di sini menceritaka tentang sebuah balas dendam seorang wanita yang keluarga nya di bunuh oleh geng mafia . dan di saat dewasa dia memutuskan untuk membelaskan dendam semua keluarga yang di bunuh , tapi siapa sangka , di tengah pembalasan nya dia malah jatuh cinta dengan seorang pria tampan yang dingin dan tak lain adalah anak dari musuh nya.
seperti apa kelanjutan nya .. akankah dia melanjutkan membalas dendam kematian keluarga nya atau malah dia akan memilih cinta dan melupakan dendam nya.
simak terus kelanjutan nya ya..😊😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ikromatul Fasila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 28
Callista merasa gugup saat Briana menginterogasi nya dengan sangat rinci .
''Aku harus pergi , ada sesuatu yang harus aku urus'' ucap Callista dan meninggalkan Briana dengan seribu tanya .
Briana menatap keperluan Callista dengan perasaan curiga .
''Aku harus mencari tau tentang diri nya , aku curiga . Dia bukan wanita sembarangan'' ucap Briana sambil melihat ke arah Callista dengan tatapan tajam.
Callista pun langsung masuk ke dalam kamar nya dan mengunci pintu nya . Dia mondar mandir memikirkan cara agar Briana tidak curiga pada nya .
''Sial . Aku harus mencari cara agar Briana tidak curiga pada ku lagi , aku yakin sekarang dia sudah mulai curiga dan mencari tau tentang diri ku'' ucap Callista merasa bingung
Hari pun menjelang sore , dan saat ini Callista sedang bersiap untuk menyambut kedatangan Damian .
Ada perasaan aneh saat melihat Damian keluar dari mobil nya dengan sangat gagah .
"Dia terlihat sangat tampan" ucap Callista sambil tersenyum melihat ke arah Damian
Damian pun langsung mencium bau aroma milik Callista , dan dia tersenyum bahagia . Saat Callista datang menyambut nya .
''Siap kan air mandi untuk ku Call'' ucap Damian pada Callista dan mendapatkan anggukan dari Callista
''Baik Tuan'' jawab Callista sambil mengikuti Damian dari belakang
Di dalam kamar Damian , Damian terus saja mendengarkan gerak gerik yang di lakukan oleh Callista .
Dan saat Callista berada di depan nya . Damian langsung menarik tangan nya hingga Callista terjatuh di pangkuan Damian .
''Ah Tuan '' pekik Callista dan langsung terduduk di pangkuan Callista
''Aku sangat merindukan mu Callista. Aku rindu dengan aroma tubuh mu yang membuat ku candu'' ucap Damian sambil mencium aroma tubuh Callista
Callista merasa canggung saat Damian mengendus tubuh nya .
''Tuan jangan seperti ini '' ucap Callista berusaha menjauh kan diri dari Damian
''Kau kenapa Call?? . Apa kau tidak suka pada ku ??'' Tanya Damian dan membuat Callista bingung
Suka seperti apa yang Damian maksud . Callista hanya diam tak menjawab pertanyaan Damian , dia tidak tau harus menjawab apa .
''Kenapa kau diam saja Call?? . Apa kau tidak menyukai ku??'' Tanya Damian sekali lagi
''Maaf Tuan. Saya tidak mengerti apa maksud dari ucapan Tuan . Saya tidak mengerti , rasa suka seperti apa yang Tuan tanyakan??'' ucap Callista meminta di perjelas
Damian pun menaruh Callista untuk duduk di samping nya . Sambil memegang wajah Callista , Damian bisa merasakan hembusan nafas dari Callista .
'' Apa kau menyukai ku Callista , Apa kau mencintai ku??'' tanya Damian dan membuat Callista terkejut .
" Apa yang di katakan oleh Damian , dia menanyakan perasaan ku ?? . Tapi aku harus menjawab apa , aku saja tidak mengerti pada diri ku sendiri. Apakah aku mencintai nya atau tidak??" ucap Callista dalam hati merasa bingung
Damian kembali menyadarkan Callista , karena sentuhan yang Damian lakukan pada diri nya .
Damian menyentuh tangan Callista , membelai nya bahkan sampai mencium tangan Callista .
''Aku mencintai mu Call . Apa kau juga merasakan apa yang aku rasakan??'' tanya Damian
''Apakah Tuan sedang menyatakan perasaan nya pada ku??'' tanya Callista masih tidak percaya
''Benar Callista. Aku sedang menyatakan perasaan ku pada mu . Aku mencintai mu dan Aku harap kau juga mencintai ku'' ucap Damian pada Callista
''A. aku tidak mengerti dengan perasaan ku sendiri Tuan . A . Aku juga tidak tau , apakah aku mencintai mu atau bukan'' jawab Callista dengan jujur
''Tidak apa Call. Aku akan membuat mu mengerti bahwa kau pasti juga mencintai ku'' ucap Damian dengan yakin
lnjutt💪💪👍🙏