Hanya karena kesalahpahaman yang mengakibatkan cinta terlarang,
Elis dan Dolfin pun berpisah,
Namun karena suatu kebetulan,
Mereka akhirnya bertemu setelah Dolfin menyandang status Duda beranak satu,
karena cinta Elis pada Anjeli yang adalah anak dari Dolfin,
dan dengan segala pertimbangan,
Mereka mendapat kesempatan untuk menikah dan bersatu kembali,
Tapi tiba tiba Ayu sang mantan istri dari Dolfin kembali dan merayu Dolfin hingga mereka terlibat dalam hubungan perselingkuhan,
Dolfin pun berjanji akan mengakhiri hubungannya perselingkuhannya dengan sang mantan istri,
Namun karena sudah terlalu lama memendam sakit hati dan kekecewaan hingga air mata yang turun tiada henti,
Elis pun membalas perbuatan Dolfin dengan cara berselingkuh dengan seniornya Ari,
namun siapa sangka kalau ternyata cinta Ari membuat Elis begitu nyaman,
Dolfin yang mengetahui hal itu pun memutuskan untuk mengakhiri hidupnya,
karena tak rela jika wanita yang dicintainya meninggalkannya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lewier Lisye, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps 28 KARENA AKU BAHAGIA BERSAMANYA
Setelah kejadian kedatangan Anjeli di Rumah Sakit,
Elis lalu membawa Anjeli ke ruangannya,
Ia sudah tak mau perduli lagi dengan bisikan bisikan dan gosip gosip tentang dirinya,
Setelah masuk ke ruangannya,
Elis membawa Anjeli ke pangkuannya,
"Sayang",
"Maaf yah",
"Mama ngga bisa jemput kamu",
"Mama lumayan sibuk tadi",
"Maaf yah",
"Ngga apa apa Ma",
"Anjeli ngerti kok",
"Mama kan harus ngobatin orang sakit"!,
Elis lalu memeluk Anjeli,
"Aduh anak Mama sayang",
"Pinter banget deh",
Anjeli tersenyum mendengar pujian dari Elis,
Namun Elis melepaskan pelukannya,
"Kamu laper ngga"?,
"Kita makan siang yuk"!,
"Mama belum bisa anterin kamu pulang sekarang",
"Soalnya kerjaan Mama belum beres",
"Iya ngga apa apa Ma",
"Tapi Jeli mo makan nasi goreng ikan asin boleh ngga Ma"?,
Elis tercengang mendengar permintaan Anjeli,
Ia jadi teringat kalau ternyata Anjeli menyukai makanan itu karena itu adalah makanan kesukaan Dolfin juga,
Ia juga tak menyangka bahwa ternyata makanan kesukaan mereka bertiga sama,
Ternyata nurun dari Papa nya,
dasar anak dan Papa sama saja,
Elis tersenyum mengingat hal itu,
"Sayang",
"Gimana kalau nasi gorengnya lain kali aja"?,
"Makanan begitu agak susah nyarinya",
"Yang lain aja yah"?,
Anjeli agak kecewa mendengar penuturan mama nya,
Ia sangat ingin makan makanan kesuakaannya itu,
Namun Ia tak bisa karena mendengar penuturan Elis,
"Yah".......!
"Trus kapan Jeli bisa makan nasi goreng ikan asin"?,
"Hmmmmm"......!
"Gimana kalau akhir pekan ini Mama masakin biat Jeli"?,
Anjeli terlihat sangat senang mendengar penawaran Elis,
Ia senang karena mendapat kesempatan lagi untuk menghabiskan waktu bersama Mama nya itu,
"Benarkah Ma"?,
"Iya sayang",
"Mama janji"?,
"Iya Mama janji deh",
"Jeli ngga percaya",
Untuk meyakinkan Anjeli,
Elis lalu mengangkat jari telunjuknya,
"Nih",!
Melihat hal itu,
Anjeli langsung dengan cepat mengangkat jari telunjuknya juga dan mengaitkan dengan jari telunjuk Elis,
Mereka pun tertawa bersama,
"Jadi sekarang Jeli mo makan apa"?,
"Mmmmmm".........!
"Bakso aja deh Ma"!,
"Ok",
"Tapi kita kabarin Papa Kamu dulu yah",
"Biar dia ngga khawatir sama Kamu,
Elis mengambil handphonenya dan menelpon Dolfin,
Tak lama kemudian,
Terdengar Dolfin menjawab panggilan telepon dari Elis,
"Halo Fin",
"Iya El",
"Kamu lagi sama Anjeli kan"?,
"Iya Fin",
"Aku lagi sama dia di Rumah Sakit",
"Tapi Aku baru bisa nganter Dia pulang sore nanti ngga apa apa kan"?,
"Kerjaan Aku belum kelar soalnya",
"Iya ngga apa apa El",
"Btw makasih yah udah mo jagain Dia",
"Sorry yah kalo Dia ngerepotin",
"Iya ngga apa apa Fin",
"Dia sama sekali ngga ngerepotin aku kok",
"Justru Aku senang kok sama Dia",
Dolfin tersenyum mendengar penuturan Elis,
"Bagus deh kalo gitu",
"Ya udah aku tutup yah",
"Mo ngakak Anjeli makan siang",
"Ok El",
Elis pun memutuskan sambungan teleponnya,
"Ya udah yuk",
"Lets go"........!
Mereka berdua pun saling bergandengan tangan dan menuju parkiran lalu melaju dengan mobil milik Elis mencari restoran terdekat yang menjual bakso,
Setelah tiba di restoran,
Elis menggendong Anjeli memasuki restoran tersebut,
Mereka pun memesan Bakso untuk makan siang mereka bersama,
Setelah pesanan mereka tiba,
mereka berdua pun makan dengan lahap,
Terkadang mereka saling menyuapi dan tertawa bersama,
Tanpa mereka sadari,
ada seseorang yang sedari tadi sedang membuntuti mereka,
Siapa lagi kalau bukan Ari,
Walaupun Ia sudah berusaha mengikhlaskan Elis,
Namun tetap saja hatinya tak bisa melepaskan Elis begitu saja,
Ia begitu mencintai Elis karena kelembutan hatinya, dan tentu saja dengan kecantikannya yang terlihat sangat alami dan didambakan oleh para pria,
Pria manapun yang melihatnya pasti akan langsung jatuh hati dengan kecantikannya,
Kekecewaan Ari makin mendalam ketika Ia melihat keharmonisan Ibu dan Anak itu,
Namun Cintanya yang lebih besar melebihi rasa sakitnya,
Ia rela menahan sakit hatinya asalkan selalu melihat wajah Elis walaupun hanya dari kejauhan,
Aku ngga tau apa yang terjadi antara Kau dan Pak Dolfin El,
Entah Anjeli itu masa lalu mu atau bukan,
atau mungkin Pak Dolfin adalah Masa depanmu,
Tapi aku janji,
Aku akan selalu menjaga dan melindungimu di mana saja Kau berada,
Aku janji akan selalu ada di saat kau butuh,
Setelah selesai makan,
Elis membayar tagihan pesanan mereka,
Dan membawa Anjeli kembali ke Rumah Sakit,
Karena jarak Rumah Dolfin dan Rumah Sakit tempat Elis bekerja agak jauh,
sehingga Elis harus menunggu waktu kerjanya selesai barulah Ia bisa mengantarkan Anjeli pulang ke rumahnya,
Namun ketika mereka akan masuk ke dalam mobil,
Elis melihat ada toko pakaian anak anak di sebelah restoran tempat mereka makan tadi,
Elis lalu memandang Anjeli dari kepala hingga kaki,
Ia pun memikirkan sesuatu,
"Sayang",
"Mama punya ide",
"Yuk",
"Kemana Ma",
"Udah ikut Mama aja yah",
Elis menggenggam tangan Anjeli dan masuk ke dalam toko pakaian tersebut,
lalu memilih sepasang pakaian dan sendal untuk Anjeli,
setelah itu mereka pun kembali ke Rumah Sakit,
Setibanya di Rumah Sakit,
Elis lalu menggantikan pakaian Anjeli dengan pakaian yang baru Ia beli tadi,
"Nah",
"Gimana"?,
"Nyamankan"?,
"Iya Ma",
"Bajunya bagus",
"Iya dong",
"Kan Mama yang pilih",
Mereka pun tersenyum bersama,
"Jeli main di sini dulu yah",
"Mama mo kerja dulu",
"Nanti Mama balik kok",
"Iya Mah",
Anjeli membaringkan dirinya di sofa,
Ternyata Elis baru teringat janjinya kepada Ari untuk makan siang bersama,
Ia lalu masuk ke ruangan Ari,
Terlihat Ari yang sedang mengutak atik komputernya,
"Ehm Ri"......!
"Hmmm",
"Apa"?,
"Maaf yah",
"Aku tadi harus urus Anjeli makan siang dulu",
"Ngga usah minta maaf deh",
"Aku cuman mau penjelasan kamu soal Anjeli",
Elis menarik nafasnya dalam dalam,
"Huuuuufffffttttttt",
"Ok",
"Dengerin aku",
Elis lalu menceritakan semuanya,
Mulai dari hubungan masa lalunya dengan Dolfin hingga bersama Anjeli saat ini,
Dolfin terkejut mendengar cerita Elis,
"El",
"Tapi kenapa kamu mo lakuin ini semua"?,
"Harusnya kamu itu menjauh dari Anjeli karena dia akan mempemgaruhi hubunganmu dengan Dolfin",
"Aku tau Ar",
"Aku hanya".........!
"Aku bahagia bersama Anjeli",
"Entah kenapa hatiku selalu tersentuh ketika melihat Ia bersedih",
"Hati siapapun akan tersentuh dengan kesedihan seorang anak kecil",
"Apalagi yang nasibnya seperti Anjeli",
"Aku tau Ar",
"Aku hanya ngerasa",
"Anjeli tuh beda dengan anak anak yang lain",
"Dia seperti penyemangatku",
"Setiap melihat wajahnya dan mendengae suaranya",
"Aku merasa seperti kesedihan, kekesalan, kesepian",
"Semuanya hilang begitu saja",
"Aku bahagian bersamanya Ar",
"Tolong jangan mengahakimiku dengan keputusanku ini",
"Aku yakin kamu adalah satu satunya sahabatku yang bisa ngertiin aku",
Seketika hati Dolfin tersentuh mendengar penuturan Elis,
"Baiklah",
"Kalau kamu senang",
"Aku juga ikut senang El",
"Makasih Ar",
Elis pun pamit dan kembali ke ruangannya.
#yey....
akhirnya author berhasil penuhin janji untuk kalian,
nih, udah Ekstra nya yah,
makasih untuk kalian semua yang udah baca,
pokoknya kalian jangan lupa ngakan teman dan keluarga kalian buat baca kisah ini yah,
karena semakin banyak viewers,
author semakin semangat ngupdate,
jangan lupa like and folow yah 🙏🤗