NovelToon NovelToon
Sabila, Cinta Manis Tuan Muda

Sabila, Cinta Manis Tuan Muda

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Cintapertama / Cintamanis / Tamat
Popularitas:328.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: Nurmaya

Kisah sederhana dari seorang gadis. Ya dia adalah Sabila, bukan nona muda dari keluarga kaya, bukan juga pewaris tahta.

Dia hanya gadis biasa yang selalu ceria, menjalani hari-harinya dengan tetap tersenyum. Mempunyai ayah yang amat menyayanginya adalah anugrah terindah dari yang maha kuasa. Meski tak didampingi sosok sang ibunda saat ia beranjak dewasa tapi ia tak pernah kekurangan kasih sayang.

Kisahnya dimulai saat bertemu dengan pewaris perusahaan Adiguna.

"Aku mencintaimu, bukan karena rasa bersalah ku tapi karena memang hatiku mengatakan aku mencintaimu Sabila."
~Andra Alfatih Adiguna~

"Tapi kau adalah penyebab kecelakaan yang menimpa ibuku, kak. Aku butuh waktu untuk meyakinkan hatiku."
~Sabila~

Andra sang CEO dingin hanya akan mencair bila berada di samping gadis cantik yang berhati lembut Sabila.

Mampukah Andra membahagiakan wanita yang ia cintai.

Bagaimana kisah mereka?

Yuk baca selengkapnya. Jangan lupa tinggalkan like dan komentar kalian.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurmaya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab28 Menjenguk Mommy

°°°

Perjalanan dari toko kue ke rumah sakit lumayan cukup lama. Di tambah jalanan yang mulai ramai oleh kendaraan, jadilah tak bisa seenaknya menginjak gas, atau bukannya menengok orang sakit malah kita yang di tengok nanti.

Sabil masih setia menatap keluar jendela mobil. Namun sesekali melirik ke orang di sampingnya.

"Apa kau suka mendengarkan musik? Aku bisa menyalakan nya untuk mu." Ujar Andra.

"Boleh."

"Baiklah tunggu, kau suka musik apa?" Tanya Andra lagi, sembari mengambil beberapa keping kaset di laci mobilnya.

"Apa saja kak, aku tak begitu mengerti musik."

"Ok, kalau begitu ini saja."

Andra memasukan kaset yang tadi sudah di pilihnya. Suara musik akhirnya mendominasi perjalanan kali ini. Mereka sama-sama menikmati alunan musik yang dimainkan, ditambah suara penyanyi nya yang sangat merdu di telinga.

Langit yang mulai berubah warna menjadi jingga pun menjadi penghias suasana.

Terlihat gedung putih tinggi dengan tanda plus di atasnya, di sebelah nya terdapat nama gedung itu. Cahaya hospital yang merupakan milik Keluarga Yanuar, keluarga Reza. Sang kakek yang membangun rumah sakit itu, sampai sekarang putranya yang mengelola sekaligus menjadi dokter dan pemimpin rumah sakit itu, Dokter Frans ayahnya Reza.

"Kita sudah sampai." Ujar Andra yang kini sudah memarkirkan mobilnya. "Tunggu," ujarnya lagi. Lalu ia keluar lebih dulu, apalagi jika bukan membukakan pintu untuk tuan putri nya.

"Ehh... " Sabil kesal, pria itu selalu membuatnya malu.

Mereka sudah berada dalam bangunan rumah sakit itu. Berjalan beriringan, sesekali Sabil melihat para perawat dan bahkan dokter menundukkan kepalanya jika ia dan Andra melewatinya.

Entahlah, apa mungkin dokter dan perawat di sini begitu sopan pada pengunjung nya.

Ia tak tau saja, saat ini ia berjalan bersama anak pengusaha terkaya no 1 di kota itu. Tentu mereka harus menghormati nya, jika masih ingin lebih lama bekerja di sana karena Tuan Adiguna juga merupakan sumber pendana yang cukup besar di rumah sakit itu.

Kini mereka sudah memasuki lift, menuju lantai paling atas gedung itu. Sabil hanya mengekor saja dari tadi. Sampai pintu lift terbuka, ada dokter dan beberapa perawat terlihat hendak menaiki lift itu juga. Tapi aneh mereka bukannya naik malah tersenyum dan menundukkan kepalanya.

Lagi-lagi pemandangan itu yang Sabil lihat. Ya padahal di dalam lift hanya ada dua orang, Sabil dan Andra tentu saja muat jika hanya di tambah beberapa orang lagi.

Sabil masih berkutat dengan pikirannya sendiri. Sampai pintu lift kembali terbuka ia tak menyadari nya.

Andra yang melihat Sabil masih tak bergerak pun bersuara. "Ayo..."

Sabil tersadar, "Apa kita sudah sampai kak?"

"Iya ayo..." Kini Andra mengulurkan tangannya, untuk apa?

Ahh apalagi ini, apa aku terima saja uluran tangannya. Sabil masih saja mematung.

Sampai ia tak sadar jika sudah keluar dari lift saat ini, tentu dengan tangan yang di genggam lembut oleh Andra. Entah kapan Andra meraih tangannya.

Didepan sebuah ruangan VVIP terlihat beberapa orang berpakaian serba hitam, dan tubuh yang besar berdiri di sana. Mereka membungkukkan badannya saat Andra dan Sabil sampai. Itu adalah para bodyguard yang memang di siagakan untuk sang istri tuannya.

Andra hanya menganggukkan kepalanya, kemudian membuka pintu ruangan itu.

"Mom, dad..." Panggil Andra setelah tubuhnya memasuki ruangan rawat inap yang begitu besar dan mewah.

Ayo Sabil sadarlah. Teriak Sabil, tapi dalam hati nya saja. Ia segera menarik tangan agar terlepas dari genggaman si tuan muda.

Andra yang sadar akan tangan Sabil yang terlepas pun tersenyum. Ia kembali berjalan masuk.

"Sabila..." Ujar sang Mommy bersemangat.

"Kau datang nak, pasti anak nakal itu yang memberitahu mu." Sindirnya menatap putranya yang sudah lebih dulu duduk di sofa yang ada di sana.

Sabil menghampiri Mom Rahmi, sebuah pelukan hangat menyambutnya.

"Maaf, Sabil baru menemui Mom sekarang."

"Hei... tak apa nak, Mommy sengaja tak memberitahu mu. Mommy tidak ingin merepotkan mu dan membuatmu khawatir." Ujar Mom Rahmi, mengusap punggung gadis yang masih berada dalam pelukannya itu.

"Tidak ada anak yang merasa direpotkan oleh orang tua nya. Bukankah aku ini putri Mommy."

Sabil melepaskan pelukannya, menatap sendu wanita yang terlihat pucat saat ini.

"Maafkan Mommy nak, kau memang putri Mommy." Sekarang usapan lembut mendarat di kepala Sabil. Sabil tersenyum merasakan sentuhan hangat seorang ibu itu.

"Mom, dimana Daddy? Tumben sekali dia membiarkan Mommy sendiri."

Andra memecahkan suasana haru tadi.

"Daddy mu sedang keluar, mungkin sebentar lagi kembali." Jawab Mom Rahmi pada Andra.

"Ehh duduklah nak..." mom Rahmi menyuruh Sabil duduk di sofa bersama Andra.

"Terimakasih mom, Sabil di sini saja menemani Mommy. Ohh iya tadi ayah membawakan kue, apa mommy mau memakannya sekarang?"

"Wahh... benarkah, kebetulan sekali. Mommy bosan memakan makanan rumah sakit dari kemarin." Mom Rahmi begitu antusias jika mendengar kue kesukaan nya.

"Sebentar biar Sabil siapkan."

Sabil menata beberapa kue yang tadi di bawakan ayahnya ke atas meja makan pasien.

Mom Rahmi sangat menikmati kue kue tadi, sesekali mereka berbincang dan bercanda.

Andra bersyukur, membawa Sabil menjenguk Mommy nya ternyata adalah pilihan yang amat tepat.

°°°

Xiexie

1
Sri Muryati
Luar biasa
Ariyani Ariyani
konflik nya jangan yng berat" ya Thor 🙏🙏🙏
Ainiyah Badrul
Kecewa
Ariyani Ariyani
hadir
Arin
aduh pas Andra lagi ngelus kpla Sabil aku ikut terharu.....☺️
Arin
sy lbih suka pria dingin dan cuek,dri pada pria pemain wanita...
Hikmah
panas thorrr🤣🤣
Senajudifa
Salam kenal thorr mampir juga ya thor ke karya ku judul ny "Kutukan cinta" terimakasih 😊
Yuni Triana
mampir juga ya Thor ke novel ku Dinding Pemisah.
~🌹eveliniq🌹~
hadir untuk nyicil baca lg
Rhenii RA
Mengerucutkan dahi itu maksudnya gimana yah😆
Yukity
Hai Thor salam kenal dan saling dukung ya..

Salam dari
SI OYEN PACARKU BUKAN MANUSIA
💟노르 아스마💟
pingin liat akhir dr jane
Nyonya B: baca novelku yang satunya kak🙈
Judulnya Bersabar Dalam Luka Perjodohan
nama penanya Three ono

cari di pencarian karena berbeda akun
total 1 replies
💟노르 아스마💟
jane bangke😡
Nyonya B: baca novelku yang satunya kak🙈
Judulnya Bersabar Dalam Luka Perjodohan
nama penanya Three ono

cari di pencarian karena berbeda akun
total 1 replies
💟노르 아스마💟
ahh ..mata dan pikiran bayikk ternoda😁😁😁
Nyonya B: saranghae❤️❤️❤️
total 3 replies
💟노르 아스마💟
vote utk mu makk
Nyonya B: jangan lupa baca novelku yg baru, sangat butuh dukungan juga 🤧🤧

judulnya Bersabar Dalam Luka Perjodohan
Nama penanya Three ono

di akun lain, cari di pencarian ya...
total 1 replies
💟노르 아스마💟
gpp makk...bayik suka crta yg ringan...
Nyonya B: jangan lupa baca novelku yg baru, sangat butuh dukungan juga 🤧🤧

judulnya Bersabar Dalam Luka Perjodohan
Nama penanya Three ono

di akun lain, cari di pencarian ya...
ceritanya ringan juga 🤧🤧
total 1 replies
💟노르 아스마💟
rupax ada benang merah antara Sabil dan Andra....
~🌹eveliniq🌹~
hadir lg nih semangat lanjut
Iiq Rahmawaty
oh speda ya..dikirain sabil naek mtor😁
Nyonya B: baca juga novel ku yang baru kak.
judulnya Bersabar Dalam Luka Perjodohan
nama penanya Three ono
🤗🤗
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!