Sonia adalah gadis muda yang di angkat menjadi seorang anak orang kaya. Dia di paksa menikah oleh ibu angkat nya dengan seorang pengusaha kaya yang bernama Jhon Alex. Jhon Alex adalah seorang pengusaha terkenal kaya raya yang punya segalanya akan tetapi dia sangat dingin dan bersikap kasar.
"Kamu adalah wanitaku mulai sekarang." Seru seorang laki laki yang tampan itu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Denia Abadi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 27
Pada saat Alex dan Adelia di sekap ternyata tim Raja sudah berhasil melumpuhkan Paman Ke sepuluh.
Adelia yang pingsan bersama Alex di bawa ke rumah sakit untuk perawatan Insentif.
Selang beberapa hari adelia terbangun..
"Aku dimana kenapa aku ada di sebuah mobil" Dalam hati
"Bos apa yang harus kita lakukan,Anak gadis ini Koma selama tiga hari karna Shok berat dan aku rasa ke adaan nya akan semakin memburuk" Sahut orang yang menelpon.
"Aku harus bisa kabur" Terus pura pura pingsan.
"Iya..iyaa..ini aku akan pergi dulu ke Pom bensin untuk isi bensin. Nanti aku kabari lagi Bos" Menutup telpon.
Adelia yang merasa ada kesempatan membuka pintu mobil dengan perlahan dan kabur dalam keadaan lemah.
"Huuhhh...huh...( Ngos ngosan) Akhirnya aku bisa kabur" Tenang
"Hey gadis kecil mau kabur kemana kamu" Teriak
Adelia yang mendengar langsung berlari ke arah taman bermain dan tiba tiba.
Titttt....Tit....Tit... kelakson mobil berbunyi.
Cit.....Suara mobil mengerem dadakan lalu tiba tiba Brak..
"Tuan yolanda sepertinya kita menabrak seorang gadia muda" Sahut Supir
"Apa.. Baik kita selamat kan dia dan Bawa dia ke rumah sakit terdekat" Sahut Bob Shikin Yolanda
Sesampainya di rumah sakit Anak gadis yang di tabrak itu ternyata hilang ingatan karna luka parah di kepala.
Sejak Saat itu Alex dan Adelia tidak pernah bertemu lagi.
Setelah Sonya mendengar cerita dari Jhon sonya pun mengalami sakit kepala yang sangat Hebat.
"Ahhhh kepala ku..." Kesakitan
"Kamu kenapa?" Kaget
"Ahhh sakit....ahhhhh" Kesakitan
"Dexi...Mami...kemari cepaat" Teriak
Dexi dan semua keluarga menghampiri Sonya dan alex yang kesakitan.
"Apa yang terjadi ini kak?" Sahut dexi
"Dexi periksa dia cepat. Dia kesakitan setelah dia mendengar cerita Adelia" Panik
"Baik kak minggir sebentar" Segera jongkok
Dexi memeriksa nadinya yang sangat lemah.
"Bawa dia Ke kamar" Segera berlari mengambil perlengkapan kedokterannya
Alex yang panik dan bersalah terus mondar mandir di depan kamar Sonya.
"Aku tidak mau kehilangan wanita yang ku sayang untuk kedua kalinya" sambil memukul tembok
Bruk... tembok yang begitu kokoh pun retak dan ancur seketika.
"Sabar sayang Sonya pasti baik baik saja" Memeluk
"Kakak Sonya sudah Siuman" Seru Dexi
"Ini dimana? Mengapa kepala ku sakit sekali" Berbicara menggunakan bahasa Yunani
"Sonya kamu sudah Sadar" Alex mendekat dan memeluk
"Siapa sonya Aku adalah X. Anda salah orang" Menggunakan bahasa yunani
"Apa yang terjadi dengan Ku" Bahasa yunani
"Kamu adelia..."Semua orang tercengang
"Ehh bukan maksud ku aku adalah X" Nada lembut dan masih bingung bicara pake bahasa yunani
"Dexi ada apa ini sebenarnya" Sahut Alex
"Kak sepertinya kamu hanya bisa menemukan jawaban nya jika kamu memeriksa Tanda di Dekat Dadanya." Cangum
"Buka bajumu" Serius
"Dasar bajingan. Mati saja sana" Kemukul Dada Alex
Bukk....
"Ahh Adelia...kamu adalah adelia" langsung memeluk
"Aku adalah X. Kamu siapa?" Tegas
"Adelia aku adalah Alex Calon tunangan mu" Terus memeluk
"Anda salah orang.. Brengsek lepaskan aku" Berontak
"Adelia ini aku Alex. Kita pernah berjanji akan menikah di saat kita dewasa. Dan sekarang kita sudah dewasa" Terus memeluk
"Alex..Apa kamu Jhon si cengeng" Kaget
"Iya aku adalah Si cengeng itu" melepaskan pelukan nya
"Ahhhh...Alex akhirnya aku menemukan mu" Memegang tangan Alex
Catatan:
Saat ini ingatan adelia memang sudah balik lagi. Tapi karna dia masih lemah jadi agak linglung.
"Kakak ini ingat kah kamu pada kami" Seru Rexi
"Ahh siapa kalian" Bingung
"Aku Rexi,Ini Rexo,Dan Ini Dexi" bahagia
"Ahhhh si kembar dan si manja yahh" senyum bahagia
"Dan inu adalah Mami Alisya" Mengingat ngingat "Mami masih sama. Mamih masih seperti dulu" Seru Sonya.