NovelToon NovelToon
Ghaffar Si Penakluk Arwah

Ghaffar Si Penakluk Arwah

Status: sedang berlangsung
Genre:Hantu / Horor / Mata Batin
Popularitas:705.7k
Nilai: 5
Nama Author: Nike Julianti

Seorang anak lelaki, yang harus menyaksikan kematian ibunya di ulang tahunnya yang ke 9. Tumbuh dengan hati yang dingin, seolah tak tersentuh. Tetapi ia sudah terbiasa, dengan sahabatnya. Petualangan bersama para roh, kuy kita baca🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nike Julianti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kafe ZAYYAS

"Anak mana?" tanya Ghaffar, dengan suara yang terdengar dingin tapi seksi. Seandainya para siswi mendengar, sudah pasti perpus langsung ramai.

"Anak IPS 5, dia ngajak ketemuan ntar malem. Gimana?? Kamu mau tolongin dia?" tanya Akbar, Ghaffr mengangguk setelah beberapa menit berpikir

"Ok, bilang kita akan ketemuan di kafe ZAYYAS. Di tempat biasa" Akbar mengangguk, ia mengambil ponselnya. Mengirim pesan pada salah satu klien nya, memberitahukan tempat dan waktu pertemuan.

ZAYYAS.... kafe yang Ghaffar bangun, sejak ia masih duduk di bangku 2 SMP. Bukan hanya manusia tamunya, tetapi juga arwah-arwah penasaran. Yang masih memiliki ganjalan, saat MEREKA masih hidup dulu. Dengan kata lain, kafe itu buka selama 24 jam. Ghaffar juga memilih untuk tinggal di kafe, selain lokasinya dekat dengan sekolah. Itu juga memudahkan dirinya, bertemu dengan 'MEREKA'.

Nama kafe yang merupakan gabungan, dari nama kedua orang tuanya. Zayyan dan Yasmin, nama orang penting dalam hidupnya.

"Beres ya udah atuh yuk kita ke kantin dulu. Masih cukup buat jajan mah, apa mau aku yang beliin?" Ghaffar menggelengkan kepalanya

Ia tak ingin memanfaatkan kebaikan sahabatnya, hanya perkara membeli makan di kantin.

"Ayo" Ghaffar pun bangun dari duduknya, Akbar menyusul dan kini berjalan di sampingnya.

"Loker kamu teh penuh Ghaf, sama surat cinta sama hadiah. Mau kamu kemanain?" Akbar memulai percakapan

"Suratnya buang, hadiahnya bagiin aja." jawab Ghaffar tanpa rasa bersalah, Akbar hanya mengangguk saja.

"Kamu teh ga takut gitu, kalo yang kasih surat pada sakit hati?" tanya Akbar, Ghaffar menggelengkan kepalanya.

"Lebih baik seperti ini, daripada memberi mereka harapan kosong." jawab Ghaffar, Akbar akhirnya paham

"Terus itu si Alexa, kamu teh mau diem aja. Dia suka nindas para siswi, yang suka sama kamu. Malah sekarang teh, ngaku-ngaku pacarnya kamu." Ghaffar menghela nafas

Perempuan itu benar-benar tak tau malu, wajahnya begitu tebal. Padahal Ghaffar sudah berkali-kali bilang, bila ia tak ada perasaan apapun padannya.

Bukan ia tak menghargai, semua yang sudah dilakukan perempuan itu selama ini. Selain karena ia tak suka perempuan agresif, ia juga tau bagaimana sifat dan watak Alexa. Perempuan yang akan menghalalkan segala cara, demi mendapatkan apa yang ia inginkan. Bahkan isi hatinya, begitu kotor dan buruk.

"Aku akan menekan orang tuanya, dia sangat mengganggu." jawab Ghaffar

"Setuju, kamu bisa menyembunyikan identitas kamu. Tapi kalo udah kaya gini mah, udah ga bener Ghaf. Banyak siswi yang di rugikan, bahkan ada yang sampe mau bunuh diri. Kamu tau kan berita itu..." Ghaffar mengangguk

'Benar, perempuan itu sudah melewati batas. Aku tak bisa terus membiarkannya, bisa jatuh korban meninggal dunia bila dibiarkan.' ucap Ghaffar dalam hati

Baru saja Ghaffar masuk pintu kantin, sorakan para siswi terdengar menggema. Ini yang tak di sukai Ghaffar, alasan ia malas pergi ke kantin.

"Kita langsung beli makanannya, terus langsung keluar." Akbar mengangguk

Mereka berjalan ke stand biasa, membeli 2 nasi bakar isi ayam rica dan 2 botol air mineral. Setelah selesai bayar, mereka gegas berjalan keluar. Lebih memilih makan di kelas, daripada di kantin.

"KAK GHAFFAR, TUNGGU" teriak seorang adik kelas. Akbar langsung berdiri di depan Ghaffar, seraya merentangkan salah satu tangannya. Bertujuan menghalangi siswi tersebut, agar tak mendekati sahabatnya. Bukan apa, Akbar hanya menghindari sikap Ghaffar yang mudah tersinggung. Ia tak suka, bila ada perempuan yang menyentuhnya.

"Ada apa?" tanya Akbar, wajah siswi itu terlihat langsung bete. Menatap tajam Akbar, namun pria itu tak peduli.

"Awas lo, gue mau bicara sama kak Ghaffar." ucap siswi yang bernama Lintang

"Mending kamu pergi, jangan ganggu waktunya. AWAS!!!" ucap Akbar, seraya mendorong lengan atas Lintang. Membuat siswi itu, harus menyingkir beberapa langkah ke samping.

Akbar dan Ghaffar melanjutkan langkahnya, mereka keluar dari kantin.

"CK.. AAAAAAAA... KESAAAALL" teriak siswi itu, tentu saja hal itu menjadi tontonan para siswa.

Ada yang menertawakannya, ada juga yang tak peduli.

"Ngeyel kamu tuh, udah di kasih tau juga. Kak Akbar, ga akan biarin siapapun deketin kak Ghaffar. Dia itu garda terdepan, yang ngejauhin cewe-cewe dari kak Ghaffar." ucap teman sekelasnya, yang bernama Maira

"Ck... Babunya berarti kan? Sombong banget.." balas Lintang

"Jangan kasar kamu, kalo kak Ghaffar denger. Kamu bisa habis di tangannya, gitu-gitu juga kak Ghaffar bakal bela orang-orang terdekatnya. Bahkan ada siswa yang tangannya patah, karena mengejek kak Akbar anak haram. Padahal kak Akbar itu hanya anak yatim, yang ditinggalkan ayahnya saat dia baru lahir. Ayahnya kak Akbar mengalami kecelakaan, lalu beliau meninggal di tempat." jelas teman lainnya, yang bernama Santi

"Lo tau banyak ya, lo suka ma si Akbar... Akbar itu..." balas Lintang tak suka, Maira dan Santi tertawa

"Semua murid di sini tau, kamu aja yang ga tau. Karena kamu anak pindahan, pokonya jangan macem-macem deh ma kak Ghaffar ma kak Akbar. Belum lagi, kamu juga harus hati-hati sama senior yang namanya kak Alexa." ucap Maira

"Mending jadi fans nya aja, menyukai kak Ghaffar dari jauh. Pria dingin tak tersentuh, namun memiliki aura yang luar biasa. Uhuuyyy..." sambung Santi

"Siapa lagi itu Alexa? Pacar kak Ghaffar??" tanya Lintang

"Bukan, tapi cuma cewe yang terobsesi. Yang ngaku-ngaku, jadi pacarnya kak Ghaffar. Padahal bukan sekali dua kali di tolak, tapi emang orang nya dableg. Banyak murid cewek, yang jadi korban bully nya. Hanya karena suka sama kak Ghaffar, aneh.." jawab Maira pelan

"Cih... Gue ga peduli ya, gue pasti bisa luluhin kak Ghaffar." ucap Lintang percaya diri

"Terserah kamu aja lah, kita mah udah peringatan. Ya udah ah, aku mau ke kelas duluan." ucap Santi, ia memilih menjauhi orang seperti Lintang ini

Keras kepala, egois, juga sombong. Untung cuma teman sekelas, si Lintang nya aja yang terus nempel. Calon biang masalah si Lintang tuh, mending jaga jarak.

"Aku juga ikut kamu ihh" Maira berlari menyusul Santi, membuat Lintang makin kesal

"KALIAN TUNGGUIN GUE.." teriaknya, yang juga ikut berlari

.

.

"Maaf, aku terlambat datang." ucap orang, yang mengirim pesan pada Akbar. Nampaknya benar, bila dia tak bisa istirahat dengan benar. Lingkar mata panda nya, terlihat begitu jelas. Sudah beberapa hari ini juga dia tak masuk sekolah. Tubuhnya semakin kurus, karena ia tak memiliki nafsu makan.

"Hmm" Akbar terkekeh, melihat reaksi orang yang mau di bantunya. Saat pria itu, mendengar jawaban singkat Ghaffar.

"Kenalin gue Akbar, dia Ghaffar" pria itu mengangguk

"Siapa yang tak mengenal kalian si sekolah, aku Damar." balas pria itu

"Siapa saja?" tanya Ghaffar, mengejutkan Damar

Padahal Ia belum cerita apapun, tapi Ghaffar sudah bertanya siapa saja?

"Mm.. itu.. aku dan sahabat ku Bayu." jawabnya

"Apa dia juga mengalami hal yang sama, dengan apa yang kamu alami?" tanya Ghaffar lagi, Damar mengangguk. Ghaffar menghela nafas, ia menatap lurus ke arah Damar.

Tapi... Bukan Damar yang ia tatap, melainkan sosok lain yang ada di belakang Damar.

"Mereka marah...

DEG

...****************...

Jangan lupa like, komen, gift dan vote nyaaaa.....🥰

1
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Dengaann naooonn maaaak naha titik2 🤧
Eliermswati
klo tbk q bnr galuh bukan ank kandung mereka deh ky nya soalnya bpk nya mencurigakan jngn2 bpk nya yg bunuh Galuh😂😂smngt thor up nya
Sri Musdalefi
kok di gantung thor...
Sani Srimulyani
jangan2 yang jahat bapanya lagi.....atau malah ibunya.....
Ambu Rinddiany Thea
pasti d salah satu mereka ada yg ikut bunuh anaknya
vania larasati
lanjut kak
mama_im
kok aq curiga sama emaknya galuh ya 🤔🤔🤔
Sulastri Mawardi.87
takutnya Galuh jadi tumbalnya gunung Kawi..
Zahbid Inonk
blm ada titik terang yg semangat 💪 Ghaf
nisa
penuh misteri kasus gaffar kali ini byk teka teki🤔
lanjuttt mak
Hary Nengsih
lanjut
Ela Jutek
masa bapaknya ikut terlibat sih
Ela Jutek: mungkin sih ya, ah masih nunggu besok lagi
total 4 replies
RiriChiew🌺
jadii yg banyak kejanggalan yaa dikasus inii/Doubt/
Ayuk Witanto
ah tambah penasaran
Ayuk Witanto
ternyata pamanya gak ada sangkut pautnya sama kerjaan galuh
Ayuk Witanto
Akbar jadi mbk kun🤣🤣
vania larasati
lanjut kak
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
🤣🤣 Akbaar akbbaaarrr /Facepalm/
INDRA
thor maaf terinspirasi dracin ya kok kayak dracin ya anaknya pamit kerja nungu di tepi jalan tp jepit rambut yg mau dikasih ke ibunya ke bawa makanya dua pulang lagi tp malah di bunuh sm selingkuhan ibunya soalnya ketahuan lagi kuda"an😁 trus ibunya pura" nangis" bilang anaknya hilang nyalahin paman yg nawari keponakanya krja
ule_keke (IG: ule_keke26): betuuuuuullll....
suka nonton juga ternyata
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Waah Akbar jadi cantik nih 🤣🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!