NovelToon NovelToon
Li Zie Sang Penawaran Racun Kaisar

Li Zie Sang Penawaran Racun Kaisar

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Ruang Ajaib / Balas Dendam
Popularitas:348.4k
Nilai: 5
Nama Author: Queen Fitria

Li Zie seorang dokter dari abad 21 justru mengalami kecelakaan, dan jiwanya justru berteransmigrasi ke tubuh seorang wanita lemah di jaman kuno.

Li Zie pun berniat membalas penderitaan wanita yang namanya juga sama, Li Zie. Ia pun menjadi tabib di sana dan fokusnya hanya mengumpulkan harta, ia juga memiliki ruang dimensi, Li Zie menyembunyikan identitasnya dengan sangat rapi.

Tapi bagai mana jadinya jika ketenangan itu hanya sesaat, karena pria yang berkuasa di dinasti Xuan. Yaitu Kaisar Xuan Long justru mengetahui identitas aslinya.

Seperti apa kelanjutannya? yuk mampir!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queen Fitria, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 33

Li Zie tidak perlu menggunakan Mata Dewanya karena ia sendiri yang membuat racunnya. Dengan gerakan yang terlihat sangat sakral dan penuh wibawa, Li Zie mengeluarkan dua jarum perak yang telah ia celupkan ke dalam Air Spiritual encer dari ruang dimensinya.

Wush!

Wush!

Jarum itu melesat cepat, menusuk titik syaraf di belakang telinga Selir dan Li Mei. Seketika, sensasi dingin yang menyejukkan mengalir ke seluruh wajah mereka, memadamkan rasa panas membakar yang menyiksa.

"Hah..." Li Mei mendesah lega, matanya membelalak. "Ibu... gatalnya... gatalnya hilang! Ini ajaib!"

Selir pun terpana. Rasa gatal yang tadinya seperti ribuan semut api menyengat kini hampir tak terasa sama sekali. "Luar biasa! Anda benar-benar Dewa Penolong, Tabib Agung!"

"Hm... ini bukan sekadar penyakit kulit biasa," suara Li Zie keluar dengan nada serak, berat, dan dalam, persis seorang kakek petapa yang telah hidup ratusan tahun. Ia mengelus janggut ekor kudanya dengan gerakan lambat yang penuh wibawa, membuat Selir dan Li Mei menahan napas ketakutan.

Di sampingnya, Ji Yu berdiri dengan tangan bersedekap. Wajahnya yang tampan terlihat sangat arogan, matanya menatap Selir dan Li Mei dengan pandangan merendahkan.

"Kalian beruntung Guru sedang ingin menerima tamu hari ini," cetus Ji Yu dengan nada angkuh yang dibuat-buat. "

Selir dan Li Mei hanya bisa menunduk, tak berani membantah pria muda yang terlihat seperti pendekar sakti.

Begitu rasa dingin menjalar dan gatal itu mereda, Li Zie tidak langsung membiarkan mereka pergi. Ia mencondongkan tubuhnya, membuat aura tekanannya terasa begitu berat hingga Selir dan Li Mei merasa sesak napas.

"Dengar," suara serak Li Zie terdengar seperti bisikan dewa yang menggelegar di telinga mereka. "Rasa gatal ini adalah peringatan dari langit. Ini adalah kutukan. Jika bukan Aku. Tidak akan ada tabib yang mampu mengobati kalian."

Selir gemetar mendengar ucapan sang tabib Agung, "Ku... kutukan, Tabib Agung?"

"Benar," lanjut Li Zie dengan nada dingin yang berwibawa. "Jangan pernah lagi kalian berani mengganggu wanita yang sedang sekarat di paviliun belakang kediaman menteri itu. Keberadaannya dilindungi oleh alam. Jika kalian berani menyentuhnya lagi atau bahkan sekadar mengganggu tidurnya, bintik-bintik ini tidak hanya akan merusak wajah kalian, tapi akan membusukkan daging hingga ke tulang."

Mata Li Mei membelalak horor di balik cadarnya. "Bagaimana kakek ini bisa tahu soal Li Zie dan paviliun belakang?!" batinnya menjerit.

Li Mei dan ibunya saling pandang dengan wajah pucat pasi. Di mata mereka, kakek petapa ini benar-benar sakti karena bisa melihat rahasia rumah tangga mereka tanpa pernah berkunjung.

"Wajah kalian perlahan akan kembali pulih. Tapi ingat kataku tadi tentang wanita itu. Karena aku tidak akan pernah sudi menolong kalian dengan bayaran seribu keping emas pun, " ujar Tabib Agung menatap kedua ibu dan anak itu yang sedang ketakutan.

"Sekarang pergi!" Ji Yu membentak kasar sambil mengibaskan tangannya, seolah mengusir lalat. Ji Yu melakukan itu karena dendam kesumat, lalu kembali berkata dengan dingin,"Jangan sampai kalian membawa sial di lapak Guru lebih lama lagi!"

Selir dan Li Mei membungkuk hormat lalu pergi dengan perasaan lega.

Setelah bayangan mereka hilang, Li Zie langsung menyandarkan punggungnya ke kursi kayu tua. Suara seraknya hilang, berganti dengan kekehan kecil yang nakal.

"Kerja bagus, Ji Yu. Akting aroganmu tadi boleh juga," puji Li Zie sambil mengusap kotak emasnya dengan sayang.

"Tentu saja, Guru. Karena Aku juga punya dendam pada ibu dan anak itu. Lalu Guru apakah mereka benar-benar akan berhenti mengganggumu setelah mendengar peringatan mistis tadi?" tanya Ji Yu sambil tersenyum miring.

Li Zie menyeringai licik dan berkata dengan sombong, "Aku rasa mereka akan ketakutan untuk kembali membuat ulah. Tapi jika berani berulah lagi bukan hanya wajah. Tapi seluruh tubuh yang akan menanggungnya. "

Selir dan Li Mei benar-benar kapok. Begitu sampai di kediaman, mereka langsung memerintahkan semua pelayan untuk menjauhi area paviliun belakang. Tak ada lagi pengawal yang datang menendang pintu.

 Mereka bahkan memerintahkan untuk mengirimkan jatah makanan terbaik, meski hanya diletakkan di depan gerbang paviliun tanpa berani masuk, karena takut kutukan dari kakek petapa itu kembali membakar kulit mereka.

Li Zie pun akhirnya bisa menikmati tidur siangnya dengan sangat tenang.

"Guru, lihat ini," bisik Ji Yu sambil membawa nampan berisi ayam panggang dan sup jamur mahal yang ia temukan di depan pintu pagi itu."Mereka sepertinya benar-benar menganggapmu sebagai dewi yang dilindungi langit," ujar Ji Yu dengan puas.

Li Zie yang baru saja bangun dan meregangkan tubuh di bawah selimut bulu rubahnya hanya menyeringai puas.

1
Frida
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Atik Kiswati
gk sabar tgg part selnjt nya .....
Atik Kiswati
lnjt....
Atik Kiswati
next....
tinie
begitulah jika sejak awak di didik untk merebut kekayaan orang lain
dan hanya harta yg ada dalam otaknya
Siska Sutartini
2x pengulangan ya Thor bagian ini
Fitria: Yang paling atas hanya kelanjutan, kak. Sayang kalo di buang, kalo ttp bab sebelumnya kepanjangan soalnya 😄
total 1 replies
Atik Kiswati
lnjt....
Setyowati Wati
buku jadul
Atik Kiswati
so suit bgt sih...😍
tinie
semangaaattt/Determined//Determined//Drool/
Fitria: Terimakasih, kk.
total 1 replies
tinie
kaisar bener bener bucin dah
untungnya tabib juga luluh sudah gak barbar lgi
karna cinta tulus sang kaisar
sasa adzka
🤣🤣🤣 Shen zhi dapat kaisar bucin gila ey.. protektif banget.. haissss aperut belum nongol aja bentuk nya sdh kaya itu.. apalagi perutnya esar.. haihhhhh bisa bisa mau cuci muka aja d lap sama kain basah aja sama kaisar😂😂😂😂
SENJA
hadeeeh matre 😤😂
SENJA
hebat kannnn 🤣🤣🤣
Fauziah Daud
lanjuttt
merry
bls tu bpkmu
jht mu
Yayuk Yuhanah
request anak kembar dong thor 🤣👍
Fitria: Ide bagus ini, biar pusing jagainnya ya🤣
total 1 replies
Iyus Iyus
kenapa skrng up nya gk pasti . mana cm satu doang ,trs pawang Reva jg gk up up tor
Iyus Iyus: ok di tunggu tor mks
total 3 replies
tinie
KLO bisa tunggu jangan beri kabar keluar dulu
supaya lebih hati hati lgo
tinie: semangaaatt/Good/
total 3 replies
Osie
thor request twins boleh gak ya🙏🙏🙏🙏
Fitria: Author usahakan biar lebih rame ya😄
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!