NovelToon NovelToon
THE SMITH'S ( Sekuel Of Bukan Sekedar Sahabat )

THE SMITH'S ( Sekuel Of Bukan Sekedar Sahabat )

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Contest / Cinta pada Pandangan Pertama / Persahabatan / Percintaan Konglomerat / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 5
Nama Author: Emaknya Queen

SEKUEL OF ‘BUKAN SEKEDAR SAHABAT’

Seperti yang sudah Authornya infokan, Novel ini adalah sekuelnya dari Novel pertama Emaknya Queen , yaitu “Bukan Sekedar Sahabat”. So, buat para reader baru kalo misalkan tiba – tiba dapet bisikan goib untuk membaca Novel ini, disarankan buat membaca Novel “Bukan Sekedar Sahabat” terlebih dahulu. Oke para reader yang blaem - blaem semua?.

Kenapa?. Ya ga kenapa – napa juga si. Wkwkwkwkwk. Berhubung ini sekuel, jadi mungkin ga ada pengenalan tokoh secara detail, karena yang seliweran di Novel ini juga tokoh – tokoh yang juga sering seliweran di BSS. Termasuk Babang Dewa yang juga akan ikut sering seliweran disini sih kayaknya.

Dan mungkin akan muncul juga tokoh – tokoh baru yang berkaitan dengan para tokoh utama di cerita ini.

Intinya akan banyak cerita disini. Setiap tokohnya punya ceritanya sendiri, tapi akan tetap berkaitan antara satu cerita dengan cerita lain ditiap episodenya.

Last but not Least.

Selamat membaca, Semoga syuka

Salam sayang

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Emaknya Queen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PART 27

♥ TENTANG RASA ♥

♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥

Selamat membaca ...

 

Jakarta, Indonesia

Prita sedang berada di studio dance tempatnya biasa latihan. Ia baru saja selesai latihan sesi pertama.

“Hai Prita.”

“Eh, Tris?. Kok ada disini?.” Prita sedikit terkejut dengan kedatangan Tristan di studio dance tersebut.

“Kangen sama kamu.”

“Apaan sih Tris.”

Tristan terkekeh.

“Meskipun kamu belum mau menerima aku, tapi kita masih bisa jalan bareng kan?. Berteman boleh dong?.  Teman tapi mesra?.” Goda Tristan pada Prita.

Prita terkekeh.

“Garing amat.”

Gantian Tristan yang terkekeh.

“Kamu free ga setelah dari sini?.” Tanya Tristan.

“Mau ke kafe kakak gue sih.”

“Bawa mobil?. Kalo engga aku anterin.” Tristan menawarkan.

“Lo seriusan kesini Cuma mau nemuin gue doang?.” Tanya Prita.

“Kebetulan hari ini kerjaan aku hanya sedikit. So punya waktu senggang. Jadi aku sengaja kesini buat ketemu kamu.” Jawab Tristan.

“Kok ga bilang sebelumnya?.”

“Nanti kalo aku bilang kamu malah menghindari aku lagi.”

“Ye, jangan suka berprasangka buruk jadi orang.” Prita dan Tristan terkekeh bersama.

“Ya udah, kamu jadinya bawa mobil sendiri ga?.”

“Engga sih kebetulan. Tadi gue dianter supir kakak gue, dan rencananya mau minta jemput lagi nanti.”

“Ya udah aku aja yang anter kamu ke kafe kakak kamu, gimana?.” Tristan kembali menawarkan. “Lagian kan aku juga belum sempat main kesana. Penasaran juga sih, waktu aku liat postingan kamu pas acara openingnya.”

“Jangan bilang gue ga undang loh ya. Lo kan yang ga bisa dateng.”

“Iya, makanya aku nyesel. Pas banget aku lagi di Chicago waktu itu.” Ucap Tristan.

“Ya udah jadi beneran nih lo mau nganter gue?.” Prita memastikan. Tristan mengangguk. “Tapi gue masih ada satu sesi lagi. Yakin mau nungguin?.” Tristan mengangguk lagi. “Ya udah kalo gitu. Gue tinggal dulu ya, tuh mau mulai lagi.”

“Oke.” Sahut Tristan.

Prita pun kembali ke tengah – tengah studio dan memulai kembali latihan sesi keduanya.

‘Aku akan membuat kamu jadi milik aku, Prita. Cepat atau lambat.’

Tristan membatin sambil memandangi Prita yang sedang latihan bersama teman – teman dancenya.

**

Kafe & Garasi Fania di Jakarta...

“Hai Jol!.”

“Eh Kak John kapan balik lo dari Jerman?.”

“Baru banget. Dari Bandara langsung kesini.”

Fania sedang berada dibalik mini bar kopi saat John datang.

“Sama Kak Dewa juga?.”

John mengangguk.

“Mana dia?.” Tanya Fania sambil celingukan.

“Langsung balik dia. Kangen sama Michelle n Mika katanya.” Jawab John. “Buatin gue minuman dingin, Jol!.”

“Coffee or non – coffee?.”

“Coffee.”

“Yang mana?.” Fania memberikan buku menu.

“You recommendation. (Rekomendasi lo aja).” Ucap John.

“Cortado mau?.”

“Boleh.”

“Mau gue yang bikinin?. Bayar double tapi.” Fania terkekeh.

“Jangan kayak orang susahh.” Sahut John dan mereka berdua terkekeh. “Prita jadi megang ini kafe?.”

“Jadi. Nanti abis dari studio langsung kesini.”

“Oh.”

****

‘Ck. Kenapa dia ada disini juga sih?. Bukannya dia di Jerman?.’ Batin Prita saat ia telah sampai ke kafe sang kakak dan melihat John sedang mengobrol dengan Fania. Meski dari belakang, tapi Prita mengenali perawakan John yang sedang duduk sambil haha-hihi dengan kakaknya.

Prita datang dengan Tristan.

“Tuh dia tuh!.” Fania menunjuk ke arah Prita dan Tristan dan John pun langsung menoleh.

‘Sialan.’ Batin John mengumpat saat melihat Prita yang datang dengan pria yang sudah dua kali ia lihat bersama dengan Prita, dan ini yang ketiga kalinya.

“Hai Kak John!..”

“Hai Prita.” Sahut John mencoba bersikap biasa.

“Halo Kak Fania.” Sapa Tristan pada Fania.

“Hai Tristan.” Sahut Fania.

“Hai.” Tristan juga menyapa John, dan John hanya menggerakkan kepalanya.

“Kalian udah kenal?.” Tanya Fania pada John dan Tristan.

“Pernah bertemu sekali.”

Tristan menyahut tapi tidak John. Dan Fania hanya ber-oh ria.

“Duduk Tris.”

“Iya Kak.”

Prita sedikit merasa canggung.

“Eh, iya kalian udah jadian?.” Fania iseng bertanya.

“Kepo banget, Kajolita!.” Sahut Prita dan Tristan tersenyum.

“Ca elah suka malu – malu embe lu!.” Celetuk Fania.

“Memang Kak Fania ngerestuin kami nih?.” Tristan menimpali.

“Ya....”

“Jol, lo jadi mau balik?.”

“Mau sih emang.” Sahut Fania pada John. “Lo ga bawa mobil juga kan, Kak?.”

“Iya masa gue dari Jerman naik mobil.” Timpal John.

“Ya udah kalo gitu lo balik bareng gue aja.” Ucap Fania. “Prit, gue tinggal ya?.”

“Iya Kak.”

“Mana kunci mobil lo. Biar gue yang nyetir.” Ucap John pada Fania dan Fania langsung mengeluarkan kunci mobil miliknya dari saku celana lalu memberikannya pada John.

“Yuk gue duluan, Prit.” Ucap John menoleh sekilas pada Prita dan langsung berjalan.

“Iya ..”

“Yuk Tristan, tinggal yah. Sorry ga bisa nemenin. Takut jadi obat nyamuk!.”

Fania berpamitan pada Tristan seraya menggoda laki – laki itu dan adiknya.

“Cepet Jol....”

“Iye, iye. Ga sabaran amat sih ah.”

‘Malas gue disini lama – lama.’ Batin si bule koplak yang keki.

John dan Fania pun meninggalkan kafe dan garasi milik Fania itu.

**

“Lo teksting siapa sih?. Serius amat?!.” Celetuk Fania saat dia dan John akan memasuki mobil.

“Adalah.” Sahut John.

“Cece – cece pasti.”

“Jangan suka fitnah.”

Fania terkekeh sambil masuk kedalam mobil.

**‘Christ ....’

John mengirimkan pesan pada seseorang yang bernama Christ.

‘Ya Tuan John? Apa perlu saya hubungi Tuan sekarang?.’

‘No need. (Ga perlu). Kamu secepatnya ke Kafe Nyonya Fania sekarang. Dan Awasi serta jaga Nona Prita.’

‘Baik Tuan, saya segera berangkat kesana.’

‘Dan jangan sampai dia mengetahui keberadaan kamu.’

‘Baik Tuan.’

‘Pastikan dia tetap ada didalam kafe sampai nanti saya datang.’

‘Baik Tuan.’

‘Ya sudah. Jangan lupa infokan saya jika Nona Prita meninggalkan kafe.’

‘Baik Tuan.’

****

“Jol.”

“Hemm?.”

“Si Prita nanti balik kemana?.”

“Tadi bukan lo tanya langsung sama orangnya?”

“Lupa.”

“Nomor lo udah ga diblok sama si Priwitan kan?.”

“Iya udah engga sih.”

“Nah lo telpon ape teksting aje itu bocah. Ribet amat idup lo.”

“Lo ga liat nih gue lagi nyetir?.”

“Iya udeh iya, gue tanyain dia pulang kemane.”

‘Awas aja kalo pulang ke tempat itu cowok brengsek!.’ Batin John.

****

“Eh Kak John, sama siapa?.” Tanya Prita setelah beberapa jam kemudian John kembali lagi datang ke Kafe milik Fania. Setelah orang suruhannya melaksanakan perintahnya untuk mengawasi Prita.

“Sendiri.” Sahut John dan Prita hanya ber-oh ria. “Kamu pulang jam berapa?.”

“Bentar lagi.”

John manggut – manggut.

“Kenapa?.”

“Ga apa – apa. Kak John hanya tanya.”

“Lo balik lagi kesini, janjian sama orang?.”

“Jemput kamu untuk antar kamu pulang dengan selamat.”

“Kak Fania yang suruh lo?.”

“Engga.”

“Mendingan lo balik, istirahat sana. Ngapain juga lo repot – repot jemput gue?.”

Ucap Prita datar dan sedikit ketus.

“Kamu pacaran sama itu cowok brengsek?.” Tanya John sinis.

Prita menatap John dengan sinis.

“Namanya Tristan dan dia bukan cowok brengsek!.”

“Kamu pacaran sama dia?.” John mengulangi pertanyaannya.

“Bukan urusan lo!.” Sahut Prita ketus.

“Kalau gue mau anggap itu sebagai urusan gue?.” Ucap John. “Gue ga suka sama itu cowok. Dan dia ga pantas buat kamu.”

“Lo dengerin gue baik – baik ya Kak.” Prita berbicara pelan, namun tegas dan terdengar tajam. “Lo ga ada hak mencampuri urusan pribadi gue! Ngerti lo?!. Lebih baik lo urus urusan lo sendiri!.”

****

“Thank’s.” Pada akhirnya John tetap mengantar Prita ke apartemen temannya Diana. Meski sepanjang perjalanan mereka tak berbicara satu sama lain. Tapi setidaknya John berhasil membuat Prita masuk kemobil miliknya.

Prita menekan bel apartemen Diana. Tak lama pintu terbuka dan kepala Diana menyembul dari belakang pintu.

“Ish si encun, ganggu tidur gue aja lo!. Lo kan punya akses masuk sini, ngapain mencet bel sih?.” Cerocos Diana.

“Sorry, gue lupa.”

“Eh, Kak John?.” Diana menyadari Prita yang tak sendirian. “Sorry, sorry Kak, gue ga ngeh.” Ucap Diana. John tersenyum.

“Ga apa – apa.”

“Masuk Kak.”

“Ga usah! Dia mau langsung balik!.” Prita yang menyahut.

“Iya Diana, saya hanya mengantar Prita kesini. Lebih baik kalian lanjutkan istirahat.”

“Kak John mau ikut istirahat disini juga boleh, hehehe.” Ucap Diana centil, John tersenyum.

“Yuk Diana.” Ucap John. “Kak John pulang Prita.”

“Hemm....” Sahut Prita hanya dengan deheman.

John pun melangkah pergi.

“Kak!.”

John berbalik karena Prita memanggilnya.

“Ya....”

“Mulai sekarang lo ga usah ngerepotin diri lo buat gue. Gue udah punya Tristan!.”

****

John sudah berada di apartemennya sendiri.

Setelah juga John memberitahu Fania, kalau tadi dia mampir ke kafe dan sekalian mengantar Prita ke apartemen temannya dan menginfokan kalau ia tidak pulang ke kediaman utama yang berada di Jakarta malam ini.

John rasanya ingin sendiri dulu barang sejenak.

John menghempaskan dirinya berbaring diatas sofa dalam apartemennya. Ia menghela nafasnya.

“Mulai sekarang lo ga usah ngerepotin diri lo buat gue. Gue udah punya Tristan!.”

John teringat ucapan Prita tadi. Ia mengusap kasar wajahnya.

‘PritaEriselena .. kamu sungguh bisa membuatku jadi gila karna cinta. Bahkan lebih dari yang pernah aku rasa pada Aila ....’

****

To be continue....

Jangan lupa dukungannya buat Othor ye..

1
Maryam Tanjung
sangatt suka dgn kisahnya🥲🥲😍😍 tp ap masih ad lanjutannya lgi 🥺?
Fanie Azhary: Alhamdulillah, makasih apresiasi nya /Rose/
total 1 replies
Akila Maulana
eh, makk.. ini critanya ortunya jeff ama jhon kmna ya.. kok gk pernah ikutan ngumpul...
Fanie Azhary: cama cama
total 3 replies
Rhatna Puspitasarii
luar biasa
nuraeinieni
ceritax bagus dan keren,,,,👍👍👍👍👍👍
Fanie Azhary: makasih sayang kuh
total 1 replies
Suherni Erni
Baca beberapa kalipun ngga pernah bosen..diangkat jdi film layar lebar keren bgt.
Fanie Azhary: makasih Kak ❤️
total 1 replies
Deni Supriadi
Luar biasa
Fanie Azhary
my lovely novel after BSS
Suherni Erni
Tragis bgt kisah via..akibat bapaknya gila sm j....ng.
Iin Irmawita
Varen kerennya kamu ..itu baru anaknya Andrew & Fania..
Aura Zahra Salsabila: varen anaknya Reno sama Ara kk
total 1 replies
Suherni Erni
Udah dibaca berkali2 ngga pernah bosen
..keren bgt ceritanya
Fanie Azhary: makasih sayangkuh
total 1 replies
Sri Desika Arfianti
bawang.. bawang nya banyak.... sekaligus tegang bersamaan
Sri Desika Arfianti
wouuuuu.... antara bawang dan tegang bersamaan...
Fanie Azhary: makasih review positifnya ka❤️
total 1 replies
Vlink Bataragunadi 👑
astaga mak, aduh cape ketawa ≧∇≦
Vlink Bataragunadi 👑
wkwwk mamam tu Reeen, baru kali ini ya ibu peri ky gt hihihi
Vlink Bataragunadi 👑
dasar sodara akhlakless wkwkwk
LAJ
dammnneeeddd...almost 400eps...my new record di dunia NT....ruarrrr biasaaa loh br loh eike nemuin otor sekece n sekeren ini....dr pagi smp pagi lg eike marathon se ton ton nya gak ada bosennya sm The Smith mulai dr BSS.. ampe kebawa ngimpi loh...daebakkk bener2 dah...imejinggg...ok...time to another Smith adventure with emak yg paling blaem se NT 🥰😍🥰😍
Fanie Azhary: Makasih ya, udah sabar baca karya - karya receh Emaknya Queen.

Loph Loph sekebon raya.
total 1 replies
LAJ
akuuu sukaaaa akuuu sukaaaa... Varennnn emak padamuuuu...lbh sadis drpd popaaa
LAJ
iyaaaaa...bagusss bangettt loh karya2 si emak...semua novel ongoing aku cuekin loh demi the smith 🥰😍
Fanie Azhary: Aw aw, emak terhura jadinya, ampe kek terbang ke angkasa. Eyyaaa
total 1 replies
LAJ
yaolooo...sekalinya ikutan komen kok mataku basah yakkk...pdhl ini adegan 3 cowok loh gak ada ce nya....si emak emang paling bs aduk2 hati akiuuu 😍🥰
Fanie Azhary: ulala....
total 1 replies
LAJ
yaoloooo Abangggg....mau 1 dong yg ky gini buat jd mantu aku nanti 😂🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!