NovelToon NovelToon
Kaya Mendadak

Kaya Mendadak

Status: tamat
Genre:Komedi / Misteri / Spiritual / Cintamanis / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:376.4k
Nilai: 5
Nama Author: cilamici

Asep seorang pemuda biasa saja, yang selalu tersisih dari kancah dunia percintaan, ditolak ciwi-ciwi karena selalu tongpes, bokek dan misquin.

Tiba-tiba suatu hari Asep ketiban Durian runtuh sepohon-pohonnya. Walhasil Asep dalam sekejap jadi OKB.

Yuk kita intip, apa yang membuat Asep bisa memperbaiki nasibnya... Hihihi

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cilamici, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

28. Kabar Baik Buat Emak

Sore ini, Depy pergi ke Fit Yan Swalayan mengantar Ibunya beli bedak dan sekalian ingin mencari jilbab untuk pasangan gamis barunya.

Bu Alnie ini, memang sangat memperhatikan penampilannya.

Meski penampilannya tak berlebihan, tapi ia selalu pandai memadu padankan penampilan dari jilbab, gamis sampai sandal dan tas yang ia pakai.

Saat dulu jadi Bu Lurah, bahkan sampai saat ini sang suami sudah tak jadi lurah dan kerja di kantor kecamatan, Bu Alnie masih jadi pusat perhatian ibu-ibu sekitar untuk masalah penampilannya.

Maklum saja, kiblat Bu Alnie memang Ibu Ani Yudhoyono, isteri Pak SBY mantan presiden kita itu memang selalu terlihat mantesi kalau kata orang Jawa bilang.

Tidak berlebihan, tapi terlihat elegan, anggun dan enak dipandang mata.

"Kamu mau sekalian beli jilbab nak?"

Tanya Ibu Alnie pada Depy, putrinya.

Depy yang berjalan di samping sang Ibunda terlihat menggeleng saja.

Mereka saat ini sudah berada di lantai dua Fit Yan swalayan yang memang di lantai itu khusus tempat untuk pakaian dan jilbab, dari pakaian anak, dewasa pria dan juga wanita.

Tak seperti biasanya, di mana jika mengantar sang Ibu beli jilbab maka Depy juga akan minta beli satu, kali ini Depy memang tak ingin membeli apa-apa.

Yang Depy inginkan hanya Ibunya segera selesai memilih lalu mereka bisa cepat pulang.

Ya, Depy sejak pagi tadi masuk kampus, lalu saat ini mengantar Ibu ke swalayan, merasa ada yang mengikuti terus.

Beberapa kali Depy terus melihat seperti ada yang berkelebat tak jauh dari posisinya, kadang ia juga melihat seperti wajah mengintip di sekitar tempat yang Depy sedang berdiri.

Depy meraih lengan Ibunya, ketika tiba-tiba ia merasa seperti melihat ada bayangan berkelebat lagi di antara banyak pengunjung.

Bayangan yang lebih jelas dari sebelumnya, di mana ia membentuk seperti perempuan berambut panjang dengan baju terusan berwarna putih.

"Bu, apa belum ketemu jilbabnya?"

Tanya Depy yang kakinya kini sudah mulai gemetaran.

Ia yakin apa yang ia lihat itu yang mengikutinya juga sejak pagi.

Saat di kampus, Depy juga melihat bayangan seperti itu meskipun belum begitu jelas.

"Kenapa memangnya?"

Ibu Alnie menatap anaknya yang wajahnya pucat.

"Kamu sakit?"

Bu Alnie meletakkan telapak tangannya di kening Depy.

"Pulang yuk Bu, Depy takut."

Kata Depy akhirnya.

Ia tak bisa lagi menutupi ketakutannya, kali ini ia benar-benar takut jika bayangan itu lama-lama akan muncul dalam bentuk yang lebih jelas dan lebih dekat.

Ibu Alnie yang meskipun heran dengan Depy akhirnya mengangguk, tentu saja sebagai Ibu yang baik, ia tak perlu cerewet tanya ini itu lagi setelah melihat ekspresi anaknya demikian.

"Kuat bawa motor tidak? Kalau tidak Ibu saja yang bawa."

Ujar Bu Alnie.

Depy mengangguk.

"Iya Bu, maafin Depy, tangan Depy lemas."

Kata Depy.

Ah entahlah, apa sebetulnya yang terjadi.

Bayangan itu, Depy rasa bayangan itu adalah hantu.

Hantu perempuan.

Tapi pertanyaannya, kenapa dia tiba-tiba mengikuti Depy? Bahkan sampai seharian ini?

Apa salah Depy?

Bukankah selama ini Depy tak pernah macam-macam jadi anak?

Depy takut setengah mati jadinya.

Ah dia harus bicara pada Ela begitu nanti sampai di rumah. Batin Depy.

**------------**

Senja sudah turun di kaki langit, manakala Asep dengan motor pinjaman dari Sobir akhirnya memasuki kampung Raja Pete lagi.

Sepanjang jalan, orang-orang yang berpapasan dengan Asep menyapa.

Dari cara mereka memandang Asep, terlihat sekali jika mereka cukup kaget dengan penampilan baru Asep saat ini.

Asep yang tak lagi dekil, tak lagi cerumut, dan tak lagi lusuh.

Asep kini tampil bersih, rapi dan wangi.

Senyum Asep yang merekah juga membuat wajah Asep semakin bersinar terang macam matahari di musim semi.

Asep dan motornya mulai mendekati rumah dengan banner LISA AULIA TAILOR yang melambai-lambai macam tangan yang gemulai.

Sementara di depan rumah tampak motor jenis scooter terparkir manis.

Asep menghentikan motor Sobir di dekat motor scooter, lalu turun dari motornya untuk kemudian masuk ke dalam rumah.

Dan...

Waw, siapa ini?

Asep terkejut sekaligus deg degan manakala dilihatnya Anggita berdiri di ruangan depan rumahnya sedang diukur oleh Emak.

"Sep."

Emak tampak tersenyum merekah menyambut kedatangan sang anak satu-satunya.

Asep menyalami tangan Emak dan mencium punggung tangannya.

Baru setelah itu menyapa Anggita, si bunga desa.

Anggita yang seperti agak terkejut juga melihat perubahan pada diri Asep tampak tersenyum manis sekali.

Jika ada lebah, pasti banyak lebah langsung menggerumut bibir Anggita dikira banyak madunya.

(Jontor jontor dah lo Nggit)

Asep yang ceritanya tak ingin mengganggu aktivitas Emak, memilih permisi masuk ke dalam ruangan berikutnya.

Meskipun sesekali Asep masih terlihat menoleh ke arah Anggita untuk curi-curi pandang.

Benar, cantik sekali si Anggita ini, apa bisa Asep merebutnya dari pacarnya yang pakai pajero itu?

Ah sepertinya itu pacar Anggita kalau dari segi ketampanan sebetulnya masih di bawah Aseplah, secara Asep kan wajahnya saja mirip Verrell, berarti sudah di atas rata-rata.

Sementara jika melihat Anggita yang cantiknya mirip Natasya Willona, berarti kan cocoknya sama Asep dong?

Hihihi...

Asep jadi ingin mengatur jodohnya sendiri.

Tapi...

Ah sudahlah, Asep harus ingat tujuannya pulang adalah untuk menemui Emak.

Batin Asep mengingatkan dirinya, namun kepalanya tetap melongok lagi dari balik tembok pembatas ruangan dalam dan ruangan depan untuk mencuri pandang pada Anggita.

Sialnya, tepat saat Asep kepalanya nongol, Emak melihat ke arahnya.

Tampak Emak dengan matanya mengisyaratkan agar Asep jangan berperilaku seperti keong racun.

Longak-longok tidak jelas.

Anggita tak lama akhirnya pamit, Emak mengantar sampai depan teras.

Basa basi ala Emak seperti biasa, titip salam untuk Ibunya Anggita dan ucapan terimakasih adalah basa basi standar.

Setelah Anggita pulang, barulah Emak masuk kembali ke dalam rumah.

Asep juga kembali ke ruang depan.

"Mak, Asep pulang bawa kabar baik."

Kata Asep.

"Kabar apa?"

Tanya Emak.

Asep lalu mengajak Emak duduk di kursi yang ada di ruangan itu.

"Mak, ada pelanggan lama Bapak datang."

Kata Asep.

"Pelanggan lama mana?"

Tanya Emak.

"Pengusaha besar Mak, keren, teope, namanya Mister Mikimos."

kata Asep.

"Hah, tikus?"

Emak membulatkan matanya.

Asep diam sejenak.

Kayaknya dia salah sebut nama.

Lalu...

"Ya namanya begitulah Mak, susah, mungkin keturunan bule Mak."

Kata Asep akhirnya.

"Ooo... kamu punya pelanggan Bule?"

Emak mantuk-mantuk sambil tersenyum bangga.

Asep juga mantuk-mantuk.

"Katanya pelanggan lama Bapak Mak, memangnya Emak tak pernah dengar?"

Tanya Asep heran.

"Lah Emak mana pernah tanya nama pelanggan Bapakmu, yang penting kan uangnya kalau Emak mah."

Dan Emak pun terkekeh.

Haiiish... Asep mendesis.

Dasar Emak.

Kemudian Asep...

**-----------**

1
Fida
Luar biasa
zevs
Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatu
Bismillahirrahmanirrahim
izin maraton thor . . . .
snow Dzero
Luar biasa
Ken Keenan
Keren.. ringan gaya bahasa asyik, sangat menghibur, rekomen untuk dibaca. Te O Pe..
novita setya
bani di skip aja..bw pengaruh buruk ke asep. tar kl asep kesandung yg ketawa paling keras si bani,yg kabur duluan juga si bani dasar teman rasa penghianat
novita setya
keluarga besar asep rukun ga saling julid..bener2 hal mewah dijaman skrg
novita setya
mikimos pesen etalase..etdah mo buka warung keknya
novita setya
oala msh tetanggaan sm depy & ela
Naida Iko
waduh
Daddy Ghani
Dasar hantu nenek matre🤣🤣
Guz Pur
novel Lou TeOpe bgt thoirr gue suka gaya Lou
nisa
ok kk critanya mksih
Cila Mici: hehehe makasih juga ya
total 1 replies
Angel Poerba
keren abiss
Romi Tama
bagus ceritanya
Cila Mici: hehehe makasih makasih
total 1 replies
abdan syakura
Assalamu'alaikum kak Cila..
Aq mampir nih...
Cila Mici: waalaikumsalam... okay ka... 🥰
total 1 replies
Tama!
Halo kakak Author izin buat dubbing novelnya ya kak 😊
Cila Mici: monggo hehehe
total 1 replies
Okta Via
ceritanya sederhana.menghibur dan banyak yg bisa kita pelajari dr cerita ini
sukses buat penulisnya karya yg bagus
Cila Mici: wkwkwk asep suresep yg baunya kayak kecoak,

makasih makasih ya udah mampir
total 1 replies
adriana nadirah 🐻💜
rasanya asep jomblo sampai skrg mesti angkara melati...🤭🤭🤭
Cila Mici: hahhaahhaa...
total 1 replies
adriana nadirah 🐻💜
trm ksh thor...br nak tanya😘😘😘
Cila Mici: kembali kasih donhs
total 1 replies
Azaidane Azaidane
padahal karya author cila bagus bgt semua y.. tp jempol y dikit.. bayak yg baca tp pelit ngasih jempol.. semangat d sukses y tor...
Cila Mici: wkwkkwk gpp, mgkin lupa ngelike aja,
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!