NovelToon NovelToon
Kisah Cinta Kalila

Kisah Cinta Kalila

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Cintapertama
Popularitas:213.6k
Nilai: 5
Nama Author: septriani wulandari

Kalila gadis yang terlahir cantik dan lugu. Ia memutuskan untuk mengubah dan tidak memikirkan penampilan lagi sejak ia mengalami patah hati pada saat SMP. Kisah cinta pertama yang membawa dampak keterpurukan dalam hidupnya.

Suatu hari Kalila bertemu dengan seorang pria yang merupakan guru baru di sekolahnya. Ia tidak menyangka luka lama yang dipendamnya kembali bangkit hingga menyisakan rasa sakit.

Mungkinkah Kalila mampu kembali melewati hari-harinya seperti dulu? Ataukah rasa sakit itu akan terus membelenggu hidupnya?

Follow IG Author yuk
@Septriani_wulan15

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon septriani wulandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28 Tunggu Aku!

Bab 28 Tunggu Aku!

Saat menarik tangan Kalila sampai ke lantai bawah, seketika Akbar merasa kalau apa yang dia lakukan sudah keterlaluan. Akbar merasa dibandingkan Danes, dia tidak ada apa-apanya. Terlebih Akbar adalah tulang punggung untuk keluarganya, sedangkan Kalila hidup sangat berkecukupan dan itu membuat Akbar kadang seringkali ingin menyerah. Akbar tidak bisa menjamin kebahagiaan untuk Kalila, tapi dia akan sebisa mungkin akan berusaha membahagiakan Kalila.

“Sekali lagi aku dengar Kakak bilang tidak pantas, aku akan sangat marah sama kakak!” ucap Kalila langsung kembali ke atas tanpa memedulikan Akbar yang berdiri mematung menatapnya.

Air mata Kalila menetes, dia memutuskan untuk ke toilet terlebih dahulu. Hatinya serasa ditusuk-tusuk dengan perkataan Akbar padanya.

‘Sampai kapan kamu akan menganggap dirimu merasa tidak pantas untukku?’ guman Kalila yang masih terus menangis.

Akbar benar-benar merasa sangat bersalah. Dia memutuskan menunggu Kalila keluar dari cafe di tempat parkiran.

“Sorry, lama!” ucap Kalila. Danes terus menatap Kalila. Dia tahu kalau wanita yang ada di depannya habis menangis. Danes menyimpan garpu dan sendok yang ada di tangannya dan menatap Kalila dengan tatapan yang serius.

“Kamu kenapa?” Mendengar pertanyaan itu, membuat Kalila tidak bisa menahan air matanya. Kalila menunduk dan kembali meneteskan air matanya. Danes tidak banyak bertanya, dia beranjak dan duduk di sebelah Kalila sambil menepuk bahunya.

“Apapun masalah kamu, aku ada di sini!” ucap Danes membuat Kalila semakin menangis.

Selama ini Kalila selalu menyimpan semua masalahnya sendiri. Bahkan ini pertama kalinya Kalila menangis di depan orang lain selain Akbar. Melihat Kalila yang seperti ini, Danes tahu kalau apa yang sedang dialami Kalila pasti sangat berat. Dia terus mengusap dan sesekali menepuk punggung Kalila sampai gadis cantik itu merasa tenang.

Setelah cukup lama, akhirnya Kalila berhenti menangis. Danes segera memesan segelas air putih dan langsung memberikan itu pada Kalila.

“Lebih baik sekarang kita pulang ya!” Kalila mengangguk. Danes pun merangkul tubuh Kalila sampai di parkiran.

“... pelan-pelan!” ucap Danes sambil membantu Kalila naik ke dalam mobil. Akbar yang melihatnya merasa sangat bersalah. 'Kenapa aku selalu saja membuat dia menangis,' gumamnya dan langsung mengikuti mobil Danes.

Selama perjalanan Kalila hanya diam menatap keluar jendela. Seketika Kalila menengok kebelakang melihat motor yang sangat dia kenali. Kalila menyadari motor itu, saat melihat kaca spion mobil.

“Nes, gue turun di sini aja ya!” ucap Kalila membuat Danes langsung menyalakan sen mobilnya dan mencari tempat berhenti yang pas.

“Lo mau kemana?” tanya Danes merasa heran.

“Gue ada urusan, makasih ya!” tanpa bicara banyak, Kalila langsung turun dari mobil Danes. Kerena pemberhentian Danes menyebabkan sedikit kemacetan, akhirnya terpaksa Danes menjalankan mobilnya.

Kalila langsung melambaikan tangan saat Akbar melihat Kalila turun dari mobil Danes. Sebelum melambaikan tangan, Kalila memastikan terlebih dahulu mobil Danes sudah belok, agar tidak bisa melihat dia dari kaca spion. Melihat itu Akbar langsung menghampiri Kalila.

“Kenapa turun di sini?" tanya Akbar heran. Kalila langsung mengambil helm Hello Kitty yang selalu mengantung di motor Akbar dan naik ke atas motor bebeknya.

“Jalan!” ucap Kalila membuat Akbar merasa heran. Akbar pun menjalankan motornya. Kalila langsung memeluk Akbar dengan sangat erat, sampai Akbar merasa sedikit sesak.

“Sayang, kamu kenapa? Aku terasa sulit bernapas!” ucap Akbar yang akhirnya Kalila melonggarkan pelukannya.

“Itulah yang aku rasakan, saat kamu bilang merasa tidak pantas untukku.” Akbar langsung memakirkan mobilnya di salah satu taman yang kebetulan sedang mereka lewati. Dia pun turun dan menarik tangan Kalila untuk duduk di bangku yang ada di taman.

Akbar duduk berhadapan dengan Kalila sambil menggengam tangannya.

“La, maafin aku ya, sudah buat kamu berkali-kali menangis. Maaf aku ....”

“Iya ... udah aku maafin.” ucap Kalila memotong pembicaraannya.

“Aku 'kan belum beres Sayang, udah dimaafiin aja.” Akbar tertunduk bersedih membuat Kalila tertawa kecil.

“Kalau aku enggak dipotong, nanti kamu bicaranya kemana-mana lagi dan aku tidak mau mendengar apapun. Oia, nanti rencananya mau kemana setelah ujian?”

“Terserah kalian mau kemana, nanti biar aku coba ajuin ke sekolah.” Kalila hanya mengangguk.

Sejak tadi Akbar menatap Kalila sambil tersenyum, membuat dia merasa canggung.

“La, tunggu aku sukses ya!” ucap Akbar membuat Kalila semakin tidak mengerti.

”Kenapa bilang seperti itu?”

“Aku benar-benar serius sama kamu. Bukan hubungan yang sekedar pacaran. Aku mau kamu jadi masa depan aku. Dan hubungan kita sampai ke jenjang yang lebih serius lagi.” Kalila langsung tersenyum sambil menyetuh wajah Akbar dan mengangguk.

“Tunggu aku juga ya! Tunggu aku menyelesaikan pendidikan aku.” Kini giliran Akbar mengangguk tersenyum.

Hari sudah semakin sore, keduanya oun memutuskan untuk pulang. Seperti biasa Akbar menggengam terus tangan Kalila selama perjalanan. Akbar berjanji pada dirinya sendiri tidak akan menyia-nyiakan lagi Kalila, seperti yang dia lakukan tiga tahun lalu.

Akbar pun berhenti di tempat biasa Kalila menyurihnya berhenti, tapi Kalila masih memluk Akbar dan tidak mau turun dari motornya.

“Sayang, ini sudah sore. Kamu enggak akan turun?” tanya Akbar merasa heran.

“Rumah aku bukan di sini, tapi di sana!” ucap Kalila sambil menunjuk ke arah rumahnya. Seketika Akbar melirik ke belakang, karena tidak biasanya Kalila meminta dia mengantarkan sampai depan rumahnya.

“Kamu yakin sampai di sana?” kembali Akbar meyakinkan Kalila dan dia pun hanya mengangguk menjawab pertanyaan Akbar.

Dengan dada yang berdebar, Akbar pun melajukan kembali motornya. Sebenarnya yang membuatnya berdebar bukan karena mengantarkan Kalila sampai depan rumahnya, cuma dia takut tidak sengaja bertemu dengan kedua orangtua Kalila dan Akbar jujur belum siap akan itu.

Kalila masih tersenyum. Kali ini dia berencana tidak akan lagi menyembunyikan apapun lagi dari keluarganya. Sampai di depan rumah, Kalila pun turun dan memberikan helm pada Akbar.

“Terima kasih ya!” ucap Kalila sambil melemparkan senyum

“Sama-sama. Kalau begitu aku pamit ya!” ucap Akbar sambil mengusap rambut kekasihnya.

“Kenapa buru-buru, lebih baik masuk dulu!” ucap Ana sambil membuka pagar rumahnya. Mendengar itu sontak membuat keduanya kaget. Akbar langsung turun dari motor dan menghadap Ana sambil menunduk. Tidak lupa dia mengulurkan tangan pada Ana membuat Ana tersenyum.

~Bersambung~

Jangan lupa

• Like

• Komen

• Vote yaaaa 😘😘😘

1
Mommy JK 💜
Luar biasa
Susiwisnu
lanjut dooong
M. Namikaze
Desi apa Nurma?
M. Namikaze
seketika jadi mobil
M. Namikaze
masih lanjut g ini ka?
M. Namikaze: hampir setahun lho,, ada apakah ??
total 2 replies
Meili Wardiani
semangat kk akhirnya up
Heri Hidayat
akhirnya up juga.... seneng nya aq Thor
Wati_esha
Apa Nurma sedang berfirasat?
Wati_esha
Kalila begitu pengertian.
Wati_esha
Alaric .. masih ragu karena faktor umur.
Wati_esha
Apa yang akan Alaric katakan pada Akbar ya?
Wati_esha
Hmm Alaric ketahuan deh kalau membantu Akbar. 😉
Wati_esha
Akbar terlalu emosional.
adning iza
terima ksih thoorrr untuk up nya smoga sllu up smp end ya thoorrr
atteu
lupa lagi thor ceritanya
👸ᴿᵃᵗᵘ ᴹⁱᶜⁱⁿ 🤴: yuk baca lagi yuk...
author juga lanjut nulis baca lagi dr awal 🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Nuraisyah Syarifudin
trims thor udah up aku menunggu lama mudah2an jangan lama lagi
👸ᴿᵃᵗᵘ ᴹⁱᶜⁱⁿ 🤴: aku terharuuuu 😭😭😭😭
kirain udah ga ada yang mau baca 😭😭😭
total 1 replies
Mommy 2 R
suka
Nivia Olive
Kalo dah tamat dah baru baca biar ga kelamaan nunggu ✌️😊
Kusreni Amalo
kapan update lagi??
Nuraisyah Syarifudin
kapan up lagi udah lama thor kangen ama kalila
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!