NovelToon NovelToon
Syahdunya Cinta Pertama

Syahdunya Cinta Pertama

Status: tamat
Genre:Cintapertama / SPYxFAMILY / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Teen Angst / Tamat
Popularitas:131.9k
Nilai: 5
Nama Author: Melaheyko

Cerita ini hanya cerita sederhana dengan latar tahun 2010-2021

Kaniraras akhirnya jatuh ke dalam jurang atas kebohongan yang dia lakukan. Masalah demi masalah membuatnya perlahan tertekan, cacian dan makian serta bullying yang dia rasakan membuatnya semakin hancur dan terpuruk. Terlebih lagi kondisi sang Ayah membuatnya mendapatkan kabar tak menyenangkan bahwa dia tidak bisa melanjutkan sekolah dan menggapai cita-citanya sebagai seorang guru. Alih-alih pasrah dan menyerah, akhirnya Kaniraras meninggalkan kampung halamannya untuk mengadu nasib ke kota. Namun sayang, kehidupan di kota perlahan mengubah sikapnya dan menambah buruk kebiasaan yang sering dilakukannya. Kaniraras kehilangan satu persatu apa yang dia impikan, dan satu-persatu orang yang dekat dengannya. Kaniraras harus bisa berubah dari sifat buruknya jika dia ingin kehidupannya berjalan seperti semestinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Melaheyko, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

TEMAN TERBAIK

KANI mengedarkan pandangan saat semua orang memperhatikan kedatangannya. Kani menunduk dan menyumbat telinganya, lebih baik mendengarkan musik daripada mendengarkan sindiran mereka yang tak tahu apa-apa tapi bersikap paling tahu segalanya. Kani sebenarnya dilarang sekolah tapi dia bosan di rumah, walaupun takut tapi dia percaya Amarendra akan menjaganya.

“Angkat dagumu, untuk apa menunduk begitu.” Suara itu tepat di sebelahnya, Kani menarik Hoodie jaketnya dan tersenyum melihat Amarendra. Keduanya berjalan bersama walaupun menjadi sorotan kemudian berpisah dan saling mengirimkan pesan.

Saat masuk ke dalam kelas masih sepi, kemudian muncul Yana dan menyapa.

“Yan, apa semua orang di sekolah tahu tentang gosip itu? Apa mereka percaya bahwa aku hamil sampai mereka semua menatapku aneh?” ujar Kani dan Yana yang akan pergi ke tempat duduknya berbalik badan, mendekat.

“Mereka tahu segalanya, bahkan Heri sempat dipanggil guru BK. Ada yang percaya ada yang biasa saja, mereka yang paham seperti apa Kaniraras tak akan mudah terprovokasi. Mungkin kamu juga akan dipanggil guru, itu salah paham, tak perlu ada yang ditakutkan. Datang padaku jika butuh bantuan dan...untuk sementara jangan terlalu dekat dengan Reva, Citra, ataupun Teti. Si kembar apalagi, kamu tak tahu bagaimana mereka di belakangmu.” Suaranya melemah ketika menyebut nama-nama itu. Kani mengangguk dan dia juga baru ingat bahwa Amarendra sering mengingatkan hal yang sama dan bisa-bisanya dia mengabaikan itu.

Apa yang dikatakan Yana terjadi, Kani dipanggil, tak ada yang serius dan harus dia khawatirkan karena semuanya sudah selesai dan wali kelasnya hanya mengatakan agar ia bisa lebih baik lagi dalam menjaga diri apalagi ketika bepergian dan jangan sampai kejadian tersebut mempengaruhi kualitasnya, wali kelas sangat takut jika Kani terpengaruh dan nilainya menurun. Kemudian Kani dipersilakan kembali dan saat dia keluar, dia sudah ditunggu teman-temannya, Kani diam saat bahunya dirangkul Reva.

“Syukurlah kamu sudah kembali.” Reva begitu antusias, padahal Kani tahu segalanya dan bahkan Dahlia mengatakan bahwa Reva yang paling heboh menggembar-gemborkan masalah kemarin di sekolah. Pertemanan macam apa ini? Hanya menyeringai sinis dan tidak memedulikan apa pun yang dikatakan mereka yang selalu tampil baik di hadapannya dan di belakang beda lagi. Padahal sejak dulu dia selalu berusaha menjaga pertemanan ini. Dia kira yang lain juga sama tapi nyatanya dia yang bodoh.

Saat jam istirahat, Kani dilarang Amarendra untuk mendekatinya, Amarendra takut setelah melihat banyak yang terpengaruh dengan gosip tersebut dan semakin heboh setelah Kani muncul kembali. Kani akhirnya dia memilih diam di kelas.

Saat pulang sekolah, Kani melihat kelas Amarendra sudah hening, entah kenapa. Dia berjalan sendiri dan mendadak mematung saat punggungnya dilempari sesuatu, terasa basah. Kani berbalik badan. Kani menutup matanya saat Arif melemparkan plastik bening yang diisi dengan air bau amis, mungkin air empang di samping sekolah karena warnanya juga hijau.

Kani membuka matanya karena dia tak merasakan apa-apa lagi. Tapi dia malah melihat Amarendra yang basah dan melemparkan tasnya kepada mereka.

Kani menjerit saat Amarendra menendang perut Arif sampai laki-laki itu jatuh tersungkur.

“Hidupmu memang hanya bisa mengganggu perempuan!” teriak Amarendra murka dan Kani mendekat.

“Kurang ajar!” bentak Citra, mendorong Amarendra dan Reva membantu Arif berdiri.

Kani lekas menarik lengan Amarendra dan meraih tas ransel yang teronggok. Arif melawan dan melemparkan plastik itu lagi mengenai tengkuk Amarendra. Amarendra tak peduli, dia menyeka pipi Kani yang basah terkena sedikit.

“Ke sini kamu Maren kalau berani.” Arif berteriak-teriak menantang dan guru keluar dari ruangan mereka, membentak-bentak agar semuanya bubar. Amarendra menarik tangan Kani, membawanya lekas pergi.

Kani terus menatap Amarendra yang menahan amarah sampai tak mau mengatakan apa-apa. Setelah keduanya keluar meninggalkan sekolah, Amarendra melepaskan tangannya.

“Kamu menendangnya, Maren.” Kani berbisik dan Amarendra diam. “Aku takut ada masalah.”

“Masalah adalah teman terbaik bagiku.” Amarendra berbalik dan mengambil tasnya. “Pulang, akan aku perhatikan dari jauh.”

Kani diam sambil memandang dan Amarendra tersenyum, barulah Kani merasa lega melihatnya. Keduanya melangkah kembali, menyusuri gang sempit, kemudian berpisah. Amarendra menepati ucapannya, memperhatikan dari jauh.

1
Mami Sholli
kaaak karya2nya diaudioin doong
R_Bell
Hidup miskin, banyak anak, merokok pula.
Usia pun baru 36 tahun, umur berapa menikah anak udah kelas 3 SMP?
Merokoknya itu loch yg jadi masalah besar.
Queen's
hii, aku suka ceritanya dan udah aku likee hehe.

btw ijin promosi juga ya kak,

cek profil aku ada cerita terbaru judulnya

THE EVIL TWINS

atau langsung tulis aja judulnya di pencarian, jangan lupa mampir dan favorit kan juga ya.

terima kasih
🌻 G°°Rumai§ha°° 🌵: Bagus
total 1 replies
apiii
Inget waktu kecil wkwk
Driyas Tutik
kesuwen
Driyas Tutik
aamiin 😂
Driyas Tutik
banting kekasur ajalah ren 🤭
Driyas Tutik
entah kenapa selalu muak sama yg namanya heri,inget orang masalalu yg kurang ajar heri juga namanya
𝕸y💞𝕄𝕆𝕆ℕ🍀⃝⃟💙
Reva nih biang keroknya
𝕸y💞𝕄𝕆𝕆ℕ🍀⃝⃟💙
ish Kani.. jahat banget mulut nya.. kasian dikit sama bpk kamu dong.. kek anak gak tau diri aja 🤭
𝕸y💞𝕄𝕆𝕆ℕ🍀⃝⃟💙
hadeh bocah blm kelar puber pakai ngomong kepemilikan, kocak kau Her 🤣
𝕸y💞𝕄𝕆𝕆ℕ🍀⃝⃟💙
hari Senin hari rempong nasional 🤭
SUMI 🐊🐊
Masya ALLAH suami yg begini yg harus sangat di syukuri keberadaan nya
SUMI 🐊🐊
siap² apa Maren 😆😆😆
𝕸y💞Sharie æ⃝᷍𝖒
ko kasur goyang kaga ada kak mel
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
kani sudah bahagia ....di tunggu bonchap nya kak mel
shasikirani🐔,🎂🎂🎉🎊
ko tulisanya end kak mel
SM06 💜💜💜💜💜💜💜
akhirnya kebahagiaan mendatangi mereka juga 😊😊😊
SM06 💜💜💜💜💜💜💜
udh mau gassfoll aja sih kalian, d ketuk kan 😅😅😅
🐊⃝⃟SUMI🐊⃝⃟🐊⃝⃟(HIATUS)
otw kondangan nih kali aja nemu cogan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!