NovelToon NovelToon
TEACH ME TO HATE YOU

TEACH ME TO HATE YOU

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Patahhati / Konflik Rumah Tangga-Pernikahan Angst / Cinta Dramatis Yang Sedih / Tamat
Popularitas:21.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ayu Kasuma

hay ini cerita squad dari love you mu husband
yang penasaran dan pengen tau yuk baca dulu cerita love you mu husband

baru lanjut ke cerita ini

selamat membaca

Seorang gadis remaja menuju taman dengan membawa sebuah kotak kecil yang ia bawa dari rumah

" hai kak sudah lama ya.?” tanya gadis itu pada lelaki yang duduk di bangku taman

Lelaki itu tersenyum lalu mengelus kepala gadis itu "kakak akan selalu nungguin kamu kok walau pun kamu nya datang nanti malam"

Mendengar itu gadis itu tersenyum "oh ya kak ini" wanita itu memberikan kotak yang ia bawa dari rumah

Lelaki itu membukanya " pulpen.?" tanya nya membuat wanita itu mengangguk

"simpan ya ini dari aya buat kakak" lelaki itu mengeleng lalu menghembuskan nafas kasar

" kenapa.? " tanya aya

lelaki itu melihat aya "kamu simpang pulpen ini untuk kakak, kakak akan melaksanakan tugas takut pulpen nya ilang"

aya melihat pulpen itu " kan bisa di simpen dirumah atau bisa di bawa ketika kakak pergi, pulpen ini untuk kakak nulis atau bisa di pajang juga biar inget aya terus"

melihat raut tak bersahabat dari lelaki itu membuat aya binggung "apa kita ngak bisa ketemu lagi.? " tanya aya lagi

lelaki itu hanya diam karna tak mendapat jawaban aya bertanya lagi "kenapa.? "

"aya jaga dirimu selama kakak tidak ada, nanti ketika kakak kembali kakak ingin kamu sudah sukses menjadi dokter seperti cita-citamu dulu menjadi patner kakak" lagi lagi aya hanya menganguk

lelaki itu memeluk aya "kakak sayang sama aya, aya adik kesayangan kakak setelah gambaran kakak"

tubuh aya menegang ketika mendengar kata adik

" adik.? " tanya aya yang masih dalam pelukan lelaki itu

"aya adik kakak.? " tanya aya lagi

lelaki itu menganguk "ada yang salah.? "

"aya bukan anak kecil kak"

"yang bilang kamu anak kecil siapa.? kamu udah gede udah 17 tahun sudah ngerti pacaran tapi bagi kakak kamu tetap adik kakak"

hati siapa yang tidak hancur mendengar ucapan itu 3 tahun mereka mengenal mereka bersama lelaki yang berusia 22 tahun itu hanya mengangap nya adik.?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayu Kasuma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

cafter 20

Aya melihat pemandangan sekitar terasa sejuk dan segar udara yang masih aslih berbeda dengan di ibukota yang penuh dengan asap kenalpot

empat hari berada di sini membuat keadaan aya membaik bahkan kakinya sudah tidak bengkak dan biru lagi semuanya karna obat yang mbok jum buat

Ia juga baru tau jika sekarang ia berada di desa gulungan sawi lembang bandung lebih tepatnya di ujung perkebunan teh karna hanya rumah mbok jum dan lastri yang ada di sini warga lainnya jauh harus melewati perkebunan teh dulu baru bisa ke rumah warga

"Aya. ? " suara lastri mengagetkan aya yang asik melihat pemandangan sekitar

"Ehh lastri....ngagetin aja... " sahut aya dengan cemberut

"Hehehe maaf gimana.? betah ndak disini.? " tanya lastri lagi dengan ikut duduk di samping aya

Aya menganguk " disini enak ya udaranya sejuk ada kamu sama ibuk lagi bikin betah"

Lastri tersenyum "aku seneng aya betah disini lastri sama si mbok juga jadi ada temennya"

Aya tersenyum lalu memeluk lastri dari samping "makasih kalian udah bantuin aku, aku janji bakal balas semuanya kebaikan kalian suatu saat nanti"

"Apaan sih ndak usa pakek janji segalah kita tu ikhlas kok.. eh iya jadi ndak ke kota besok.? " tanya lastri

Aya menganguk "jadi tapi naik apa.? "

"Tenang lastri punya sepedah biar lastri bonceng" aya menganguk lalu tersenyum

"mas dimas tungguin aya pulang aya tau pasti mas dimas khawatir sama aya " batin aya dengan melihat pemandangan ssekitar.

.

.

.

.

"Mbok dimana gadis kota itu.? " ucap seorang lelaki dengan kesal pada wanita tua yang tengah menunduk takut

Wanita tua yang di panggil mbok itu mengeleng " ndak tau tuan ia pamit keluar tapi mbok ndak tau kemana" ucapnya dengan berbohong

ia tau pasti mereka akan menangkap gadis itu lagi karna gadis itu telah kabur dari delapan mereka

"Pak djarot saya tidak main main kalo sampai wanita yang saya cari tidak ketemu saya pastikan perkebunan teh -"

"Saya janji nona akan menemukan wanita itu nona saya mohon kasih saya waktu saya janji "

"Baik saya kasih waktu 2 hari kalau tidak jangan salahkan saya" wanita itu keluar dengan di ikuti tiga lelaki kekar yang menjaganya

"Mbok kalau gadis kota itu pulang tolong kasih tau saya mbok ndak mau kan kita jadi korban semuanya jadi tolong sebelum saya nekat mbok " lelaki yang di panggil pak djarot itu keluar dengan meninggalkan wanita tua itu menangis

"Ya allah lindungi la mereka lastri aya semoga kalian pulang sore dan tidak ketemu dengan mereka"

.

.

.

.

"Lho yakin pelakunya aneta.? " tanya dimas ketika fasyah mengajaknya untuk bertemu di bandung

Awalnya dimas kesal kenapa harus di bandung tapi ketika fasyah bilang jika ia mengikuti aneta hingga ke bandung barulah dimas menyusul ke bandung

"Gue yakin gelang itu ternyata milik aneta mba riska sendiri yang bilang"

"Yaudah sekarang kita ke mana.? " tanya dimas ketika keluar dari bandara

"Kita langsung ke desa gulungan sawi dion sama ramon sudah disana"

"Lho yakin aneta ke sana.? " tanya dimas lagi

Fasyah menganguk mantap "beberapa hari ini kita sering liat aneta dan zean ke arah sana dan gue yakin aya pasti ada di daerah sana karna menurut info yang kita dapat disana ada kebun teh milik aneta"

Dimas menganguk lalu ikut masuk ke dalam mobil untuk menuju ke daerah lembang.

.

.

.

.

Hujan beberapa hari ini membuat aya dan lastri menunda ke inginanya ke kota tapi pagi ini walaupun gerimis mbok bersikeras menyuruh aya dan lastri pergi

" Sudah sana berangkat jangan di tunda tunda lagi" Sahut mbok jum dengan sedikit mendorong lastri

"Tapi masih gerimis mbok" sahut lastri kesal

"Ndak pa pa nanti ketingalan angkot nya ayo sana" aya melihat lastri yang menganguk

Membuat aya juga menganguk "yaudah buk aya pergi dulu "

"Lastri juga mbok, mbok jaga diri teh bunga juga sudah lastri kasih tau minta jagain mbok"

"Ndak perlu mbok bisa sendiri kalian jaga diri aya mbok titip lastri ya .. nduk jagan nakal jaga dirimu baik baik jagan menyusah kan nak aya ya " sahut mbok jum dengan mengusap wajah lastri

"Mbok lastri cuma pergi bentar nanti malam juga sudah balik " mbok jum tersenyum lalu menganguk

Setelah pamit aya yang di bonceng lastri terus melihat ke belakang di mana mbok jum berada

"Lastri ibuk kok aneh ya.? " tanya aya dengan sesekali menoleh ke rumah mbok jum

"Iya lastri juga mikir nya gitu apa karna lastri ndak perna ninggalin mbok ya mbok jadi gini" sahut lastri dengan terus mengayunkan sepeda nya

"Kamu ngak perna pisah sama ibuk.? " tanya aya membuat lastri mengeleng

"Mana pernah dari kecil sampai sekarang cuma mbok yang lastri punya"aya hanya menganguk menanggapi ucapan lastri

Tak lama keduanya tiba di desa gulungan sawi desa yang banyak penduduknya

Lastri memarkirkan sepeda nya tepat di samping mobil pict up yang membawa hasil panen teh

"Neng lastri jadi ikut ke kota.? " tanya mang aman selaku supir mobil perkebunan teh

"Jadi atuh mang ini lastri udah ajak temen. " ucap lastri dengan melirik aya

"ngapain neng ke kota mbok di tinggal.?" tanya mang aman yang masih menaikan hasil panennya

"mau nelpon mang temen saya mau pulang biar sodaranya bisa jemput kesini tau sendiri lah mang disini ndak ada alat canggih " ucap lastri dengan menaiki mobil pict up

mang aman menganguk "bener neng yaudah atuh ayo neng naik " ucap mang aman membuat aya meringis lalu berusaha naik

"Mang rumah depan rame yah.? " tanya lastri dengan melihat penginapan yang tak jauh dari tempat mereka

"Iya neng ada orang dari jakarta banyak lagi orang nya " sahut mang aman yang membantu aya menaiki mobil

"Siap ya mamang jalanken " sahut mang aman yang beralih ke kemudian mobil

"Berapa lama kita sampe kota.? " tanya aya dengan melihat sekitar

"Ndak lama 3-4 jam dateng.. aya bawa kan uang dari mbok ? " tanya lastri lagi

Aya menganguk "bawa kan dikasih ibuk nelpon nya pakek apa kalo ngak bawa uang" sahut aya dengan tersenyum

Mobil yang di tunpangi aya berpapasan dengan mobil jet putih

"Liat yak tu mobil keren pasti punya orang kota itu" aya langsung menoleh ketika melihat mobil jet putih lewat

"Nanti kalo sampek kota kita jalan jalan bentar yak liat mobil kayak gitu" sahut lastri lagi membuat aya tertawa

"nanti kalo aya udah ketemu sodara aya panti ajak lastri sama sih ibuk ke kota biar bisa liat mobil gitu"

lastri menoleh ke aya " bener ya aya punya yang kayak gitu.? " tanya lastri lagi

aya mengeleng " ngak persis cuma ada yang lain "

"banyak.? " tanya lastri lagi

aya menganguk "lastri mau satu.? "

lastri melihat aya dengan binggung "itu mobil aya bukan baju lastri ndak mau itu mahal" ucapan lastri membuat aya tertawa bahagia

setibanya di kota bandung lastri dan aya langsung mencari telpon umum

"aya inget nomonya.? " tanya lastri ketika aya menekan beberapa angka

aya menganguk "inget tenang aja "

wajah aya terkekut ketika menutup telpon ini pangilan ketiga ia menghubungi dimas namun nomor dimas tidak aktif sama sekali

"ndak bisa ya.? " tanya lastri

aya mengeleng "padahal cuma nomor mas dimas yang aya hapal" sahut aya lesu

"aya yang sabar jadi sekarang kita pulang aja ya" aya menganguk lesu

ketika keduanya tengah berjalan aya melihat beberapa lelaki yang tengah berbincang dengan aneta di jalan dengan spontan aya menarik tanggan lastri membawanya bersembunyi di balik mobil

"aya kita ngapain.? " tanya lastri yang tidak mengerti

"lastri di depan ada orang yang nyulik saya waktu itu kita jangan lewat sana ya kita lewat jalan lain aja " mendengar itu lastri langsung menganguk

aya dan lastri berbalik arah melewati jalan lain

"itu gadis nya " ucapan seseorang yang berada di belakang mereka membuat aya dan lastri menoleh

merasa tau siapa yang dimaksud mereka aya langsung menarik tanggan lastri untuk berlari

"cepat kejar, woy berenti " aya tak memperdulikan mereka menabrak siapa saja yang ada yang penting ia dan lastri selamat

"aya lastri capek" ucap lastri di tengah mereka berlari

"sana" aya langsung mengajak lastri sembunyi di ruko 2 lantai yang sepertinya telah kosong

"aya huhuhu "

"lastri maaf ya " ucap aya dengan melihat lastri yang ngos ngosan

" kemana mereka.? " suara seorang lelaki yang samar samar mereka dengar

"lho ke sana kita ke sana" suara derap sepatu yang berlarih membuat aya dan lastri saling merapatkan badan ke tembok

aya mencoba mengintip melalui pintu merasa aman ia mengajak lastri keluar dari ruko itu

"meraka pergi.? " aya hanya menganguk

"ayo lastri" keduanya keluar dengan melihat sekitar takut takut jika preman itu masih ada

"kita ke tempat mang aman ya " lastri menganguk lalu mengikuti aya keluar namun ternyata mereka salah tepat di depan ruko ada 3 lelaki berbadan kekar yang berdiri menghadap pintu masuk

aya menutup mulut lastri dan mengajak lastri kembali ke dalam

"aya itu mereka.? " aya menganguk dengan wajah cemas

"sepertinya mereka sengaja nungguin kita las " lastri mendesah kesal

"yaudah atuh kita sembunyi di tempat tadi aja " lastri dan aya dengan pelan pelan kembali ke tempat mereka sembunyi tadi

1
Miss Rose
yaaah,,,ko udh end sih thor.pdhal msh kangen sm mrka
Miss Rose: jngn end dlu dong thor
total 2 replies
FitriA19
bagus crita nya thor.. smangat💪.. lanjut thor...
Ayu Kasuma: makasih
total 1 replies
FitriA19
ini emang typo pa emang nulis ny "gembar" thor🤔🤔..
pa cuma aq yg baru tw klo kembar ma gembar tu sama arti ny???
FitriA19: iya thor.... cuma lw baca tu rada gmna gtu... gx biasa, aplagi diulang"....😊
total 3 replies
Miss Rose
thor,,,jngn lma² dong up'a.q suka certa'a
the..
👍🏻👍🏻
Langit Malam
Semangat dan terus semangat ya kak..

Salam dari novelku : "Cinta Tulus Viola" bila berkenan, mampir ya kak.. hehe ditunggu😅
Miss Rose
cerita'a bagus kak tpi syg tanda bca sm tulisan'a agk berantakan.maaf cm saran aja🙏
Ayu Kasuma: trimakasih atas saranya untuk kedepannya akan di perbaiki lagi🙏🙏
total 1 replies
Babunya Jihoon Aespa
Bagus banget ceritanya
jangan lupa mampir di "Pesona Cowok Lugu"
semangat nulis nya thor
Nadia Fitri
xxx
Emma The@
Semangat kak.. Salam kenal dari Cinta CEO untuk Gadis Butik..
Ayu Kasuma: salam kenal
total 1 replies
Aghata Felicia
semangat autorr aq padamu
Ayu Kasuma: trimakasih
total 1 replies
rowiethelabel
author emang debest deh, pacar aja kalah nyenengin hati aku! karyamu selalu ditunggu!
Hulk
Thor, aku kepo lanjutannya!
adalahdarling
Bagus thor terus di pertahan kan ya thor.....aku sampai salfok baca novelnya😂😂
thesunriseshack
Jangan lupa minum air putih biar bisa fokus lanjut next bab thor! Aku nungguin banget up bab baru soalnya nih!
Ayu Kasuma: siap, makasih
total 1 replies
Manah Dabukke
Iiiii ditunggu kelanjutannya! *baru kali ini aku ninggalin jejak nih uwuwuwu
Darah Biru (Bangsawan)
mantap ❤️
Darah Biru (Bangsawan)
like like 👍🏻
Darah Biru (Bangsawan)
jejak dukungan 😇
𝐓𝐢𝐟𝐟𝐚𝐧𝐲
Semangat up ya kakak author💪 MDL mampir mendaratkan likenya disini☺️ feedback y
nica: semangat thor, jngn lupa mampir ya kak...
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!