill lap.

Saat ini Mahesa sedang memeriksa pasien nya yang baru saja selesai di operasi, selesai dari itu Mahesa akan berpindah ke ruang rawat yang lain untuk memeriksa pasien lain.

Kali ini Mahesa memeriksa seorang wanita paruh baya, Mahesa tersenyum ramah kepada pasien nya itu.

"Bagaimana bu, apakah masih sakit bekas operasi nya?" tanya Mahesa

"Alhamdulillah tidak terlalu sakit dok, hanya saja masih terasa ngilu!" ujar wanita paruh baya itu

Mahesa mengangguk kecil seraya memeriksa wanita paruh baya itu, "dokter sangat tampan, pasti istri dokter sangat cantik!" ujar wanita paruh baya itu, Mahesa tidak menjawabnya karena pernikahan siri antara dia dan Husna ini hanya orang-orang tertentu yang tau, Mahesa hanya tersenyum tipis menanggapi ucapan wanita paruh baya itu.

"Pasti istri dokter sangat bahagia dengan dokter karena dokter sangat tampan apa lagi pekerjaan nya sangat mulia membantu orang yang sakit!" ujar wanita paruh baya itu

Lagi-lagi Mahesa hanya tersenyum kecil saja menanggapi ucapan wanita paruh baya ini, tidak mungkin Mahesa membeberkan rahasia pernikahan nya ini.

Selesai memeriksa pasien yang sedikit kepo dengan kehidupan Mahesa itu, kini Mahesa kembali ke ruangan nya karena di luar ruangan Mahesa sudah banyak juga pasien yang antri untuk pemeriksaan lebih lanjut setelah pasiennya itu pulang. Kini pasien itu memeriksa sekali dalam seminggu atau dua kali dalam seminggu.

Di ruang poli bedah itu sudah ada dua perawat yang akan membantu Mahesa nantinya.

"Adik manis sudah sembuh?" ujar Mahesa memeriksa anak kecil berusia lima tahun itu, anak kecil ini sempat menjadi pasien Mahesa waktu itu anak kecil ini harus di operasi karena di bagian lipatan lutut sebelah kirinya tumbuh benjolan gitu, itulah sebabnya anak kecil ini harus di operasi.

"Dok, apakah setelah ini anak saya tidak akan tubuh benjolan itu lagi?" tanya ibu dari anak itu.

"Kalau sering kita kontrol, insyaallah dengan izin Allah benjolan itu tidak akan tubuh lagi!" ujar Mahesa, kini Mahesa sedang membuatkan resep obat untuk pasien nya itu.

Saat ini pasien Mahesa yang akan kontrol ada sekiranya lima belas orang, dari tadi Mahesa sudah memeriksa sepuluh orang pasien, kini tinggal lima orang lagi yang akan Mahesa periksa.

Selesai sudah Mahesa memeriksa pasien nya itu, kini Mahesa sedang beristirahat di ruang nya itu, Mahesa membuka jas putih khas dokter itu. Mahesa menghela napas ia mengambil telepon genggam yang sering menghubungi nomor bik Yatri dan mang Udin, Mahesa menghidupkan telepon genggam yang sudah satu hari ini ia nonaktifkan.

"Tuan!" ujar Hendri

"Ya!" ujar Mahesa meletakkan kembali telepon genggam nya itu.

"Maaf saya menganggu, saya hanya mau ke sini saja!" ujar Hendri duduk di kursi yang ada di depan Mahesa.

"Ada apa?" tanya Mahesa

"Oh iya apakah mama sama papa saya sering ke rumah saya?" tanya Mahesa karena ia teringat waktu itu orang tua nya mendatangi nya ke rumah nya sendiri.

"Untuk kali ini tidak pernah ya!" ujar Hendri dengan berbicara informal karena mereka hanya berdua, Hendri sudah menganggap Mahesa ini sebagai kakak laki-laki nya.

"Baguslah!" ujar Mahesa

"Tapi kalau orang tua lo curiga sama sikap lo yang agak berubah dari biasanya gimana, gue takutnya rahasia lo terbongkar!" ujar Hendri

"Selama rahasia ini tertutup dengan rapat pasti mereka tidak akan tau, kecuali lo yang beri tahu mereka!" ujar Mahesa

"Ya kali gue mau membeberkan rahasia lo ke nyokap bokap lo, gue akan jaga rahasia ini sampai kapan pun itu, ya... kalau nyokap atau bokap lo sudah tau dari lo, mungkin gue akan cerita juga, ini semua tergantung lo sih!" ujar Hendri.

"Harusnya lo bisa jaga rahasia ini!" ujar Mahesa

"Pergi sana, gue mau nanya kabar anak gue dulu!" ujar Mahesa, Hendri mencibirkan bibir bawahnya seakan meledek Mahesa, kini Hendri keluar dari ruangan Mahesa itu.

Mahesa mengambil telepon genggam itu lagi ia akan menelepon bik Yatri guna untuk menanyakan kabar Husna dan calon anaknya.

"Gimana bik aman kan?"

"Alhamdulillah aman saja tuan, hanya saja nyonya jadi sering murung karena tuan sering meninggalkan nya!" beritahu bik Yatri di sebalik sambungan telepon itu.

"Hmm... terus apakah Husna sering mengerjakan pekerjaan yang berat?, jika Husna melakukan pekerjaan yang berat tolong larang dia bik, saya tidak mau terjadi sesuatu dengan anak saya!"

"Baik tuan bibik akan pastikan nyonya tidak akan melakukan pekerjaan berat!" ujar bik Yatri di sebalik sambungan telepon itu.

...

Saat Hendri keluar dari ruang Mahesa itu ia tersenyum karena Mahesa sudah mulai terbiasa dengan kehadiran Husna dalam hidup nya.

Kini Hendri sedang berjalan di koridor rumah sakit tempat ia bekerja itu, Hendri menghentikan langkahnya karena ia melihat kedua orang tua Mahesa datang ke rumah sakit ini, tumben sekali kedua orang tua Mahesa datang ke sini.

"Tuan besar, nyonya besar!" gumam Hendri

"Bisa gawat jika mereka tau kalau Mahesa sedang teleponan dengan Husna!" lirih Hendri.

Hendri berlari ke ruangan Mahesa kembali, ia mengambil telepon Mahesa itu, "gawat tuan besar sama nyonya besar ke sini!" ujar Hendri memberitahu Mahesa.

Mahesa yang sempat ingin berbicara dengan Husna lewat panggilan telepon itu jadi tidak jadi, karena Hendri sudah lebih dulu merebut telepon genggam milik Mahesa.

"Mahesa!" sapa mama nya itu sudah masuk ke dalam ruangan Mahesa.

"Eh nyonya amor, tuan Radyta!" sapa Hendri dengan senyum manis nya.

"Papa sama mama ngapain ke sini?" tanya Mahesa tidak suka dengan kehadiran orang tua nya, Mahesa tidak suka dengan kehadiran orang tua nya ini karena orang tua nya ini akan selalu membahas tentang perjodohan lalu pernikahan.

"Cuma melihat saja tidak boleh?, siapa yang ngelarang kita ke sini, kalau kamu lupa jika rumah sakit ini milik keluarga kita!" ujar papa Radyta

Mahesa mengangguk kecil, mama amor melihat gelagap putranya itu yang sangat aneh saja baginya.

"Hendri apakah Mahesa selama ini pulang ke rumah nya?" tanya amor ke Hendri, jika amor menanyakan ke putra nya itu sudah pasti jawabannya selalu iya.

"Hmm... anu nyonya, Mahesa sering tidur di apartemen milik saya!" ujar Hendri terpaksa berbohong.

"Mama sama papa apan sih ngapain nanya-nanya tentang hesa?" ujar Mahesa

"Kamu kan sering berbohong!" ujar mama amor

"Sudahlah kalian pulang aja, hesa banyak pekerjaan, jadi hesa tidak bisa meladani ucapan kalian!" ujar Mahesa

"Kami ke sini hanya ingin memberitahu jika selama satu bulan atau dua bulanan kami akan nginap di rumah kamu!" ujar Radyta

Mahesa menghela napas berat, jika orang tua nya menginap di rumahnya, Mahesa tidak akan bisa pulang ke Bandung untuk mengunjungi Husna.

"Kenapa kalian nginap selama itu?, rumah kalian kenapa?" tanya Mahesa

"Di renovasi!" jawab amor

Sekali lagi Mahesa menghela napas berat, sudah dipastikan Mahesa tidak bisa berkutik jika mama dan papanya itu berada dekat dengan nya terus.

...

Bersambung...

1
Rahmawati Amma
ceritanya bagus thor
Wanita Aries
Claudia berjodoh ma fahri
Wanita Aries
Akhirnya husna hamil lg.
Wanita Aries
Akhirnyaaa.. mmng si mahesa ini gengsi bgt ngakui istrinya
Wanita Aries
Kasian husna harus menderita
Wanita Aries
Dasar hesa ada aja tingkahnya
Wanita Aries
Cerita bagus thor..
maya ayu
wahh si othooorr tajwid nya pintar jg 👍👍
Maizul Nurlaela Hasani
thor mau sengaja atau tidak kalau bersentuhan itu ya batal
Rhmad Flash
kshan bangetsih husna.setisp KL baca aku JD nangis terus
Rhmad Flash
kshan banget hsna.mdhan Mahesa d buat menyesal atas perbuatannya
Nurseh@_P
cie cie yang udah luluh dan mulai ada ketertarikan, baper booossss
Nurseh@_P
Bingung mau komen apa 🥺
Nurseh@_P
kok jadi ikut deg-degan
Nurseh@_P
untuk saat ini ceritanya bagus..
mudah-mudahan kedepannya bagus juga, cuman saran ya thor cerita dibuat senatural mungkin jangan loncat/atau kecepatan, biar para reader mendalami dan menjiwai cerita dari novel ini,pasti lebih seru kalau terbawa alurnya 🤭
UniNa: hehe iya, terima kasih saran nya😁🙏
total 1 replies
Ama
bagus bgt menguras air mata
Sity Meisya Azzahra
Kapan penderitaan Husna akan berakhir😭😭😭
Sity Meisya Azzahra
sedih bangat hidup Husna😭😭😭😭
Baiq Munawarah
anak yg kurang berakhlak ...hal yg wajar org tuanya menyuruh dia kawin , org tua pasti bermaksud baik lebih2 dia anak satunya2nya ..apakah ada di dunia nyata ini anak spt itu
Laode Zakaria
waaaaahh😍😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!