NovelToon NovelToon
Terjerat Cinta Sekretaris Marisa

Terjerat Cinta Sekretaris Marisa

Status: tamat
Genre:Romantis / Romansa-Solidifikasi tingkat sosial / Perjodohan / Kehidupan di Kantor / Chicklit / Tamat
Popularitas:185k
Nilai: 5
Nama Author: Yanti sihite

Lucas Davison baru saja diangkat menjadi seorang CEO di perusahaan Hanju group. Perusahaan ini bergerak di bidang hotel, mall dan restoran yang sangat populer di kota tersebut.

Sehingga Lucas membutuhkan seorang sekretaris yang bisa dia andalkan dan juga bisa ia percaya. Hingga pada akhirnya, ia bertemu dengan Marisa, wanita pemberani dan cantik. Namun sifat Marisa bertolak belakang dengan apa yang ia sukai, menurut Lucas Marisa tidak cocok untuk jadi seorang sekretaris.

Yok baca yok lanjutannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yanti sihite, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28

Jam siang telah tiba, Jose berada diruangan Lucas. "Kenapa kamu kemari Jose?" tanya Lucas mendudukan diri diatas sofa.

Jose menghela nafas berat, "Kepala ku pusing Lucas, papa ku berencana menjodohkan aku dengan rekan bisnis ya. Ah, memikirkannya saja membuat kepala ku hampir pecah".

Lucas tersenyum, "Orang tua jaman sekarang ada-ada saja. Kenapa mereka tidak bisa membiarkan anak mereka menikah sesuai dengan keinginan hati mereka sendiri. Lalu apa yang akan kamu lakukan? kamu akan mengikuti perjodohan yang orang tua mu rencanakan?".

"Aku tidak tau Lucas, aku benar-benar sangat pusing hanya memikirkannya saja. Mana lagi wanita itu adalah seorang dokter di tempat aku bekerja dirumah sakit".

"Dokter?".

"Mmmmm".

"Itu sangat bagus, kamu bisa berkonsultasi kepadany..

"Apa kamu sudah gila?" semakin kesal Jose melihat Lucas yang malah tertawa. "Ah, kamu benar-benar membuat kesal" Jose menyambar makanan yang ia bawa dari luar. "Makan saja aku tidak berselera".

"Apa kamu sudah bertemu dengannya?".

"Belum".

"Kalau kamu belum bertemu dengannya kenapa kamu harus gelisah seperti ini? siapa tau dia wanita yang sesuai dengan kriteria kamu, dan mungkin saja dia adalah wanita baik cantik dan menyenangkan".

"Ck, begitu aku tau apa pekerjaannya aku yakin dia adalah wanita yang sudah berumur. Mana ada wanita muda yang sudah di sebut sebagai profesor, pastinya dia sudah berumur 40 tahun keatas".

"Ya sudah, kamu temui saja dulu. Kamu memiliki nomor ponselnya?".

"Mmmm, tapi aku belum berani bertemu dengannya. Padahal minggu ini acara pertemuan keluarga akan segera diadakan. Tolong aku Lucas, apa yang harus aku lakukan? aku tidak ingin menikahi wanita yang hampir seumuran dengan ibu ku".

"Aku tidak bisa membantumu, selain mempertemukan kalian berdua".

"Ais" lagi-lagi Jose kesal.

.

Sepulangnya Jose dari kantor Lucas, ia kembali ke rumah sakit dengan kepala pusing hampir terjatuh kalau saja seorang wanita tidak menahan tubuhnya. "Kamu baik-baik saja?" Mendengar suara itu, Jose langsung melihat kearahnya dengan mata membulat. "Kamu baik-baik saja?" tanyanya lagi mengulangi sambil tersenyum manis.

"Kamu siapa?" tanya Jose.

"Saya dokter Raniya. Tadi kamu hampir saja terjatuh kalau saya tidak menahan tubuh mu, kamu sudah merasa baikkan? atau..

"Tidak, saya baik-baik saja. Terima kasih".

"Sama-sama, kalau gitu saya permisi dulu".

"Mmmmm" angguk Jose melihatnya pergi menjauh dari hadapannya. "Siapa wanita itu? kenapa dia cantik sekali" gumam Jose tersenyum. Kemudian ia melihat seorang perawat memanggilnya, lalu membawa dokter Raniya masuk kedalam ruang inap di bangsal VIP. Setelah itu Jose berjalan memasuki ruangannya yang berada di ujung lorong.

Namun saat Jose memasuki ruangannya, ia melihat Marisa keluar dari ruangan Elisabet membuat Jose tersenyum ramah kepadanya begitu juga dengan Marisa. "Permisi, boleh kita bicara sebentar diruangan saya?".

"Hhhmmm?".

"Sebentar saja. Mari" jawab Jose berjalan duluan. Lalu membuka pintu ruangannya, kemudian menyuruh Marisa duduk diatas sofa, "Mau minum teh atau kopi?".

"Tidak usah tuan terima kasih".

"Tidak apa-apa, saya akan membuatkan dua teh. Tunggu sebentar" Jose segera membuatnya, setelah itu ia memberikan kepada Marisa. "Teh ini sangat enak, saya membawanya dari Swiss".

"Ah" angguk Marisa tersenyum menyeruput tehnya. "Lalu apa yang ingin tuan bicarakan dengan saya?".

"Mmmmm, sebelumnya pernahkan kamu jatuh cinta hanya dengan sekali bertemu saja dengan lawan jenis mu? jangan salah paham dulu, saya tidak bermaksud mengatakan ini kepada mu. Saya ingin tau pengalam kamu sendiri".

"Pastinya pernah tuan, saya rasa itu sudah menjadi hal yang umum. Bahkan cinta itu datang kadang tampa kita sadari, apa tuan sedang merasakan hal itu?".

Jose tersenyum, "Mmmm, tadi aku bertemu dengan seorang dokter cantik. Tatapan matanya membuat jantung tidak bisa berhenti berdetak dan juga senyumannya membuat ku setengah gila. Dia benar-benar sangat indah".

"Itu bisa dibilang cinta pada pandangan pertama, sebelumnya tuan sudah pernah merasakannya?" Jose berpikir, ia mengingat semua moment kejadian saat ia bertemu dengan wanita yang pernah ia kencani, tapi anehnya perasaan yang tadi ia rasakan belum pernah ia rasakan kepada mereka. Dan yang selama ini ia rasakan kepada wanita yang ia kencani hanyalah sekedar rasa nafsu semata.

"Tidak, saya belum pernah merasakannya. Saya baru kali ini merasakannya".

"Itu artinya, tuan harus mengejarnya dan segera dapatkan cintanya. Saya rasa itulah cinta sejati tuan".

"Masa iya?".

"Mmmm, tapi dia masib single kan tuan?".

"Maksud kamu?".

"Dia belum menikah?".

"Oh, saya rasa belum" jawab Jose menyeruput tehnya kembali mengingat wajah Raniya. "Terima kasih, kamu jauh lebih baik dari pada Lucas. Anak itu tidak akan pernah memberiku jawaban yang menyenangkan selain meledekku. Kamu boleh pergi".

"Baik tuan, terima kasih juga untuk teh ini. Rasanya sangat nikmat".

"Sama-sama" angguk Jose.

.

Malam harinya hujan turun sangat lebat membuat Marisa tidak bisa kembali kerumah, lalu ia melihat ke arah Elisabet yang tertidur pulas begitu sang perawat memberinya obat tidur yang membuat Elisabet tidak mendengar apa-apa lagi. "Hhooaamm, aku sangat mengantuk sekali. Aku ingin tidur, tapi hujan ini belum berhenti-henti juga, kalau aku tidur disini, aku akan mati kedinginan karna selimut tidak ada" gumam Marisa melihat kearah sofa.

Duuaarr...

"Astaga" kaget Marisa langsung menutup gorden. Ia mulai ketakutan, lalu menaiki sofa membaringkan tubuhnya disana. "Ya Tuhan, semoga petirnya tidak kembali lagi" doa Marisa dalam hati.

Setelah beberapa menit kemudian, Marisa tidak mendengar suara petir itu lagi. Ia melirik layar ponselnya, jam telah menunjukkan pukul 10 malam. "Sepertinya aku benar-benar tidak akan bisa pulang kerumah" Marisa menatap langit-langit kamar itu, kedua matanya sudah sangat berat, hingga pada akhirnya Marisa terlelap tampa mengenakan selimut.

Sedangkan mobil Lucas yang baru tiba di parkiran dirumah sakit, ia segera keluar dari dalam mobilnya dengan mengenakan pakai kantor yang belum sempat ia ganti. Lalu Lucas memasuki lift menuju ruangan Elisabet, begitu ia tiba disana, Lucas mendorong pintu, ia melihat semua lampu sudah padam, namun cahaya dari luar mampu membuat Lucas masih bisa melihat Elisabet berada diatas tempat tidur rumah sakit.

Kemudian Lucas berjalan memperbaiki selimut Elisabet dengan senyum diwajahnya, "Selamat tidur nyonya Elisabet" cium Lucas di keningnya.

Tetapi saat itu juga kedua mata Lucas tertuju kearah Marisa yang berada di atas sofa, ia melihat Marisa tidak menggunakan selimut membuat ia merasa kasihan, ia langsung membuka jasnya dan menaruh diatas tubuh Marisa. "Terima kasih sudah menjaganya sepanjang hari" Lucas menyentuh wajah Marisa sambil memperbaiki anak rambut Marisa yang mengenai wajahnya. "Kamu pasti sangat lelah" ia tersenyum. Lalu Lucas menarik tangannya dari wajah Marisa, namun Marisa yang bisa merasakan sentuhan tangan Lucas membuat ia membuka mata.

"Tuan Lucas!".

1
NBF
Marisa
NBF
headphone
Tiahsutiah
wah berarti marisa punya pacardong ua itu reza
Tiahsutiah
dasar kirana bisa nya mainin perasaan laki2 doang
Tiahsutiah
semoga kakek nya lucas jg setuju seperti elisabet menyetujui nya
Tiahsutiah
jangan terlalu ketus lucas nanti kau bucin😂
Tiahsutiah
katanya lucas ga mau menikah sama kirana tp kenapa dia malah mau nemuin kirana 🤔
Tiahsutiah
ayo lukas memang kamu harus tegas terhadap anak karyawan mu biar ga semena mena juga sepupu mu itu
Tiahsutiah
si agus penghianat korupsi lagi
Tiahsutiah
sabar marisa...
Tiahsutiah
iya ga di mana2 ya ibu ibu rempong tuh pasti ada...
Tiahsutiah
selamat ya risa kau dapat kerjaan jadi sekertaris...semangat...
Tiahsutiah
ih si ibu malah ngotot orang marisa juga baru masuk ...malah marah..
Tiahsutiah
semangat risa buktikan kalau kamu bisa menjadi seksertaris yg bagus dan teladan agar bos mu ga meremeh kan mu lg
Tiahsutiah
begitu besar kasih sayang seorang ibu walau kelakuan anak nya begitu masih ttp menyayagi nya semangat marisa bahagiakan lah ortu mu sebisa kamu.
Tiahsutiah
kocak juga kau marisa...
Efrianti Sihite: Thank you 🤗
total 1 replies
Tiahsutiah
serru cerita nya
Tiahsutiah
mampir thor
Pristiwati Aja
👍👍😍😍😍
Rosdiana Sirait
teruskan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!