NovelToon NovelToon
Kebangkitan Istri Yang Direndahkan

Kebangkitan Istri Yang Direndahkan

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Selingkuh / Penyesalan Suami
Popularitas:76.9k
Nilai: 5
Nama Author: Santi Suki

Astrid mengorbankan segalanya untuk keluarga. Namun, pengorbanannya justru dibalas dengan hinaan.

Setelah melahirkan, tubuh Astrid berat badannya naik drastis hingga membuat Lucas, suaminya yang seorang dokter, merasa malu memiliki istri sepertinya. Tak hanya itu, Marta, sang mertua, juga menganggap Astrid sebagai wanita tidak berguna karena tidak memiliki pekerjaan maupun prestasi yang bisa dibanggakan.

Puncaknya terjadi saat Lucas dan Marta mempermalukannya di depan banyak tamu undangan. Harga dirinya diinjak-injak tanpa belas kasihan, seolah seluruh pengorbanannya selama ini tidak pernah berarti. Hari itu, Astrid memutuskan untuk berhenti menangis.

Dengan bantuan Mateo, Astrid bangkit dan mengubah hidupnya. Saat satu per satu kesuksesan berhasil diraihnya, orang-orang yang dulu merendahkan mulai menyadari kesalahan mereka.

Kini giliran mereka yang memohon, sementara Astrid tak lagi peduli. Karena ada penghinaan yang bisa dimaafkan, tetapi tidak pernah bisa dilupakan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Santi Suki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17

Julio membuka koper tersebut perlahan. Bunyi pengait logam yang terbuka terdengar jelas di tengah ruangan yang mendadak sunyi. Di dalamnya tersusun puluhan dokumen, laporan transaksi, salinan rekening, dan beberapa foto yang sudah dikelompokkan dengan rapi.

Mateo yang berdiri di samping meja langsung mengernyit. "Banyak sekali."

Julio mengangguk pelan. "Aku mengikuti Lucas hampir satu bulan penuh."

Astrid yang sejak tadi duduk dengan kedua tangan saling menggenggam merasakan jantungnya mulai berdebar lebih cepat.

"Apa saja yang kamu dapat?" tanyanya pelan.

Julio menarik napas sebelum mengeluarkan beberapa lembar laporan dari dalam koper. "Apartemen itu hanya sebuah permulaan dari rahasia yang Lucas sembunyikan."

Mateo menatap Julio. "Maksudmu apa?"

Tanpa menjawab, Julio meletakkan beberapa salinan rekening bank di atas meja. "Lihat ini!"

Astrid mengambil salah satu dokumen. Semakin lama ia membaca, semakin pucat wajahnya.

"Lucas punya rekening lain. Rekening di bank yang berbeda."

Astrid langsung mengangkat kepala. Dia tidak menyangka Lucas begitu rapat menyimpan kebusukannya.

Julio menunjuk salah satu lembar laporan. "Dan rekening ini tidak pernah muncul dalam dokumen keuangan yang pernah kamu lihat."

Astrid menunduk lagi. Matanya bergerak cepat membaca deretan angka yang tercetak di sana. Lalu napasnya tertahan. Saldo rekening itu mencapai belasan miliaran rupiah. Jumlah yang bahkan membuat kepalanya terasa ringan.

"Mana mungkin Lucas punya uang sebanyak ini." Suara Astrid nyaris tidak terdengar.

"Aku juga berpikir begitu saat pertama kali melihatnya," jawab Julio.

Mateo mengambil salah satu dokumen dan membacanya beberapa saat. Rahangnya perlahan mengeras.

"Astaga. Lucas menyembunyikan uang yang banyak darimu, Astrid."

Julio kembali mengeluarkan berkas lain. "Awalnya aku mengira uang itu berasal dari investasi atau klinik."

"Lalu?" tanya Mateo.

"Ternyata tidak sesederhana itu."

Julio menunjuk beberapa transaksi yang sudah diberi tanda. "Aku menemukan transfer rutin dari beberapa perusahaan farmasi."

Astrid mengernyit. "Transfer untuk apa?"

Julio tidak langsung menjawab. Ekspresinya berubah lebih serius.

"Diduga sebagai imbalan karena menggunakan produk mereka di rumah sakit."

Astrid membeku beberapa detik, lalu membuka mulut tanpa suara. "Dana gelap."

"Transaksi ilegal," ucap Mateo perlahan.

Julio menatapnya. Lalu, mengangguk pelan. "Iya. Lucas diduga menerima suap."

Kalimat itu terasa seperti pukulan yang menghantam tepat di dada Astrid. Wanita itu langsung kehilangan kata-kata.

Selama ini ia tahu Lucas egois. Ia baru tahu Lucas tukang pembohong. Ia bahkan sudah menerima kenyataan bahwa suaminya berselingkuh. Tetapi menerima suap? Melakukan pelanggaran hukum?

Astrid tidak pernah membayangkannya. Belum sempat ia mencerna semuanya, Julio kembali membuka map lain.

"Ini belum selesai."

Mateo mengusap wajahnya kasar. "Masih ada lagi?"

Julio mengangguk. "Banyak."

Detektif itu mengeluarkan beberapa dokumen baru. "Kali ini dari perusahaan alat kesehatan."

Astrid langsung teringat proposal-proposal pembelian alat medis yang pernah ditemukan di ruang kerja Lucas. Proposal yang nilainya jauh lebih rendah dibanding angka yang selama ini ditunjukkan Lucas kepadanya.

"Mereka juga?" tanya Astrid pelan.

"Iya." Julio menunjuk beberapa transaksi. "Ada indikasi Lucas menerima komisi pribadi dari beberapa vendor."

Astrid menutup matanya sesaat. Kepalanya mulai terasa berdenyut. Satu kebohongan belum selesai, kebohongan lain kembali muncul.

"Astaga. Ini sungguh gila!" Suara itu keluar begitu saja dari bibir Astrid.

Julio menatap Astrid dengan hati-hati. Seolah sedang memilih kata-kata yang paling tidak menyakitkan. Namun pada akhirnya, tidak ada cara yang tidak menyakitkan untuk menyampaikan kebenaran seperti ini.

"Ada satu hal lagi." Julio mendorong beberapa dokumen ke arahnya.

Astrid perlahan mengangkat kepala.

"Aku membandingkan laporan investasi yang diberikan Lucas kepadamu dengan transaksi asli yang berhasil aku dapatkan."

Jemari Astrid mulai terasa dingin. "Lalu?"

Julio terdiam beberapa detik. Kemudian berkata pelan, "Sebagian uang yang kamu berikan tidak pernah digunakan sesuai laporan yang diberikan kepadamu, Lucas gunakan uang itu untuk bayar keluarga korban malpraktek, tiga tahun lalu."

Ruangan mendadak sunyi. Bahkan suara pendingin ruangan terdengar jelas.

Astrid menatap Julio tanpa berkedip. Bibirnya bergetar dan matanya mulai memanas.

Julio mengangguk perlahan. "Sejak awal Lucas memang merencanakan penipuan itu kepada kamu agar bisa mendapatkan uang yang banyak dalam waktu singkat."

Kalimat itu akhirnya menghancurkan benteng yang selama ini berusaha dipertahankan Astrid. Air mata mulai memenuhi matanya. Pria yang selama ini ia percayai sepenuh hati ternyata menipu dirinya habis-habisan. Dengan dalih membangun masa depan mereka bersama.

Mateo bergeser mendekat lalu duduk di sampingnya. "Astrid, kamu tidak sendiri."

Kalimat sederhana itu justru membuat dada Astrid semakin sesak. Ia menundukkan kepala, sebelum air mata akhirnya jatuh, dia langsung menghapusnya.

Julio membiarkannya beberapa saat. Memberi Astrid waktu. Memberinya ruang untuk menerima kenyataan yang baru saja menghantam hidupnya.

Kemudian pria itu kembali berbicara. "Astrid. Kamu harus mulai mempersiapkan langkah berikutnya."

Wanita itu perlahan mengangkat kepala. "Apa maksudmu?"

Julio menatap Mateo sesaat sebelum kembali menoleh kepadanya. "Kamu membutuhkan pengacara."

Mateo langsung mengangguk setuju. "Bukan pengacara biasa. Kamu membutuhkan pengacara yang bisa menangani perceraian sekaligus kasus keuangan."

Ruangan kembali hening. Astrid menatap seluruh dokumen yang memenuhi meja. Satu per satu bukti kebohongan, pengkhianatan, dan penggelapan dana keuangan.

Lucas bukan hanya suami yang berselingkuh. Dia juga seorang penipu yang selama bertahun-tahun hidup di balik topeng kesempurnaan.

Perlahan Astrid mengangkat dagunya. Tatapannya berubah, ada sesuatu yang jauh lebih kuat. Tekad. Karena sekarang ia tidak lagi mencari alasan untuk memaafkan Lucas. Ia sedang mempersiapkan cara untuk menjatuhkan pria itu dengan seluruh kebenaran yang berhasil mereka temukan.

1
Yeyet Rohaeti
lanjut
Mardiana
Lucas... lupa sama istrinya karena lihat yg lebih kinclong 😈
Mardiana
cakep ...👍👍👍👍
Aidil Kenzie Zie
ha ha ha selamat datang di hotel prodeo Lucas 🤣🤣🤣🤣
sunaryati jarum
Good
sunaryati jarum
Saatnya Lucas runtuh,harta yang dikumpulkan dari hasil mencuri akhirnya akan kembali ke pemiliknya
sunaryati jarum
Semoga uang yang dicuri dan diberikan pada selingkuhannya kembali ke Astrid.Dan semua asetnya dibekukan dan jadi hak Astrid
Sugiharti Rusli
apa itu data" transaksi pengalihan yang dimiliki oleh istrinya yang selama ini juga disalah gunakan olehnya,,,
Sugiharti Rusli
dan kira" apa isi amplop yang pada akhirnya membuat pertahanan si Lucas runtuh yah itu,,,
Sugiharti Rusli
dalam hal ini sepertinya si Lucas sudah mempersiapkan kala dirinya sudah tertangkap dan bukti kejahatan mulai di paparkan,,,
Sugiharti Rusli
tapi kalo penyidik sudah berpengalaman tahu kapan mulai menyerang si tersangka yah,,,
Sugiharti Rusli
memang yah ada karakter penjahat yang bisa memainkan emosi penyidik sih dalam dunia kriminal,,,
Sugiharti Rusli
sekalinya penjahat tetap penjahat yah si Lucas itu
Sugiharti Rusli
dan kamu berkilah sama ibu kamu kalo ini hanya salah paham agar bisa menutupi semua kecurangan yang sudah kamu lakukan,,,
Sugiharti Rusli
dan sekarang kamu menghadapi dua gugatan sekaligus, dari Astrid dengan gugatan cerai, dan kasus penyelewengan
Sugiharti Rusli
kamu pikir kamu sudah bermain cantik dan tidak akan ketahuan dengan semua trik licik yang telah kamu perbuat, bahkan sama istri kamu sendiri,,,
Sugiharti Rusli
kamu memang terlalu sombong dan jumawa Lucas dengan sepak terjang kamu selama ini,,,
sutiasih kasih
lanjut thor...
ku kirim 🌹&☕.. biar semangat...
sutiasih kasih
yakin dech.... perempuan trindahmu... yg km cintai ugal"an.... g akn mau brtahan mdampingi kerutuhan karir dan hidupmu lucas🤣🤣
Tarwiyah Nasa
semakin seru 😄 gimana2 perasaan lo casss 🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!