"Mulai besok kamu akan di pindahkan ke apartemen CEO, kamu bisa melakukan tugas mu disana. Gajimu akan dinaikan dua kali lipat. Dan ingat, jangan sampai membuat kesalahan. Ada yang ingin di tanyakan?" ucap Diki pada Kirana
"Maaf, Pak. Jika saya menolak apa konsekuensi nya?" tanya Kirana
"Tidak ada penolakan, karena kamu sudah menandatangani kontrak kerja selama satu tahun. Yang diperbolehkan, kamu hanya menyetujui dan menjalankan tugas mu dengan benar. Dan ingat, jangan ceritakan ke staff yang lain" ucap Diki
"Peraturan macam apa ini" ucap Kirana seraya membaca lembar demi lembar peraturan yang tertulis pada kertas di hadapan nya
Dari kantor CEO Steven menatap layar monitor cctv dari ruangan nya, menatap ekspresi Kirana seraya berkata
"Ide cemerlang ku bagus juga, aku jadi lebih leluasa menatap mu setiap hari. Kirana"
Senyum nakal menyeringai dari bibir seksi nya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mey Insta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Makan Malam
Hari sabtu tiba...
Lucas dan Silvia memenuhi undangan Hendra untuk jamuan makan malam
"Kirana, hari ini saya akan mengundang kolega saya untuk makan malam. Tolong kamu masakan makanan yang lezat" ucap Hendra
"Baik Pak" jawab Kirana, Hendra lalu berjalan keluar rumah menuju mobil dan berlalu pergi menuju kantor diantar Budi
Kediaman Lucas
"Ma, hari ini kita makan malam di rumah Pak Hendra. Beliau mengundang kita makan malam di rumah nya " ucap Lucas pada Silvia
"Baik, Pa" jawab Silvia
Kring... Kring... suara ponsel berdering
"Iya, Pa" jawab Steven melalui sambungan telepon nya
"Hari ini jangan lupa kita memenuhi undangan Pak Hendra untuk makan malam" jawab Lucas
"Steven nggak ikut ya Pa, Papa saja sama mama. Steven nggak enak badan" jawab Steven
"Tetapi sekarang kamu ada kontrak kerja dengan Pak Hendra nak, nggak enak kalau tidak datang" jawab Lucas
"Tapi baik lah kalau kamu masih merasa kurang sehat, biar kami yang datang " imbuh Lucas lalu menutup sambungan telepon nya
Selesai menerima telepon Steven melangkah menuju meja makan, dan menatap nya
"Biasanya kamu yang menyiapkan sarapan ku" ucap Steven
"Sudah sebulan aku belum bisa menemukanmu" gumam Steven dalam hati
Kemudian dia meletakkan dua lembar roti ke piring yang ada di meja makan di hadapannya. Mengoleskan selai ke lembaran roti nya dan membawa nya ke meja di depan televisi
Steven masih terus melamun, memutar pikirannya. Berusaha menemukan cara bagaimana menemukan Kirana
Makan Malam
Waktu menunjukan pukul 18:30, terlihat hidangan sudah siap di meja makan. Kirana menyiapkan semua masakan yang di pesan Pak Hendra.
"Selamat petang Pak Lucas dan Ibu Silvia, senang sekali anda bersedia datang memenuhi undangan saya. Mari silahkan masuk" ucap Pak Hendra menyambut kedatangan Lucas dan Silvia
"Wah, kami juga terimakasih sekali, suatu kehormatan sudah di undang makan malam" jawab Lucas
Mereka berjalan bersama menuju ruang makan
"Mari silahkan duduk Pak Lucas dan Bu Silvia" ajak Hendra seraya duduk di atas kursi meja makan
Terlihat Inah menuangkan minuman ke masing masing gelas yang sudah tersedia di atas mejea dan mengisinya hampir penuh
"Jangan sungkan Pak Lucas dan Bu Silvia" ucap Hendra seraya mempersilahkan mereka menikmati hidangan dia yang tersedia
Silvia lalu meraih sendok nasi di hadapannya dan mengisi piring di hadapan Lucas serta lauk ke piring suami nya dan ke piring miliknya di hadapan nya. Kemudian di susul Hendra melakukan hal yang sama lalu mereka mulai menikmati makan malam nya
Baru beberapa suap Silvia membawa sendok berisi makanan ke dalam mulutnya,
"Wah ini enak sekali masakannya" puji Silvia
"Wah terimakasih pujian nya, Bu Silvi" jawab Hendra
"Nanti saat selesai makan, saya akan memperkenal kan koki saya" ucap Hendra seraya tersenyum
Mereka menikmati makan malam hingga selesai, setelah menyelesaikan makan malam nya Hendra mengajak mereka menuju ruang keluarga
Terlihat Inah membersihkan meja makan dan merapikan nya kembali, membawa alat makan yang selesai di gunakan menuju dapur. Namun langkahnya terhenti saat Hendra memanggilnya
"Inah, bisa tolong panggil kan koki saya" ucap Hendra, yang dimaksudnya adalah Kirana
"Baik, Tuan" jawab Inah
Tak lama kemudian terlihat Kirana membawa langkahnya ke ruang keluarga dan menghentikan langkahnya tepat di belakang Silvia yang duduk bersama Lucas
"Iya, Pak Hendra" ucap Kirana
"Perkenalkan ini koki saya" ucap Hendra, kemudian Lucas dan Silvia berdiri dan memutar pandangan nya ke belakang
"Nama ny, Kirana" imbuh Hendra lagi. Seketika Lucas dan Silvi terkejut dan
"Kirana.." ucap Silvia seraya membawa langkahnya menghampiri Kirana
"Tante Silvia" ucap Kirana yang juga ikut terkejut saat menatap nya
"Aduh nak, Steven mencarimu kemana-mana. Tetapi sulit menemukanmu, nak" ucap Silvia
Hendra yang menyaksikannya terlihat bingung, lalu meminta Kirana untuk duduk dan bergabung bersama di ruang keluarga. Kemudian Hendra menceritakan bagaimana pertemuannya dengan Kirana
sampe traveling kmna mana hahaaa