NovelToon NovelToon
Suamiku Dan Wanitanya

Suamiku Dan Wanitanya

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1M
Nilai: 4.8
Nama Author: green veil

Winda adalah seorang wanita berumur 32 tahun yg sudah menikah dengan Ardi yg berumur 38 tahun.
Pernikahan mereka sudah memasuki umur 7 tahun, akan tetapi belum juga dikaruniai seorang anak.
Winda merasa bahwa hidupnya tidak lengkap bila belum menjadi seorang Ibu.
Keinginannya untuk mempunyai anak sampai membuatnya putus asa.
Sampai suatu saat dimana dia diperkenalkan suaminya denga orang yang bernama Mina....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon green veil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB XXVII

Ardi yang mendengar hal itu merasa bersalah

kepada kakaknya, walau bagaimanapun sebenarnya dia tidak ingin menyusahkan

kakaknya. Tapi mau bagaimana lagi, saat ini dia tidak bisa mengontrol

perasaannya.

“Kamu kenapa lagi Di?” tanya Lela.

“Nggak apa-apa kak” jawab Ardi.

“Nggak mungkin, sampai kamu kayak tadi nggak

mungkin kalau nggak ada masalah” kata Lela tidak percaya atas jawaban Ardi.

Ardi yang didesak kakaknya kemudian menjawab,

“Mina mengajukan tes DNA kak di Pengadilan”

jawab Ardi.

Lela terdiam mendengar jawaban Ardi. Dia

berpikir apakah pikirannya selama ini benar bahwa Bimo bukan anak Ardi karena

tidak ada kemiripan sama sekali dengan Ardi.

“Ya sudah, ditunggu saja hasilnya. Lagipula kamu

masih punya Arjuna, anak dari Winda. Walaupun kamu baru mengenal Arjuna satu

bulan ini, dia tetap anak kandungmu, darah dagingmu. Dan bila Bimo yang selama

ini kamu sayangi ternyata bukan anak kandungmu, ikhlaskan saja” kata Lela.

Ardi terdiam mendengar kata-kata Lela. Dia

sudah terlanjur menyayangi Bimo sebagai anaknya dan masih berharap Bimo adalah

anak kandungnya.

“Aku baru mengenal Arjuna satu bulan ini dan

baru bertemu dia satu kali Kak, sulit rasanya menggantikan perasaanku ke Bimo

dengan Arjuna” jawab Ardi.

Lela terdiam, dia berpikir untuk mendekatkan

Ardi dengan Arjuna supaya Ardi bisa melupakan Bimo jika Bimo bukan anaknya.

“Kakak akan bicara dengan Winda, supaya dia

bisa mempertemukanmu dengan Arjuna. Walau bagaimanapun kamu menyayangi Bimo dan

tak bisa digantikan dengan Arjuna.... Arjuna adalah anak kandungmu, yang sudah

kamu tunggu-tunggu selama sekian tahun dengan Winda” kata Lela.

Lela segera menghubungi Winda menceritakan

apa yang terjadi, Lela dan keluarga masih berharap Winda bisa kembali dengan

Ardi.

.....................................

Winda yang mendengar keadaan Ardi setelah

ditinggal Mina dan Kakak Ardi memintanya untuk membawa Arjuna untuk menenangkan

Ardi merasa marah karena seperti dimanfaatkan. Akan tetapi Winda menyanggupi

permintaan Lela untuk membawa Arjuna bertemu dengan Ardi karena Arjuna berhak

mengenal dan mendapat kasih sayang dari Ayah kandungnya.

.............................

Hari Minggu, Winda berpamitan kepada

orangtuanya untuk pergi ke rumah Ardi untuk mempertemukan Arjuna dengan Ardi.

Dia menjelaskan keadaan Ardi kepada orangtuanya yang membuat orangtuanya

senang,

“Kapok tu Ardi. Kualat! Siapa suruh ninggalin

kamu!” kata Ibu Winda.

Winda hanya terdiam, tidak menjawab perkataan

Ibunya.

“Kalau kamu mau bawa Arjuna ke rumah Ardi ya

segera saja mumpung masih pagi. Supaya siang kamu bisa pulang. Ingat, jangan

mau kalau disuruh menginap di rumahnya. Kalian sudah bercerai, tidak pantas.

Kalau bisa bertemu di rumah Mbak Lela saja jangan di rumah Ardi, walau

bagaimanapun Ardi masih berstatus suami orang” kata Ayah Winda bijak.

“Ya sudahlah kalau memang begitu baiknya.

Arjuna juga berhak dapat kasih sayang dari Bapaknya” kata Ibu Winda kemudian.

Kemudian Winda berpamitan dengan Ayah dan

Ibunya untuk pergi ke rumah Lela.

“Pak, kok anak kita yang disuruh ke sana bawa

Bimo? Kenapa nggak Ardi dan keluarganya saja yang ke sini?” tanya Ibu Winda

kepada Ayahnya.

“Kamu mau Bu bertemu dengan Ardi dan

keluarganya di sini?” tanya Ayah Winda.

“Ya nggaklah. Masih sakit hati aku! Anakku

dibuat menderita oleh Ardi” jawab Ibu Winda.

Mereka berdua menghela nafas panjang kemudian

mereka masuk ke rumah setelah Winda sudah berangkat.

.......................................

Sampai di rumah Lela, Winda dan Arjuna

disambut hangat oleh keluarga Lela. Di sana juga ada Ardi yang menyambutnya

dengan senyuman. Winda hanya membalas dengan senyum saja tanpa berkata apa-apa

kepada Ardi.

Winda menyerahkan Arjuna kepada Lela yang

kemudian diserahkan ke Ardi supaya Ardi menggendong Arjuna.

Winda pura-pura tidak memperhatikan Ardi

ketika dia menggendong Arjuna. Winda bercakap-cakap dengan anggota keluarga

Ardi yang lain.

“Win, kamu mau menginap di sini?” tanya Lela

kepada Winda.

“Tidak Kak, nanti siang saya pulang. Masih

banyak kerjaan. Lagipula Ayah dan Ibu tidak bisa berpisah lama-lama dengan

Arjuna” jawab Winda.

“Maaf ya Win, ngerepotin kamu bawa Arjuna ke

sini” kata Lela lagi.

“Tidak apa-apa Kak. Biar Arjuna bisa dekat

dengan keluarga sini juga” jawab Winda.

“Ayo kapan-kapan kita pergi piknik bareng

ajak Arjuna juga. Gimana menurutmu Win?”

“Ya tidak apa-apa Kak kalau saya bisa”

“Nanti kita pergi ke kota TM trus menyewa

Villa di sana. Kita bisa tidur di sana. Berangkat siang aja, trus menginap di

sana biar bisa jalan-jalan di sana. Bagaimana?”

“Ya Kak” jawab Winda.

Winda tidak bisa menolak permintaan Lela

karena sungkan. Lagipula biasanya Lela hanya punya rencana saja tanpa direalisasikan,

pikir Winda.

Keluarga Ardi berebut untuk mengajak Arjuna.

Mereka merebutkan Arjuna. Arjuna yang merasa tidak nyaman kemudian menangis.

“Win, Arjuna menangis” kata Lela.

Winda kemudian mengambil Arjuna dan meminta

ijin untuk menggunakan salah satu kamar untuk menyusui Arjuna. Setelah Arjuna

tenang kemudian tertidur, Winda keluar kamar,

“Arjuna tidur ya?” tanya Mitha.

“Iya Mit” jawab Winda

“Yaaah nggak seru deh kalau tidur. Boleh

digangguin nggak biar bangun?” tanya Mitha lagi.

“Kasihan Mit, biar tidur dulu ya” jawab

Winda.

Kemudian mereka mulai ngobrol lagi,

“Tidurin sini aja si Arjuna” kata Lela

menyuruh Winda menidurkan Arjuna di kasur yang berada di ruang keluarga.

Winda menaruh Arjuna, kemudian,

“Kak, nanti saya jam  satu pulang ya” kata Winda.

“Kenapa buru-buru?” tanya Lela.

“Takut kesorean pulangnya” jawab Winda lagi.

“Ya kalau kesorean biar diantar Ardi” kata

Lela lagi

Ardi yang mendengar hal itu merasa punya

harapan untuk mengantar Winda dan Arjuna.

“Nggak usah Kak, saya sudah bilang sama Bapak

Ibu kalau jam segitu mau pulang. Kalau saya tidak, nanti malah mereka cemas”

jawab Winda.

Ardi yang mendengar jawaban Winda menjadi

kecewa. Selama ini Winda tidak pernah menolak permintaannya, apalagi kakaknya.

Biasanya Winda sangat sungkan dengan Lela.

“O ya sudah kalau gitu. Nanti di jalan

hati-hati ya”

................................

Winda sampai di rumah sekitar pukul tiga,

kemudian orangtuanya bertanya,

“Kok baru pulang Win?” tanya Ibunya merasa

tidak senang.

“Tadi mereka masih ingin bermain dengan

Arjuna Bu” jawab Winda.

“Ya sudah. Untung kamu nggak disuruh tidur

sana. Enak aja pas ada masalah aja mereka hubungi kamu. Pas lagi senang-senang

aja mereka nggak pernah sekalipun hubungi kamu. Minimal nanya kabar kek...

itupun nggak. Arjuna lahir mereka nggak tahu. Mereka sama sekali nggak peduli

sama kamu!” kata Ibu Winda sebal.

Winda yang mendengar hal itu menjadi sedih

karena dia merasa dia sudah salah memilih laki-laki untuk menjadi suaminya.

Laki-laki yang membuat dirinya dan orangtuanya sakit hati.

“Maaf ya Bu” kata Winda.

“Minta maaf buat apa?” tanya Ibu Winda.

“Maaf, Winda sudah memilih laki-laki yang

salah” jawab Winda.

“Nggak usah minta maaf, itu bukan salah kamu.

Lagipula kita juga nggak tahu Ardi orangnya kayak gitu”.

1
Maria lace W
cih wis cerai mantan dah kawin msh aja didatengin rmh nya....peduli amat, siapa yg mau nengok ya monggo dateng ke rmh cewek..bkn cewek.mantan istri datengin rmh mantan nya
Sri Wahyuni
dasar Winda bodoh, sudah disakiti masih berharap mau kembali
Shinta Dewiana
bodoh bodoh bodoh.
Shinta Dewiana
jgn bodoh winda...biar mereka yg ke rmhmu...
Shinta Dewiana
akhirnya....wk.wk..wk...
Shinta Dewiana
ardi sm keluarganya mau menang sendiri...winda bodoh
Shinta Dewiana
dasar lemah rasain tu gmn sakitnya di selingkuhin.
Shinta Dewiana
pokoknya jg sampekdeh winda balikan sm ardi...
Shinta Dewiana
hedeh..dg winda enggak da pernah ke rmh mertua...dasar ardi
Shinta Dewiana
hedeh enggak banget deh...winda pula yg ke situ....
Shinta Dewiana
yaaaa..masak jodonya tua banget sih thor
Shinta Dewiana
ha...ha..ha....
Shinta Dewiana
nah kan mulai deh
Shinta Dewiana
tunggu lah nyesel begitu tau bimo bkn anaknya..nangis darah deh...
Shinta Dewiana
ah.malas banget klu ujung2nya winda balikan sm ardi
Shinta Dewiana
mantap winda...senangat trus...
Shinta Dewiana
nah gitu dong winda br seru...suami kayak gitu tdk perlu di pertahankan...pezina.
Hotma Gajah
kurang greget...
mending bobo...
Hotma Gajah
kayak cerita ikan klepek2 bukan ikan terbang lagi😃😃😃
Hotma Gajah
thor...
bikin kesel/eneg dehhh..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!